SENDAWAR — Sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan penguatan numerasi dengan konsep Matematika Gembira untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kutai Barat selama empat hari, mulai 21 hingga 24 Mei 2026.
Peserta terdiri dari 30 guru dan kepala sekolah TK serta PAUD negeri, serta 30 guru kelas 1 dan kelas 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kutai Barat, Yuli Permata Mora, di Hotel Sidodadi Barong Tongkok.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Barat, Nancy Paskadalius mengatakan penguatan numerasi merupakan program prioritas nasional yang membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah maupun tenaga pendidik sebagai pelaksana utama di lapangan.
“Garda terdepan yang mengimplementasikan program ini secara nyata adalah kita semua di tingkat daerah. Kebijakan nasional tidak akan berdampak tanpa adanya komitmen lokal untuk bergerak bersama,” ujarnya.
Nancy menegaskan kolaborasi antara guru PAUD dan guru kelas awal SD menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan transisi pendidikan anak usia dini menuju pendidikan dasar.
Menurutnya, peran guru sangat menentukan capaian numerasi daerah yang nantinya tercermin dalam Raport Pendidikan.
Sementara itu, Bunda PAUD Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini sekaligus mengubah stigma bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit dan menakutkan.
“Melalui pendekatan Matematika Gembira, pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga guru matematika dapat menjadi sosok yang dirindukan peserta didik,” ungkapnya.
Maria menjelaskan metode Matematika Gembira terdiri atas beberapa tahapan, mulai dari menggali potensi, eksplorasi, memuat konten, membuat aktivitas, mengikuti pola pikir siswa, merasakan proses belajar, hingga memberikan apresiasi kepada peserta didik.
Ia berharap seluruh peserta mampu memahami materi pelatihan dan menerapkannya di sekolah masing-masing.
Saat membacakan sambutan Bupati Kutai Barat, Yuli Permata Mora menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah nyata meningkatkan mutu pendidikan di Kutai Barat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pelatihan ini. Ini adalah langkah nyata kita bersama dalam menyiapkan generasi emas Kutai Barat yang cerdas, bernalar kritis, dan berdaya saing,” katanya.
Menurutnya, melalui metode Matematika Gembira, Pemkab Kutai Barat ingin menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih interaktif, kontekstual, dan menyenangkan sejak jenjang PAUD hingga SD.
“Kami berharap ruang-ruang kelas di Kutai Barat dipenuhi tawa, semangat belajar, dan rasa ingin tahu anak-anak yang terus tumbuh demi kemajuan pendidikan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” ujarnya.
Ia juga menegaskan numerasi bukan hanya kemampuan berhitung, tetapi kemampuan memahami dan menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari untuk mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah.
Karena itu, para guru diharapkan terus berinovasi menciptakan suasana belajar yang kreatif dan menyenangkan agar mampu melahirkan peserta didik yang aktif dan memiliki rasa ingin tahu tinggi. (MK)
Pewarta: Ichal
Editor: Agus S




