Kukar Siapkan Rp56,4 Miliar untuk Beasiswa, BEM Unikarta Diminta Kawal Mahasiswa

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyiapkan ribuan beasiswa pada 2026. Bupati Kukar Aulia Rahman Basri pun menantang Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara memastikan tidak ada mahasiswa yang berhenti kuliah hanya karena kesulitan biaya.

Tantangan itu disampaikan Aulia saat menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unikarta 2026, Rabu (26/8/2026).

Menurut Aulia, mahasiswa sebenarnya memiliki sejumlah pilihan pembiayaan pendidikan. Salah satunya melalui Beasiswa Kukar Idaman Terbaik yang disiapkan pemerintah daerah.

Program tersebut pada 2026 menyiapkan sekitar 7.026 penerima dengan dukungan anggaran sekitar Rp56,4 miliar.

Kuota itu mencakup sejumlah kategori, mulai bantuan pendidikan, beasiswa prestasi, beasiswa tematik hingga beasiswa stimulan untuk mahasiswa jenjang S1.

Khusus beasiswa stimulan mahasiswa S1, Pemkab Kukar menyiapkan sekitar 2.956 kuota. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan Rp5 juta per tahun.

Selain Beasiswa Kukar Idaman Terbaik, mahasiswa juga dapat memanfaatkan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) serta dukungan pendidikan yang disediakan perusahaan.

Menurut Aulia, banyaknya skema tersebut seharusnya dapat menekan risiko mahasiswa putus kuliah karena persoalan ekonomi.

Baca Juga:  Korban Terakhir Kecelakaan Ketinting di Sungai Belayan Ditemukan Meninggal, SAR Akhiri Operasi Hari Keempat

“Jangan sampai ada anak Unikarta yang berhenti kuliah karena masalah tidak bisa membayar biaya kuliah,” tegas Aulia.

Ia meminta BEM Unikarta tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi internal kampus. Organisasi mahasiswa juga perlu ikut memastikan informasi beasiswa sampai kepada mahasiswa yang membutuhkan.

BEM diharapkan dapat membantu mahasiswa mengidentifikasi peluang bantuan, memahami persyaratan, hingga mengarahkan mereka agar tidak kehilangan kesempatan memperoleh dukungan pembiayaan.

Aulia menilai pemerintah daerah telah membuka banyak jalur bantuan. Tantangannya adalah memastikan program tersebut benar-benar diketahui dan dimanfaatkan mahasiswa.

“Jadi, ini juga saya kasih challenge terhadap teman-teman yang ada di Badan Eksekutif Mahasiswa Unikarta, untuk memastikan bahwa seluruh anak Unikarta ini bisa kuliah dengan baik, bisa terbiayai dengan baik selama mereka kuliah dengan benar,” ujarnya.

Pemkab Kukar saat ini juga masih menjalankan tahapan verifikasi calon penerima Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026.

Aulia mengingatkan mahasiswa baru agar tidak hanya fokus pada kegiatan akademik. Menurutnya, kehidupan kampus juga menjadi ruang membangun pengalaman organisasi, kepemimpinan, empati dan kepedulian sosial.

Baca Juga:  Warga Selangkau Geger Penemuan Kerangka Manusia

Mahasiswa, kata dia, memiliki tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga dan masyarakat yang telah memberikan dukungan.

Karena itu, organisasi kemahasiswaan juga penting sebagai ruang pembentukan karakter sekaligus kepedulian terhadap persoalan mahasiswa lain.

Dengan dukungan ribuan kuota beasiswa dan berbagai skema pembiayaan pendidikan lainnya, Pemkab Kukar berharap persoalan biaya tidak lagi menjadi alasan mahasiswa menghentikan studi.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S.

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.