Beranda blog Halaman 1079

Silaturahmi Keluarga Besar Kodim 0908 Bontang, Inilah Pesan Danrem 091/ASN

0

BONTANG – Komandan Korem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Dendi Suryadi, S.H, M.H beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kodim 0908 Bontang di Lamin Kodim 0908/Bontang, Selasa (26/7/2022).

Rombongan Danrem 091 ASN saat tiba di Makodim 0908 Bontang langsung disambut Dandim 0908 Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo, S.Sos., M.Si., Walikota Bontang Basri Rase S.IP,  Wakil Walikota Bontang Hj. Najirah, SE, Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastya SH, SI.K, MH, Kajari Bontang Samsul Arif, SH,. MH. dan Manager Humas PT. PKT Tomy Johan Agusta.

Dalam arahannya, Brigjen TNI Dendi Suryadi, S.H, M.H kepada seluruh Prajurit, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana mengatakan kedatangannya ke Bontang dalam rangka bersilaturahmi dan berkomunikasi interaktif dialog dengan anggota. Di mana, Korem 091/ASN membawahi 3 satuan di kota dan 7 satuan di kabupaten di wilayah Kaltim. Salah satunya Kodim 0908/Bontang.

“Sebagai pemimpin saya harus dapat mengayomi prajurit yang berada di Kodim 0908/Bontang serta sebagai anggota TNI kita harus banyak bersyukur atas diberikan nikmat oleh Allah SWT,” tuturnya.

Danrem juga menyampaikan anggota Kodim 0908/Bontang dalam pelaksanakan Binpers dan Binter untuk menunjang Komsos ke wilayahan serta peran aktif para Babinsa di wilayah harus dapat memberikan dampak Positif kepada masyarakat.

“Untuk mewujudkan kemanunggulan TNI dengan rakyat harus mempunyai dasar yaitu geodemokomsos untuk mencegah ancaman dari dalam dan luar sehingga dapat mempertahankan NKRI,” jelasnya Danrem.

“Sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta atau sishankamrata adalah sistem yang disusun berdasarkan falsafah Undang – undang Dasar dengan tujuan untuk mewujudkan ketahanan nasional Indonesia. Ancaman terhadap ketahanan nasional dapat datang dari luar maupun dalam negeri,” pesannya.

Selain itu, Danrem mengatakan bahwa khusus untuk Kabupaten PPU sebagai wilayah yang ditetapkan menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan keputusan Negara yang telah ditetapkan oleh Pemerintah/Perwakilan rakyat. (hms)

Disdukcapil Luncurkan Program “Saskia” Permudah Anak di Bawah 17 Tahun

0
Penandatanganan  kerja sama Disdukcapil dengan beberapa pelaku usaha.(Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG– Untuk memudahkan anak mendapat fasilitas publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bontang melakukan terobosan dengan membuat layanan menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA).

Program yang digagas dalam rangka Hari Anak Nasional 2022,  diberi nama Semua Anak Senang dengan KIA (Saskia) yang diluncurkan pada Selasa (26/7/2022) di Pendopo Rumah Jabatan Wali kota Bontang.

Disdukcapil meluncurkan program ini dengan cara menjalin kerja sama dengan 5 pelaku usaha yakni Pizza Hut, Ok Bento Loktuan, Kenari Water Park, Lembah Permai, dan Toko Buku Aziz.

Tujuannya  memberikan kemudahan bagi anak-anak yang memiliki kartu identitas anak usia di bawah 17 tahun.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bontang, Budiman mengatakan, kartu identitas anak ini diimplementasikan untuk pelaksanaan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA) yang dimaksudkan untuk pemenuhan kartu identitas masyarakat di bawah usia 17 tahun.

“Sebagai wujud negara dalam menjamin dan menjaga agar anak-anak terlindungi serta mendapatkan haknya,” kata Budiman, Selasa (26/7/2022).

