Beranda blog Halaman 1044

7 Proyek Jalan Terancam Batal, Agus Haris Minta Pemkot Selektif Realisasikan Pekerjaan

0

BONTANG – Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris menyayangkan 7 proyek perbaikan jalan di Kota Bontang dengan nilai anggaran mencapai Rp 14,8 miliar dari APBD Perubahan yang terancam batal.

Menurutnya, pemerintah harus lebih aktif dan cepat merealisasikan semua pekerjaan di tahun 2022 ini, dengan segera melakukan penandatanganan nota kesepakatan agar proyek tersebut bisa berjalan. Lantaran, waktu yang tersisa hanya 3 bulan saja.

“Itu kembali kepada pemerintah untuk mempercepat pekerjaan. Saya fikir masih cukuplah waktu 3 bulan, kalau misalnya dipercepat tandatangan kontraknya insyaallah bisa selesai sesuai target,” ujarnya baru-baru ini.

Lanjut politisi sapaan akrabnya mengungkapkan kerusakan jalan di kota taman ini sudah menjadi tanggungjawab pemerintah daerah, untuk segera diperbaiki demi kenyamanan para pengendara. Terlebih, kata dia di Bontang marak kecelakaan lalulintas dikarenakan kondisi jalan yang rusak.

“Itu sudah tanggungjawab pemerintah daerah memperbaiki jalan rusak. Kalau semisalkan karena jalanan rusak itu ada yang kecelakaan meskipun tunggal tapi tetap pemerintah bisa dituntut itu,” timpalnya.

Ia pun berharap pemerintah melalui dinas terkait yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) agar mempertimbangkan proyek pengerjaan jalan tersebut.

“Karena jalan itu kan kepentingan umum. Jadi saya harap pemerintah bisa merealisasikan itu demi pelayanan terbaik baik di soal jalan maupun yang lainnya,” tandasnya.

Diketahui, 7 proyek yang sedang dilelang dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) meliputi, proyek perbaikan Jalan KS Tubun dengan anggaran Rp 3,4 Miliar.

Kedua, proyek rekonstruksi Jalan Tenis dengan anggaran senilai Rp 2,7 Miliar. Selanjutnya ada juga lelang rekonstruksi Jalan Zambrud dengan nilai Rp 889 Juta. Selanjutnya proyek rekonstruksi Jalan Asmawarman, dan Jalan Potingku senilai Rp 2,2 Miliar.

Serta, pengerjaan rekonstruksi Jalan M Roem Bontang Lestari senilai Rp 3,3 Miliar. Untuk Jalan Cipto Mangunkusumo senilai Rp 1 Miliar, dan terakhir proses lelang proyek rekonstruksi Jalan Mulawarman senilai Rp 1,4 Miliar.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Anwar Nurddin mengatakan, saat terjadi saling sanggah antar perusahaan yang menawar proyek. Maka dipastikan proyek tersebut tidak jadi dijalankan karena mempertimbangkan waktu yang terbatas.

“Dengan waktu pengerjaan yang sempit. Kalau ada yang saling sanggah, kami pastikan pengerjaan tidak bisa dilakukan. Nanti kami analisa kembali kalau tidak cukup waktu tidak akan dilaksanakan,” pungkasnya. (adv)

Sambut IKN, Pemprov Tingkatkan Pelatihan Kompetensi untuk Putra Putri Kaltim

0

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam rangka menyongsong persaingan global, terlebih Kalimantan Timur telah ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), tepatnya di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU).

Ketenagakerjaan menjadi salah satu sektor yang menjadi perhatian khusus dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kaltim, diiringi dengan pembukaan lapangan kerja di segala bidang potensial untuk mengurangi tingkat pengangguran terbuka (TPT).

Apalagi selama pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sekitar 2,5 tahun ini sejak Maret 2020 turut memengaruhi angka pengangguran di Kaltim. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode 2019-2021, jumlah penduduk yang tidak bekerja (pengangguran) di Kaltim berfluktuasi namun cenderung meningkat.

Pada 2019 atau di awal periode kepemimpinan Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi, tingkat pengangguran terbuka di Kaltim mencapai angka 5,94 persen atau mengalami penurunan dari tahun 2018 (6,84 persen). Untuk tahun 2020 (awal masa pandemi Covid-19) angka pengangguran meningkat menjadi 6,87 persen. Kemudian pada 2021 kembali mengalami penurunan sebesar 0,04 persen, menjadi 6,83 persen.

