Beranda blog Halaman 1086

Kunjungi Kejaksaan, Kapolres Jalin Silaturahmi dan Pererat Kerjasama

0

BONTANG – Kapolres Bontang  AKBP Yusep Dwi Prasetiya SH, SIK, MH bekunjung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang dalam rangka silaturahmi dengan pimpinan Kejari Bontang di Jalan Awang Long Kelurahan Bontang Baru Kecamatan Bontang Utara, Rabu (13/7/2022)

Kunjungan Kapolres yang didampingi Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Lantas, dan Kasat Reskoba mendapat sambutan hangat dan bersahabat oleh Kepala Kejaksaaan Negeri Bontang Syamsul Arif, SH, MH.

Kapolres mengatakan kunjungan ke Kejari Bontang untuk berkoordinasi dan bersilaturahmi agar bisa meningkatkan lebih erat hubungan yang selama ini sudah terjalin antara Polres Bontang dan Kejari Bontang. Juga berkoordinasi terkait harkamtibmas.

”Saya sebagai kapolres Bontang yang baru tentunya ingin meningkatkan jalinan silaturahmi dan serta memohon dukungan guna menciptakan situasi kamtibmas Kota Bontang yang aman dan kondusif,” kata Kapolres.

Kapolres juga menambahkan, kunjungan ini juga untuk meningkatkan sinergi antara intitusi penegak hukum, khususnya penguatan penegakan hukum sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Bontang Syamsul Arif mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolres Bontang. ”Kami siap bersinergi dan bekerjasama dalam penguatan hukum dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya. (hms)

Satu Poket Sabu Disita dari IRT di Berbas Tengah

0

BONTANG– Nekad mengedarkan narkotika jenis sabu, Seorang IRT berinisial NW (37), warga Jl Intan 12 RT 62 Berbas Tengah ditangkap Satuan Reskoba Polres Bontang. NW ditangkap di rumah kontrakan  di Jalan Kapal Pinisi 7 RT 38 Kelurahan Loktuan Kecamatan Bontang Utara pada Selasa (12/7/2022) malam.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetiya melalui Kasat Narkoba AKP Tatok Tri Hariyanto mengatakan, dari tangan pelaku petugas menyita satu bungkus plastik berisi sabu. ”Satu paket sabu dan uang dua ratus ribu rupiah kita sita,” kata AKP Tatok Tri Hariyanto, Rabu (13/7/2022)

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini diawali setelah anggota    Satreskoba Polres Bontang menerima Informasi dari masyarakat bahwa  rumah kontarakan pelaku akan dijadikan lokasi transaksi sabu. Selanjutnya  anggota Reskoba Polres Bontang langsung menindak lanjuti Informasi tersebut.

”Anggota Reskoba melakukan penyelidikan dan penyamaran di sekitar lokasi, di mana berdasarkan informasi di rumah kontrakan  di Jalan Kapal Pinisi 7 RT 38 Kelurahan Loktuan sering dijadikan tempat transaksi narkoba,” jelasnya.

Dari hasil penggeledahan ditemukan satu bungkus plastik  berisi sabu dan uang Rp 200.000. Pelaku kini ditahan di Mapolres  Bontang  untuk menjalani penyidikan lebih lanjut.

NW dijerat dengan Pasal  112 ayat 1 atau Pasal 114 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp 800 juta maksimal Rp 8 miliar. (rls)

Komisi II Minta Kewenangan Laut Dikembalikan ke Daerah

0
Pembahasan Raperda Pengelolaan Perikanan oleh Komisi II bersama tim Asistensi Pemkot Bontang. (Foto : PPID DPRD Bontang)

BONTANG – Komisi II DPRD Bontang bersama tim Asistensi Pemkot Bontang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Perikanan, Senin (11/7/2022). Terdapat 10 bab dan 40 pasal yang disiapkan dalam regulasi ini.

Dalam rancangannya, Komisi II meminta agar kewenangan laut Bontang bisa dikembalikan ke daerah. Sebelumnya, kewenangan jarak 0-12 mil laut dari garis pantai menuju arah laut lepas berada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Hal itu berlaku sejak terbitnya Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Adapun kewenangan pemerintah daerah, hanya pengelolaan perikanan di daratan.

