Rating Game Dinilai Bermasalah, Pemerintah Lakukan Evaluasi

JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah menelusuri dugaan ketidaksesuaian antara klasifikasi usia dan konten sejumlah gim yang beredar di platform Steam di Indonesia.

Temuan ini dinilai berpotensi membingungkan masyarakat, terutama orang tua, dalam menentukan kelayakan konten digital bagi anak-anak.

Sebagai langkah awal, Kemkomdigi melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem klasifikasi yang digunakan, baik oleh platform maupun pengembang gim. Proses ini bertujuan mengidentifikasi sumber persoalan secara komprehensif, mulai dari produksi hingga distribusi konten.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menegaskan pentingnya klasifikasi usia dalam melindungi konsumen.

“Tujuan utama penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS) adalah memberi pegangan yang jelas bagi orang tua agar anak bermain sesuai dengan usianya,” ujarnya di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, regulasi terkait klasifikasi usia gim telah melalui proses panjang sejak 2014 dan kini menjadi bagian dari kebijakan resmi pemerintah.

“Setelah penantian panjang selama 10 tahun, kita akhirnya memiliki regulasi yang memberikan perlindungan serta kepastian bagi konsumen dan industri gim,” tegasnya.

Baca Juga:  Ratusan Massa NU Kepung Kantor Trans7, Tuntut Permintaan Maaf atas Tayangan yang Dinilai Cemarkan Marwah Pesantren

Dalam proses pendalaman, Kemkomdigi juga berkoordinasi dengan pihak Steam guna mempercepat klarifikasi dan evaluasi sistem rating yang diterapkan.

Sebagai langkah preventif, Steam disebut telah menurunkan sejumlah rating gim yang dinilai bermasalah untuk mencegah kesalahpahaman di masyarakat.

Kebijakan ini sejalan dengan penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS) serta ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang tata kelola sistem elektronik dalam pelindungan anak.

“Semua ini kami lakukan demi pelindungan konsumen dan keluarga di Indonesia. Orang tua kini memiliki panduan pasti untuk memastikan anak-anak bermain gim yang sesuai usianya,” pungkas Sonny.

Kemkomdigi memastikan evaluasi akan terus dilakukan guna memperkuat pengawasan serta menjaga ekosistem gim digital di Indonesia tetap aman dan sesuai standar perlindungan yang berlaku. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.