Beranda blog Halaman 1051

Babinsa Anggana Gotong Royong Bersama Warga

0
Kegiatan gotong royong Babinsa Anggana bersama masyarakat. (ist)

BONTANG – Babinsa Desa Anggana, Koramil 0908-03/Anggana, Kodim 0908/Bontang, Kopka Muhammad Yunus melaksanakan gotong royong bersama warga Jalan Cendana RT 04, Desa Anggana, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jum’at (24/2/2023).

Sasaran pembersihan adalah drainase kiri kanan jalan, serta merapikan rumput kiri kanan jalan, dan sampah-sampah yang ada di sekitaran jalan.

Kopka Muhammad Yunus mengatakan, kegiatan gotong royong ini sudah rutin dilakukan, dengan sasaran khusus pembersihan mulai dari sampah, rumput, dan drainase. Bersama pihak-pihak terkait seperti kecamatan, polri, masyarakat, dan pihak desa.

“Sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari sampah. Lebih enak dipandang mata, serta dijauhkan dari sumber penyakit. Apalagi saat ini musim penghujan,” jelasnya.

Kegiatan ini juga untuk membangkitkan dan meningkatkan semangat gotong-royong, dan kepedulian kita terhadap lingkungan. Semangat harus ditingkatkan, jiwa kebersamaan harus dijaga.

“Tanamkan pada diri kita maupun generasi muda sebagai penerus bangsa ini, yang mana saat ini budaya gotong royong sudah mulai luntur,” ujar Kopka Muhammad Yunus.

Semua ini dilakukan merupakan kepedulian dan kepekaan jajaran Babinsa Koramil 0908-03/Anggana terhadap wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. Sebagai bentuk kedekatan TNI kepada masyarakat, serta memperkokoh Kemanunggalan TNI-Rakyat.

“TNI akan selalu siap membantu rakyat. Kegiatan ini juga merupakan sebagian bentuk aplikasi TNI dalam mengimplementasikan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga kegiatan gotong royong ini semakin sering kita lakukan, yang kesemuanya adalah untuk kita bersama,” tegasnya. (Pendim Btg)

Mendekat ke Masyarakat, Babinsa Tanjung Laut Gelar Komsos

0
Agenda komsos Babinsa Tanjung Laut bersama lurah dan tokoh masyarakat. (ist)

BONTANG – Jajaran Kodim 0908/Bontang, melalui Babinsa Kelurahan Tanjung Laut, Koramil 0908-01/Loktuan, Serka Dwi Siswanto, bersama Lurah Tanjung Laut, Mustamin Sail dan tokoh masyarakat, Ahmad Jaya melaksanakan komunikasi sosial (komsos) di Kantor Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Jum’at (24/2/2023).

Menurut Danramil 0908-01/Loktuan, Kapten Inf, Niko Katani, tujuan komsos untuk mendekatkan babinsa dengan masyarakat. Hal ini untuk menciptakan komunikasi dan hubungan kerja yang bersinergi.

Selain itu agar babinsa dapat ajak warga menjaga kondusifitas wilayah. Serta mengurangi pencemaran lingkungan dan kebersihan lingkungan.

“Untuk kesehatan masyarakat di wilayah tugas masing-masing babinsa,” jelas Danramil.

Setiap kegiatan dapat dikoordinasikan guna mencapai hasil yang maksimal. Selain itu, sebagaimana kita ketahui bersama, seorang aparat kewilayahan yang bertugas di wilayah, wajib harus mampu membaur dengan masyarakat dari berbagai kalangan.

Kegiatan komsos yang dilakukan babinsa tersebut merupakan salah satu pelaksanaan metode Binter TNI AD. Bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan rakyat – TNI.

“Sehingga ke depan akan mempermudah dalam melakukan koordinasi, guna menangani permasalahan yang timbul di wilayah,” pungkasnya. (Pendim Btg)

Rusdiansyah Ingin Bontang Sukses di Porprov 2024

0
Rusdiansyah Aras, Ketua Umum Koni Provinsi Kaltim (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim, Rusdiansyah Aras berharap prestasi atlet Bontang kembali menggeliat. Lantaran dahulu Bontang termasuk salahsatu daerah penyumbang medali emas terbanyak di Kaltim.