“Kami minta pengelolaan laut ini bisa dimaksimalkan. Salah satu tujuannya agar bisa mendongkrak PAD (Pendapatan Asli Daerah, Red.),” ujar Ketua Komisi II, Rustam.

Ruang lingkup Raperda ini, lanjut Rustam, meliputi pengelolaan, pengolahan, perizinan, pembinaan dan pengawasan perikanan. Untuk itu pihaknya meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar memperjuangkan hal tersebut.

Rustam menyarankan, perjuangan ini bisa maksimal ketika kabupaten/kota se-Kaltim satu suara untuk menyampaikan aspirasi tersebut ke Gubernur Kaltim. “Harus disuarakan, karena setiap daerah memiliki kearifan lokal tersendiri,” sebut Rustam. (adv/mk)

Alhamdulillah, Bontang Nihil Kasus Covid-19, Pasien Meninggal 379 Orang, Ada 6 Pasien Isoman

0
Data kasus Covid-19 Kota Bontang. (Istimewa)

BONTANG– Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Bontang masih menunjukkan penurunan kasus. Bahkan selama 12 Juli 2022, dilaporkan tak ada kasus baru atau  nihil.

Kepala Dinas Kesehatan Bontang, dr Toetoek Pribadi Ekowati dalam keterangannya mengatakan, hingga kini hanya ada 6 pasien tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman).

“Saat ini masih ada 6 yang Isoman, semua pasien tidak bergejala,” kata Toetoek saat dikonfirmasi Mediakaltim.com, Rabu (13/7/2022).

Waau begitu, hingga 12 Juli 2022 tercatat 3 wilayah masuk zona kuning yakni Kelurahan Belimbing, Kelurahan Satimpo, dan Kelurahan Gunung Telihan. Sedangkan 12 Kelurahan lainnya zona hijau.

Disebutkan pula, jumlah kasus keseluruhan yang telah ditangani sebanyak 19.699 kasus. Untuk jumlah pasien sembuh 19.314 serta data meninggal sebanyak 379 orang.(ya)

Pengembangan Industri di Pupuk Kaltim Diharapkan Mampu Serap Tenaga Kerja Lokal

0
Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II bersama manajemen Pupuk Kaltim di Kantor DPRD Bontang. (ist)

BONTANG – Komisi II DPRD Bontang berharap pengembangan industri jangka panjang yang berada di kawasan industri PT Pupuk Kaltim mampu menyerap banyak tenaga kerja lokal.

Hal itu disampaikan jajaran Komisi II saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), bersama perwakilan manajemen Pupuk Kaltim di ruang rapat lantai II Kantor DPRD Bontang, Senin (11/7/2022) lalu.

“Tentu hal ini sangat kita apresiasi. Semoga dapat menekan angka pengangguran yang semakin tinggi di Bontang. Terutama di wilayah buffer zone,” kata Ketua Komisi II, Rustam.

Soal ketenagakerjaan, dirinya juga menekankan agar perusahaan bisa menerapkan komposisi sesuai peraturan daerah (perda) yang berlaku, yakni 75 persen tenaga kerja lokal, dan 25 persen dari luar Bontang. “Jangan dibalik,” ucapnya.

Diketahui, terdapat sejumlah proyek raksasa yang siap dibangun Pupuk Kaltim, baik di Bontang maupun luar Bontang. Seperti pabrik amonium nitrat, soda ash, revamping amoniak, NPK, hingga oleokimia. Pengembangan ini diproyeksikan dibangun hingga 10 tahun ke depan.

Rustam mengatakan, segala macam investasi, selama mau mengikuti aturan yang berlaku di Bontang, tentu akan pihaknya dukung. Justru pihaknya memberikan kesempatan selebar-lebarnya, apalagi Bontang dalam beberapa tahun ke depan akan menghadapi kondisi pasca migas. Sehingga pemkot bersama pihak terkait harus menyiapkan sejak dini dan pintar mencari alternatif.

