PAD Belum Maksimal, Saran Kas Daerah Didepositokan Mencuat Lagi

BONTANG – Pemerintah diminta mendepositokan anggaran daerah yang menganggur. Hal itu sebagai solusi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Solusi itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Bontang Nursalam saat Pengesahan Perubahan-APBD Bontang Tahun 2023 melalui rapat paripurna ke 16 masa sidang 3, Jumat (18/8/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

“Semestinya kalau pemerintah jeli harusnya kita bisa memperoleh Rp 7 miliar, jika anggaran tersebut didepositokan sejak awal tahun kemarin, daripada dibiarkan mengendap. Padahal aturan pun memperbolehkan,” ungkapnya.

Alasan pihaknya kembali menggaungkan persoalan deposit ini, lantaran potensi PAD Bontang masih belum maksimal, dan masih sulit menghasilkan PAD melalui pajak dan retribusi.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bontang, Basri Rase menilai masih harus menimbang rencana tersebut.

“Kalau soal deposito ini mohon maaf karena memang masih harus dilakukan pembahasan, karena semua daerah di Kaltim masih wacana saja,” ucap Basri. (adv/al)

Baca Juga:  WC dan Musala Lang-Lang Jorok dan Kotor, Wali Kota: Tahun Depan Ada Perbaikan
Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.