BONTANG – Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Purwo Asmadi menjelaskan bahwa, berdasarkan dari hasil penyelidikan awal terkait kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus karyawan dengan pengendara sepeda motor di Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Tanjung Laut, bermula saat bus datang dari arah Masjid Al Hijrah hendak berputar arah.
Saat itu, ada sekitar lima pengendara sepeda motor yang tepat berada di belakang bus, untuk memberikan ruang agar bus dapat melakukan putar balik dengan aman, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 21.08 Wita.
Akan tetapi, pengendara sepeda motor Yamaha MX King datang dari arah yang sama diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan mengambil jalur kanan, untuk menyalip kendaraan-kendaraan yang sedang berhenti memberikan kesempatan kepada bus.
Sehingga insiden tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor berusia 18 tahun meninggal dunia, sementara penumpangnya yang berusia 16 tahun mengalami luka-luka, dan hingga saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit (RS).
“Pengendara sepeda motor saat ingin melintas mengambil sisi kanan kendaraan yang sedang memberikan kesempatan bus untuk berputar arah, namun saat ingin melintas motor ini menabrak pintu depan sebelah kanan bus,” ucapnya saat dikonfirmasi.
Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor yang berusia 18 tahun mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia, tepat di Sabtu, sekitar pukul 06.00 Wita. Sementara untuk remaja berusia 16 tahun yang diboncengnya, mengalami luka di bagian wajah dan hingga kini masih menjalani masa perawatan di RS karena mengalami kritis.
Polisi saat ini masih meminta keterangan dari sopir bus untuk melengkapi proses penyelidikan. Selain itu, seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti.
“Untuk sopir bus masih kita mintai keterangan. Sementara pengendara sepeda motor ini tidak menggunakan helm saat berkendara,” tambahnya.
Adanya kejadian ini, Kasat Lantas Polres Bontang turut mengimbau agar bisa menaati peraturan lalu lintas, serta selalu berhati hati dan bersikap sopan dalam berkendara dijalan.
“Ingat kecelakaan lalu lintas dapat terjadi kapanpun dan dimanapun,” pungkasnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