“Meskipun mengalami peningkatan, tetapi pada 2021 seiring melandainya pandemi dan mulai pulih ekonomi, tingkat pengangguran terbuka turun mencapai 6,83 persen. Bahkan berdasarkan data BPS per Februari 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 6,77 persen,” jelas Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Riza Indra Riadi belum lama ini.

Untuk itu, Pemprov Kaltim melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus menyiapkan putra-putri terbaik Kaltim agar memiliki kompetensi/keahlian tertentu sehingga dapat bersaing dengan tenaga kerja dari luar Kaltim. Terlebih menyongsong pemindahan IKN di Benua Etam.

“Disnakertrans sudah memiliki UPTD BLKI yakni di Bontang dan Balikpapan, dan melalui kedua UPTD tersebut ditambah dengan BLK Samarinda milik Kementerian Tenaga Kerja diharapkan dapat memperbanyak pelatihan guna menciptakan peluang untuk terserap dalam dunia kerja baik di perusahaan maupun di wiraswasta,” jelasnya.

Berdasarkan data BPS, jumlah angkatan kerja di Kalimantan Timur pada Februari 2022 sebanyak 1.911.920 orang. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) turun sebesar 1,24 persen poin. Sementara, penduduk yang bekerja sebanyak 1.782.430 orang.

Terdapat sekitar 192.630 orang (6,67 persen penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19. Terdiri dari pengangguran karena Covid-19 sebanyak 11.470 orang, Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 sejumlah 8.920 orang, sementara tidak bekerja karena Covid-19 sebanyak 11.920 orang dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 sebanyak 160.630 orang. (adv/diskominfokaltim)

Polres Bontang Lakukan Rotasi Jabatan Kasat Intelkam, Kasat Narkoba, dan Kapolsek Bontang Barat

0

BONTANG – Polres Bontang menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasat Intelkam, Kasat Narkoba, dan Kapolsek Bontang Barat di lapangan apel Polres Bontang, Jumat (23/9/2022) pagi.

Kegiatan upacara serah terima jabatan dipimpin Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Parstiya SH, SIK, MH dan dihadiri para Pejabat Utama, Kasat, Kasie, Kapolsek, perwira, dan personel Polres Bontang.

Pejabat yang mengalami pergantian yakni Kasat Intelkam yang sebelumnya  dijabat AKP Sumardi digantikan AKP Yurizca Musiardhillah SIK yang sebelumnya menjabat Wakasat Intelkam Polresta Samarinda. Kasat Narkoba yang sebelumnya dijabat AKP Tatok Triharyanto SH digantikan Iptu Muh. Yazid SH, MH yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bontang Barat. Kemudian Kapolsek Bontang Barat yang sebelumnya dijabat Iptu Muh Yazid digantikan Iptu Lukito yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Bontang Selatan.

Upacara serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah dan pakta integritas oleh pejabat yang melakukan serah terima jabatan dan diketahui Kapolres Bontang.

Kapolres dalam sambutannya mengatakan, mutasi di internal kepolisian merupakan hal yang wajar sebagai bentuk penyegaran oleh sebab itu masing-masing pejabat wajib bertanggung jawab terhadap masing-masing jabatan yang diemban.

“Tugas dan tanggung jawab jabatan yang diemban saat ini memerlukan integritas yang tinggi dalam pelaksanaan tugas, seperti Kasat Intel akan menjadi strategis dalam mendeteksi setiap permasalahan masyarakat saat ini. Kasat Narkoba merupakan tulang punggung dalam hal pemberantasan narkoba sehingga dibutuhkan sosok pemimpin yang memiliki integritas tinggi. Kapolsek Bontang Barat merupakan tulang punggung dalam memegang suatu wilayah untuk dapat peka terhadap permasalahan yang ada di wilayahnya meskipun saat ini dalam keterbatasan baik sarana, prasarana serta jumlah personel,” ucap Kapolres .

Lebih lanjut Kapolres mengatakan mengucapkan selamat kepada pejabat-pejabat baru. “Untuk pejabat lama saya selaku Kapolres Bontang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kinerjanya serta loyalitas selama menjabat sebagai kasat dalam menjaga situasi kamtibmas di Kota Bontang,” ujarnya.

