Beranda blog Halaman 1128

Jahidin Sosialisasi Pencegahan Narkotika di Daerah Rawan

0
Anggota Komisi I DPRD Kaltim Jahidin

SAMARINDA – Anggota Komisi I DPRD Kaltim Jahidin, menyosialisasikan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN), di kawasan rawan peredaran narkotika di Samarinda.

Menurutnya, pemberantasan narkotika tidak hanya soal penindakan semata, namun juga pemahaman dan pembinaan sebagaimana yang diatur dalam Perda 4/2022.
“Saya dari minggu lalu ke titik rawan peredaran narkotika. Dan saya ingin fokus memberikan pemahaman agar masyarakat aktif dalam upaya pencegahan,” jelasnya di Jalan Bukit Rumbia, Sabtu (22/10/2022).

Politisi PKB ini menilai, sangat penting untuk memberikan pemahaman tentang narkotika, agar masyarakat tidak takut untuk melaporkan kepada pihak yang berwajib bila di lingkungannya ada indikasi peredaran atau penggunaan narkotika.

“Kalau ada anak yang kelakuannya berubah, mencurigakan, dan menjurus ke dunia narkotika laporkan saja. Bila pengguna tentu tidak dipenjarakan, ada rehabilitasi gratis. Kita akan bina bila sebelum ketangkap sudah melapor,” jelasnya.

Sementara Mantan Kepala BNN Samarinda Muhammad Daud menerangkan, untuk pemberantasan narkotika butuh edukasi dan sosialisasi yang masif sebagai langkah pencegahan. Disebutkannya, langkah yang dilakukan Jahidin untuk memberikan pemahaman tentang pencegahan narkotika di titik hitam peredaran narkoba, merupakan langkah konkret yang harus didukung dan diapresiasi.

Daud berharap masyarakat, tak perlu ragu untuk melaporkan atau sekadar berkonsultasi dengan BNN, bila ada sanak kerabat atau tetangg yang terjerumus ke dunia hitam narkotika.

“Nanti ada proses asesmen, bila memang pengguna tentu akan direhab sampai pulih. Jadi memang tidak bisa hanya penindakan, penangkapan saja. Sosialisasi semacam ini saya rasa cukup ampuh,” tandasnya. (adv/dprdkaltim)

Anggota Koramil 0908-03/Anggana Berikan Pendidikan Karakter dan Wawasan Kebangsaan di SMA Negeri 1 Anggana

0

BONTANG – Anggota Koramil 0908-03/Anggana, Serka Kornelius Edy melaksanakan kegiatan pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan bagi siswa SMA Negeri 1 Anggana, di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (21/10/2022).

Serka Kornelius Edy , mengatakan kegiatan itu bertujuan menanamkan dan membentuk sifat atau karakter yang diperoleh dari nilai yang ditanamkan di lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah melalui bimbingan yang baik dan benar.

“Pembinaan karakter melalui generasi muda ini sangat diperlukan untuk membentuk mental, moral, dan jati diri serta budi pekerti bagi siswa-siswi, agar masing-masing individu dapat berkembang dan memiliki kreativitas tinggi,” ujar Serka Kornelius Edy.

“Selain di lingkungan sekolah, pembinaan karakter juga harus dilakukan di lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Hal demikian juga dapat mempengaruhi perkembangan dalam pembentukan karakter anak,” imbuhnya.

Dengan memperoleh bimbingan tersebut, diharapkan siswa-siswi selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Sekolah sebagai tempat kegiatan proses belajar mengajar mempunyai kontribusi yang sangat besar dan penting dalam pembentukan karakter peserta didik sebagai generasi penerus bangsa pada masa yang akan datang. (Pendim Btg)

Gubernur Isran Minta ASN Berpikir Out of The Box

0

BANDUNG – Gubernur Kaltim H Isran Noor mengajak semua ASN, baik PNS maupun non-PNS berpikir out of the box atau berpikir keluar dari kotak. “Saya berharap kepada para pegawai negeri sipil termasuk tenaga honor di Kaltim agar bekerja dengan pemikiran-pemikiran yang baru. Jangan biasa-biasa saja. Harus out of the box. Keluar dari kotak,” pesan Gubernur Isran Noor saat membuka Rapat Koordinasi Kepegawaian  se-Kalimantan Timur Tahun 2022 di Hotel Savoy Homann Bandung, Rabu (19/10/2022).

