BONTANG – Warga di Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, mengeluhkan kondisi air PDAM yang berubah menjadi keruh dan berwarna cokelat setiap kali terjadi pemadaman listrik.
Salah seorang warga, Paijo, mengatakan bahwa kondisi air tersebut sudah sering terjadi. Menurutnya, air PDAM biasanya berubah warna setelah aliran listrik kembali menyala.
“Setiap habis mati lampu, pasti kondisi air PDAM seperti ini. Bagaimana kita mau pakai airnya, kalau kondisinya sangat tidak layak,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026).
Selain itu, Paijo juga menyebutkan dalam sepekan terakhir pemadaman listrik, maupun aliran air PDAM juga cukup sering terjadi. Kondisi itu membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih, untuk kebutuhan sehari-hari.
“Ini tadi mati lampunya mulai jam 3 sore, sekitar habis salat isya baru menyala lampunya, pas mengalirkan air selalu keruh,” tambahnya.
Ia mengatakan, warga tidak bisa langsung menggunakan air setelah kembali mengalir, karena kondisinya masih keruh dan berwarna cokelat.
Menurut Paijo, kondisi tersebut berulang setiap kali terjadi pemadaman listrik. Warga pun berharap ada perhatian dari pihak terkait, agar kualitas air yang dialirkan ke rumah-rumah warga tetap layak digunakan.
Warga juga berharap persoalan air keruh tersebut dapat segera ditangani, terutama karena kebutuhan air bersih sangat bergantung pada kelancaran distribusi PDAM.
Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam




