Program “Smartani Goes To School” Jadi Laboratorium Pertanian Siswa, Belajar dari Benih hingga Olahan Panen

BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang, terus mengembangkan Program ‘Smartani Goes To School’ sebagai sarana pembelajaran pertanian bagi siswa. Program ini tidak hanya mengajarkan cara menanam, tetapi juga mengenalkan seluruh proses budidaya hingga pengolahan hasil panen.

Kepala DKP3 Kota Bontang, Ahmad Aznem mengatakan bahwa saat ini di Program Smartani Goes To School, telah diterapkan di tiga sekolah yang menjadi percontohan, yakni SDN 009 Bontang Utara, di Kelurahan Loktuan, SDN 005 Bontang Selatan, di Berbas Pantai, serta SDN 002 Bontang Barat.

Menurutnya, program tersebut dirancang agar siswa dapat memahami seluruh tahapan budidaya tanaman, bukan hanya menikmati hasil panennya saja. Karena itu, para siswa-siswi turut dilibatkan secara langsung sejak proses awal penanaman hingga masa panen.

“Agar para siswa bisa paham dan mengerti bagaimana setiap prosesnya mulai dari awal hingga akhir. Jadi tidak hanya bagian panennya saja. Untuk saat ini, kami masih menerapkan proses penanaman kangkung,” ujar Aznem saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga:  DPMPTSP Siap Dukung Pengembangan Industri Jika Revisi RTRW Telah Ditetapkan

Selain itu, Aznem juga menjelaskan bahwa siswa diajarkan mulai dari menanam benih, melakukan penyiraman secara rutin, merawat tanaman, menjaga kebersihan area tanam, hingga mengetahui tanda-tanda tanaman siap dipanen. Dengan metode praktik langsung tersebut, siswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai proses produksi pangan.

Tidak berhenti pada tahap budidaya, DKP3 Bontang juga ingin memperkenalkan pengolahan hasil panen, kepada para siswa. Aznem menilai penting bagi anak-anak untuk mengetahui, bahwa hasil pertanian dapat diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai tambah.

Selain memahami proses memasak hasil panen menjadi sayuran, siswa juga diharapkan mengenal berbagai kreasi olahan lain yang dapat dikembangkan, seperti keripik dan produk pangan sederhana lainnya.

“Anak-anak nantinya tidak hanya tahu cara menanam dan memanen, tetapi juga memahami bagaimana hasil panen bisa diolah menjadi berbagai produk yang lebih kreatif dan bernilai,” tambahnya.

Melalui Program Smartani Goes To School, DKP3 Bontang berharap dapat menumbuhkan minat generasi muda, terhadap sektor pertanian, sekaligus membangun kesadaran tentang pentingnya ketahanan pangan.

Baca Juga:  Pelantikan Rektor Baru, Yantje Yophie Resmi Nahkodai Unijaya

“Program ini juga diharapkan mampu melahirkan siswa yang lebih kreatif, mandiri, dan memahami potensi pengembangan hasil pertanian sejak usia dini. Nantinya program ini tidak berhenti di jenjang SD, tetapi berkelanjutan hingga SMP,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.