Tema rakor kali ini “Transformasi SDM Melalui Pengembangan Talenta dan Percepatan Transformasi Digital”. Menurut Gubernur, transformasi digital memang penting. Tetapi lebih penting lagi, bagaimana pemikiran dari setiap sumber daya aparatur itu bisa terus dikembangkan, tidak biasa-biasa saja.

Sebab menurut Gubernur, transformasi digital hanya media untuk mempercepat kerja-kerja pelayanan. Tapi jika sumber daya aparaturnya tidak meningkatkan kualitas dengan berpikir out of the box, maka kemajuan yang diharapkan tidak akan berjalan maksimal sesuai harapan.

Gubernur juga memberi apresiasi pelaksanaan rakor yang akan dirangkai dengan studi banding ke Pemprov Jawa Barat. “Tepat sekali rakor di sini. Selain bentuk sumbangsih Kaltim ke saudara se-provinsi di Indonesia, Jawa Barat juga sangat sukses dengan sistem meritnya (merit system). Kalaupun tidak bisa 100 persen sama, minimal sudah belajar untuk lebih baik,” harap Gubernur.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kaltim Deni Sutrisno mengatakan tema tahun ini dipilih menyikapi perubahan lingkungan yang serba cepat, dimana diperlukan tata kelola pemerintahan yang dinamis, responsif, efektif dan efisien dalam pelayanan publik.

“Transformasi digital diharapkan bisa mempercepat dan menyederhanakan administrasi pelayanan publik. Manajemen talenta dan transformasi digital harus berjalan bersama untuk saling mendukung,” tegas Deni Sutrisno.

Acara diikuti 167 peserta dari OPD lingkup Pemprov Kaltim dan kabupaten/kota se-Kaltim. Hadir pula Kepala BKN Bima Haria Wibisana, Kepala BKD Jawa Barat Yerry Yanuar dan undangan lainnya. Kamis besok, peserta akan melakukan kunjungan studi tiru ke Pemprov Jawa Barat. (apim/adv/diskominfokaltim)

Kolaborasi  dengan Pemkot Bontang, Sucofindo Dukung Penggunaan Produk Dalam Negeri

0

BONTANG – PT Sucofindo berkolaborasi  dengan Pemkot Bontang menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) dan diskusi terkait Pemenuhan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pelaku usaha, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Bontang.

Wali Kota Bontang Basri Rase mengapresiasi para peserta dan tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Khususnya kepada Sucofindo yang telah menjadi narasumber perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Kota Bontang. Menurutnya, bimtek dan diskusi ini sebagai wujud nyata Kota Bontang melaksanakan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022.

“Saya berharap agar bimtek dan diskusi ini dapat menumbuhkan industri lokal, khususnya di Kota Bontang,” ujar Basri pada Kamis (20/10/2022).

“Kita semua berharap bahwa Instruksi Presiden Republik Indonesia (Nomor 2 Tahun 2022) dapat kita laksanakan di Kota Bontang, tidak hanya memenuhi ambang batas minimum 40%, tetapi bisa 50% bahkan 60% tingkat TKDN,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Sucofindo Cabang Bontang, Andarias Sudidi, menyampaikan Sucofindo mendukung setiap kegiatan usaha di Kota Bontang serta kepatuhannya dalam menerapkan UU dan aturan yang berlaku khususnya TKDN.

“Kami berharap melalui sosialisasi TKDN ini, seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang kebijakan, peraturan, dan penerapan P3DN, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi bisnis pelaku usaha di kota Bontang,” kata Andarias.

