Saeful Rizal Apresiasi Anak Penghafal Juz 30, Dorong Penguatan Pendidikan Agama dan Lingkungan Positif

BONTANG – Anggota Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal, mengapresiasi prestasi seorang anak di Kota Bontang yang berhasil menghafal Al-Qur’an, khususnya juz 30.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa banyak generasi muda yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga memiliki bekal nilai-nilai keagamaan.

Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai kabar yang menggembirakan, dan menunjukkan bahwa jumlah anak-anak dengan karakter positif masih lebih banyak dibandingkan mereka yang terjerumus dalam perilaku negatif.

“Masih lebih banyak generasi muda yang baik. Namun kita tetap harus berupaya menekan angka anak-anak yang terpengaruh hal-hal negatif, dengan cara merangkul dan membimbing mereka agar kembali ke lingkungan yang baik,” ujarnya.

Ia menilai upaya pembinaan generasi muda tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Menurutnya, DPRD, pemerintah daerah, organisasi keagamaan, hingga seluruh tempat ibadah memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang karakter anak.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat memberikan perhatian lebih, agar semakin banyak anak-anak yang berkembang dengan karakter positif, sekaligus membantu mereka yang menghadapi persoalan sosial agar dapat kembali ke jalur yang baik.

Baca Juga:  Longsor di Jalan Sawi Dikhawatirkan Makin Parah, Faisal Minta Pemkot Segera Bertindak

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif, seperti penyalahgunaan narkoba maupun kenakalan remaja.

“Pembimbingan keagamaan memiliki urgensi yang sangat tinggi. Ketika seseorang memiliki pemahaman agama yang baik, apa pun yang dimilikinya akan digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat,” katanya.

Ia juga mendukung kebijakan sekolah yang membiasakan peserta didik menjalankan kegiatan keagamaan, sebelum memulai pembelajaran, seperti salat duha bagi siswa muslim maupun kegiatan ibadah sesuai agama masing-masing bagi siswa nonmuslim.

Menurutnya, kebiasaan tersebut merupakan langkah konkret dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual kepada peserta didik sejak dini. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.