Pengukuhan Pengurus SPS Kaltim Periode 2025–2029 dan Dialog Soal Masa Depan Media (7-Habis): Investasi IKN Tembus Rp72 Triliun, OIKN Minta Setop Narasi Negatif

Pembahasan soal IKN sore itu akhirnya menjadi salah satu sesi yang paling banyak menyita perhatian peserta.

Masih dalam satu rangkaian dialog media yang dipandu Direktur Balikpapan TV Wiji Wijanarko, Juru Bicara Otorita IKN (OIKN) Troy Pantouw yang mewakili Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, berbicara cukup panjang soal perkembangan pembangunan ibu kota baru.

Dan sejak awal, Troy langsung menyinggung satu hal yang belakangan terus ramai di media sosial. Narasi bahwa pembangunan IKN mangkrak. “Itu tidak benar,” tegas Troy tegas di depan peserta forum.

Menurutnya, pembangunan IKN sampai sekarang masih terus berjalan. Bahkan aktivitas pembangunan berlangsung hampir tanpa henti.

Ia menyebut pekerjaan di kawasan IKN berjalan dari pagi sampai malam hari. “Tidak ada Sabtu-Minggu,” ujarnya sambil menyinggung aktivitas pembangunan dan peliputan wartawan yang berlangsung hampir 24 jam di kawasan IKN.

IKN sendiri belakangan memang kembali ramai dibicarakan publik setelah adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 71 Tahun 2026 yang menyatakan Jakarta masih berstatus ibu kota negara.

Namun menurut Troy, putusan itu justru semakin memperjelas posisi IKN. Karena yang menentukan perpindahan resmi ibu kota nantinya adalah Keputusan Presiden. “Nah Keppres inilah yang nanti menjadi kekuatan hukumnya. Bahwa IKN memang sedang dipersiapkan,” jelas Troy.

Baca Juga:  Backpacker Murah Bali–Singapura–Malaysia (6): Sehari Tanpa Target, KLCC, dan Petualangan Digital di Space & Time

Ia menegaskan pembangunan kawasan inti pemerintahan maupun wilayah sekitar tetap berjalan.

Troy juga memaparkan saat ini sudah ada 75 perjanjian kerja sama atau PKS yang berjalan di kawasan IKN dengan total melibatkan sekitar 65 pelaku usaha.

Dari jumlah itu, 11 kerja sama berasal dari investor asing yang melibatkan delapan perusahaan dari enam negara. Mulai Korea Selatan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia hingga Singapura.

Menurut Troy, beberapa investor asing bahkan sudah mulai melakukan land clearing dan pembangunan kawasan hunian di IKN.

Di sisi lain, total estimasi investasi yang masuk ke IKN saat ini disebut sudah mencapai sekitar Rp72,39 triliun. Angka itu menurut Troy menunjukkan tingkat kepercayaan investor terhadap pembangunan IKN masih cukup tinggi.

Ia juga menyebut fasilitas komersial di kawasan inti mulai tumbuh. Mulai restoran, coffee shop hingga pusat layanan masyarakat. “Roti O sudah ada, Excelso juga sudah ada,” katanya.

Namun bagian yang paling ditekankan Troy justru soal perang narasi tentang IKN di ruang digital.

Ia mengatakan diksi seperti “mangkrak”, “berhenti”, “ditunda” atau “tidak berlanjut” bisa mempengaruhi kepercayaan investor terhadap pembangunan IKN.

Baca Juga:  Golf, Relasi, dan Ritme: Saya Temukan Lagi di PGB 2025

Karena itu, menurutnya, media memiliki peran penting menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. “The truth, the whole truth and only the truth,” ujarnya.

Artinya, kata Troy, media cukup menyampaikan fakta sebenarnya bahwa pembangunan IKN masih berjalan dan terus bergerak.

Dalam sesi tanya jawab, moderator juga sempat menyinggung soal skema pembiayaan IKN yang sebelumnya ramai dibahas publik.

Termasuk soal komposisi pembiayaan yang disebut-sebut hanya sekitar 20 persen berasal dari APBN dan sisanya dari investasi swasta serta kerja sama pemerintah dan badan usaha.

Menjawab hal itu, Troy mengatakan pembiayaan IKN memang berjalan melalui tiga sumber utama. Yakni APBN, KPBU dan investasi swasta.

Menurutnya, penggunaan APBN tetap berjalan sesuai amanat undang-undang dan tahapan pembangunan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Ia menjelaskan pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif tetap dilanjutkan hingga 2029 dengan dukungan APBN sekitar Rp48,8 triliun. “Sisanya memang kita dorong melalui investasi dan kerja sama swasta,” ujarnya.

Karena itu, menurut Troy, kepercayaan investor menjadi sangat penting. Ia mengatakan narasi negatif seperti “mangkrak”, “berhenti” atau “ditunda” bisa mempengaruhi minat investor terhadap IKN.

Baca Juga:  Dulu Ditakuti di Newsroom, Kini Bambang Janu Santai di Warung Pecel

Padahal menurutnya, proses pembangunan terus berjalan dan tidak stagnan. Selain pembangunan fisik, Troy juga menjelaskan pembangunan nonfisik di kawasan delineasi IKN ikut berjalan.

Mulai pelatihan masyarakat, penguatan UMKM, pendidikan hingga peningkatan kapasitas warga sekitar.

Ia juga mencontohkan pembangunan Pasar Segar Sepaku dan koridor jalan penghubung Desa Bukit Raya dan Suka Raja sepanjang sekitar dua kilometer sebagai bagian dari pembangunan kawasan sekitar IKN. “Jadi bukan hanya kawasan pemerintahannya saja yang dibangun,” katanya.

Menurut Troy, IKN sekarang bukan lagi sekadar proyek pemindahan ibu kota. Tapi sedang diarahkan menjadi Superhub Ekonomi Nusantara untuk mendorong pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa.

IKN sendiri dibangun dalam lima tahapan. Saat ini sudah memasuki Tahap II periode 2025–2029. Sementara tahap akhir direncanakan berlangsung pada 2040–2045 dengan target menjadikan IKN sebagai “Kota Dunia untuk Semua”.

Sesi sore itu terasa berbeda dibanding pembahasan sebelumnya. Karena yang dibicarakan bukan lagi sekadar pembangunan fisik IKN.

Tapi juga bagaimana menjaga kepercayaan publik dan investor di tengah derasnya narasi di media sosial. (Habis)

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.