Beranda blog Halaman 1076

Mengenal Idrus Sosiawan, Ketua IWJ yang Mandiri dan Disiplin Sejak Kecil

0

BONTANG – Lahir di Jember 18 Februari 1969, Kecamatan Kencong, Desa Padomasan, Idrus Sosiawan sudah dididik menjadi pribadi yang mandiri dan disiplin sejak kecil. Ia sudah tidak tinggal dengan orang tuanya sejak memasuki Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga menyelesaikan perguruan tinggi. Lantaran kedua orangtuanya ingin anak-anaknya bisa mandiri.

“Saya dari desa pindah ke daerah kotanya di Jember. Di sana saya sama bule’ saya, dia yang ngawasin saya, sebulan sekali balik ke Kencong,” ucap Idrus mengisahkan masa kecilnya.

Idrus menjelaskan, orang tuanya tak ingin anak-anaknya terlarut dalam kondisi ekonomi berkecukupan, sehingga semua saudaranya pun mengalami hal yang sama, agar dapat hidup mandiri.

“Kami 4 bersaudara benar-benar belajar mandiri, disiplin, agar nantinya siap menghadapi kehidupan,” lanjutnya mengisahkan.

Idrus menyelesaikan Studi S1 di Universitas Muhammadiyah, Jember. Setelah lulus kuliah ia datang ke Bontang pada tahun 1994. Memulai karirnya di Hotel Equator, lalu berpindah-pindah pekerjaan dari PT Indominco Mandiri, PT Rekayasa Industri, PT Perdana Karya, hingga terakhir di Hotel Bintang Sintuk dan pensiun pada 2014.

Usai tuntas dari pekerjaannya, Idrus tak lantas berdiam diri menikmati masa pensiun. Ia mendirikan usaha miliknya di bidang alat berat, yaitu PT Zata Ayumni dan PT MDI Halu. Bergerak di bidang general suplier, saat ini menjabat direktur utama.

Idrus menikah dengan Ana Dahliana di tahun 2000 silam. Dikaruniai 2 putra bernama Muhammad Daffa dan Muhammad Adis.

Selain membangun usaha, Idrus aktif pula di banyak organisasi. Seperti menjabat Ketua Ikatan Warga Jember (IWJ), kemudian menjadi Ketua Pembina dan Pembangunan Masjid Aljabal, Pembina dan Pengawas Badan Koordinasi Lingkungan (BKL) BSD, Sekretaris Forum Warga Kalimantan Jember, Pengurus Ikaparti, dan Pengurus Klub Tenis Meja BSD.

Di tengah padatnya beraktivitas, Idrus tak lupa menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga golf dan tenis meja.

Pria pemilik hobi jalan-jalan ini mengaku, mendapat saran serta dukungan dari para sesepuh Jawa di organisasi yang ia ikuti, untuk dapat menjadi anggota legislatif. “Saya ikuti saran itu, saat ini sudah berstatus calon legislatif Partai Gerindra dapil Bontang Utara untuk Pemilu 2024,” pungkasnya. (sya)

Sambangi Warga, Imbau Antisipasi Cuaca Ekstrim

0
Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontang Kuala, Aipda Tachir saat sambang kunjung ke salahsatu warga. (ist)

BONTANG – Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontang Kuala, Aipda Tachir melaksanakan sambang kunjung ke masyarakat, Kamis (12/1/2023). Kegiatan ini dalam rangka mengimbau masyarakat terkait cuaca ekstrim dan gelombang tinggi.

Imbauan ini kami lakukan untuk meningkatkan kewaspadaan warga, utamanya para nelayan, agar melakukan persiapan dan mampu menjaga diri saat beraktivitas di tengah laut.

”Cuaca saat ini tidak menentu. Hujan dan angin kencang mengakibatkan tinggi gelombang, tentunya sangat membahayakan bagi aktivitas nelayan,” ujar Aipda Tachir.

Selain mengimbau agar menjaga keselamatan saat melaut, masyarakat juga diingatkan untuk  memantau prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Di tempat terpisah, Kapolsek Bontang Utara, Iptu Tri Soediantoro berpesan kepada bhabinkamtibmas, agar terus mengimbau warga untuk mewaspadai cuaca ekstrim. Hal ini guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Warga agar waspada terhadap kejadian tiba-tiba, seperti terjadi bencana angin kencang dan badai. Imbauan ini untuk mengantisipasi terjadinya korban jiwa maupun materi,” terang Iptu Tri Soediantoro. (hms)

Polsek Muara Badak Patroli Dialogis Harkamtibmas

0
Salahsatu anggota jaga Polsek Muara Badak saat patroli dialogis di kawasan pertokoan. (ist)

BONTANG – Polsek Muara Badak melaksanakan patroli dialogis untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukum Polsek Muara Badak, Kamis (12/1/2023).

