spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PT KDM Serah Terima Bantuan Rumah Tak Layak Huni, Basri: Program Ini Turunkan Angka Kemiskinan

BONTANG – PT Kaltim Daya Mandiri (KDM) mengadakan Serah Terima Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yang berlangsung di Kantor Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (15/5/2024). Kegiatan ini merupakan program CSR dari PT KDM ini dihadiri Wali Kota Bontang, Basri Rase.

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, adanya bantuan seperti ini termasuk salah satu cara untuk menurunkan angka kemiskinan yang ada di Kota Bontang. Karena telah diketahui, angka kemiskinan di Kota Bontang sendiri masih menjadi salah satu permasalahan yang sangat ekstrim.

“Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada PT KDM, telah mengadakan program bantuan seperti ini. Semoga nantinya masih bisa terus berlanjut,” ucapnya saat sambutan.

Ini termasuk kontribusi perusahaan kepada pemerintah, dimana menciptakan Kota Bontang menuju kota sehat dan mengurangi adanya kegiatan Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

“Selain menurunkan angka kemiskinan, pastinya kita juga mengurangi adanya aktivitas BABS di lingkungan sekitar,” paparnya.

Sekretaris PT KDM, Sukardi menyampaikan, untuk adanya kegiatan perbaikan rumah tersebut telah berjalan mulai 18 November 2023 hingga 17 Januari 2024. Bantuan perbaikan rumah tidak layak huni ini juga bertempat di Kelurahan Api-Api, berdasarkan dari hasil survei yang ada.

Baca Juga:   Pemkot Bontang Larang Pemasangan Reklame Rokok, Basri: Ini Kota Ramah Anak!

“Saya harap semoga dengan adanya bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bontang yang mendapatkannya, terutama bagi penerima,” harapnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT KDM, Andik Cahyanto Budiarto menyatakan, program bantuan perbaikan rumah tidak layak huni sudah berlangsung sejak 2023 lalu, dan akan berlanjut di 2024 nantinya.

“Kita akan sesuaikan dengan anggaran yang ada, kalau tahun lalu hanya 3 rumah semoga nantinya bertambah 1 lagi menjadi 4 rumah,” jelasnya.

Bantuan ini tidak terlepas dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Bontang, karena data harus disampaikan kepada yang berpihak untuk adanya kegiatan perbaikan rumah. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Most Popular