Hal itu disampaikan Rusdiansyah saat menghadiri Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) VII KONI Bontang, Kamis (23/02/23) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Rusdiansyah datang ke Musorkot KONI Bontang kali ini memiliki misi, untuk memotivasi para pengurus cabang olahraga (cabor) Bontang. Agar bisa menyumbangkan lebih banyak medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2024 mendatang.

“Biasanya kalau musorkot seperti ini yang hadir yang lain. Tapi saya khusus datang untuk menyemangati Bontang agar prestasinya kembali seperti dulu,” ujar Rusdiansyah saat memberikan sambutan.

Dikatakannya, Kota Bontang dulunya merupakan penyumbang medali emas ketiga setelah Balikpapan dan Samarinda. Namun di Porprov Berau kemarin berada di urutan ke enam.

“Saya harap tahun 2024 Bontang kembali bangkit prestasinya,” ungkap Rusdiansyah.

Ia juga berharap agar Ketua KONI Bontang yang baru, Jamaluddin dapat berkomitmen untuk pembinaan mobilisasi olahraga prestasi.

“Saya ingin melihat Bontang atletnya kembali menggeliat lagi, oleh sebab itu saya datang dalam musyawarah ini untuk memberi semangat kepada mereka,” pungkasnya. (sya)

Rusdiansyah: Mutasi Atlet Harus Sesuai Prosedur!

0
Ilustrasi pertandingan Porprov (ist)

BONTANG – Kasus mutasi atlet yang terjadi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Berau beberapa waktu lalu, menjadi evaluasi KONI Kaltim untuk keberlangsungan Porprov tahun 2024 mendatang.

Pasalnya, mutasi atlet sering dilakukan tanpa mengikuti prosedur. Jika didapati hal tersebut di lapangan, nantinya atlet dapat dikenakan pinalti.

“Seperti, atlet renang dari Makassar yang menjadi atlet Berau di Porprov kemarin. Medali emas yang mereka dapatkan akhirnya langsung dibatalkan.” ungkap Rusdiansyah Aras, Ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Mutasi atlet tidak akan dilarang jika sudah melewati prosedur yang ditetapkan, karena sebenarnya, atlet di Kaltim masih kurang.

“Kalau prosedurnya 2 tahun ya diikuti, jangan baru 3 bulan sudah ikut main,” Tegas Rusdiansyah saat ditemui di Musyawarah Olahraga Kota VII KONI Bontang.

Diakui Rusdiyansyah, kesejahteraan atlet masih sangat kurang, karena dari persentase APBN untuk kesejahteraan atlet masih di bawah 1 persen.

“Bisa jadi APBD juga di bawah 1 persen,” tegas Rusdiansyah.

Adapun kesejahteraan atlet yang dilakukan oleh KONI provinsi, berupa asuransi dalam mengikuti perlombaan nasional beserta bonus untuk pelatih dan atlet. Koni Provinsi juga bekerjasama dengan perguruan tinggi, jadi atlet yang memiliki prestasi dapat masuk perguruan tinggi lewat jalur prestasi.

“Sama dengan masuk kepolisian juga bisa jika memiliki prestasi,” lanjutnya

Ia berharap porprov ke depannya dapat berjalan sesuai dengan prosedur, sehingga tidak ada lagi pembatalan pemberian emas kepada pemenang. (sya)

Turap di Jalan Damai Kanaan Ambruk

0
Turap dan badan jalan ambruk di Jalan Damai, Kanaan. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Akibat terkikis sungai serta curah hujan yang tinggi, turap serta badan jalan di Jalan Damai, RT 11, Kelurahan Kanaan, Kamis (23/02/23) kemarin ambruk.

Ketua RT 11, Daud mengatakan, sehari sebelum ambruk ia telah memberikan laporan kepada kelurahan agar segera ditangani, karena sebelumnya badan jalan tersebut sudah mengalami keretakan.