“PAD (Pendapatan Asli Daerah) juga harus terus kita genjot. Sektor-sektor yang belum tersentuh harus kita tarik retribusinya,” tutup Rustam. (mk)

Persit KCK Cabang XX Dim 0908/Btg Anjangsana ke Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Mawaddahtullah

0

BONTANG – Untuk memperingati HUT Kodam VI/Mulawarman ke-64 tahun 2022, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Dim 0908/Bontang melaksanakan anjangsana ke Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Mawaddahtullah Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Rabu(13/7/2022)

Kegiatan anjangsana dipimpin Ketua Persit cabang XX Dim 0908/Bontang Dian Priyo Handoyo. Tujuan kegiatan untuk memberikan santunan dan bantuan sembako kepada anak-anak Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Mawaddahtullah.

“Hal ini kita lakukan dalam rangka memperingati HUT Kodam VI/Mulawarman ke-64 tahun 2022, dengan harapan apa yang kami lakukan ini dapat menjadi penyemangat untuk anak-anak Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Mawaddahtullah,“ ucap Dian Priyo Handoyo. (Pendim Btg)

50 Anak Mustahik dan Yatim Ikuti Khitanan Massal

0

BONTANG – Sebanyak 50 anak mustahik dan yatim mengikuti khitanan massal di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Selatan Rabu (13/7/2022). Kegiatan digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN).

Kegiatan kerjasama dengan Yayasan Pandu Qolby, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Bontang, Baznas, PKT, PT Badak dan Pemkot Bontang tersebut, sebagai bentuk bakti sosial sekaligus wujud ketaatan pada ajaran agama Islam.

“Saya berharap anak-anakku dan para pendamping sekalian dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik,” ucap Suratmi, selaku Ketua Panitia.

Sementara, Asisten II Sekkot Bontang, Zulkifli menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut.  “HAN merupakan momentum penting dalam menjamin pemenuhan hak atas anak. Karena itu, bagi anak-anakku sekalian, kalian adalah orang yang beruntung berkesempatan mengikuti khitanan massal ini,” katanya.

“Saya ucapkan selamat dan semoga bagi semua yang mengikuti khitanan hari ini bisa segera pulih,” tutupnya.

Usai kegiatan, dilaksanakan penyerahan bantuan zakat dari PT PKT melalui Baznas kepada 50 mustahik dan anak yatim yang mengikuti khitanan massal tersebut. (kmf/lusy)

Rustam Minta Pertamina Tambah Stok Solar di Bontang

0
Rustam (PPID DPRD Bontang)

BONTANG – Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam meminta PT Pertamina menambah ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Bontang. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan kendaraan, terutama jenis truk yang kerap mengantre di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Meski kini sebagian SPBU telah dan akan menerapkan fuel card saat pengisian BBM, namun selama tidak ada pembatasan pembelian di setiap kendaraan, tentu kekurangan pasokan masih akan terus terjadi.

“Intinya kami (Komisi II, Red.) menyambut baik inovasi Pertamina ini. Namun keluhan para sopir truk ini juga harus didengarkan. Kami bersama pemkot juga sudah sering kali bersurat ke Pertamina untuk meminta tambahan kuota solar di Bontang,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (12/7/2022).

Diketahui, sejauh ini baru SPBU Koperasi Karyawan (Kopkar) PKT di Jalan Brigjen Katamso yang telah menerapkan pengisian solar melalui pembayaran non-tunai. Dalam waktu dekat, SPBU Akawi yang berada di Jalan MT Haryono juga akan menyusul. Setelah itu, berlanjut ke SPBU di Jalan Jenderal Sudirman Tanjung Laut, SPBU kilometer 3 Jalan Arif rahman Hakim, dan SPBU kilometer 5 Jalan Poros Bontang-Samarinda.

