Beranda blog Halaman 1078

Kelurahan Guntung Membara, 1 Rumah Terbakar

0

BONTANG – Kebakaran terjadi di Jalan Tari Enggang, Gang Kanjar 2 RT 6 Kelurahan Guntung, Kota Bontang, Kamis (28/7) pagi ini sekira pukul 9.20 Wita.

Komandan Regu 2 Disdamkartan Loktuan Irvan Wirahadi Kusuma mengatakan, kebakaran telah menghanguskan satu rumah. “Ketika sampai di lokasi, satu rumah sudah terbakar,” kata Irvan ditemuai di lokasi kebakaran.

Upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan 3 mobil pemadam, 2 mobil tangki dan 2 pick up. “Setelah tiba 10 menit, api sudah berhasil dipadamkan atau sekitar pukul 9.41 wita,” sebutnya. “Kesulitan kami hanya hanya terhambat di traffic light saat perjalanan,” sebutnya.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab dari kebakaran dan masih dalam penyelidikan kepolisian. (yah)

Peringati Hari Mangrove, Danrem 091/ASN Tanam Bibit Mangrove di Desa Salo Palai

0

BONTANG – Untuk memperingati Hari Mangrove Internasional tanggal 26 Juli, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi melakukan aksi penanaman 15 ribu bibit mangrove di Desa Salo Palai, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (27/7/2022).

Kegiatan ini dilakukan Danrem bersama Bupati Kukar Edi Damansyah, Wakil Bupati Kukar Rendy Solihin, Dandim 0908/ Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo, Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastya, serta masyarakat Desa Salo Palai. Danrem bersama Bupati Kukar dan rombongan menuju Desa Salo Palai menggunakan kapal nelayan.

Saat memberi sambutan, Bupati Edi Damansyah mengucapkan terima kasih kepada Danrem 091/ASN atas sumbangsih dan kesediaannya hadir dalam acara penanaman pohon mangrove. “Semoga kegiatan yang dilaksanakan saat ini bisa bermanfaat untuk semuanya,” ujarnya.

Bupati menambahkan, sektor pertanian dan perikanan merupakan lumbung pangan bagi masyarakat Kukar. Dia meminta juga meminta  kekompakan antara kelompok, khususnya nelayan Muara badak tetap dijaga.

“Lewat penanaman mangrove yang dilaksanakan hari ini kita berharap seluruh masyarakat ikut bertanggung jawab untuk menjaga kelestariannya,” ujar Bupati.

Sementara Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi mengatakan, TNI mendukung segala bentuk program dari Pemerintah Kabupaten Kukar. Dengan kepemimpinan Edi Damansyah, dia yakin dan percaya Kukar akan semakin maju sesuai harapan masyarakat Kukar, khususnya Kecamatan Muara Badak.

Danrem juga mengapresiasi pemberdayaan masyarakat sekitar dalam upaya konservasi wilayah pesisir. Di antaranya penyediaan bibit mangrove sehingga akan menumbuhkan rasa turut peduli pada lingkungan.

“Ke depan diharapkan hutan mangrove tidak hanya mempunyai fungsi konservasi tapi juga memiliki nilai ekonomi dan menjadi pusat studi dan penelitian,” tutupnya.

Dalam acara yang sama, Danrem dan Dandim 0908/Bontang beserta rombongan menuju lokasi petani rumput laut milik warga Salo Palai untuk melaksanakan panen raya rumput laut. Secara simbolis Danrem melaksanakan panen rumput laut dan pelepasan bibit ikan nila di lokasi petani rumput laut. (hms)

Wujudkan Peningkatan Pelayanan, Dinas Perkimtan Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM

0
Wali Kota Basri Rase bersama Kepala Dinas Perkimtan Bontang Much Cholis Edy Prabowo menandatangani Pakta Integritas.(Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG– Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) melakukan pencanangan Zona Integritas bersama dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Rabu, (27/7/2022) di auditorium gedung gabungan dinas Pemkot Bontang.

Zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), dicanangkan dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada publik.

Wali Kota Bontang Basri Rase dalam arahannya mengatakan, pencanangan zona integritas akan dilaksanakan di semua OPD yang ada, baik yang saat ini telah melaksanakan maupun yang belum melaksanakan pencanangan. Melalui pencanangan ini, Basri mengajak, semua Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berkomitmen bekerja secara berintegritas dan mengubah persepsi mengenai cara bekerja.

“Memang berat sekali, karena mengubah mindset (cara pandang), mengubah perilaku dalam bekerja berintegritas dan berkomitmen,” jelas Basri, Rabu (27/7/2022).