Budiman menambahkan, kerja sama program KIA ini, akan mempermudah dalam mendapatkan akses pelayanan publik secara mandiri, memenuhi kebutuhan secara cepat dan berkeadilan serta mendapatkan pelayanan pendidikan yang baik, pelayanan kesehatan dan pelayanan sosial lainnya.

“Bagi Disdukcapil kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan dalam kepemilikan Kartu KIA dan bagi pelaku usaha dapat meningkatkan kunjungan,” tambah Budiman.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengimbau anak-anak, atau para orang tua untuk segera mendaftarkan anaknya untuk mendapatian Kartu Identitas Anak (KIA) yang bisa diakses melalui  kecamatan maupun kantor Disdukcapil Bontang.

“Bisa mendatangi kantor kecamatan dan kantor Disdukcapil untuk membuat KIA. Dengan KIA akan mendapatkan kemudahan untuk pelayanan publik,” pungkasnya.(yah)

Cegah Abrasi di Pesisir RT 41, Kelurahan Gunung Elai-Mahasiswa KKN Tanam 100 Pohon Mangrove

0
Lurah Gunung Elai, Sulistyo bersama mahasiswa KKN menanam pohon mangrove. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Kelurahan Gunung Elai bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulawarman (Unmul) dan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, mengadakan penanaman pohon bakau atau mangrove. Sebanyak 100 bibit pohon mangrove ditanam di wilayah pesisir RT 41 Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD) Kelurahan Gunung Elai pada Selasa, (26/7/2022).

Kegiatan yang digagas oleh mahasiswa KKN Kelurahan Gunung Elai ini didukung oleh Lurah Gunung Elai, Sulistyo.

Sulistyo mengatakan, penanaman pohon mangrove merupakan program kerja bagi mahasiswa KKN yang dilaksanakan untuk menjaga kelestarian lingkungan yang berada di wilayah Gunung Elai. Dia melanjutkan, penanaman ini juga bertujuan untuk menjaga abrasi laut.

“Bersama karang taruna, PKK dan mahasiswa KKN melaksanakan menanam pohon mangrove sebagai program kerja mahasiswa KKN,” kata Sulistyo saat dikonfirmasi Mediakaltim.com, Selasa (26/7/2022).

Selain program kerja mahasiswa KKN, tambah Sulistyo, penanaman pohon mangrove dimaksudkan sebagai upaya menjaga lingkungan dengan pelaksanaan sosialisasi pemanfaatan hutan bakau (mangrove) dan penanaman pohon mangrove di lingkungan Kelurahan Gunung Elai.

“Saya rasa bagus kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN. Di mana Kota Bontang terdiri dari 70 persen luas lautan sehingga dapat menjaga abrasi,” jelasnya.

Sulistyo berharap dalam kegiatan-kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan mahasiswa KKN dengan tema lingkungan.(yah)

Terima Penghargaan KLA Kategori Nindya, Bontang Kejar KLA Utama

0
Basri Rase bersama Kepala DPPKB menerima Piala penghargaan Kota Ramah anak. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Kota Bontang mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya 2022 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Penyerahan penghargaan digelar di Hotel Novotel, Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/7/2022).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, (DPPKB) Bontang, Bahauddin menyebutkan, ada dua kota di Kaltim yang diundang menerima penghargaan di Bogor, yaitu Bontang dan Balikpapan. “Di Kaltim, cuma Bontang dan Balikpapan yang diundang. Kita bisa mempertahankan kategori Nindya, “ jelasnya, Selasa (26/7/2022).

Bahauddin menjelaskan penghargaan KLA terdiri dari lima peringkat, yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan KLA. Peringkat tertinggi yaitu KLA namun sampai sekarang belum ada kabupaten/kota yang mendapat peringkat ini.

Kepala DPPKB Bontang saat penerimaan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) di Bogor, Jabar pada 22 Juli 2022.(istimewa)

Bahauddin mengatakan, dalam situasi pandemi yang semakin membaik, dirinya berharap ke depannya Kota Bontang dapat meningkat peringkat, dari kategori Nindya menjadi kategori Utama. Hingga saat ini untuk kategori Utama baru diraih oleh 8 kota di Indonesia. “Semoga kita bisa naik ke kategori Utama,” katanya.

