Wawali Bontang, Najirah disambut oleh murid-murid saat hadir di Pekan Raya SDN 006 BS. (ist)
BONTANG – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 006 Bontang Selatan (BS) menggelar Pekan Raya, Kamis (22/12/2022). Kegiatan yang mengangkat tema inti ‘gaya hidup berkelanjutan’ itu dihadiri Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Najirah.
Kegiatan ini diadakan bertujuan menggugah semangat gotong royong dan bernalar kritis para pelajar pancasila. Hal itu merupakan dimensi yang diimplementasikan oleh siswa/siswi SDN 006 BS. Kegiatan ini juga kolaborasi dengan perpustakaan SDN 006 karena berkaitan dengan program inklusi.
Beberapa agenda di antaranya launching produk telang dan jahe, bussiness day, pameran kreasi, dan pentas seni. Produk telang dan jahe diresmikan sebagai bukti simbolis, bahwa kedua produk ini merupakan ciri khas dari SDN 006 BS.
Pihak sekolah menjelaskan alasan memproduksi telang dan jahe. Lantaran telang merupakan tanaman merambat yang tidak terlalu dikenal, namun memiliki banyak manfaat.
Sedangkan jahe merupakan tanaman yang sangat populer dan banyak manfaatnya. Sekolah mengolahnya menjadi produk yang inovatif. (hms)
Pengurus Baznas Bontang dan Wali Kota Bontang bersama perwakilan peserta khitan berfoto bersama. (ist)
BONTANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bontang kembali menggelar khitanan massal. Lantaran animo tinggi dari masyarakat, setelah sempat vakum saat pandemi covid-19 beberapa tahun terakhir.
Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, hari Sabtu dan Minggu (24-25/12/2022). Baznas menyiapkan kuota 500 peserta. Diperuntukkan untuk anak-anak dhuafa se-kota Bontang.
Kali ini Baznas bekerjasama dengan RSUD Taman Husada, RSI Bontang, dan RS Amalia. “Animo masyarakat sangat tinggi. Permintaan sebenarnya lebih dari 500. Tapi kami tolak,” ujar Ketua Pelaksana, Suryadi Hendra Gunawan dalam laporannya di pembukaan khitanan massal, Sabtu (24/12/2022) pagi kemarin di Auditorium 3 Dimensi.
Kegiatan ini tercakup dalam Program Bontang Sehat Baznas Bontang. Sebanyak 200 anak akan khitan hari Sabtu terlebih dahulu di RSUD Taman Husada. Lalu sisa 300 peserta berikutnya akan khitan di hari Minggu.”Hari Minggu terbagi 2. 150 peserta di RSI Bontang dan 150 anak lainnya di RS Amalia,” bebernya.
Sementara itu, Wali Kota Bontang, Basri Rase menyambut baik terselenggaranya khitanan massal oleh Baznas Kota Bontang. Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, serta sebagai media promotif dan persuasif kepada masyarakat untuk memelihara kesehatan.
“Semoga manfaat kegiatan khitanan massal ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Bontang, sehingga mampu meningkatkan paradigma hidup sehat yang akan membawa masyarakat kepada kualitas hidup yang lebih baik,” ucapnya.
Ia berharap, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin bukan saja diselenggarakan oleh Baznas Kota Bontang. Namun, juga perusahaan yang ada di Kota Bontang sebagai bentuk kepedulian sosial. (hms)
BONTANG – Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah dekat. Biasanya tidak sedikit warga Bontang yang melakukan perjalanan antarkota. Travel menjadi salah satu alternatif mereka untuk berpergian.
Namun dua hari mendekati Natal tahun ini, Alex pemilik travel di wilayah terminal mengaku tidak ada lonjakan penumpang. “Sejauh ini masih sama saja. Tidak ada lonjakan penumpang. Tapi kadang kalau travel yang mau balik ke Bontang dan tidak bawa penumpang biasanya kami kasih agak mahal sedikit, ya buat uang bensin saja,” ungkap Alex.
Sama halnya dengan Iwan, pemilik Iwan travel di Km 6, mengatakan sejak hari ini (23/12/22) penumpang normal. “Kalau tempat saya itu mulai ramai sejak tanggal 17 Desember sampai 22 Desember kemarin, karena orang malas juga kalau harus mepet tanggal baru pergi,” jelas Iwan.
