BONTANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dari atlet pencak silat asal Kota Bontang. Fitri Mawarni, pesilat dari Perguruan Tapak Suci Bontang, sukses mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali perunggu di ajang Asian Pencak Silat Championship yang berlangsung di Vietnam, 17–23 Juli 2026.
Fitri turun di nomor tanding kelas B putri. Diketahui dalam perjalanannya menuju podium, ia berhasil melewati babak penyisihan dengan mengalahkan pesilat asal Malaysia. Langkahnya kemudian terhenti di babak semifinal setelah menghadapi atlet tuan rumah Vietnam, sehingga berhak membawa pulang medali perunggu.
Prestasi tersebut terasa semakin berkesan dan berharga, karena Fitri menjadi satu-satunya atlet asal Kalimantan Timur (Kaltim) yang memperkuat kontingen Indonesia di kejuaraan tersebut.
Secara keseluruhan, Indonesia telah mengirimkan sebanyak 26 atlet, untuk berlaga di berbagai nomor pertandingan. Fitri mengaku sangat bangga, dimana dirinya dapat tampil di level internasional dan mempersembahkan medali bagi Indonesia.
“Alhamdulillah pastinya sangat senang, bahagia, bangga,” ungkapnya saat dihubungi, Senin (27/7/2026).
Meski telah berhasil naik podium, Fitri menegaskan bahwa dirinya belum merasa puas. Ia menganggap medali perunggu ini sebagai salah satu motivasi, untuk tetap terus meningkatkan kemampuannya di pertandingan selanjutnya.
“Tetap bersyukur untuk apa yang sudah diraih, tapi tidak puas sampai di sini. Selalu ada rasa lapar lagi pastinya, untuk kedepannya membuahkan hasil yang lebih baik dan maksimal lagi, insyaallah,” jelasnya.
Di kejuaraan Asia di Vietnam ini, menjadi pengalaman internasional kedua bagi Fitri. Sebelumnya, ia juga pernah mengikuti pertandingan di ajang Asean University Games (AUG) 2024 lalu, yang diselenggarakan di Malang dan Surabaya.
Sepulang dari Vietnam, Fitri mengaku akan kembali mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.
“Untuk rencana pertandingan Porprov ini sama, main di kelas B juga. Insyaallah bawa nama Bontang,” tambahnya.
Keberhasilan Fitri diharapkan menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda di Bontang, untuk terus berprestasi dan menunjukkan bahwa daerah mampu melahirkan atlet yang bersaing di tingkat internasional.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




