Beranda blog Halaman 1053

Begini Alasan Pemkot Enggak Berani Tekan Perusahaan Perbaiki Jalan Bonles!

0
Jalan rusak di sepanjang jalan Bontang lestari. (ist)

BONTANG – Pemkot Bontang tak berani terlalu menekan pihak perusahaan, untuk memperbaiki jalan Bontang Lestari (Bonles). Lantaran terdapat beberapa dampak yang menjadi pertimbangan, saat harus ‘memaksa’ perusahaan.

Dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPRK Bontang, Anwar Nurddin, Pemkot Bontang tak bisa terlalu menekan maksimal pihak perusahaan karena perusahaan telah membayar pajak. Sehingga urusan perbaikan jalan menjadi urusan Pemkot Bontang.

Beberapa dampak yang bisa terjadi apabila pemkot terlalu menekan adalah, perusahaan bisa hengkang dari Bontang. Jikalau perusahaan hengkang akan banyak dampak negatif yang ditimbulkan.

“Masalah banjir belum selesai, bisa nambah lagi masalah pengangguran yang tidak berkurang karena perginya perusahaan,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, dalam proses perbaikan jalan Bonles, Pemkot Bontang tetap berkolaborasi dengan beberapa perusahaan, seperti dengan PT Energi Unggul Persada (EUP).

Dikatakannya, PT EUP kerap membantu dalam proses perbaikan jalan Bonles. Seperti bantuan batu gunung untuk penambalan sementara sepanjang jalan Bontang Lestari. Tahun lalu PT EUP juga menyumbangkan dana sebesar Rp 500 juta guna membantu rehab jalan.

“Perusahaan hanya bisa kita minta bantu sesuai kemampuan mereka saja,” ujar Anwar Nurddin saat berdiskusi ringan dengan para awak media Bontang beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, kerusakan jalan Bonles kerap menimbulkan protes warga Bontang. Bahkan anggota dewan pun sering menyuarakan hal tersebut kepada Pemkot Bontang.

Anggota legislatif kerap meminta Pemkot Bontang untuk menekan perusahaan ikut bertanggung jawab memperbaiki jalan Bonles. Lantaran jalan tersebut rusak akibat kendaraan-kendaraan besar yang melintas milik perusahaan. (al)

330 Kasus Stunting di Wilayah Puskesmas BS 2

0
Ilustrasi stunting. (ist)

BONTANG – Angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Bontang Selatan (BS) 2 cukup tinggi. Dari data Puskesmas BS 2 tercatat 136 kasus stunting di Kelurahan Berbas Tengah dan 194 kasus di Kelurahan Berbas Pantai.

Kepala Puskesmas BS 2, dr Livia Fitriati mengungkapkan, dalam upaya penanganan stunting di wilayah kerjanya, pihaknya melakukan usaha dengan mengumpulkan balita-balita stunting, kemudian memberikan pemahaman kepada para orangtua balita.

“Kami rutin mengadakan kelas balita stunting. Kami kumpulkan kemudian beri konseling dan edukasi orangtuanya,” kata dr Livia Fitriati, Senin (20/2/2023).

Kegiatan lain yang dilakukan seperti pemantauan balita stunting, pemberian makanan tambahan (PMT) dari puskesmas, hingga melakukan validasi data.

“Yang paling terpenting adalah validasi data. Ketika mendapatkan laporan mengenai stunting, kita validasi dulu mengenai stuntingnya,” jelas Livia.

Selain itu, upaya peningkatan dan refresing pengetahuan kader-kader posyandu di wilayah Puskesmas BS 2, yakni Kelurahan Berbas Tengah dan Kelurahan Berbas Pantai.

“Refresing pengetahuan kader agar kita cepat dapat info mengenai stunting, dengan deteksi dini di masyarakat. Kader-kader posyandu kami beri pengetahuan baru mengenai stunting,” pungkasnya. (yah)

Semua Bak Sampah di Loktuan Bakal Dipindah, Ini Alasannya!

0
Salahsatu bak sampah yang ada di Jalan Slamet Riyadi, Loktuan. (Yahya Yabo/ Media Kaltim/jaringan Radarbontang.com)

BONTANG – Keberadaan bak-bak sampah di pinggir jalan Kelurahan Loktuan bakal ditarik oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang. Hal Ini mengacu surat edaran DLH Nomor 660 tahun 2023 tentang pelaksanaan perda nomor 11 tahun 2020 tentang pengelolaan sampah.

Lurah Loktuan, Hadi Jumianto mengatakan, telah menerima surat edaran DLH untuk pengelolaan sampah di tingkat Kelurahan. Sesuai dengan Perda nomor 11 tahun 2020 khususnya pasal 35, agar membentuk lembaga pengelolaan sampah dengan melibatkan lembaga kemasyarakatan tingkat kelurahan.