“Saya mengajak seluruh rekan-rekan untuk dapat bersyukur atas pekerjaan kita saat ini dan bagaimana kita menjadi sosok Polri yang rendah hati. Tanyakan kepada hati terlebih dahulu apakah sikap dan prilaku kita sudah sesuai karena pada dasarnya bila kita mengambil keputusan dengan dasar emosi berarti kita hanya mengedepankan ego dan akan berdampak kepada masa depan kita, keluarga kita dan instansi kita,” ucapnya.

Selesai melaksanakan upacara serah terima jabatan Kapolres bersama seluruh Pejabat Utama, Kasat, Kasi, Kapolsek Perwira dan perwakilan personel Polres Bontang melaksanakan ramah tamah pisah kenang di Ruang Rupatama, lantai dasar Polres Bontang. (hms)

Bhabinkamtibmas Tanjung Laut Indah Ikuti Kegiatan World Clenup Day

0

BONTANG – Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Laut Indah Polsek Bontang Selatan Bripka Siswanto mengikuti World Clenup Day dan pilah sampah dalam rangka menuju  13 juta Indonesia bersih dan bebas dari sampah di kantor KSOP Kecamatan Bontang Selatan Bontang.

Dalam kegiatan itu turut hadir Lurah Kelurahan Tanjung Laut Indah Nurfaidah SE, Seklur Kelurahan Tanjung Laut Indah Agustiana, Kasi Pemerintahan Husain, SH, Kasi PM Mustiara, SKM, staf Kelurahan Tanjung Laut Indah,  Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan anggota FKPM Tanjung Laut Indah.

Bripka Siswanto mengatakan World Clenup Day di Kota Bontang bertujuan agar terhindar dari berbagai bencana dan penyakit. “Diharapkan dengan memilah sampah memiliki nilai ekonomis apabila dimanfaatkan menjadi industri rumahan dan menambah lapangan kerja,” ujar Bripka Siswanto.

Pada kegiatan ini dilakukan pembersihan sampah rumah tangga dan membersihkan selokan dengan melibatkan stakeholder  dan masyarakat di Kelurahan Tanjung Laut Indah.

”Mohon dukungan peranan warga untuk mendukung World Cleanup Day di Kota Bontang khususnya di Kelurahan Tanjung Laut Indah dengan melaksanakan aksi cleanup dan pilah sampah dari rumah secara serentak di lingkungan masing-masing,” ujar Bripka Siswanto. (hms)

Babinsa Koramil 0908-03/Anggana Bersama Warga Bergotong Royong Bersihkan Parit

0

BONTANG – Anggota Koramil 03/Anggana, Sertu Heri Krisdianto bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan sisi kanan dan kiri parit di Jalan Padat Karya 2, Desa Sungai Mariam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (23/9/2022).

Sertu Heri Krisdianto bersama masyarakat desa binaannya melaksanakan aksi gotong-royong membersihkan parit untuk memperlancar aliran air agar tidak terjadi banjir saat hujan serta agar warga selalu menjaga kebersihan.

“Kegiatan pembersihan parit rutin dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir. Banyaknya sampah dan lumpur yang menumpuk menjadi penyebab utama terjadinya banjir,” kata Sertu Heri Krisdianto.

Danramil 0908-03/Anggana Kapten Inf Leonardo mengatakan tugas Babinsa adalah membantu masyarakat. Menurutnya, membantu kesulitan masyarakat sudah menjadi ciri khas satuan teritorial Koramil sebagai komando kewilayahan.

Ia menilai kegiatan ini adalah wujud nyata dalam tugas Babinsa di tengah-tengah masyarakat. “TNI itu kan dari rakyat untuk rakyat kembali ke rakyat,” ucap Danramil.  (Pendim Btg)

Wali Kota Apresiasi Usaha Kreatif Grisma, Bantu Bontang Jadi Sentra UMKM

0

BONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase mengapresiasi dan mendukung kehadiran Griya Sandal Nama (Grisma) sebagai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal yang kreatif dan pertama di Kaltim.

Basri menilai, UMKM di bidang pembuatan sandal custom nama atau pembuatan nama pada sandal sesuai pesanan pembeli itu, dapat membantu dan menunjang Bontang sebagai sentra UMKM.

“Pakailah produk asli Bontang.  Saya sangat mendukung UMKM kreatif dan produktif dalam mewujudkan Bontang yang hebat dan beradab,” kata Basri didampingi istrinya Hapidah dan Ketua RT 20 Satimpo Asikin, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, belum lama ini.