Patroli ini dilaksanakan oleh anggota jaga Polsek Muara Badak, di antaranya Brigpol Rizani dan Briptu Yasin. Keduanya menyambangi tempat-tempat keramaian, kawasan perbankan, pusat perbelanjaan, toko perhiasan, pertokoan, dan perumahan warga di wilayah Kecamatan Muara Badak.

Saat berpatroli, personel Polsek Muara Badak juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat, agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap para pelaku kejahatan yang akan melakukan akasinya. Selain itu juga tetap mengimbau masayarakat tetap mematuhi  protokol kesehatan (prokes).

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kapolsek Muara Badak, Iptu Gatot Siswanto menjelaskan, pelaksanaan patroli dialogis dilakukan secara konsisten, untuk mendeteksi dini potensi kerawanan gangguan kamtibmas.

Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), maupun gangguan kamtibmas dan aksi kejahatan lainnya.

”Apabila ada hal-hal yang mencurigakan, kami minta masyarakat tidak segan-segan melapor ke petugas ataupun ke Polsek Muara Badak,” pungkas Iptu Gatot Siswanto. (hms)

Kecelakaan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Ibu dan Anak Ditabrak dari Belakang

0
Para pengguna jalan membantu menolong korban laka lantas. (Yusva Alam/Radarbontang.com)

BONTANG – Terjadi kecelakaan lalu lintas yang menimpa seorang ibu bersama anak laki-lakinya, di Jalan Cipto Mangunkusumo, Jumat (13/1/2023) pukul 11.30 wita. Keduanya ditabrak seorang pria yang melaju dari arah belakang.

Penabrak seorang pria bernama Rama itu mengaku sedang pulang kerja untuk beristirahat siang. Dikatakannya, kondisi jalanan setelah Bundaran Sintuk agak menurun, sehingga dirinya sedikit memacu kecepatan sepeda motornya. Ia tidak melihat ada pengendara lain di depannya.

Menurut Rama, saat itu posisi pengendara lain ibu bersama anaknya berada di tengah-tengah jalan. Dalam kondisi kecepatan tinggi, Rama bingung memutuskan apakah akan menghindar ke arah kiri atau kanan. Terjadilah tabrakan tersebut. “Saya tak sempat menghindari ibu itu, sehingga menabraknya,” katanya.

Berdasarkan pantauan Radarbontang.com di lapangan, kondisi penabrak mengalami sakit di daerah lengan dan bahu kiri. Pria tersebut memegangi terus bahunya. Ditambah sedikit luka-luka lecet.

“Bahu dan tangan saya agak sulit digerakkan,” ujarnya sembari menopang tangan kirinya.
Sementara itu ibu dan anak laki-lakinya hanya mengalami luka-luka lecet. Mengalami sedikit sobek baju dan celana. Si ibu tidak tahu kenapa tiba-tiba ditabrak dari arah belakang oleh pria tersebut.

Sepeda motor penabrak mengalami rusak parah. Ban depan pecah dan bagian rangka depan mengalami kerusakan parah. Ibu dan anak laki-lakinya diantar pulang ke rumah oleh rekan penabrak menggunakan mobil. Si penabrak menunggu rekannya kembali untuk diantar ke rumah sakit memeriksakan luka bahu dan lengannya. (al)

Satu Jenazah Pemancing yang Hilang Ditemukan di Teluk Serang

0
Jenazah saat tiba di Pelabuhan Tanjung Laut. (ist)

BONTANG – Satu dari dua orang pemancing yang hilang beberapa waktu lalu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Kamis (12/1/2023).

Petugas gabungan menemukan jenazah yang setelah diidentifikasi bernama Didin Budianto (40) ini, di sekitar Teluk Serang. Saat ini jenazah tiba di Pelabuhan Tanjung Laut, dan sudah dibawa ke RSUD Taman Husada.

Aurelius Godja, Koordinator Pos Basarnas Sangatta, menjelaskan, jenazah ditemukan di hari pencarian ke-5.  Berjarak 17 Nautica Mile dari ditemukannya korban lain yang selamat bernama M Rizal. “Kondisi tubuhnya utuh dan masih mengenakan pakaian lengkap,” ujar Aurelius.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Zainuddin menambahkan, pencarian satu hari sebelumnya juga di tempat yang sama, namun tidak menemukan jenazah. Di hari kelima ini jenazah baru ditemukan

“Mungkin karena hari ini arus keluar sangat deras, sehingga membawa jenazah hanyut dan berhasil ditemukan petugas gabungan di lapangan,” beber Zainuddin.