Pencanangan zona integritas ini, lanjut Basri, sejalan dengan revolusi mental, reformasi mental dan sejalan dengan visi misi pemerintah Bontang yang dia pimpin saat ini.

“Termasuk ASN-nya yang harus berintegritas. Ketika masuk zona integritas WBK dan WBBM tercapai maka pelayanan kepada publik atau masyarakat akan meningkat, hingga kinerja ASN menjadi baik dan  kepercayaan masyarakat kepada ASN juga meningkat,” kata Basri.

Dia mengatakan, dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM), Kota Bontang menempati nilai tertinggi di tingkat provinsi bahkan nasional. “Saya mendapat kabar dari provinsi, bahwa Bontang mendapatkan nilai tertinggi SPM se-Indonesia,” ungkap Basri.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengimbau semua OPD dan ASN, untuk terus meningkatkan   pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Bontang Much Cholis Edy Prabowo menambahkan,  dengan zona integritas pihaknya berkomitmen meningkatkan  pelayanan kepada masyarakat.

“Tujuannya sama dengan yang disampaikan  wali kota, yakni bersih, bebas dari korupsi, bebas penyelewengan dan berkomitmen semua pihak termasuk Dinas Perkimtan. Pencanangan ini ada moral dan disaksikan dengan penandatanganan pakta integritas,” jelas Edy Prabowo.(adv/yah)

Polres Bontang Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyakit Kanker bersama YSKI

0

BONTANG – Polres Bontang bersama Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) melaksanakan sosialisasi penyakit kanker dan tumor kepada anggota Bhayangkari dan personel Polres Bontang di Ruang Rupatama Polres Bontang, Rabu (27/7/2022) sekira pukul 08.45 Wita.

Kegiatan itu untuk memberikan pemahaman, pendidikan, dan sosialisasi kepada anggota Bhayangkari dan personel Polres Bontang  dan Polsek di wilayah Bontang untuk pencegahan penyakit kanker dan tumor.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Sumber Daya Manusia (SDM) Kompol Sekar Wijayanti mewakili Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya, tim Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia, perwakilan anggota Bhayangkari, perwakilan personel Polres Bontang  dan perwakilan personel Polsek jajaran Polres Bontang.

Dalam sambutannya, Kabag SDM Kompol Sekar Wijayanti, mengatakan kegiatan itu sangat banyak manfaatnya untuk seluruh jajaran Polri agar bisa membiasakan diri hidup sehat sehingga dijauhkan dari penyakit kanker.

“Pola hidup juga menentukan hidup kita untuk terhindar dari penyakit kanker. Mari kita belajar dari orang-orang yang sudah kena penyakit ini supaya bisa terhindar dari penyakit kanker. Terima kasih kepada tim Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia yang sudah hadir di Polres Bontang. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar serta bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Selanjutnya tim dari YSKI menyampaikan kehadiran mereka ke Polres Bontang untuk memberikan sosialisasi tentang kanker, baik itu bahaya kanker prostat dan kanker payudara serta cara pencegahan.

“Kanker payudara merupakan suatu jenis tumor ganas yang berkembang pada sel-sel payudara. Kanker ini dapat tumbuh jika terjadi pertumbuhan yang abnormal dari sel-sel pada payudara. Sel-sel tersebut membelah diri lebih cepat dari sel normal dan berakumulasi, yang kemudian membentuk benjolan atau massa. Pada stadium yang lebih parah, sel-sel abnormal ini dapat menyebar melalui kelenjar getah bening dan ke organ tubuh lainnya,” papar fasilitator YSKI.

Disampaikan bahwa faktor pemicu kanker antara lain, faktor genetik (keterunan), zat kimia seperti asap pabrik, asap kendaraan dan asap rokok, faktor fisika seperti handphone, serta makanan yang mengandung pengawet (formalin).

“Harus dikrtahui, jangan mencolok nasi di magic com selama 1 x 24 jam dan nasi yang sudah berubah menjadi kuning tidak boleh lagi dikonsumsi. Saat ini kanker prostat adalah pembunuh pria nomor satu di dunia. Yang rentan terkena prostat adalah pria yang berprofesi seperti sopir, kerja di perkantoran karena banyak duduk. Peminum alkohol dan suami yang sering menahan hasratnya untuk berhubungan intim dengan istrinya,” paparnya.

Kemudian, kanker serviks adalah pembunuh nomor satu bagi wanita saat ini. Wanita yang berisiko tinggi terkena kanker serviks pada umumnya wanita yang bergonta-ganti pasangan, wanita yang terlalu cepat menikah, wanita yang tidak menjaga kebersihan kemaluannya, wanita yang tidak melahirkan, wanita yang menggunakan alat kontrasepsi lebih dari 5 tahun dan wanita yang bekerja hingga malam hari.