UMKM Grisma telah hadir di Kota Taman sejak Maret 2022. Pendiri Grisma, Ronal Rizal menyampaikan, usahanya itu telah dikenal hingga level nasional. Penjualannya sudah sampai Aceh, Banjarmasin, Medan, Lombok, Balikpapan, Samarinda. Sandal ini banyak dipesan berbagai instansi, rumah sakit, masjid, musala, sekolah, hingga lingkup RT.

Sandal ini memiliki banyak kelebihan. Selain kuat dan ringan, harganya juga terjangkau. Per pasang dibandrol mulai Rp 35 ribu hingga Rp 37 ribu. Tersedia ukuran untuk pria dewasa, wanita dewasa, dan anak-anak.

Adapun motif yang tersedia, yakni motif halus dan motif kawat nyamuk. Warna yang tersedia antara lain ungu, hitam, merah, biru, merah muda, dan hijau, abu-abu, dan kuning. Sandal ini diproduksi di Jalan Beringin RT 20 HOP 1, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan. (hms)

Kampung Masdarling di Gunung Telihan Tingkatkan Kualitas Masyarakat

0

BONTANG – Kampung masyarakat sadar lingkungan (Masdarling) adalah sebuah kawasan di RT 26 Kelurahan Gunung Telihan, Bontang Barat. Kampung Masdarling ini berisi kelompok masyarakat yang mengelola lingkungan untuk membantu meningkatkan kualitas dan perekonomian warga sekitar.

Peningkatan kualitas dan perekonomian dilakukan dengan adanya pelatihan yang sering diadakan di kampung tersebut. Pelatihan yang sudah diselenggarakan berupa pembuatan kerajinan dari barang bekas, pelatihan bidang pertanian dalam pengolahan sayur organic, serta cara membuat pestisida nabati.

Kegiatan di Kampung Masdarling selain untuk ekonomi, juga ditujukan untuk membantu mengelola lingkungan agar terus terjaga. Ketua Kelompok Masdarling Bontang Marsudi Istiyo Wibowo menyatakan, ada 20 produk yang sudah diproduksi oleh Kampung Masdarling.

“Dari hasil pertanian kami ada keripik pare, onde-onde ungu, brownis sawi, dan stik ubi. Ada tahu sutra juga. Produk kami kira-kira ada 20 dan sudah tersandarisasi BRT dan halal. Jadi sebenarnya ibu-ibu selain jualan online juga bisa nitip di Dekranasda Bontang,” ujarnya.

Daerah edukasi yang aktif sejak 2018 tersebut juga baru-baru ini melakukan penanaman bibit buah-buahan di tanah kosong di sekitar Kampung Masdarling. Ada enam jenis bibit buah yang telah ditanam. Yaitu jambu kritsal, jambu delima, mangga madu, manga golek, rambutan, dan durian.

Saat ini kira-kira sudah ada 1.000 bibit yang telah ditanam di sekitar wilayah kampung. “Satu setengah tahun lagi mungkin tanaman buah itu mulai berbuah semua. Ditanam di semua tanahnya masyarakat yang kosong, maksudnya orang luar punya kaplingan di sini saya tawari, supaya tidak jadi lahan tidur. Pembagian bibit saya bagi dengan cara undian dengan setiap kaplingan mendapat satu bibit durian, sehingga terserap semuanya,” ujar Marsudi.

Kelurahan Gunung Telihan sangat mendukung kegiatan di Kampung Masdarling. Ke depan akan dibantu untuk pemasangan baliho di pembuka jalan menuju Kampung Masdarling. Kelurahan akan sering bekerja sama dengan kelompok masdarling untuk mengadakan event-event dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi dan kreativitas masyarakat.

“Saya harap warga Bontang dapat membantu memajukan UMKM lokal dengan mengonsumsi dan membeli produk-produk yang dibuat oleh Kampung Masdarling ini. Produk-produk ini lumayan sering dipamerkan di event-event yang ada di Bontang,” pungkasnya. (sc)

Boba Membangun Bontang Jadi Smart City

0
Tas Produk Boba bag

BONTANG – Kota Bontang, Kalimantan Timur, termasuk dalam gerakan 100 Smart City di Indonesia. Kasi Pemerintahan dan Trantibum, Dian Lestari ingin membantu Pemerintah Kota Bontang untuk memenuhui indikator-indikator smart city. Mulai dari penataan kota yang smart dan lebih ke digitalisasi.

