Pemkot Bontang Ajukan Bus Sekolah ke Pusat untuk Antar Jemput Pelajar

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana menambah armada bus sekolah, untuk memberikan akses transportasi yang lebih aman bagi para pelajar, khususnya mereka yang tinggal di wilayah yang cukup jauh dari sekolah.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan bus sekolah kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dalam pengajuan tersebut, dimana Pemkot Bontang telah mengusulkan sebanyak 16 unit kendaraan.

Neni menjelaskan, bus yang diharapkan nantinya berukuran mini dengan kapasitas sekitar 13 hingga 16 penumpang. Armada tersebut akan digunakan untuk menjemput dan mengantar pelajar ke sekolah yang bertempat tinggal cukup jauh, seperti di Bontang Lestari.

“Ada satu minibus kita beli, karena saya ingin anak-anak sekolah itu betul-betul terlindungi. Sekarang kan anak sekolah ada yang bawa motor, diantarkan orang tuanya, ada yang jalan kaki dan sebagainya,” ujar Neni, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, selain mengandalkan pengadaan dari pemerintah, rencana penambahan bus sekolah juga akan didukung, melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari Bontang Transport.

Baca Juga:  Satpol PP Samarinda Tertibkan PKL Membandel di Depan Islamic Center

Neni menyebutkan, skema TJSL menjadi salah satu pilihan, karena Bontang Transport tidak dapat memberikan dividen kepada Pemkot Bontang, lantaran adanya ketentuan yang mengatur hal tersebut.

“Karena Bontang Transport tidak bisa memberikan dividen ke Pemkot karena aturannya tidak boleh, jadi dia TJSL. TJSL-nya itu berupa bus sekolah yang mini,” jelasnya.

Dengan demikian, Neni berharap nantinya Bontang memiliki sedikitnya dua armada bus sekolah yang dapat beroperasi, secara khusus untuk mengangkut pelajar.

Ia membayangkan armada tersebut dapat berkeliling kota untuk menjemput anak-anak sekolah, terutama mereka yang berada di kawasan yang cukup jauh dan membutuhkan akses transportasi.

“Saya ingin sekali mobil angkutan sekolah itu keliling jemput anak sekolah. Di Bontang Lestari, di daerah yang memang jauh tempat tinggalnya,” katanya.

Neni menegaskan, pengajuan kepada Kemenhub telah dilakukan. Ia berharap seluruh usulan dapat direalisasikan, namun tetap bersyukur apabila pemerintah pusat hanya memberikan, sebagian dari jumlah yang diajukan.

“Saya mintanya 16 ke Kementerian Perhubungan, suratnya sudah ada. Nanti kalaupun dapatnya hanya satu, iya alhamdulillah. Daripada mengajukan satu tapi nanti malah tidak dapat sama sekali,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bontang Tuan Rumah Porwada Kaltim ke-3, Neni: Jangan Fokus Medali tapi Jalin Kebersamaan dan Persaudaraan!

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.