Pembelian solar melalui fuel card ini wajib menyertakan hasil uji layak kendaraan (kir). Dari persyaratan itu, banyak truk yang akhirnya gagal memenuhi kualifikasi lantaran kendaraannya sudah dimodifikasi, terutama di bagian bak. Sesuai ketentuan, tinggi bak truk seharusnya 70 sentimeter. Namun banyak sopir yang meninggikan truk menjadi 80 sentimeter. (advmk)

Sertifikasi Naker Lokal Belum Maksimal

0
Anggota Komisi I DPRD Bontang Muhammad Irfan

BONTANG – Kalangan DPRD Bontang menilai, kontribusi perusahaan dalam menyertifikasi tenaga kerja (naker) lokal belum maksimal. Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi I DPRD Bontang Muhammad Irfan.

“Saya dengar langsung keluhan tenaga kerja bahwa Pupuk Kaltim sendiri hampir bisa dibilang tidak pernah melakukan sertifikasi,” ujarnya.

Irfan menjelaskan, setiap ada penerimaan, baik itu tenaga TA ataupun proyek. Perusahaan selalu mengutamakan tenaga kerja bersertifikasi. Disinilah kelemahan calon tenaga kerja lokal. Buntutnya, perusahaan merekrut pekerja dari luar daerah.

“Ke depannya, baik Pupuk Kaltim maupun seluruh stakeholder yang ada di kawasan industri perusahaan, dimohon agar  mengadakan sertifikasi supaya tenaga kerja lokal memiliki daya saing,” sebutnya.

Irfan mengharapkan, tenaga kerja lokal tak hanya menjadi penonton di daerah sendiri. “Banyak kasus terjadi karena tenaga kerja lokal kita tak memiliki sertifikasi, itu makanya banyak yang jadi penonton di daerahnya sendiri,” paparnya.

Untuk itu, Irfan mengharapkan main contractor agar dapat memonitoring subkon-nya dalam hal rekrutmen, sehingga tidak menyalahi aturan dan prosedur dalam pengupahan dan sertifikasi.

“Kami berharap seluruh perusahaan yang beroperasi di Bontang bisa memperhatikan tenaga kerja lokal, agar regenerasi tenaga kerja lokal bisa lebih bagus lagi,” tandasnya. (adv/ref)

Peringati Idul Adha, Sekretariat DPRD Kaltim Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban

0
Prosesi penyembelihan hewan kurban yang disaksikan Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo, Sekretaris DPRD Kaltim Muhammad Ramadhan, dan sejumlah pejabat Struktural di halaman kantor DPRD Kaltim, Rabu (13/7) lalu.

SAMARINDA – Masih dalam suasana hari raya Idul Adha 1443 Hijriyah, Sekretariat DPRD Kaltim melaksanakan penyembelihan hewan qurban yang digelar dihalaman kantor DPRD Kaltim, Rabu (13/7) lalu.

Tampak hadir dalam prosesi penyembelihan tersebut Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo, Sekretaris Dewan Muhammad Ramadhan, dan jajaran pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Setwan.

Sigit Wibowo mengatakan bahwa acara ini digelar sebagai agenda tahunan untuk merayakan Idul Adha dan sebagai pimpinan DPRD Kaltim turut mengapresiasi kegiatan tersebut untuk mengambil hikmah dari sejarah nabi Ibrahim dan nabi Ismail.

“Alhamdulillah tahun ini angka penyebaran covid-19 sudah berkurang jauh sehingga masyarakat sudah bisa melaksanakan sholat ied dan penyembelihan secara gotong royong. Hasil pemotongan hewan kurban akan dibagikan ke warga sekitaran Kantor DPRD Kaltim,” ujarnya.

Senada hal itu, Muhammad Ramadhan menyampaikan rasa syukur ditahun ini dapat melaksanakan kurban 2 ekor sapi oleh Sekretariat DPRD Kaltim dan semoga ini dapat menjadi agenda yang semakin meningkat tiap tahun sebagai syiar Islam. Lanjutnya, daging kurban akan dibagikan melalui ketua RT di lingkungan sekitar kantor sebagai bentuk rasa syukur terhadap Allah SWT.

“Untuk menerapkan protokol kesehatan dan menghidari kerumunan maka daging kurban ini nantinya akan diberikan kepada ketua-ketua RT sekitar kantor dan kemudian akan dibagikan kepada warganya,” katanya. (adv)