BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus mengambil langkah proaktif, dalam mengakselerasi pembangunan daerah melalui berbagai jalinan kemitraan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026.
Untuk lokasi pelaksanaan program TMMD 2026 akan berlangsung di lapangan, tepatnya di Jalan Dewi Sartika, RT.17, Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Baru.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menegaskan bahwa program TMMD yang telah berjalan sejak 1997, terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci dalam membangun ketahanan wilayah, sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong.
“TMMD bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial, agar manfaatnya dirasakan hingga masyarakat bawah,” tegasnya, Rabu (22/4/2026).
Diketahui tepat di pelaksanaan tahun ini, fokus kegiatan fisik diarahkan pada peningkatan infrastruktur dasar, seperti perbaikan akses jalan, penimbunan tanah, serta pemugaran rumah tidak layak huni.
Selain itu, program non fisik juga digelar, untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Kegiatan non fisik tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi kesehatan dan sanitasi, hingga penguatan mental spiritual warga.
“Kolaborasi lintas sektor ini, sangat diharapkan mampu mendukung visi Bontang sebagai kota jasa dan industri yang semakin maju,” tambahnya.
Upaya ini menjadi bagian dari langkah percepatan pembangunan, yang juga akan diperkuat melalui skema jaminan sosial dari pemerintah.
Momentum penting dalam kegiatan tersebut turut ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama strategis, antara Pemkot Bontang dan instansi militer, yang dimana Neni selaku Wali Kota Bontang menandatangani kesepakatan bersama Komandan Kodim 0908/Bontang, Ardiansyah, yang juga bertindak sebagai Komandan Satuan Tugas TMMD.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