“Awalnya jalannya saja yang retak, ternyata besoknya turap ikut ambruk. Sebenarnya turap itu juga sudah lama dibangunnya,” ungkap Daud.

Ia menjelaskan, bahwa sebelumnya sudah ada pelaksanaan pembuatan turap baru, namun karena pembangunannya belum menyeluruh, turap yang lama mengalami longsor.

“Kalau saya liat turap yang baru itu kokoh, cuma karena anggaran, jadi belum bisa semuanya diperbarui,” lanjutnya.

Daud mengatakan, sudah ada kunjungan dari Dinas PUPR Bontang untuk melihat kondisi lapangan. Ia berharap segera dilakukan tindakan awal.

Untuk solusi sementara, warga bergotong royong membuat jalan tembusan menuju dekat kantor kecamatan. Agar warga yang rumahnya berada di dalam gang tersebut, bisa kembali beraktivitas serta menggunakan kendaraan bermotor.

“Sudah ada jalan setapak sebenarnya, jadi tinggal kita lebarin sedikit dan di cor agar motor bisa lalu lalang,” jelas Daud.

Pembuatan jalan juga sudah diajukan Daud ke Kelurahan. Namun, ia kembali mendapat jawaban tergantung dengan anggaran yang tersedia di kelurahan.

Ia berharap penanganannya bisa cepat dilaksanakan, agar tidak berdampak pada rumah warga, jembatan, serta pipa yang ada di samping turap tersebut.

“Takutnya kalau terlalu lama ditindak, makin terkikis tanah, rumah warga kena dampaknya, jembatan ikut retak, terus karena tanah geser, pipa ikut rusak,” pungkasnya. (sya)

Jamaluddin, Ketua Umum KONI Bontang yang Baru

0
Jamaluddin (duduk, kemeja hitam) bersama pengurus demisioner KONI Bontang. (ist)

BONTANG – Di Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) ke-VII yang dilangsungkan di Pendopo Rujab Wali Kota, Kamis (23/2/2023) pagi tadi, Jamaluddin terpilih sebagai Ketua Umum KONI Bontang yang baru. Jamaluddin terpilih secara aklamasi.

Ini artinya, Jamaluddin akan menduduki posisi kursi Ketua Umum KONI selama periode empat tahun ke depan. Jamal mendapat dukungan 41 cabang olahraga (cabor). Ditambah dua organisasi fungsional KONI Bontang. Cabor yang terdaftar di KONI sendiri berjumlah 62 dan tiga organisasi fungsional.

Ketua Umum KONI Bontang periode sebelumnya, Aminullah mengatakan, KONI Bontang membutuhkan orang-orang yang mengerti olahraga, agar dapat membawa kemajuan pada prestasi olahraga di Kota Taman, sebutan Kota Bontang.

Karenanya ia merasa tepat Jamaluddin terpilih sebagai Ketua Umum KONI yang baru. Lantaran Jamal bukanlah orang baru.

Jamal berasal dari cabang olahraga (cabor) Ski air. Jamal juga pernah menjabat Wakil Ketua 1 di periode pertama Aminullah memimpin KONI Bontang. Di periode kedua kepemimpinan Emil, sapaan akrab pria tersebut, Jamal juga menduduki posisi Wakil Sekretaris KONI Bontang.

“Sangat tepat saudara Jamal yang terpilih,” tegas Emil saat dihubungi Radarbontang.com.

Emil banyak berharap pada Ketua KONI yang baru. Ia berharap Jamal dapat melanjutkan program-program positif periode sebelumnya.

“Yang jelek-jelek jangan dilanjutkan,” ujarnya singkat.

Dapat mendorong pemerintah agar dapat memberikan lapangan pekerjaan kepada para atlet prestasi. Lantaran pengurus KONI sebelumnya sudah sering membahas terkait masalah tersebut kepada Pemkot Bontang. Sekarang giliran pengurus baru yang memfollow up masalah tersebut agar segera mendapatkan solusi.