Kampung Jawa merupakan daerah yang terdapat banyak UMKM, namum masih kurang dalam pemasaran. Ada juga pembangunan Kampung Pintar di Bontang Baru (Boba). Program ini digerakkan oleh karang taruna, utamanya aspek pendidikan dan perberdayaan masyarakat.

“Yang udah berjalan, yaitu bantuan kolaborasi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Jadi, pemerintah selaku leading sektor dari Kominfo dan Kelurahan Bontang Baru, kegiatannya dibantu oleh CSR dari Pupuk Kaltim,” jelas Dian.

Dalam program Boba Kampung Pintar, ada pembangun literasi ditigal. Yaitu perpustakaan digital yang dibangun Pupuk Kaltim, seluruh warga Bontang dapat mengunjungi literasi digital tersebut. Ada juga program Boba English Smart untuk anak-anak sekolah yang merupakan bimbingan kelas bahasa inggris yang biasanya diadakan pada Minggu sore.

Kelurahan akan mengirimkan surat kepada sekolah-sekolah untuk mendatangkan pengajar yang merupakan murid rekomendasi dari sekolah tersebut yang dirasa mampu untuk mengajarkan bahasa Inggris.

Selain pendidikan, dalam bidang kreatifitas, kelurahan Bontang baru juga memiliki Boba Bag yang merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan tas. Awalnya tempat ini hanya sebagai tempat pelatihan untuk membuat tas, namun sangat disayangkan jika hal itu hanya berkembang di sekitar Bontang Baru, produk tersebut memiliki kualitas yang sangat baik.

Sehingga, pihak kelurahan mengajak warganya untuk memperkenalkan produk ini ke pemerintahan. “Kita kan kalo membeli tas untuk pengadaan kegiatan biasanya custom di online shop. Sekarang di Bontang sudah ada pembuatan tas lokal yang sudah lauching pada bulan Februari 2022,” jelasnya.

Pihaknya telah menyampaikan kepada seluruh perangkat daerah di pemerintahan, kalau ada pengadaan tas wajib dibeli di Boba Bag. Hal ini merupakan salah satu pemutaran roda ekonomi di Bontang. Dalam waktu dekat akan ada pengadaan tas untuk sekolah-sekolah yang akan dibuat dengan bentuk yang berbeda-beda di setiap jenjang pendidikan.

Pemberdayaan masyarakat ini tidak hanya mengambil warga Bontang Baru untuk ikut pelatihan pembuatan tas. Boba Bag sudah ramai oleh pesanan-pesanan dari pemerintahan. Hal ini menjadi suatu peningkatan yang awalnya hanya untuk pelatihan, sekarang sudah bisa menjadi rumah produksi.

Selain itu, ada pelatihan membatik yang merupakan dukungan pokdarwis terhadap masyarakat agar bisa menambah kreatifitas warganya. Antusias warga dalam mengikuti kegiatan-kegiatan pemberdayaan sangat tinggi, sehingga bisa menambah kualitas penduduk dalam berkreasi.

Lalu ada Kampung Andalan yang merupakan program dari Kodim, yang memilih Kelurahan Bontang Baru sebagai pelaksana Kampung Andalan. Kegiatan ini juga berkesinambungan dengan program-program yang diberikan oleh Pemerintah Bontang, terkait UMKM, pencegahan stunting, dan ekonomi kreatif. (sya)

Sertijab Kepala BPK RI Perwakilan Kaltim, Gubernur: Terus Tingkatkan Sinergi dan Koordinasi

0

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menghadiri Serah Terima Jabatan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Kalimantan Timur di Auditorium BPK RI Perwakilan Kaltim, Jumat 23 September 2022.

Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala BPK-RI Perwakilan Kaltim dari Dadek Nandemar kepada Agus Priyono ditandai penandatanganan berita acara Sertijab dan penyerahan buku memori masa jabatan disaksikan langsung oleh Anggota VI BPK-RI Dr Pius Lustrilanang dan Gubernur Isran Noor.

Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kaltim, Gubernur Isran Noor menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan serta kerja sama yang dibangun Kepala BPK-RI Perwakilan Kaltim lama Dadek Nandemar selama ini.

