Neni Larang Wisatawan Bawa Pulang Biota Laut dari Pulau Segajah

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengingatkan wisatawan, agar tidak mengambil maupun membawa pulang biota laut yang ditemukan di kawasan wisata Pulau Segajah.

Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni menegaskan, tindakan membawa pulang biota laut sangat tidak diperbolehkan. Lantaran sejumlah biota laut yang ada di kawasan tersebut perlu dijaga kelestariannya.

“Hal seperti itu tidak diperbolehkan, karena biota laut itu dilindungi. Jadi sangat diimbau untuk para pengusaha wisata bisa menyampaikan itu,” katanya, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, keberadaan biota laut di kawasan wisata Bontang merupakan bagian dari kekayaan alam yang harus dijaga bersama. Apalagi, sejumlah spesies yang ada jumlahnya terbatas, sehingga berpotensi terancam apabila terus diambil.

“Kita juga punya spesiesnya hanya sedikit, jadinya harus kita jaga. Buat apa biota laut sampai dibawa pulang, apalagi dijemur sampai kering,” tegasnya.

Neni menyebutkan, nantinya Pemkot Bontang akan menyiapkan imbauan agar larangan tersebut dapat diketahui wisatawan, maupun pelaku usaha wisata. Edukasi dinilai penting, agar aktivitas wisata tidak justru merusak ekosistem laut.

Baca Juga:  Chusnul Dhihin Pastikan Dirinya Lebih Aktif Dalam Debat Paslon Kedua

“Nanti bakal kita buat imbauannya,” tambahnya.

Sebelumnya, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Malahing mengeluhkan masih adanya wisatawan yang datang ke Pulau Segajah, kemudian membawa pulang biota laut yang ditemukan di kawasan tersebut.

Ketua Pokdarwis Malahing, Maxi, menyebut sejumlah biota laut seperti siput laut, bintang laut, hingga bulu babi kerap diambil wisatawan untuk dibawa pulang seusai mereka mendatangi Pulau Segajah.

Padahal, menurutnya, seluruh biota laut yang hidup di kawasan Pulau Segajah merupakan bagian dari daya tarik wisata yang harus dilestarikan.

“Semuanya itu harus dijaga, agar Pulau Segajah tetap lestari dan mencegah kepunahan biota lautnya di sana. Intinya jangan menjemur atau membawa pulang biota laut,” ucap Maxi beberapa waktu lalu.

Ia mengingatkan wisatawan, agar tidak mengambil apapun dari alam ketika berkunjung ke Pulau Segajah. Sebab, pengalaman menikmati keindahan kawasan tersebut seharusnya tidak mengorbankan kelestarian ekosistem.

“Semua jenis biota laut yang ada di Segajah tidak boleh dibawa pulang. Cukup bawa pulang dalam keadaan difoto dan menjadi kenangannya saja,” ungkapnya.

Baca Juga:  Puncak Bontang Kopi Fest 2023, Hadirkan Juara Nasional Barista 2018, Ini Daftar Juara Racik Kopi!

Dengan begitu, keindahan Pulau Segajah beserta biota laut di dalamnya, dapat terus dinikmati masyarakat dan generasi berikutnya.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.