Menurut Kepala Bidang Dukungan Bisnis Sucofindo Cabang Bontang, Muhammad Shofyan Hady, Sucofindo senantiasa menjadi rekan pemerintah dan pelaku usaha untuk memastikan di berbagai sektor bisnis. “Tak hanya untuk sertifikasi TKDN, kami mampu mendukung pelaku usaha di Kota Bontang untuk sertifikasi halal,” katanya. (kmf-lusy)

Bontang Animal Fest Bakal Jadi Event Tahunan

0
Panji Petualang Bintang Tamu Bontang Animal Fest yang akan datang ke Bontang. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG– Pemkot Bontang berencana menjadikan Bontang Animal Fest sebagai event tahunan yang digelar di Kota Taman. Ini dibuktikan, dari 77 event yang akan digelar selama 2023, Bontang Animal Fest termasuk salah satunya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin mengatakan, akan mengagendakan Bontang Animal Fest sebagai event tahunan  karena bisa menjadi daya tarik wisatawan datang ke Bontang.

“Yang tadinya hanya untuk lingkup Kota Bontang, ini sampai ada yang (datang) dari Kalsel, Kaltara. Kami meminta dukungan wali kota untuk dilaksanakan setiap tahun,” kata Amiluddin.

Dia menambahkan, kegiatan ini,l dapat mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kota Bontang dengan sekitar 100 UMKM ikut andil dalam pameran Bontang Aminal Fest. “Ada sekitar 100 lapak UMKM yang turut hadir,” urai Amiluddin.

Sementara Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, Bontang Animal Fest merupakan rangkaian HUT ke-23 Bontang yang akan diagendakan sebagai event tahunan yang dilaksanakan Disdamkartan.

“Ini tentu dapat dijadikan agenda tahunan ke depannya,” kata Basri Rase, Jumat (21/10/2022) saat welcome party Bontang Animal Fest.

Disebutkannya juga, untuk tahun depan, Pemkot akan menggelar 77 event tahunan bersama Dinas Pemuda dan Pariwisata Kota Bontang dan instansi lain, bersama kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Bontang.

“Tahun depan kita akan launching 77 kegiatan Pemkot Bontang, salah satunya Bontang Animal Fest ini,” tambah Basri.

Sebelumnya, Bontang telah mengadakan event internasional yakni Internasional Ultra Trail Bontang dan Super Moke seri 4 Beradab. (adv/yah)

Pawai Budaya, DPMPTSP Usung Konsep Pelayanan Investasi Nusantara

0

BONTANG – Bontang City Carnival atau pawai budaya merupakan acara puncak perayaan hari jadi Kota Bontang yang akan dilaksanakan 23 Oktober 2022 mendatang. Pawai budaya ini akan dimeriahkan  oleh OPD, paguyuban, sekolah dan elemen masyarakat lainnya.

Di mana masing-masing perwakilan akan menggunakan baju adat dari berbagai suku dan budaya di Indonesia. Selain itu, beberapa perwakilan yang ikut dalam pawai tersebut juga akan menampilan tari-tarian khas daerah.

Salah satu lembaga yang ikut memeriahkan acara ini adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang. Yayu selaku koordinator jabatan fungsional yang ditemui pada 21 Oktober 2022 di Kantor DPMPTSP, menyampaikan bahwa DPMPTSP akan mengusung konsep pelayanan investasi nusantara pada pawai budaya mendatang.

“Jadi tema kita ini namanya PINUS, itu artinya Pelayanan investasi Nusantara. Tema ini kita pilih untuk memperlihatkan bahwa kita ini semua dari berbagai ragam budaya yang ada” ujarnya.

Tujuan dari pemilihan konsep nusantara adalah untuk memperlihatkan bahwa Indonesia tidak hanya memiliki satu budaya saja. Tetapi, Indonesia adalah negara yang bukan hanya kaya akan sumber daya alamnya tetapi juga kaya akan suku dan budayanya.

18 perempuan yang menjadi perwakilan DPMPTSP dalam pawai budaya, akan menampilkan tarian dari berbagai daerah di Indonesia seperti paijo dari Jawa Timur, sajojo dari Papua, si patokaan dari Sulawesi Utara dan tari zapin dari Riau.

