BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan program seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru jenjang SD dan SMP negeri tetap berjalan meski pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Sebanyak sekitar 33 ribu paket seragam mulai didistribusikan ke sekolah-sekolah sebagai bentuk komitmen mendukung pemerataan pendidikan.
Penyaluran program tersebut ditandai dengan penyerahan simbolis oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat menghadiri Rapat Koordinasi Bunda PAUD di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Rabu (5/8/2026).
Meski penyerahan dilakukan secara simbolis, pembagian kepada para siswa akan dilaksanakan langsung oleh masing-masing sekolah.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan program seragam gratis tetap menjadi prioritas pemerintah daerah karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam mengurangi beban pengeluaran orang tua saat memasuki tahun ajaran baru.
“Seragam gratis ini sudah mulai disalurkan ke seluruh SD dan SMP. Hari ini hanya diserahkan secara simbolis, sedangkan pembagiannya kepada siswa dilakukan langsung oleh masing-masing sekolah,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan seluruh paket seragam telah didistribusikan ke sekolah-sekolah dan jumlahnya dipastikan mencukupi sesuai data penerima.
Secara keseluruhan, sekitar 33.000 paket disiapkan untuk memenuhi kebutuhan peserta didik jenjang SD dan SMP di Kabupaten Berau.
Untuk jenjang SD, sebanyak sekitar 6.217 siswa menerima tiga jenis seragam, yakni merah putih, batik, dan pramuka. Selain itu, mereka juga memperoleh tas sekolah beserta perlengkapan alat tulis sebagai penunjang kegiatan belajar.
Sementara itu, sekitar 4.000 siswa SMP menerima tiga jenis seragam yang sama, yaitu seragam nasional, batik, dan pramuka. Bantuan untuk jenjang SMP tidak mencakup tas sekolah.
“Seluruh seragam sudah didistribusikan ke sekolah-sekolah. Kami memastikan jumlahnya mencukupi dan tinggal dibagikan kepada siswa oleh masing-masing satuan pendidikan,” kata Mardiatul.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Berau berharap seluruh peserta didik dapat memulai proses belajar tanpa terkendala perlengkapan sekolah.
“Program ini diharapkan mampu mendukung pemerataan layanan pendidikan dan meningkatkan semangat belajar siswa di seluruh wilayah Berau,” pungkasnya.
Editor: Agus S.