Dia mengatakan, DPPKB terus berupaya menekan kekerasan kepada perempuan dan anak. Di antaranya dengan selalu memberikan sosialisasi kepada komunitas yang rentan terhadap tindak kekerasan, seperti di sekolah, tingkat kelurahan hingga perusahaan.

“Intinya dapat mensosialisasikan angka kekerasan anak dan perempuan agar bisa ditekan seminimal mungkin. Bagaimana juga ketahanan keluarga dapat dijalankan, karena munculnya kekerasan dari ketahanan keluarga yang rapuh,” pungkas Bahauddin. (yah)

Hari Anak Nasional 2022, Basri: Berikan Ruang Berkreasi pada Anak

0
Peringatan Hari Anak Nasional 2022 di Kota Bontang. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Pemkot Bontang menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022 di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Selasa (26/7/2022). Dalam acara itu, Wali kota Bontang Basri Rase mengajak seluruh masyarakat, instansi maupun stakeholder terkait, untuk memberikan ruang kepada anak agar bisa berkreasi.

Basri juga mengatakan Kota Bontang harus mengedepankan kota ramah anak. “Memberikan ruang kepada anak-anak baik di tempat rumah ibadah, fasilitas umum dan tempat lainnya supaya mereka mendapatkan kesempatan yang sama, terkhusus anak berkebutuhan khusus,” katanya, Selasa (26/7/2022).

Kota Bontang telah menyandang status Kota Layak Anak kategori Nindya tahun 2022. Basri mengatakan, penghargaan Kota Layak Anak kategori Nindya yang diterima kota Bontang, merupakan komitmen dalam memberikan ruang kepada anak-anak.

“Ini merupakan komitmen kita. Juga dalam memenuhi kriteria-kriteria yang harus dipenuhi serta inovasi yang dilakukan, salah satunya Rumah Ibadah Ramah Anak (Mahira),” jelas Basri.

Lewat momentum HAN 2022 bertema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, Basri meminta semua anak jangan sampai ada yang putus sekolah. Pemerintah memberikan kesempatan yang sama kepada semua anak. “Kita berkewajiban memberikan pendidikan dasar. Anak-anak juga tidak boleh mendapatkan informasi yang tidak baik,” katanya.

Dalam hal perencanaan fasilitas di tempat-tempat publik, Basri juga memiliki inovasi-inovasi dan mengimbau kepada semua pihak untuk memberikan ruang.  “Dengan bersinergi beberapa perusahaan, ada yang berkolaborasi. Seperti Kartu Identitas Anak (KIA) yang dapat memberikan kemudahan dalam fasilitas di ruang publik,” jelasnya. (yah)

Inovasi Sosial di Bidang Pengelolaan Limbah, Badak LNG bersama Salin Swara Raih Asia Responsible Enterprise Awards 2022

0

ASIA Responsible Enterprise Awards (AREA) merupakan salah satu program dari Enterprise Asia atau sebuah organisasi non-pemerintah yang bekerja dengan pemerintah, LSM dan organisasi lain untuk mempromosikan daya saing dan pengembangan kewirausahaan yang berkelanjutan, sebagai upaya mengangkat status ekonomi masyarakat di seluruh Asia.

Melalui program Salin Swara atau Sampah Keliling Swadaya Masyarakat, Badak LNG menjadi salah satu Perusahaan di Indonesia yang menyabet penghargaan ini.

Pemberian penghargaan pun berlangsung secara daring pada Kamis, 21 Juli 2022 melalui “Virtual Awarding AREA 2022”. Hadir secara virtual, Feri Sulistyo Nugroho selaku Vice President Business Support Badak LNG.