“Wanita harus rajin mengganti pakaian dalamnya. Sementara itu, wanita yang berpotensi terkena kanker payudara adalah yang sudah melahirkan namun tidak mau menyusui,” terangnya.

Harus diingat, pria perokok dan minum-minuman alkohol juga berisiko terkena penyakit kanker payudara. Untuk pencegah ada dua cara yaitu cara dari luar dan dalam. Adapun cara dari luar antara lain melakukan pola makan yang sehat dan teratur, konsumsi makan serat tinggi dan sayur. Hindari makan berlemak, hindari makanan berpengawet dan rajin olahraga secara teratur.

Sementara, cara dari dalam yakni suntik imunisasi kekebalan tubuh (suntiknya dilakukan tiga kali selama tiga bulan), mengkonsumsi tumbuhan alami yang mengandung anti kanker seperti buah sirsak dan daun sirsak, serta bisa juga dengan keladi tikus. Kemudian yang 95% mengandung zat anti kanker adalah temu putih. (hms)

Pemkot Gelar Latihan Manajemen dan Promosi Pariwisata, Wali Kota: Harus Siap Sambut IKN

0

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pariwisata dan Olahraga (Dispopar) menggelar Pelatihan Manajemen Kepariwisataan dan Pengembangan Promosi Pariwisata bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa (27/7/2022) pagi. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Bintang Sintuk ini dihadiri Wali Kota Bontang Basri Rase.

Dalam laporannya, Kepala Dispopar Ahmad Aznem mengatakan, salah satu tujuan kegiatan tersebut adalah sebagai implementasi dari rencana aksi Wali Kota Bontang untuk mewujudkan Bontang sebagai kota pariwisata.

“Kegiatan ini bagian dari rencana aksi Wali Kota Bontang tentang pengembangan sumber daya manusia aparatur sipil negara Kota Bontang untuk mendukung Bontang sebagai kota pariwisata yang hebat dan beradab,” ungkapnya.

Sementara Wali Kota Basri Rase dalam sambutannya, menekankan pengembangan pariwisata merupakan prioritas Bontang saat ini. “Di antara berbagai kegiatan, prioritas saya adalah pariwisata. Ini dalam rangka mempersiapkan Bontang sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN),” ungkap Basri.

Basri mengungkapkan IKN merupakan peluang dan tantangan bagi Kota Taman. “IKN ini adalah hal yang luar biasa bagi Kalimantan Timur, di sana nanti akan mendapatkan peluang perkembangan dari berbagai sektor dan juga sekaligus tantangan bagi kita,” ujarnya.

Ia menilai sumber daya manusia di Kota Bontang, khususnya para ASN, harus siap menjadi roda dan berkontribusi untuk pengembangan pariwisata Kota Bontang.

“IKN itu bisa menjadi sesuatu yang baik dan buruk. Baik, kalau kita bisa berkontribusi dalam berbagai sisi, SDM-nya, UMKM-nya, Industrinya. Sebaliknya jadi buruk bagi kita, kalau kita tidak siap menjadi penyangga. ASN kita tidak siap dalam berinovasi, SDM kita belum siap berkontribusi, buruk bagi kita kalau Bontang belum siap menjadi daerah penyangga,” tegasnya.

Oleh kerena itu, dengan pelatihan manajemen pariwisata dan pelatihan pengembangan promosi pariwisata, diharapkan dapat membawa perubahan pada wajah destinasi Kota Bontang melalui “agent of tourism” (agen pariwisata) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun kelurahan-kelurahan sebagai ujung tombak yang bersentuhan dengan masyarakat, sesuai dengan tugas pokok OPD tersebut.  (kmf/rose)

Sinergi dengan Pemprov Kaltim, PKT Salurkan Bantuan 18 Unit Rumah Layak Huni Senilai Rp2,07 Miliar Bagi Warga Bontang

0

PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) salurkan bantuan pembangunan 18 unit program Rumah Layak Huni (RLH), yang diinisiasi Pemprov Kaltim bagi masyarakat kurang mampu dan berpenghasilan rendah di Kalimantan Timur. Bantuan diserahkan Direktur Keuangan dan Umum PKT Qomaruzzaman kepada Gubernur Kaltim Isran Noor, pada groundbreaking program RLH di Kelurahan Lamaru Kota Balikpapan, Senin (25/7/2022).