“Dasar itu memerintahkan kita untuk aktif dalam pengelolaan sampah bersama masyarakat,” kata Hadi Jumianto, saat dikonfirmasi Mediakaltim.com (jaringan Radarbontang.com), Senin (20/2/2023).

Rencana penarikan seluruh tempat penampungan sampah sementara tersebut, akan dilakukan secara bertahap. Dimulai pada 1 Maret 2023 mendatang.

Hadi melanjutkan, alasan lainnya yakni agar menertibkan waktu pembuangan sampah bagi masyarakat yang dilaksanakan DLH.

“Tempat sampah itu dipandang mengurangi estetika jalan raya, mengganggu kelancaran lalu lintas saat pengangkutan dan pembuangan sampah,” katanya.

“Kami dari kelurahan berinisiatif membuat spanduk di beberapa titik yang ada tempat pembuangan sampah,” imbuhnya.

Pembuangan sampah akan dipindahkan di eks Pasar Citra Mas, sebagai tempat TPS 3R dan perbatasan Pos 7 Kelurahan Loktuan.

“Ada dua tempat yang dijadikan tempat pembuangan sampah. Dua tempat itu cukup mampu menampung sampah di Kelurahan Loktuan,” ungkapnya.

Pihaknya juga melakukan pemantauan dengan cara patroli, dan mengimbau langsung ke semua RT-RT di Kelurahan Loktuan. (yah)

Upacara Bendera di SMAN 1 Muara Badak Dipimpin Danramil 0908-02

0
Pelaksanaan upacara bendera di SMAN 1 Muara Badak dipimpin Danramil 0908-02. (ist)

BONTANG -Danramil 0908-02/Muara Badak Kodim 0908/Bontang, Kapten Inf Rukito menjadi inspektur upacara bendera di SMA Negeri 1, Muara Badak di Halaman SMA Negeri 1 Muara, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (20/02/2023).

Dalam amanatnya, Danramil 0908-02/Muara Badak, Kapten Inf Rukito menyampaikan kepada siswa-siswi SMAN 1 Muara Badak, agar mengetahui arti dari upacara bendera yang setiap hari senin dilaksanakan di sekolah.

Menyampaikan pula bahwa upacara ini jangan hanya seremonial saja, tapi harus mengerti bahwa upacara bendera ini adalah sebagai wujud kecintaan kepada lambang negara, yaitu bendera merah putih.

“Mengingat juga atas jasa pahlawan,” terangnya.

Danramil juga berpesan, supaya selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, laksanakan tugas dan kewajiban sekolah, belajar yang rajin, hormati guru dan orang tua, dan jaga silaturahmi serta bersosialisasi sesama siswa siswi.

“Bijaklah bermedia sosial. Sebagai generasi penerus bangsa wajib berhati – hati dengan penyebaran narkoba, terus tingkatkan belajar untuk meraih cita – cita, ” imbuhnya.

Upacara ini diikuti Kepala Sekolah SMAN 1 Muara Badak, guru-guru, dan seluruh siswa. (Pendim Btg)

Sebentar Lagi Persiapan Gugatan Tapal Batas Kampung Sidrap Rampung

0

BONTANG – DPRD Bontang kembali menanyakan persiapan pengumpulan data penunjang gugatan tapal batas Kampung Sidrap ke Pemkot Bontang. Hal ini demi kelancaran proses gugatan yang akan dilakukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris usai menggelar rapat kerja bersama sejumlah instansi pemkot terkait di Kantor DPRD Bontang, Senin (20/2/2023).

Dikatakan Ah sapaan akrabnya, persiapan pengumpulan data penunjang gugatan tapal batas Kampung Sidrap oleh Pemkot Bontang hingga saat ini sudah mencapai 70 persen lebih. Diperkirakan persiapan rampung Bulan Mei mendatang.

“Tugas kami hari ini kembali menanyakan kesiapan tim dari pemkot,” ucap AH.

Dijelaskannya, alokasi anggaran yang dibutuhkan dalam proses gugatan ini mencapai Rp 5 miliar. Proses inventarisasi dokumen masih terus berjalan, termasuk pengumpulan bukti-bukti langsung maupun tak langsung.

“Dari jumlah awal 200 dokumen, mungkin nanti ini bisa kurang sedikit saja dari itu (200 dokumen). Kami optimistis bisa menang,” tegas Politisi Gerindra itu. (al)

Empati Najirah, Bantu Korban Kebakaran di BTN KCY

0
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah saat menyerahkan bantuan sosial kepada korban kebakaran BTN KCY. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Korban kebakaran di Jalan Kalimantan, Perumahan BTN-KCY Sabtu (18/02/23) lalu, Wisnu mendapatkan bantuan sosial dari Wakil Wali Kota Bontang, Najirah, Senin pagi ini (20/02/23). Pemberian bantuan langsung diserahkan di rumah korban.

