BALIKPAPAN – Suasana haru menyelimuti kedatangan jemaah haji Kloter 2 Embarkasi Balikpapan di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Selasa pagi.
Sejak dini hari, ratusan keluarga telah memadati area kedatangan untuk menyambut kepulangan para jemaah setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci Makkah.
Sebanyak 360 jemaah haji asal Kota Balikpapan tergabung dalam kloter ini. Namun kepulangan tersebut turut diiringi kabar duka atas wafatnya satu jemaah di Makkah akibat komplikasi kesehatan yang memicu serangan jantung.
Sekretaris PPIH 2026, Suharto Baijuri, mengatakan secara administratif jumlah kedatangan tetap tercatat 360 jemaah karena adanya mekanisme penyesuaian manifest atau tanazul antar kloter.
“Secara administrasi, jumlah yang tiba tetap 360 jemaah karena ada penyesuaian melalui tanazul dari kloter lain. Mekanisme ini memastikan komposisi kloter tetap sesuai saat kepulangan,” ujarnya.
Menurut Suharto, sistem tanazul menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional pemulangan jemaah, termasuk pengaturan kursi penerbangan, distribusi layanan, hingga proses debarkasi di daerah asal.
Dengan skema tersebut, seluruh jemaah dapat dipulangkan secara tertib tanpa mengganggu jadwal penerbangan maupun pelayanan yang telah disusun sebelumnya.
Ia juga memastikan seluruh proses perjalanan berjalan lancar sejak keberangkatan dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah, transit di Medan, hingga tiba di Balikpapan tanpa kendala berarti.
“Koordinasi lintas petugas haji di setiap titik layanan menjadi kunci kelancaran perjalanan panjang ini,” jelasnya.
Di ruang kedatangan, suasana penuh emosi tampak mewarnai pertemuan kembali antara jemaah dan keluarga. Pelukan hangat, air mata haru, hingga sujud syukur dilakukan sejumlah jemaah usai menginjakkan kaki kembali di Tanah Air.
Bagi banyak keluarga, penantian lebih dari 40 hari akhirnya terbayar dengan kepulangan orang-orang tercinta dalam keadaan selamat.
Suharto menegaskan pemerintah bersama penyelenggara haji terus memastikan seluruh proses debarkasi berlangsung aman, tertib, dan humanis hingga jemaah kembali ke rumah masing-masing.
“Kami berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur setelah menjalani perjalanan spiritual yang panjang dan penuh makna,” pungkasnya. (MK)
Penulis: Aprianto
Editor: Agus S




