BONTANG – Kota Bontang berhasil meraih skor indeks inovasi tertinggi se-Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang 2024. Skor indeks inovasi sebesar 63,91 yang diraih mengungguli seluruh kabupaten/kota di Kaltim.
Adapun kabupaten/kota yang menjadi urutan posisi setelah Bontang, meliputi Kutai Kartanegara (Kukar) berada di posisi kedua dengan skor 58,59, serta diikuti oleh Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), di peringkat ketiga dengan nilai 37,61.
Hasil tersebut berdasarkan dari klasifikasi indeks inovasi nasional, nilai 60,01 hingga 100,00 tergolong “Sangat Inovatif”, sementara rentang 35,00 hingga 60,00 berada dalam kategori “Inovatif”.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat sambutan menyampaikan apresiasi terhadap seluruh perangkat daerah, yang telah berkontribusi terhadap capaian tersebut. Ia menekankan bahwa prestasi ini bukanlah akhir, melainkan awal untuk tantangan baru ke depan.
“Saya mengapresiasi kerja keras semua pihak. Tapi saya ingin tegaskan bahwa, capaian ini jangan sampai membuat kita berpuas diri. Jadikan ini sebagai pemicu untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya beberapa waktu lalu.
Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin kompleks dan membutuhkan respons yang adaptif, serta kreatif dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sehingga pemerintah akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor, dan memfasilitasi pelatihan maupun forum diskusi untuk meningkatkan kapasitas inovasi daerah.
Kesempatan yang sama turut disampaikan secara daring melalui Zoom Meeting, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), Yusharto Huntoyungo, mengumumkan bahwa Kota Bontang berhasil meraih skor indeks inovasi sebesar 63,91, yang sudah mengungguli seluruh kabupaten/kota lain di Kaltim.
“Bontang menjadi daerah dengan capaian indeks inovasi tertinggi di Kaltim pada 2024, dan masuk dalam kategori ‘Sangat Inovatif’,” jelasnya.
Capaian tersebut menempatkan Bontang sebagai satu-satunya daerah di Kaltim yang masuk kategori tertinggi.
Hal ini mencerminkan konsistensi Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, dalam mengembangkan berbagai program dan kebijakan berbasis inovasi demi peningkatan kualitas layanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




