Pelatihan Vokasi Gratis Digencarkan, Pemkot Bontang Gandeng BPVP Samarinda

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memperkuat upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), melalui sinergi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program pelatihan vokasi gratis, yang diperuntukkan bagi masyarakat Bontang. Program ini diarahkan untuk mencetak tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia industri, sekaligus memperluas peluang kerja dan usaha.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyambut langsung kunjungan tim BPVP Samarinda yang memiliki wilayah kerja meliputi Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Selatan (Kalsel), hingga Kalimantan Utara (Kaltara). Secara keseluruhan, program pelatihan tersebut menargetkan 17.000 peserta.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Bontang mendorong keterlibatan aktif lembaga pelatihan yang ada di daerah. Ada sekitar 40 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Ruang Pelatihan Kerja (RPK) lokal, didorong untuk mengambil bagian dalam pelaksanaan program.

“Beragam pilihan pelatihan juga disiapkan untuk menjangkau kebutuhan masyarakat, dari berbagai latar belakang,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (19/9/2026).

Tercatat sekitar 400 jenis pelatihan yang dapat menjadi pilihan, mulai dari pengelasan, teknisi listrik, servis AC, operator alat berat, keterampilan digital, kuliner, kecantikan, konstruksi, hingga sektor pariwisata dan hospitality.

Baca Juga:  Bontang Kuala Aktif Promosikan Pariwisata

Neni menegaskan, program tersebut harus dirancang secara tepat sasaran, dan tidak berhenti hanya sebatas kegiatan pelatihan atau pemberian sertifikat saja.

Menurutnya, materi pelatihan harus disesuaikan dengan kebutuhan industri, sekaligus mempertimbangkan potensi masyarakat dan kebutuhan pasar kerja di Bontang.

“Pelatihan ini harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan industri dan masyarakat, sehingga tidak berhenti pada sertifikat, tetapi membuka peluang kerja dan penghasilan,” ungkapnya.

Sehingga ia berharap, keterampilan yang diperoleh peserta nantinya dapat langsung dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja, maupun membuka peluang usaha secara mandiri.

Selain keterampilan teknis, peserta juga akan didorong memperoleh sertifikasi kompetensi resmi. Sertifikasi tersebut diharapkan menjadi modal tambahan, bagi pencari kerja dalam memenuhi persyaratan yang dibutuhkan perusahaan.

“Program pelatihan juga diarahkan terhubung dengan bursa kerja. Dengan demikian, lulusan pelatihan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga memiliki akses yang lebih luas terhadap informasi dan kesempatan kerja,” jelasnya.

Maka dari itu, Pemkot Bontang berharap sinergi bersama BPVP Samarinda tersebut, dapat dinilai menjadi salah satu langkah konkret dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

Baca Juga:  Sambut Ramadan 1446 H, 2.500 Peserta Meriahkan Pawai Obor BKDIB

Di sisi lain, peningkatan kompetensi tenaga kerja juga sangat diharapkan mampu menekan angka pengangguran, sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih produktif. Dalam jangka panjang, program ini juga diharapkan ikut menggerakkan perekonomian lokal secara berkelanjutan.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.