Adapun bantuan yang diberikan berupa paket sembako, selimut, seragam sekolah, tikar, serta peralatan dapur.

Najirah mengucapkan duka kepada korban kebakaran, “Saya berharap bantuan ini akan sangat berguna untuk keluarga. Saya juga berharap agar warga tetap waspada saat meninggalkan rumah,” pungkasnya.

Selain itu, ada juga paket bantuan dari Kementrian Sosial, polres, serta dua paket seragam sekolah SMP untuk anak korban.

Najirah juga mengapresiasi kerja pemadam kebakaran yang cepat datang saat mendapatkan laporan. Karena posisi rumah yang berdempetan, api bisa dapat menyebar jika  tidak ditangani dengan cepat.

Wisnu mengungkapkan, penyebab kebakaran kemungkinan dikarenakan korsleting listrik di bagian belakang rumah.

“Elektronik, barang-barang dapur di bagian belakang rumah rata-rata hangus,” jelasnya.

Bersyukur bagian depan rumah masih ada satu kamar yang selamat, sehingga ia berserta anak-anaknya memutuskan untuk kembali beraktivitas dan tetap tinggal di sana. (sya)

Babinsa Koramil 0908-03/Anggana Kenalkan Profesi TNI ke Pelajar SLTP

0
Pemaparan profesi TNI ke pelajar SLTP. (ist)

BONTANG – Babinsa Koramil 0908-03/Anggana Kodim 0908/Bontang, Sertu Cuncun memberikan pengenalan tentang tugas dan fungsi prajurit TNI kepada pelajar SLTP 06 di RT 13 Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Sabtu (18/02/2023)

Kegiatan ini diikuti 53 siswa siswi yang didampingi oleh Kepala Sekolah SLTP 06, Tandarman serta Sandi, Guru Penggerak dari Indonesia mengajar.

“Pemberian pengenalan profesi meliputi tugas pokok TNI, tugas TNI di kewilayahan, serta penugasan TNI di perbatasan serta penugasan perdamaian dunia ke luar negeri,” ujarnya.

Dikatakannya, siswa siswi tampak antusias mengikuti  kegiatan ini. Ketika Pak Babinsa menanyakan, ”Siapa yang bercita cita jadi TNI? secara spontan beberapa siswa siswi angkat tangan dan tunjuk jari dengan wajah yang semangat dan gembira,” imbuhnya

Kepala sekolah pun mengucapkan terimakasih kepada babinsa, yang telah hadir menyampaikan materi profesi TNI. Serta dorongan semangat/motivasi kepada anak didiknya. Dikatakan Tandarman, anak-anak nampak serius mengikuti apa yang disampaikan oleh babinsa.

“Semoga dengan kehadiran Bapak Sukardi, Babinsa dari Koramil 0908-03/Anggana dapat memberikan motivasi tersendiri buat para peserta didik kami,” pungkas Tandarman. (Pendim Btg)

Kodim 0908/Bontang Ikuti Istighosah Kubro Virtual

0
Suasana istighosah kubro virtual di Lamin Kodim 0908/Bontang. (ist)

BONTANG  – Kasdim 0908/Bontang, Mayor Inf Masrukan beserta Perwira Staf Kodim dan anggota Kodim 0908/Bontang, mengikuti Istighotsah Kubro dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj 1444 H /2023 M, Minggu (19/02/2023), di Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru.

Kegiatan ini diadakan secara virtual. Sebelumnya diawali dengan salat subuh berjamaah di Masjid Al-Abror, Kodim 0908/Bontang. Dilanjutkan mengikuti acara secara virtual di Lamin Kodim 0908/Bontang,

Pelaksanaan Istighotsah Kubro kali ini terpusat di Masjid Agung Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, Ketua MUI, K.H. M. Cholil Nafis, Lc., M.A., P.hd., dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman.

Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H dilakukan dengan dzikir dan doa untuk keselamatan bangsa.

Mayor Inf Masrukan mengatakan, melalui peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW ini, hendaknya kita semua lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Bagi TNI AD, Isra Mi’raj merupakan panutan, untuk selalu taat dalam menjalankan perintah dan keteladanan pimpinan dalam membimbing bawahannya.

Semoga kegiatan Isra Mi’raj ini, bisa kita implementasikan dalam kehidupan sehari hari dalam pengabdian kita kepada bangsa dan negara.