Sementara itu satu lagi pemancing hilang atas nama Budi (50), masih belum diketemukan. Petugas gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD Bontang, Polairud, dan Pos TNI AL terus melanjutkan pencarian hingga hari ketujuh. (al)

Cuaca Buruk, Harga Ikan Meningkat

0
Situasi jual beli ikan di TPI Tanjung Limau. (Syakura/Radarbontang.com)

BONTANG – Curah hujan tinggi dan kondisi cuaca ekstrim yang terjadi di Bontang belakangan ini, menyebabkan nelayan kesulitan pergi melaut. Tak ayal, hasil tangkapan tak maksimal dan berimbas pada naiknya harga-harga ikan.

Yati, Penjual Ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau mengatakan, saat ini harga jual ikan naik, lantaran nelayan menaikkan harga. Nelayan sulit mendapatkan ikan karena cuaca.

“Dari penjaringnya sudah dinaikan harganya. Jadi kita juga naikkan harga jualnya. Biasanya dinaikkan Rp 5 ribu, mungkin bisa lebih,” ungkap Yati saat ditemui Radarbontang.com beberapa waktu lalu.

Yati menambahkan, naiknya harga ikan bukan hanya dipengaruhi kondisi cuaca yang berimbas sulitnya nelayan melaut, tetapi bisa juga karena perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Selain karena angin kencang, kenaikan BBM juga jadi pengaruh naiknya harga ikan. Pas sekali akhir tahun kemarin ada kenaikan BBM juga,” lanjut Yati.

Dewi, salah satu penjual sayur keliling mengatakan hal yang sama. Saat ini hampir semua jenis ikan harganya naik.

“Kadang saya gak banyak ambil ikan laut. Saya tawarin ikan air tawar. Saya bawa banyak ikan kalau memang ada pesanan orang saja,” jelasnya.

Dewi menjelaskan, kenaikan harga ikan bisa sampai Rp 20 ribu perkilonya, tergantung dari penjualnya. Ikan Tongkol berkisar Rp 30 ribu sampai Rp. 35 ribu, kemudian ikan tuna awalnya Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu sekarang naik Rp 50 ribu. Bandeng juga naik dari Rp 30 ribu jadi Rp 35 ribu.

“Rata-rata orang beli sekilo, ada aja yang beli 2 sampai 4 ekor aja kadang. Harga tetap menyesuaikan,” beber Dewi. (sya)

KPU Bontang Vermin 4.149 Dukungan Calon DPD

0
Komisioner KPU Bontang, Musdalifah. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang telah melakukan verifikasi administrasi (vermin) bagi Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI). KPU Bontang telah memulai verifikasi sejak 30 Desember 2022 hingga 12 Januari 2023. Adapun total dukungan yang harus diverifikasi sebanyak 4.149.

Komisioner KPU Bontang, Musdalifah mengatakan verifikasi dilakukan dengan memverifikasi administrasi terhadap dokumen dukungan dan pendukung calon DPD RI. Dengan begitu, KPU dapat mengetahui verifikasi administrasi terhadap pendukung.

“Hingga saat ini kami masih melakukan verifikasi administrasi terhadap dokumen dukungan pendukung calon DPD,” kata Musdalifah dikonfirmasi Mediakaltim.com (jaringan Radarbontang.com), Kamis (12/1/2023).

Hal lainnya, dikatakan Musdalifah, sesuai dengan tahapan verifikasi administrasi KPU kabupaten/kota, batas akhir vermin akan dilaksanakan pada Kamis ini hingga pukul 23.59 WITA. “Tahapan hari ini adalah batas akhir KPU Kabupaten/Kota melakukan verifikasi administrasi,” katanya.

Dari data yang dimilikinya, hingga kini capaian verifikasi administrasi telah mencapai 95 persen. “Total dukungan yang harus kami verifikasi adalah 4.149. Sampai pagi ini progres tim vermin sudah 95, 66%,” sebutnya.

Musdalifah menyebutkan bahwa dari 24 calon DPD di Kalimantan Timur, ada 19 calon yang memiliki sebaran dukungan di Kota Bontang dengan total jumlah dukungan sebanyak 4.149.

Tahapan selanjutnya, Musdalifah mengatakan, akan melaksanakan tahapan perbaikan dan penyerahan dukungan minimal pemilih perbaikan ke satu yang akan dimulai pada 16 hingga 22 Januari 2023.

“Habis vermin ini, masuk tahapan perbaikan dan penyerahan dukungan minimal pemilih perbaikan kesatu,” tandasnya. (yah)

Larang Lato-Lato di Sekolah, Kepsek: Bermain Ada Waktu dan Tempatnya

0
Kepala Sekolah SDIT Cahaya Fikri, Nina Risdiana. (Yusva Alam/Radarbontang.com)

BONTANG – SDIT Cahaya Fikri menjadi salahsatu sekolah yang melarang permainan lato-lato di sekolah. Lantaran permainan itu dianggap menganggu proses belajar mengajar.