Pemilihan baju adat bugis yang akan digunakan nantinya, ditujukan untuk mengenalkan dan memperlihatkan keindahan ragam budaya nusantara khususnya bagian timur Indonesia.

“Pemilihan konsep pawai budaya dalam perayaan kali ini merupakan pilihan yang sangat baik dalam membantu mempertahankan, serta mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kota Bontang untuk selalu mencintai budaya dan mempertahankan persatuan dan kesatuan Indonesia. (adv/sc)

Samsun Berharap Ada Penambahan Pendapatan APBD 2023

0
Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun

SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun, berharap ada penambahan pendapatan untuk APBD Kaltim 2023. Sehingga Pemprov Kaltim dapat menambah belanja yang orientasinya untuk masyarakat.

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, Banggar (Badan Anggaran) DPRD Kaltim dan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) akan segera membahas secara mendalam nota keungan Raperda APBD 2023 sebesar Rp 14,9 triliun yang telah disampaikan Pemprov Kaltim.

“Masih sesuai nota besarannya. Kita berharap ada kabar baik, ada penambahan pendapatan untuk belanja pemerintah yang orientasinya untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Ia memastikan besaran APBD Kaltim 2023 belum final. Masih ada bebebrapa tahapan dan pembahasan lagi sebelum APBD Kaltim disahkan akhir November 2022.

“Nanti kita akan bahas lagi, Banggar dan TAPD. Masih panjang waktunya, dan itu (besaran) belum final,” ucapnya.

Dalam penjelasan nota keuangan Raperda APBD 2023, disampaikan Pemprov melakukan upaya pencapaian 8 direktif gubernur serta pencapaian program-program prioritas daerah, telah dirumuskan dan dipertajam melalui alokasi anggaran di tahun 2023 sebagai tahun akhir masa jabatan Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi.

Diantaranya, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik dan rohaniawan dengan memberikan tambahan penghasilan khusus guru dan hibah bagi tenaga rohaniawan.

Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui Beasiswa Kaltim Tuntas, sejak 2019 hingga 2022 telah terealisasi beasiswa untuk kelompok umum sebanyak 62.965 orang dan beasiswa untuk kelompok keluarga miskin sebanyak 17.254 orang. Penciptaan lapangan kerja terealisasi sebesar 16.148 orang pada industri kecil dan mikro, serta sebesar 33.289 orang pada industri menengah dan besar.

Dipaparkan pula sejumlah program pembangunan yang telah dilaksanakan periode 2019-2022 di sektor pertanian, infrastruktur jalan dan jembatan, penyaluran modal usaha untuk UMKM Kaltim, bantuan rumah layak huni (25.000 unit) dan lainnya.

Capaian indikator makro pembangunan Kaltim, seperti indeks pembangunan manusia (IPM) dengan capaian 76,88, laju pertumbuhan ekonomi 2,48 persen, angka kemiskinan 6,54 persen, tingkat pengangguran terbuka 6,83 persen, indeks gini 0,334 dan indeks kualitas lingkungan hidup 76,05. (adv/dprdkaltim)

Ramaikan MPP di Pasar Rawa Indah, Pemkot Rutin Gelar Jumat Sehat

0

BONTANG – Untuk pertama kali, Pemkot Bontang menggelar Jumat Sehat digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP). Kegiatan ini diisi dengan senam bersama wali kota, wakil wali kota, instansi-instansi pemerintahan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot kota Bontang.

“Kegiatan ini direncanakan digelar setiap Jumat agar gedung ini tetap ramai. Kemudian kami sengaja tidak menyediakan konsumsi agar peserta bisa belanja minuman dan makanan di pasar,” ungkap Sekretaris Kota Bontang, Aji Erlynawati.

Untuk meramaikan transaksi di Pasar Rawa Indah, Wali Kota Bontang Basri Rase menghimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berbelanja mininal Rp 100.000 per orang untuk menjadi contoh ikut membantu UMKM yang ada di sana.