Di tengah tantangan yang sedang dihadapi bumi terkait permasalahan lingkungan, Badak LNG berkomitmen berperan aktif turut menjaga lingkungan di wilayah Kota Bontang. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menginisiasi adanya program Salin Swara pada 2020 lalu.

Salin Swara merupakan program yang memiliki fokus terhadap pengelolaan sampah, bank sampah, dan pemanfaatan sampah terpadu masyarakat Bontang bekerja sama dengan Bank Sampah Pesisir.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat mengubah sudut pandang dalam menilai sampah yang semula dianggap negatif menjadi suatu hal yang positif serta sampah tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat baik secara lingkungan, ekonomi, dan sosial.

Melalui program Salin Swara, masyarakat dapat memilah dan mengumpulkan sampah dari rumah dan dikumpulkan melalui bank sampah yang tersebar di beberapa kelurahan.

Sampah dikumpulkan melalui skema tabungan, satuan berat kemudian dikonversi ke dalam pencatatan rupiah. Bekerja sama dengan pihak lain, nilai rupiah juga dapat dikonversikan ke dalam hitungan berat logam emas, sampai ke jaminan ketenagakerjaan.

Dari skema tabungan tersebut, serta konversi nilai berat ke rupiah sampai konversi berat logam emas menjadi manifestasi rencana jangka panjang untuk peningkatan ekonomi. Sehingga pendekatan investasi ini dapat digunakan sebagai stimulus untuk mengelola sampah.

“Saya mewakili perusahaan sangat mengapresiasi kerja keras Tim CSR Badak LNG, tidak mudah untuk menggerakkan masyarakat untuk sama-sama peduli dalam kelestarian lingkungan khususnya pengelolaan sampah yang kita hasilkan setiap hari. Semoga program Salin Swara dapat terus berkembang dan semakin banyak lagi masyarakat yang peduli dengan pengelolaan sampah,” ungkap Feri. (adv)

35 Ribu Ton Limbah FABA ‘Disulap’ PKT Jadi Batako-Paving Block

0

JAKARTA –  PT Pupuk Kaltim (PKT) mencanangkan inovasi pemanfaatan limbah abu batu bara berupa fly ash dan bottom ash (FABA). Limbah tersebut diolah menjadi material substitusi bahan bangunan, seperti batako, paving block, serta mendukung stabilisasi tanah.

Adapun fly ash merupakan abu hasil pembakaran batu bara yang melayang ke atas. Sementara bottom ash adalah abu hasil pembakaran yang jatuh ke bawah. Di dalamnya, terdapat beberapa kandungan FABA seperti karbon, nitrogen, dan silica.

Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi mengatakan inovasi pengelolaan limbah batu bara ini sebagai bagian dari upaya perusahaan di bidang Environmental, Social, and Governance (ESG). Sehingga ekses produksi pabrik dapat menjadi bahan dengan nilai tambah bagi lingkungan.

“Setelah sebelumnya menjalankan inovasi kami dalam pengolahan limbah plastik menjadi green asphalt, sejak 2021 PKT juga telah mendapatkan izin untuk mengelola limbah FABA sebagai material substitusi bahan bangunan dan stabilisasi tanah,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

“Inovasi ini dihadirkan untuk meningkatkan peran perusahaan dalam sustainable development, dimana hasil pengolahan FABA tersebut dapat dimanfaatkan dan memberikan nilai tambah ekonomi untuk kegiatan infrastruktur. Selain untuk menekan penumpukan limbah di TPS dalam skala yang lebih besar,” imbuh Rahmad.

Diketahui, sejak tahun 2021 Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan pengelolaan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA), sebagai limbah non B3 terdaftar yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 dan PermenLHK No 19 Tahun 2021.

Lebih lanjut Rahmad menjelaskan, saat ini PKT memiliki unit boiler batubara dengan kapasitas 2 x 220 metrik ton/jam (daya listrik 96,6 MW). Unit ini berfungsi sebagai pemasok steam untuk mendukung proses produksi pabrik amonia-urea milik perusahaan.