Diungkapkan Qomaruzzaman, realisasi bantuan RLH dari PKT khusus diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Bontang, sebagai wujud dukungan terhadap langkah Pemprov Kaltim dalam penyediaan rumah layak huni, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Pada program ini PKT mengalokasikan bantuan senilai Rp2,07 Miliar, dengan persebaran pembangunan rumah di 15 Kelurahan sesuai data Pemerintah Kota Bontang.

“Jadi bantuan ini khusus untuk warga Bontang, karena program RLH tersebar di seluruh Kabupaten Kota Kalimantan Timur. PKT sebagai perusahaan yang berdiri dan berkembang di Bontang, harus memprioritaskan warga Kota Taman,” ujar Qomaruzzaman.

Dikatakannya, bantuan penyediaan rumah layak huni ini sejalan dengan misi PKT untuk memberi manfaat optimum bagi masyarakat sekitar perusahaan maupun Indonesia. Sekaligus implementasi peran PKT sebagai agen pembangunan sesuai amanat Kementerian BUMN, dengan realisasi program TJSL secara terarah dan berkesinambungan.

“Melalui kolaborasi program ini, masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Bontang bisa terfasilitasi untuk mendapatkan rumah layak huni, khususnya penerima program RLH Pemprov Kaltim melalui manfaat TJSL PKT,” terang Qomaruzzaman.

Dirinya pun berharap, kontribusi PKT pada program ini turut mendorong peningkatan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat, sekaligus upaya pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial di Kota Bontang. “Kedepan PKT akan terus berbuat sekaligus mengambil peran di masyarakat, agar kontribusi dan manfaat PKT makin berdampak signifikan terhadap pembangunan di Kalimantan Timur,” tambah Qomaruzzaman.

Gubernur Kaltim Isran Noor, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi PKT bersama seluruh perusahaan yang ada di Kalimantan Timur, dalam merealisasikan program hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Benua Etam. Pemprov Kaltim menargetkan 500 unit rumah layak huni bisa terealisasi di seluruh Kabupaten/Kota pada program ini, dengan tahap awal 50 unit rumah di Kota Balikpapan.

Dikatakannya, program rumah layak huni ini sebagai upaya bersama memberikan jaminan hidup dan kelayakan, sekaligus meningkatkan kualitas serta derajat masyarakat melalui manfaat TJSL perusahaan. Hal ini melihat besarnya potensi TJSL perusahaan di Kaltim dalam satu tahun yang mencapai Rp500 Miliar. “Jika dana TJSL itu dibangun rumah layak huni, maka berapa ribu orang yang bisa menikmati dan meningkat kualitas hidupnya,” tutur Isran Noor.

Setelah Balikpapan, program pembangunan rumah layak huni akan segera berlanjut di Samarinda dan Bontang, termasuk Kabupaten Kota lainnya di Kaltim. Isran pun meminta seluruh perusahaan yang telah terlibat, dapat terus mendukung program ini melalui alokasi TJSL secara berkesinambungan.

“Kita akan konsentrasikan TJSL perusahaan di Kaltim pada program ini, karena manfaatnya sangat jelas bagi masyarakat. Mari bergerak bersama dan bertahap untuk mencapai hasil yang pasti,” tambah Isran.

Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo, menyatakan pihaknya siap mendukung dan mewujudkan program RLH bagi masyarakat Kalimantan Timur, sesuai inisiasi Pemprov Kaltim melalui dukungan perusahaan dan Pemerintah Daerah. Kodam VI Mulawarman akan mengerahkan Satuan Zeni Kodam (Zidam) yang memiliki kompetensi di bidang kontruksi, untuk merealisasikan program ini di seluruh wilayah Kaltim.

“Proses pembangunan RLH nantinya akan melibatkan Korem dan Kodim di tiap Kabupaten Kota, agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” kata Tri Budi Utomo. (adv)

Wujudkan Peningkatan Pelayanan, Dinas Perkimtan Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM

0
Wali Kota Basri Rase bersama Kepala Dinas Perkimtan Bontang Much Cholis Edy Prabowo menandatangani Pakta Integritas.(Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG– Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) melakukan pencanangan Zona Integritas bersama dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Rabu, (27/7/2022) di auditorium gedung gabungan dinas Pemkot Bontang.

Zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), dicanangkan dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada publik.

Wali Kota Bontang Basri Rase dalam arahannya mengatakan, pencanangan zona integritas akan dilaksanakan di semua OPD yang ada, baik yang saat ini telah melaksanakan maupun yang belum melaksanakan pencanangan. Melalui pencanangan ini, Basri mengajak, semua Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berkomitmen bekerja secara berintegritas dan mengubah persepsi mengenai cara bekerja.