Nina Risdiana, Kepala Sekolah SDIT Cahay Fikri menjelaskan, sebenarnya pihak sekolah justru mengapresiasi positif permainan ini. Pasalnya, memainkan lato-lato dianggap mampu melatih syaraf motorik anak. Ditambah lagi dapat menjauhkan dari gadget.

“Masalahnya adalah seharusnya saat memainkannya anak-anak harus tahu waktu dan tempat. Karena suara keras yang dihasilkan itu dapat menganggu proses belajar,” kata Nina saat ditemui Radarbontang.com di sekolah, Kamis (12/1/2023).

Selain mengganggu proses belajar mengajar, pihak sekolah mengkhawatirkan terjadi hal-hal yang tak diinginkan dari permainan ini. Semisal terkena kepala atau pecahan bolanya dapat terkena mata yang menyebabkan luka.

Ditambahkannya, larangan membawa mainan itu sudah tertuang dalam aturan yang tertera di buku penghubung setiap murid. Mainan diperbolehkan di sesi-sesi pelajaran bermain, seperti classmeeting atau outdoor.

“Kalau pas waktunya pelajaran yang ada unsur bermainnya silahkan membawa,” ujarnya.

Karena itu pasca liburan sekolah kemarin, sekolah menegaskan kepada murid-murid dan orangtua murid terkait larangan membawa lato-lato ke sekolah. Sosialisasi itu disampaikan langsung ke siswa maupun ke orangtua siswa melalui grup Whatsapp khusus orangtua siswa.

“Kalau ketahuan bawa kami sita. Pulang sekolah kami kembalikan. Kalau besoknya masih ketahuan bawa lagi, kami panggil orangtuanya untuk mengingatkan,” beber Nina.

Diceritakannya, salahsatu contoh terganggunya proses belajar mengajar karena lato-lato ini saat pelajaran menghapal AlQuran. Di saat ada yang sedang setoran surat, murid yang lain bermain lato-lato. Bunyinya mengganggu konsentrasi murid yang sedang setoran hapalan.

“Pernah terjadi itu, lato-lato dimainkan pas kelas hapalan AlQuran. Suara lato-latonya jelas menganggu yang lain sedang setoran ataupun konsentrasi menghapal,” pungkasnya. (al)

Pengadaan Barang dan Jasa, Harus Penuhi TKDN dan BMP

0
Sekda Bontang, Aji Erlinawati (ist)

BONTANG – Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa oleh Pemkot Bontang, harus memenuhi 40 persen syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan 40 persen Bobot Manfaat Perusahaan (BMP). Sesuai dengan instruksi presiden nomor 2 tahun 2022. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlinawati.

“Dengan melaksanakan inpres ini, pengadaan barang dan jasa akan sesuai kebutuhan standar produk dalam negeri,” kata Aji Erlynawati, Rabu (11/1/2023).

Selain itu, wajib pula menggunakan produk dalam negeri. Tahun 2023 ini pemkot akan menginventarisasi barang-barang apa saja yang akan diadakan.

In, sapaan akrabnya menambahkan, dalam hal pengadaan barang, pemkot atau instansi dapat melihat kebutuhan barang di website kementerian perindustrian, yang telah sesuai dengan syarat nilai TKDN dan BMT.

“Sedangkan untuk jasanya kita lakukan estimasi. Nanti secara teknis akan dibimbing. Karena narasumber dari pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan melakukan perhitungan komponen barang mengenai TKDN dan BMP,” kata Aji.

Ke depannya, Pemkot Bontang akan banyak melakukan diskusi ketika mengalami kendala pada saat di lapangan. (yah)

Kasat Binmas Ikuti Donor Darah HUT Satpam ke-42

0
Kasat Binmas, AKP Jimun saat donor darah di Kantor PMI. (ist)

BONTANG –  Polres Bontang mengikuti bhakti sosial donor darah, dalam rangka HUT Satpam ke-42 tahun 2022. Bertema “Sinergitas Satpam dan Polisi Peduli untuk Sesama,” berlokasi di Kantor PMI Kelurahan Gunung Elai, Rabu (11/1/2023).

Kegiatan Donor Darah tersebut diikuti Personel Polres Bontang yang dipimpin Kasat Binmas, AKP Jimun, Satpam PT Badak Bontang, Satpam PKT Bontang, Satpam KPI Bontang, serta perwakilan Satpam Perusahaan Kota Bontang.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Binmas Jimun mengatakan, keterlibatan Polres Bontang dalam mengikuti kegiatan bhakti sosial donor darah ini merupakan wujud bentuk sinergitas polri dengan APSI dan satpam, dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

”Donor darah ini  dilakukan untuk mempererat tali persaudaraan, sinegritas antara polri dengan APSI dan Satpam. Selain itu juga membantu warga yang membutuhkan pertolongan,” kata Kasat Binmas.

AKP Jimun berharap, dengan kegiatan aksi donor darah ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. (hms)