“Kalau atlet berprestasi itu diberikan pekerjaan dia tidak akan kemana-mana lagi,” pungkasnya. (al)

Cegah Stunting, Pemkot Pasang Wifi Gratis di 113 Posyandu

0
Wifi gratis di posyandu. (ist)

BONTANG – Pemkot Bontang memasang internet/wifi gratis di 113 posyandu di Kota Bontang. Hal ini sabagai langkah pemkot mencegah stunting di Kota Bontang.

Sebagaimana diketahui, pencegahan stunting merupakan salah satu program prioritas dari Kemenkes. Tertuang dalam rencana strategis kemenkes 2020 – 2024. Karenanya menjadi prioritas pemerintah daerah kab/kota.

Salah satu cara pencegahan stunting adalah dengan mengoptimalisasi peran posyandu di masyarakat. Beberapa peran posyandu adalah untuk pemeriksaan kesehatan, imunisasi dan tempat masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang gizi yang baik, khususnya untuk anak.

Dengan demikian, posyandu dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak di Indonesia.

Di era digital, agar peran posyandu dapat lebih optimal, dibutuhkan akses internet/wifi. Program prioritas Pemkot Bontang tahun 2021 – 2024 salah satunya adalah program wifi gratis.

Kasi Infrastruktur dan Teknologi, Mamik Setyawati membeberkan manfaat adaanya internet di posyandu. Dapat memudahkan masyarakat mengakses informasi tentang kesehatan, termasuk informasi tentang posyandu.

Informasi ini dapat membantu masyarakat memahami manfaat posyandu, dan memotivasi mereka untuk mengikuti program tersebut.

“Selain itu internet juga sebagai fungsi monitoring dan pelaporan, yaitu internet dapat digunakan untuk memudahkan monitoring dan pelaporan kegiatan posyandu. Dengan menggunakan teknologi digital, data kegiatan posyandu dapat dengan mudah diinput dan dikelola, sehingga mempermudah pelaporan dan evaluasi program,” jelas Mamik.

“Dalam mempromosikan program kesehatan dan program posyandu, Internet juga dibutuhkan. Baik melalui berbagai media sosial dan platform online,” imbuhnya.

Promosi tersebut dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat, tentang manfaat posyandu dalam memantau tumbuh kembang anak.

Senada, Plt. Kadis Kominfo Iskandar menambahkan, dengan adanya internet melalui wifi gratis dapat mencegah peningkatan stunting.

“Posyandu menggunakan sistem informasi monitoring kesehatan yang terintegrasi dari tingkat RT sampai tingkat Kota Bontang. Maka, tumbuh kembang anak dapat dimonitor dengan baik. Dengan promosi kesehatan yang dilakukaan kader posyandu, dapat memberikan edukasi ke masyarakat pentingnya kesehatan dan pencegahaan stunting sejak dini,” jelas Iskandar.

Iskandar menambahkan, dari ketiga manfaat internet di atas, dapat dilihat keterkaitan internet atau wifi gratis yang dicanangkan Pemkot Bontang dengan Posyandu.

“Semoga dengan adanya internet/wifi gratis ini, dapat meningkatkan pencegahan terhadap stunting,” pungkasnya. (hms)

Bontang Dituding Beli Atlet, Emil: Tidak Benar!

0
Ketua KONI periode sebelumnya, Aminullah. (ist)

BONTANG – Ketua KONI Bontang periode sebelumnya, Aminullah membantah tudingan Bontang beli atlet dari daerah lain.

Hal itu diceritakan Emil, sapaan akrabnya saat menyampaikan sambutan di Musyawarah Olahraga Kota VII KONI (Musyorkot), Kamis (23/2/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Dikatakan Emil, saat atlet Bontang berlaga di Poprov Berau beberapa waktu lalu, dirinya pernah mendengar gosip dari daerah lain yang menuding Bontang membeli atlet dari luar daerah.

Emil menegaskan hal itu tidak benar. Seluruh atlet Bontang murni berasal dari Kota Taman, sebutan Kota Bontang.

“Ada satu atlet sepakbola yang dikira berasal dari Jawa,” katanya.