Lebih lanjut Iwan mengatakan lonjakan penumpang lebih sering terjadi saat liburan Idulfitri. “Kalau Natal dan Tahun Baru nggak terlalu ramai dibandingkan Idulfitri. Jadi, kemungkinan sampai awal tahun nanti penumpang masih bisa terkendali,” lanjut Iwan. (sya)
BONTANG – Kenaikan BBM ditengara menjadi akar permasalahan untuk para penjual bensin eceran. Kelangkaan dan kesulitan memiliki stok bensin eceran membuat beberapa penjual menunda untuk menjualnya.
Siti, seorang pengecer di wilayah KS Tubun mengungkapkan bahwa sejak kenaikan BBM banyak maling bensin yang berkeliaran. “Semenjak harga BBM naik sudah beberapa kali saya dapat kabar bensin mereka dicuri, kalau baru-baru ini yang kehilangan itu jalan Basalt, Bontang Kuala,” jelas Siti.
Menurut Siti, ia termasuk dalam grup Asosiasi Pengecer Bahan Bakar Minyak Bontang, sehingga ia bisa mendapatkan kabar tersebut. “Jadi, kami yang di grup pengecer saling kasih kabar. Kalau tidak salah itu yang di ambil jerigen yang ukuran 20liter. Ada juga yang sampai ambil botol-botol literannya,” lanjut Siti.
Sampai saat ini pencurian yang dilaporkan oleh Asosiasi Pengecer terdapat di sekitar Jalan MT Haryono dan wilayah Tanjung Limau. “Kalau yang melapor saya kurang tahu. Tapi karena di asosiasi pengecer ini kita rutin patungan Rp 5000 per bulan, jadi yang kena musibah kayak gitu kita bisa bantu,” beber Siti. (sya)
Sekda Bontang, Aji Erlynawati (kerudung hijau) saat pelaksanaan forum satu data Indonesia Kota Bontang. (Yahya Yabo/Radarbontang.com)
BONTANG – Pemkot Bontang bersama semua instansi berupaya mensukseskan pelaksanaan program Satu Data Indonesia (SDI) di Kota Bontang. Agar tetap melaksanakan keterbukaan informasi. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlynawati saat menjelaskan terkait program SDI.
“Satu data Indonesia akan dijadikan basis data yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Aji Erlynawati kepada Radarbontang.com, Jumat (23/12/2022).
Ke depannya dikatakan Aji, terkait program ini akan diberikan pemahaman kepada setiap OPD. Untuk menentukan ketika ingin membuat satu data, harus mendapatkan rekomendasi dari statistik. Ketika mengambil data, metodenya betul, ‘ngambil’ sampelnya betul. “Jadi ketika data terkumpul sudah sesuai dengan kaidah data yang benar,” jelas Aji.
Ia juga menyebut dalam tataran pelaksanaannya, semua OPD sudah melakukan. Dengan pelaksanaan dasar statistik sama.“Pada dasarnya statistik itu sama metode dan sampelnya. Namun perbedaan ada pada saat melakukan sampeling,” kata Aji.
Untuk itu, dengan forum SDI Kota Bontang ke depannya dapat melaksanakan pengumpulan data tepat waktu yang telah disepakati.“Makanya tadi kita lakukan forum untuk mengkomunikasikan semua,” urainya.
Dirinya tetap mengimbau kepada instansi untuk memberikan data yang diperlukan. Harus divalidasi dan terkoneksi satu sama lain, sebagai bagian dari keterbukaan informasi.
“Yang namanya satu data Indonesia itu harus koneksi satu sama lain. Seperti Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Semua sudah masuk dalam satu data Indonesia itu nanti,” paparnya. (yah)
Muthi Masfuah memiliki banyak karya dan menyukai dunia anak. (Syakura/Radarbontang.com)
BONTANG – Wanita paruh baya itu menyapa ramah Radar Bontang di rumahnya. Mengenakan kerudung panjang hitam dipadukan gamis bercorak batik serta kardigan merah muda, Muthi Masfuah menunaikan janji wawancara yang sudah dibuatnya beberapa jam sebelumnya.
Kamis, (22 /12/2022) bertepatan dengan hari ibu, Muthi menceritakan kesukaannya terhadap anak-anak dan beragam prestasi yang telah diraihnya.