Dikatakannya, unit boiler batu bara tersebut mampu menghasilkan FABA sekitar 35.000 ton/tahun, yang seluruhnya berpotensi untuk diolah menjadi material substitusi bahan bangunan atau untuk stabilisasi tanah. Hingga saat ini, lanjut Rahmad, sebesar 34.000 limbah FABA telah berhasil diolah perusahaan jadi material alternatif bahan bangunan dan stabilitas tanah.

“Inovasi pengolahan limbah FABA ini merupakan salah satu upaya PKT terkait pengelolaan limbah non B3 yang terdaftar dan ketaatan perusahaan terhadap keberlanjutan. Kami berharap seiring dengan semakin matangnya teknologi pengolahan FABA ini, praktik serupa dapat diterapkan secara massal di berbagai industri sebagai alternatif metode stabilisasi tanah atau pengembangan ke arah alternatif bahan bangunan atau infrastruktur,” tutur Rahmad.

Dia pun menjelaskan proses pemanfaatan limbah FABA yang dilakukan PKT. Di antaranya meliputi pengolahan bahan limbah menjadi material seperti batako dan paving block yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Selain itu juga untuk mendukung stabilisasi tanah, agar dapat memperbaiki daya dukung tanah yang lebih kokoh, terutama pada tanah lunak yang cenderung memiliki daya dukung tanah yang rendah.

Stabilisasi tanah dengan FABA-semen dinilainya mampu meningkatkan daya dukung tanah pada pemeraman 3 hari secara signifikan. Reaksi sementasi yang terjadi pada campuran tanah semen akan membentuk butiran baru yang lebih keras, sehingga lebih kuat menahan beban yang diberikan. Hal ini tentu menambah nilai guna dari limbah FABA batubara dan mampu memberikan manfaat terutama dalam pembangunan infrastruktur.

“Kami optimis dan berharap bahwa dengan inovasi ini, PKT dapat menjadi pelopor dalam pengolahan limbah batu bara sebagai komoditas yang memiliki daya guna tambahan dalam prinsip ekonomi sirkular, yang diharapkan nantinya akan mampu menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik bagi perusahaan dan masyarakat secara luas,” tutupnya. (rls)

Kapolres Bontang Pimpin Apel Jam Pimpinan

0

BONTANG – Kapolres  Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH memimpin apel pagi di halaman Mako Polres  Bontang, Senin (25/7/2022). Apel jam pimpinan itu diikuti para Pejabat Utama (PJU), Kasat, Kapolsek, Kasie, perwira dan seluruh anggota Polres Bontang.

Dalam pelaksanaan apel, Kapolres menyampaikan beberapa poin penting kepada personel dalam pelaksanaan tugas yang sesuai dengan atensi pimpinan. Salah satunya pentingnya melaksanakan apel sebelum melaksanakan tugas sebagai anggota Polri.

”Apel pagi merupakan suatu kewajiban bagi personel Polri sebelum melaksanakan tugas. Selain itu apel merupakan bentuk kepedulian dan kontrol terhadap anggota Polri,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Kapolres juga menyampaikan agenda kegiatan Polres Bontang dalam minggu ini yaitu vaksinasi Covid-19, baik dosis 1, 2 maupun dosis 3 (booster).

”Kami harap dapat dukungan dari segenap anggota, stakeholder sehingga tidak ada ego sektoral sehingga untuk target vaksinasi tercapai. Peningkatan penyebaran Covid  harus diimbangi dengan kegiatan kepolisian, seperti patroli KRYD, yustisi. Vaksinasi untuk keselamatan kita, masyarakat, dan keluarga kita,” ucapnya.