“Memang berat sekali, karena mengubah mindset (cara pandang), mengubah perilaku dalam bekerja berintegritas dan berkomitmen,” jelas Basri, Rabu (27/7/2022).

Pencanangan zona integritas ini, lanjut Basri, sejalan dengan revolusi mental, reformasi mental dan sejalan dengan visi misi pemerintah Bontang yang dia pimpin saat ini.

“Termasuk ASN-nya yang harus berintegritas. Ketika masuk zona integritas WBK dan WBBM tercapai maka pelayanan kepada publik atau masyarakat akan meningkat, hingga kinerja ASN menjadi baik dan  kepercayaan masyarakat kepada ASN juga meningkat,” kata Basri.

Dia mengatakan, dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM), Kota Bontang menempati nilai tertinggi di tingkat provinsi bahkan nasional. “Saya mendapat kabar dari provinsi, bahwa Bontang mendapatkan nilai tertinggi SPM se-Indonesia,” ungkap Basri.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengimbau semua OPD dan ASN, untuk terus meningkatkan   pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Bontang Much Cholis Edy Prabowo menambahkan,  dengan zona integritas pihaknya berkomitmen meningkatkan  pelayanan kepada masyarakat.

“Tujuannya sama dengan yang disampaikan  wali kota, yakni bersih, bebas dari korupsi, bebas penyelewengan dan berkomitmen semua pihak termasuk Dinas Perkimtan. Pencanangan ini ada moral dan disaksikan dengan penandatanganan pakta integritas,” jelas Edy Prabowo.(adv/yah)

Satpol PP Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM, Basri Imbau ASN Disiplin dan Berintegritas dalam Bekerja

0

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang terus menggalakkan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini terbukti melalui banyaknya OPD yang melaksanakan pencanangan zona integritas, salahsatunya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Pencanangan berlokasi di Kantor Satpol PP, Jalan Ahmad Yani Perumahan Halal Square. Tampak hadir Wali Kota Bontang Basri Rase, Wakil Wali Kota Najirah, Sekda Aji Erlynawati, Kepala Kantor Satpol PP Ahmad Yani beserta jajarannya dan tamu undangan lainnya.

Seperti diketahui, WBK menuntut setiap OPD berhasil melaksanakan reformasi dengan baik, serta memenuhi indikasi bebas dari korupsi, pelayanan publik yang prima, dan berkinerja tinggi. Sedikit berbeda dengan WBK, WBBM mewajibkan setiap OPD mengalami peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang konsisten dan berkelanjutan.

“Dengan semakin banyaknya OPD yang berpredikat WBK dan WBBM maka diharapkan budaya kerja birokrasi yang anti korupsi dan melayani kepada publik dengan prima akan semakin tumbuh dan berkembang sebagaimana harapan kita semua,” ungkap Basri mengawali sambutannya Selasa (26/7/2022).

Selanjutnya, Basri mengharapkan kokohnya integritas sumber daya manusia sebagai faktor penting dalam membangun unit kerja WBK dan WBBM.  “Sebagai ASN, kita wajib melayani masyarakat dengan prima dan untuk mewujudkan hal tersebut harus disiplin dan berintegritas dalam bekerja,” tegas Basri.

“Jangan malas ketika bekerja, apalagi jika sampai menggunakan narkoba. Saya harap tidak ada ASN yang menggunakan narkoba. Kita harus tumbuhkan integritas sebagai ASN yang bermoral tinggi,” pungkasnya. (kmf/lusy)

Patroli KRYD, Polsek Bontang Selatan Himbauan Jaga Kamtibmas dan Ingatkan Prokes

0

BONTANG – Personel Polsek Bontang Selatan melaksanakan patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) serta menyampaikan himbuan tentang protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Bontang Selatan, Selasa (26/7/2022).

Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Khoiri menjelaskan, patroli KRYD untuk menyampaikan himbauan kamtibmas dan pendisiplinan protokol kesehatan. Juga mengajak warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dengan selalu menjaga kesehatan dan mematuhi himbauan agar bisa mencegah penularan Covid-19.

“Kami laksanakan patroli KRYD dan masyarakat kami himbau untuk mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak serta menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,“ ucapnya.

Kapolsek mengatakan, untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pihaknya juga membagikan masker dan mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama mentaati semua kebijakan pemerintah dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan sesering mungkin rajin mencuci tangan.

“Kegiatan patroli KRYD yang dilakukan oleh Polsek  Bontang Selatan juga salah satu cara untuk menciptakan situasi kamtibmas  yang kondusif, selain itu juga untuk mencegah tindak kejahatan dan memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Bontang Selatan,” pungkasnya. (hms)