Namun dijelaskannya, atlet sepakbola tersebut sudah lama menetap di Bontang dan sudah bekerja di Bontang.

Hanya masalahnya atlet tersebut belum sempat mengurus pindah KTP. Tapi sudah memiliki surat keterangan pindah.

“Mungkin masalah itu yang daerah lain anggap Bontang beli atlet, padahal tidak sama sekali,” pungkasnya. (al)

Sertifikat Atlet Syarat Terima Bonus, Emil: Masih Tahap Sinkronisasi

0
Ketua KONI periode sebelumnya, Aminullah. (ist)

BONTANG – Sertifikat atlet menjadi salahsatu syarat pemberian bonus oleh Pemkot Bontang, kepada atlet yang berlaga di Porprov Berau beberapa waktu lalu. Saat ini KONI Bontang sedang dalam tahap pengurusan sertifikat atlet tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua KONI Bontang periode sebelumnya, Aminullah di Musyawarah Olahraga Kota VII KONI (Musyorkot), Kamis (23/2/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Emil sapaan akrabnya mengatakan, pengurus KONI terus berkoordinasi dengan Pemkot Bontang terkait pemberian bonus tersebut. Bahkan tak hanya kepada pemkot, namun juga dengan DPRD Bontang.

Hasilnya, Pemkot Bontang bakal mengucurkan bonus tersebut di anggaran perubahan. Selain itu, KONI juga diminta memenuhi syarat-syarat yang diperlukan demi turunnya bonus tersebut.

Salahsatu syarat yang dibutuhkan yaitu sertifikat atlet. Sebagai bukti atlet tersebut pernah berlaga di Porprov Berau.

“Saat ini sertifikat itu sudah ada di kami usai dikirim dari panitia Porprov Berau,” ujar Emil.

Namun begitu, sertifikat tersebut masih melalui tahap sinkronisasi. Sertifikat harus disinkronkan dengan SK kontingen. Dicocokkan terlebih dahulu antara atlet dengan medali yang diterima.

“Ada sekira 300an sertifikat yang harus kami sinkronkan,” katanya.

Ditambahkannya, sertifikat tersebut tak hanya digunakan untuk memenuhi syarat pencairan bonus. Sertifikat tersebut bisa berfungsi bagi atlet saat diperlukan masuk sekolah atau melamar kerja. Sebagai bukti prestasi olahraga. (al)

Rumah Retak Dampak Tanah Longsor di Jalan Gotong Royong

0
Kondisi rumah terdampak tanah longsor. Warga bantu menutup dengan terpal agar kejadian tidak terulang. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Tanah longsor kembali terjadi, kali ini terjadi di Jalan Gotong Royong, RT 49, Kelurahan Belimbing, Senin (20/02/23). Kejadian tersebut hanya menyebabkan keretakan pada rumah dan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Tanah longsor sama pondasi rumah itu jaraknya sekira semeter,” beber Hamka, Ketua RT 49 menceritakan kondisi rumah korban longsoran tersebut.

Diketahui, sebelum tanah longsor, tebing tersebut terus mengalirkan air sehingga membuat genangan. Sampai akhirnya Senin lalu tanah mengalami longsor.

Karena jurang yang tidak terjal, warga setempat menggunakannya sebagai peternakan, namun hewan ternak telah dievakuasi karena sempat tertimbun.

Peninjauan lokasi longsor telah dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing beserta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang. Hari Kamis (23/02/23) ini mereka melakukan rapat untuk tindakan selanjutnya.

“Saya belum mendapatkan kabar untuk tindakan selanjutnya, apakah akan dievakuasi atau mendapat bantuan sosial,” lanjutnya.

Pemilik rumah tetap tinggal di rumah tersebut, hanya saja barang-barang serta aktivitas di rumah tersebut dibatasi.

“Jadi sisi rumah yang retak tidak dihuni, dan barangnya dipindahkan,” ungkap Hamka.

Untuk meminimalisir tanah kembali longsor, area tersebut ditutup menggunakan terpal. Agar tidak ada resapan air lagi saat hujan turun. (sya)