“Kami merasa keberadaan Bapak Dadek Nandemar sangat memberikan kontribusi besar mendukung pembangunan di Kaltim, walaupun singkat waktunya,” kata Gubernur Isran Noor seraya mendoakan meraih kesuksesan bertugas ditempat yang baru.

Dalam kesempatan yang sama, orang nomor satu Benua Etam ini juga menyampaikan ucapan selanat datang kepada Kepala BPK-RI Perwakilan Kaltim yang baru Agus Priyono.

“Saya yakin Bapak Agus Priyono tetap melanjutkan kinerja dan kerja sama dengan pemerintah daerah, seperti yang dilakukan pimpinan BPK-RI sebelumnya,” harap suami Hj Norbaiti ini.

Mantan Bupati Kutai Timur ini pun mengungkapkan capaian indikator kesejahteraan masyarakat Kaltim cukup bagus dan terus mengalami peningkatan diatas nasional.

Diantaranya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 76,88, gini rasio 30,32, angka kemiskinan 6,4 persen dan angka harapan hidup 74,8 tahun. “Income per kapita sudah mencapai 20.000 US Dollar,” sebutnya.

Sementara Anggota VI BPK-RI Dr Pius Lustrilanang mengharapkan pejabat baru BPK-RI Perwakilan Kaltim bisa bekerja lebih baik dan membangun komunikasi dengan seluruh pemerintah daerah serta lembaga/instansi lainnya.

“Koordinasi dan komunikasi menjadi penting dalam menyukseskan tugas-tugas organisasi, tidak terkecuali ketika melakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor

Kepala BPK-RI Perwakilan Kaltim yang baru, Agus Priyono sebelumnya bertugas di BPK-RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara (sejak 2019) dan Kalimantan Tengah (sejak 2021).

Selanjutnya, Kepala BPK-RI Perwakilan Kaltim lama, Dadek Nandemar yang telah mengabdi selama 3 tahun di Benua Etam mendapat amanah memimpin BPK-RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sertijab dihadiri Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto, jajaran Forkopimda Kaltim, Rektor Universitas Mulawarman Samarinda Profesor Masjaya, pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga dan para bupati/wali kota serta Ketua DPRD kabupaten/kota se Kaltim. (adv/diskominfokaltim)

Siapkan SDM untuk IKN, 3.910 Putra Putri Kaltim Dilatih di BLKI

0
Gubernur Kaltim Isran Noor

SAMARINDA – Mendukung pengembangan kualitas SDM Kaltim dan bangsa khususnya menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), Pemprov Kaltim era Gubernur Kaltim Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi (Isran-Hadi), sejak 2019-2021 telah melakukan pembinaan atau pelatihan bagi putra-putri Benua Etam dengan total 3.910 orang.

“Alhamdulillah kurang lebih 3.910 sudah putra-putri Kaltim mengikuti pelatihan tenaga kerja. Kita harapkan ini betul-betul dimanfaatkan seluruh peserta, sehingga Pemprov bisa meraih SDM berkualitas,” sebut Isran Noor dalam berbagai kesempatan.

Menurut Isran, pelatihan ini juga penting agar Kaltim juga sudah menyiapkan SDM yang siap pakai dan unggul di berbagai bidang keahlian. Khususnya di IKN.
Karena, lanjut dia, dengan adanya IKN kesempatan untuk anak Kaltim berkompetisi secara nasional dan Pemprov Kaltim yakin SDM di daerah ini mampu.

“Ada dua BLKI yang kita miliki, di Bontang maupun Balikpapan diyakini mampu mencetak tenaga kerja yang siap pakai,” jelasnya.

Adapun jumlah tersebut, merupakan gabungan pelatihan dari BLKI dari Bontang dan Balikpapan.

Untuk BLKI Bontang mulai 2019 ada 379 peserta, 2020 sebanyak 519 peserta dan 2021 sebanyak 533 peserta. Sedangkan dari BLKI Balikpapan, 2019 sebanyak 1.185 peserta, 2020 sebanyak 561 peserta dan 2022 sebanyak 733 peserta. Pelatihan ini bukan hanya didukung alokasi anggarannya melalui APBD, tetapi juga APBN.

“Pelatihan tersebut merupakan komitmen Pemprov Kaltim selama Isran-Hadi memimpin, sesuai visi dan misi Gubernur dan Wagub, yaitu berani berdaulat dalam pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berdaya saing, terutama perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas,” jelas Kadisnakertrans Kaltim Rozani Erawadi. (adv/diskominfokaltim)