Wali Kota juga mengunjungi seluruh stan pelayanan di MPP. Dia ingin memastikan kelayakan pelayanan dan meminta seluruh pengelola stand yang ada di sana untuk tidak bermalas-malasan membuka gerai.

“Saya cek stand mereka tadi dan ternyata cukup ramai, seperti PDAM kemudian BPJS, bisa sampai 20-30 orang sehari. Mungkin kelihatannya sepi tapi namanya masih baru dan mungkin ada warga juga yang belum tahu,” jelas Basri Rase.

MPP direncanakan buka hingga hari Sabtu. Hal ini merupakan upaya untuk memaksimalkan pelayan kepada masyarakat yang tidak sempat mengurus kebutuhannya pada hari kerja. Nantinya pelayanan malam juga akan dilaksanakan. (sya/adv)

Polres Bontang Tangkap 2 Pengedar Sabu di Berbas Tengah

0

BONTANG – Polres Bontang mengungkap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di Kota Bontang Rabu (19/10/2022) pukul 14.15 Wita. Satuan Resbarkoba Polres Bontang meringkus dua orang pelaku berinisial PM (25) dan LBT (22), keduanya warga Kelurahan Berbas Tengah Kecamatan Bontang Selatan.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Narkoba Iptu Muh Yazid menjelaskan, penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka PM di Jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, Rabu (19/10/2022) pukul 14.15 Wita.

Saat dilakukan penggeledahan badan, polisi menemukan empat bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 1,97 gram. ”Saat di interogasi pelaku mengakui sabu tersebut didapat dari tersangka LBT,” kata Iptu Muh. Yazid.

Berdasarkan keterangan tersangka PM, anggota Satresnarkoba langsung melakukan penangkapan tersangka LBT. Di lokasi kejadian, polisi menemukan 21 bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu didalam bungkus rokok yang sempat dilempar tersangka LBT.

”Saat hendak ditangkap tersangka LBT ini sempat hendak mengelabui anggota Resnarkoba dengan membuang barang bukti,” ujarnya.

Selain menyita 21 bungkus plastik klip yang diduga berisi narkotika jenis sabu, anggota Reskrim juga menyita uang tunai Rp 800.000 dan 1 unit handphone. Saat ini kedua pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Bontang.

”Pelaku kami kenakan Pasal  114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 10 tahun penjara,” pungkas Iptu Muh. Yazid. (hms)

Buang Sabu di Jalan, Pengedar Narkoba Ditangkap Polsek Muara Badak

0

BONTANG – Pengedar sabu berinisial J (30) ditangkap Unit Reskrim Polsek Muara Badak, Rabu (20/10/2022) pukul 20.00 Wita di Salo Pareppa Desa Tanjung Limau Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Pelaku yang merupakan warga Jalan RA Kartini Desa Gas Alam Badak I Kecamatan Muara Badak sempat membuang dua sabu di jalan, namun berhasil ditemukan polisi.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kapolsek Muara Badak Iptu Yoshimata mengatakan penangkapan itu berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di Salo Pareppa, Desa Tanjung Limau sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu. Saat tiba di lokasi, anggota Unit Reskrim Polsek Muara Badak melihat tersangka J dengan gerak-gerik yang mencurigakan.

Selanjutnya anggota Unit Reskrim melakukan penangkapan dan penggeledahan badan. Anggota Unit Reskrim menemukan dua poket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1,26 gram. Awalnya polisi menemukan satu poket di jalan, yang sebelumnya dilempar oleh pelaku. Kemudian polisi menemukan satu poket lagi di dalam bungkus rokok yang juga dilemparkan pelaku.

”Jadi tersangka J ini sebelum ditangkap sempat membuang barang bukti untuk mengelabui petugas,” terang Kapolsek Muara Badak Iptu Yoshimata, Kamis (20/10/2022).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku sudah diamankan di Polsek Muara Badak bersama barang bukti. “Pelaku kami kenakan Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 10 tahun penjara,” pungkasnya.  (hms)