Tak Perlu Tunggu Event, Kukar Hadirkan Bursa Kerja Harian Lewat Aplikasi

TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bersiap meng-upgrade aplikasi Kukar Siap Kerja menjadi sistem terpadu yang menghubungkan pencari kerja, pelatihan kompetensi, dan perusahaan dalam satu ekosistem digital. Konsep yang diusung bukan lagi sekadar bursa kerja berkala, melainkan job fair everyday berbasis aplikasi.

Sekretaris Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Distransnaker) Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengatakan pembaruan ini akan membuat Program Kukar Siap Kerja berjalan lebih dari dua arah. Tidak hanya menyajikan lowongan kepada pencari kerja, tetapi juga memberi akses langsung kepada pemberi kerja.

“Jadi sistem ini tidak hanya menampilkan lowongan. Perusahaan juga bisa mengakses database tenaga kerja yang sudah terdata dan sudah dilatih,” ujar Dendy.

Aplikasi ini dirancang mengintegrasikan pelatihan kompetensi sebagai fondasi utama. Pemerintah daerah akan memetakan kebutuhan dunia usaha, mulai dari welder, driver, hingga tenaga teknis lainnya. Kesenjangan keterampilan atau gap kompetensi akan diisi melalui program pelatihan yang disiapkan Distransnaker Kukar.

Hasil pelatihan tersebut kemudian menjadi basis data di dalam aplikasi, lengkap secara by name by address beserta alamat email peserta. Perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dapat langsung menelusuri dan memilih kandidat sesuai kebutuhan.

Baca Juga:  40 Rumah Warga di Batu Timbau Ulu Terendam Banjir

“Kalau perusahaan butuh 10 driver atau beberapa welder, mereka tinggal akses aplikasi. Sistem akan menampilkan SDM yang tersedia dan sudah tersertifikasi,” jelasnya.

Sistem juga akan mengirim notifikasi otomatis kepada pencari kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan demikian, proses rekrutmen tidak lagi sebatas mendaftar saat event job fair, tetapi berlangsung setiap hari melalui platform digital.

Dendy menegaskan, konsep ini sejalan dengan arahan Bupati Kukar untuk mewujudkan job fair everyday. Artinya, akses lowongan dan proses seleksi dapat berlangsung setiap saat tanpa harus menunggu agenda tertentu.

Meski begitu, job fair konvensional tetap akan digelar berbasis wilayah yang dibagi dalam tiga zona, yakni hulu, tengah, dan pesisir. Namun pendekatannya lebih konkret karena perusahaan sudah menyampaikan kebutuhan riil dan progres penerimaan tenaga kerja.

Saat ini, aplikasi Kukar Siap Kerja sebenarnya sudah berjalan dan lebih dominan digunakan untuk pendaftaran pelatihan. Sejak Januari 2026, sekitar 2.000 orang telah mendaftar pelatihan melalui platform tersebut. Sistem lama tetap berjalan sambil menunggu penyempurnaan versi terbaru.

Baca Juga:  Penikaman Maut di Gunung Bugis, Saksi: Korban Dikejar dan Ditikam Saat Lari Menyelamatkan Diri

Dalam waktu dekat, Distransnaker Kukar akan berkonsolidasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika untuk menyusun alur proses bisnis sistem baru. Tahap awal difokuskan pada penyusunan database dan desain sistem yang user friendly.

“Mudah-mudahan uji coba bisa kita lakukan pada Maret. Targetnya Maret atau April sistem ini sudah bisa berjalan lebih konkret,” ujarnya.

Melalui sistem ini, pemerintah daerah juga dapat melakukan pelacakan atau tracking terhadap tenaga kerja yang terserap setelah mengikuti pelatihan. Data penyerapan tenaga kerja akan terekam secara digital sehingga kebijakan ketenagakerjaan bisa lebih terukur.

Bagi pencari kerja, skemanya fleksibel. Mereka yang belum memiliki keterampilan dapat mendaftar pelatihan. Sementara yang sudah memiliki sertifikasi dapat langsung mengajukan diri sebagai pencari kerja dalam aplikasi.

Dengan ekosistem ini, Kukar Siap Kerja tidak hanya menjadi etalase lowongan, tetapi menjadi instrumen pengendali tingkat pengangguran terbuka berbasis sistem pemerintahan elektronik.

“Pemerintah berharap pendekatan digital ini mampu mempercepat pertemuan antara kebutuhan industri dan kesiapan tenaga kerja lokal,” tutupnya. (MK)

Baca Juga:  Saling Silang Aturan di Mahakam Ulu, Spanduk Pemprov Melarang Tongkang, KSOP Tetap Izinkan

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.