Ibu dari 4 orang anak ini mengisahkan, sebagian besar hidupnya digunakan untuk bergerak di dunia pendidikan anak. Tidak lupa menghasilkan puluhan karya.
Lantaran itu, beberapa tahun terakhir ini Ia mendirikan sebuah Taman Kanak-Kanak (TK) bernama TK Islam Kreatif Salsabila Bontang.
Diceritakannya, awalnya Salsabila hanyalah sebuah tempat bimbingan belajar dan sanggar menulis serta melukis. Seiring berjalannya waktu, berkembang menjadi sebuah sekolah TK.
“Awalnya memang hanya bimbingan untuk anak di 2 sekolah. Dari saran teman saya mulai buka TK Salsabila Februari 2020. Hanya 35 murid awalnya. Alhamdulillah di tahun ketiga, tercatat 140 murid,” ungkap Muthi.
Muthi Masfuah memiliki banyak karya dan menyukai dunia anak. (Syakura/Radarbontang.com)
Di TK Salsabila, tambah Muthi, siswa tidak hanya dibina keIslamannya, ibadah dan mengaji. Tapi juga pembinaan bakat anak menjadi perhatian khusus, termasuk juga mengajarkan literasi sejak usia dini.
Tercatat ketika melepas siswanya di tahun ajaran kedua, ada 40 karya siswa yang diluncurkan sekaligus.
“Semoga hal ini dapat bermanfaat pada siswa untuk diasah kemampuan berliterasinya sejak dini,” harapnya.
Sejauh ini Muthi tidak pernah merasa jenuh menghadapi anak kecil. Baginya, anak-anak selalu dapat membuat suasana lebih ceria, serta membawa hati bahagia.
Ibu rumah tangga ini juga merupakan seorang trainer dan penulis buku. Sampai saat ini Muthi berhasil menerbitkan 31 buku. Mulai buku anak-anak, buku motivasi, dan buku terbaru miliknya yakni Enggang dan Kawan-Kawannya.
Ada pula kolaborasi bersama penulis Kaltim tentang pariwisata di Kaltim berjudul Pesona Borneo.
“Saya suka menulis karena kebetulan bapak saya dulu sangat suka cerita sama anak-anaknya. Walaupun ceritanya banyak yang diulang-ulang, tapi membekas dan bisa menginspirasi saya untuk menulis buku,” beber Muthi. (sya)
Pelaku saat diamankan Polres Bontang. Barang bukti 15 poket sabu. (ist)
BONTANG – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Bontang mengamankan wanita inisial WA (35), Kamis (22/12/2022) di Jalan Arif Rahman, Kilometer 3, Kecamatan Bontang Barat, karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu.
Warga Santan Ulu, Kecamatan Marang Kayu, Kukar tersebut, ditangkap atas dugaan pengedaran narkotika jenis Sabu dengan barang bukti 15 bungkus klip sabu berat 6,46 gram.
Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono mengungkapkan, Anggota Sat Resnarkoba Polres Bontang menangkap WA di tempat kerjanya di Lembah Permai, Jalan Arif Rahman Hakim, Kilometer 3.
Saat penggeledahan ditemukan 15 bungkus plastik klip yang diduga berisi narkotika jenis Sabu.
“Saat menggeledah anggota mendapatkan barang bukti jenis sabu,” kata Iptu Mandiyono, Jumat (23/12/2022).
Selain mengamankan barang bukti sabu sebanyak 15 bungkus plastik klip, Sat Resnarkoba juga mengamankan 2 buah plastik klip, 1 buah sedotan ujung runcing, 1 buah jaket warna biru, 1 buah kertas resi, 1 buah kotak rokok ESSE warna hijau, 1 unit HP Realme 7i warna Biru, dan 1 unit Motor Yamaha Mio.
Mandiyono juga menambahkan, semua barang bukti yang ditemukan diakui milik WA.
“WA mengakui semua barang bukti adalah miliknya. Pelaku dan barang bukti telah diamankan ke Polres Bontang,” tambah Mandiyono.
Pelaku dikenakan pasal 112 dan 114 undang-undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas 10 tahun penjara. (yah)
Pemkot dan GOW Bontang peringati Hari Ibu ke-94 di Auditorium 3 Dimensi.
BONTANG – ‘Perempuan Berdaya Indonesia Maju’ menjadi tema peringatan Hari Ibu ke-94, Kamis (22/12/2022) kemarin. Digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bontang di Auditorium 3 Dimensi.