Kami sampaikan, bahwa TNI harus selalu hadir di tengah masyarakat apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi.

“Dalam kegiatan ini, mari kita sama-sama mendoakan pimpinan negara. Semoga diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugasnya membangun bangsa,” ujarnya.

Kasdim juga berharap, semoga dengan peringatan Isra Mi’raj kali ini, semua prajurit selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah di berikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

“Serta ikhlas, tawakal dalam menghadapi segala ujian. Dapat menjalankan semua perintah Allah SWT, salah satunya yakni mengerjakan salat lima waktu dengan benar,” tegasnya. (Pendim Btg)

Wisata Mangrove Teluk Bangko Tak Luput dari Sampah

0
Pemilik Wisata Mangrove Teluk Bangko, Loktuan saat membersihkan sampah. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Permasalahan sampah masih menjadi pekerjaan rumah pengelola tempat Wisata Mangrove Teluk Bangko. Lantaran sampah tidak datang dari pengunjung, melainkan dari laut.

Hadi Wiyoto, Pemilik Wisata Mangrove Teluk Bangko, Loktuan, rutin membersihkan sampah-sampah yang terjebak di sekitar bakau miliknya.

“Saya kumpulin sampah biasa seminggu sekali pas airnya surut. Pasti itu sudah numpuk, banyak sampah rumah tangga,” jelasnya.

Biasanya, sehari setelah mengumpulkan sampah, Hadi menemukan lagi sampah-sampah yang mengalir dari laut. Hadi belum menemukan cara pasti, agar sampah tidak menumpuk di wilayah bakau tersebut.

“Saya sudah pasang jaring, tapi roboh. Keberatan sama sampah yang lewat,” ungkapnya.

Walaupun Hadi dan teman-temannya sudah rutin mengumpulkan sampah, bakau-bakau yang baru saja ia tanam tak luput dari sampah plastik, sehingga tidak dapat berkembang biak dan mati.

Hadi melihat sampah-sampah tersebut kebanyakan terbawa aliran air, bukan dari pengunjung.

“Saya selalu ngecek ke bakau. Pengunjung nggak buang sampah sembarangan, justru sampah itu kiriman semua,” jelasnya.

Teluk Bangko sudah bekerjasama dengan PT Pupuk Kaltim untuk hasil panen dari bakau tersebut. Ke depannya Hadi akan membicarakan mengenai sampah yang selalu menumpuk.

Ia juga berharap kesadaran masyarakat akan sampah, karena dampak sampah sangat merugikan, “Alam bisa rusak kalau sampah di buang sembarangan terus. Jadi sudah kena dampak baru sadar, takutnya terlambat,” bebernya. (sya)

Ada Jalan Rusak Laporkan! Dinas PUPRK Siap Tangani

0
Jalan rusak di beberapa titik di wilayah Kota Taman. (ist)

BONTANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang siap menerima laporan jalan rusak dimanapun dan kapanpun. Penanganan terhadap jalan rusak tersebut, akan segera dilakukan begitu menerima laporan. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PUPRK Bontang, Anwar Nurddin.

Anwar Nurddin mengatakan, setelah menerima laporan tersebut Dinas PUPRK akan langsung turun ke lapangan memperbaiki jalan yang dilaporkan tersebut.

“Kami juga bekerjasama dengan Sat Lantas Polres Bontang yang akan melaporkan, apabila ada kondisi jalan rusak saat mereka berpatroli,” ujarnya saat berdiskusi santai dengan awak media beberapa waktu lalu.

Dinas PUPRK mampu bertindak segera menangani laporan jalan rusak tersebut, lantaran memiliki Tenaga Harian Lepas (THL) sebanyak 5 orang. THL ini yang memiliki tugas khusus menangani jalan-jalan rusak tersebut.

Ditambahkan Anwar, Dinas PUPRK juga memiliki petugas khusus yang berpatroli melakukan pengecekan jalan rusak di seluruh wilayah di Bontang.

“Tanpa laporan dari warga pun, apabila kami sendiri menemukan jalan rusak akan segera mengatasi kondisi tersebut,” pungkasnya.

Diketahui, di beberapa titik jalan di Kota Taman, sebutan Kota Bontang masih terdapat jalan rusak. Seperti misalnya jalan menuju Pelabuhan Loktuan, tikungan di perempatan jalan Rumah Sakit Amalia, dan masih banyak lainnya.

Dinas PUPRK pun sudah menangani kondisi jalan rusak tersebut dengan perbaikan sementara. Perbaikan sementara dengan menambal jalan menggunakan aspal dingin.

Hal tersebut dilakukan sembari menunggu dana perbaikan jalan yang sifatnya permanen. (al)