Terakhir, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada anggota yang telah melaksanakan tugas dengan baik sehingga tidak ada pelanggaran maupun komplain dari masayarakat. (hms)

PSSB Tasyakuran Ke-5, Begawan: Lestarikan Budaya Jawa agar Tak Hilang Ditelan Zaman

0

BONTANG –  Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-5, Paguyuban Sukowati Sragen Bontang (PSSB) menggelar tasyakuran dan silaturahmi di Pondok Harmoni, Bontang Barat, Minggu (24/7/2022). Acara ini semakin meriah karena bersamaan dengan peryaan Ulang Tahun H Harsono, sebagai Owner ‘Empek Empek Anda’ yang juga Ketua DPD Ikapakarti Kota Bontang. Acara ini juga dimeriahkan Campur Sari Subur Makmur, asal Sragen Jawa Tengah.

Syukuran ditandai pemotongan tumpeng yang dilakukan Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang Najirah bersama perwakilan berbagai paguyuban, Dandim 0908 Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo, serta Anggota DPRD Kota Bontang Sumaryono dan Suharno.

Gelaran syukuran ini juga dihadiri ratusan warga dari perwakilan paguyuban dan komunitas di bawah Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Bontang.

Tommy Johan Agusta, mewakili Dewan Pembina Ikapakarti Kota Bontang menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Tasyakuran ke-5 PSSB. “Dengan bertambahnya usia, saya berharap PSSB selalu hidup rukun dan guyub,” ucapnya.

Dikatakannya, Ikapakarti akan selalu memberikan dukungan penuh kepada seluruh paguyuban dari Jawa untuk melestarikan tradisi Jawa di Kota Bontang. “Ikapakarti adalah sebuah rumah besar, sebagai tempat bernaungnya semua paguyuban dari Jawa. Secara kultural juga harus melestarikan tradisi Jawa agar tidak hilang ditelan zaman,” beber Tommy yang akrab disapa Begawan Ciptaning Mintorogo di lingkungan paguyuban.

Menurutnya, keberadaan Ikapakarti adalah tempat silaturahmi, saling berbagi dan saling mengisi. “Jadi kegiatan apapun di paguyuban harus didukung oleh senenap anggota Ikapakarti,” sebutnya.

“Tujuan Ikapakarti adalah menghimpun kekuatan untuk membangun kota Bontang, agar lebih Hebat dan Beradab. Dimana bumi dipijak disana langit dijunjung, menunjukkan kebulatan tekad untuk memajukan Kota Bontang,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Botang Najirah berharap PSSB selalu kompak dan guyub. “Di usianya yang ke 5 tahun ini semoga PSSB semakin solid dan tetap kompak, selalu dapat bersinergi dengan Pemkot Bontang untuk terus memajukan kebudayaan Jawa khususnya Sragen, dan juga mewujudkan program-program untuk masyarakat Kota Bontang yang Hebat dan Beradab,” bebernya.

Ia juga menyampaikan kekagumannya atas konsisten PSSB melestarikan kebudayaan. Pelestarian budaya ini menjadi bukti besarnya kecintaan warga Sragen terhadap adat budaya yang telah diwariskan turun-temurun. “Saya sangat kagum karena PSSB tetap konsisten melestarikan kebudayaan daerah asli indonesia melalui berbagai kegiatan yang digelar,” tuturnya.

Najirah juga berpesan agar seluruh elemen paguyuban di Bontang termasuk PSSB terus menjaga nilai-nilai toleransi.  “Itulah modal sosial yang dapat menjadi dasar bagi tumbuhnya nilai-nilai toleransi, adaptasi, dan harmoni dalam budaya global dan multikultural di Kota Bontang. Mari kita jaga dan rawat,” katanya.

Sementara itu, Ketua PSSB Suparno mengatakan, PSSB siap mendukung dan melanjutkan program pemerintahan yang lebih baik. “Kami akan selalu bersinegeri dan mendukung program-program Pemkot Bontang,” katanya.

Di sela acara, Ketua Panitia Sadi Mulyono, menyampaikan terimakasih kepada seluruh warga PSSB yang telah memberikan sumbangan tenaga dan dananya sehingga terlaksananya acara syukuran. “Semoga kedepan menjadi agenda tahunan yang lebih baik lagi,” harapnya. (darman)