Ketua GOW Bontang, Hapidah Basri Rase dalam sambutannya mengingatkan akan peran penting perempuan.
“Peringatan Hari Ibu kali ini mengusung tema ‘Perempuan Berdaya Indonesia Maju.’ Seakan menjadi momentum untuk mengingatkan kita, akan peran penting perempuan Indonesia terutama ibu dalam pembangunan bangsa,” ucap Hapidah.
Lebih jauh, peringatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong kaum perempuan meningkatkan kemampuannya. Mampu memanfaatkan teknologi dalam segala bidang. Serta mendorong kaum perempuan agar tidak serta merta menerima segala bentuk kekerasan, maupun pelecehan seksual yang kini marak terjadi.
Kegiatan ini diawali dengan upacara peringatan, dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase. Dihadiri Wali Kota Bontang, Basri Rase, Wakil Wali Kota Bontang, Najirah beserta jajaran TNI dan Polri. (hms)
BONTANG – SDN 003 Bontang Utara menggelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kamis, (22/12/2022). Kegiatan yang dilaksanakan sebagai salah satu bentuk dari Implementasi Kurikulum Merdeka ini mengangkat tema ‘Belajar dan Berkarya Dalam Membangun Kreativitas, Kewirausahaan dan Berbudaya’.
Kepala SDN 003 Bontang Utara Abdillah S.Pd, menjelasakan dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada siswa tidak hanya sebagai pengembangan kompetensi siswa tetapi sebagai proses penguatan karakter.
“Selain itu kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi pengetahuan dan keterampilan, kreativitas, menumbuhkan jiwa seni dan budaya bangsa serta mampu mengambil tindakan nyata untuk menjadi pribadi yg trampil dan mandiri sesuai tema yang diangkat pada proyek P5 yaitu gaya hidup berkelanjutan dan kewirausahaan,” bebernya.
Menurutnya, kegiatan ini juga sebagai bentuk kolaborasi terbuka antar sekolah masyarakat sekitar.
“Kegiatan P5 ini juga dirangkaikan dengan kegiatan pentas seni, lomba kebersihan dan keindahan kelas, lomba pojok baca bisnis day dan launching website sekolah SDN 003 PINTAR. Peduli, Inovatif, Nasionalis, Trampil, Agamis dan Ramah Lingkungan,” pungkasnya. (mk)
Suasana silaturahmi para sesepuh jawi di rumah Ketua DPD Ikapakarti, Harsono. (Darman/radarbontang.com)
BONTANG – Para sesepuh jawi (baca: tokoh paguyuban) berkumpul saling silaturahmi di kediaman Ketua DPD Ikapakarti Bontang, H Harsono, Jalan Otista, RT 25, Tanjung Limau, Kelurahan Bontang Baru, Kamis (22/12/2022) malam tadi.
Sekira 35 tokoh dari berbagai paguyuban yang tergabung di Ikapakarti, tiba di rumah Harsono sekira pukul 21.00 Wita. “Senang sekali rasanya rumah saya bisa kedatangan para sesepuh. Terima kasih banyak,” ujar Harsono.
Kebahagiaan Harsono tersebut lantaran sejak dirinya diamanahi posisi Ketua Ikapakarti Bontang, belum sempat bertemu para tokoh paguyuban.
1 dari 8
Suasana silaturahmi para sesepuh jawi di rumah Ketua DPD Ikapakarti, Harsono. (Darman/radarbontang.com)
“Sejak awal dilantik ingin banget bertemu para sesepuh. Mungkin waktu dan jodoh yang belum mempertemukan. Sekarang alhamdulillah sudah bisa bertemu,” ungkapnya bahagia.
Di pertemuan itu, selain silaturahmi dimanfaatkan pula membahas program-program Ikapakarti. Agar paguyuban orang-orang perantauan jawa di Kota Bontang ini berjalan baik ke depannya.
“Saya sangat berterima kasih, banyak sekali masukan positif untuk program-program Ikapakarti,” ucap Harsono.
Harsono pun berharap para tokoh ini bisa tetap guyub, rukun, dan menjaga kekompakan di Kota Taman, sebutan Kota Bontang. Untuk terus mendukung jalannya Ikapakarti ke depannya. ( Dar)