Kerja Sama Limbah PT KNI Dikaji, Pemkot Bontang Soroti IPLT hingga Andalalin

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengkaji rencana kerja sama pengelolaan air limbah domestik bersama PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI), dimana pemkot memastikan kerja sama dengan sektor industri tersebut, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan, keselamatan warga, serta manfaat bagi daerah.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan telah melibatkan sejumlah perangkat daerah dan unsur terkait dalam hal ini, di antaranya Bapenda, Bapperida, Bagian Hukum, Inspektorat, Dinas Perhubungan, serta jajaran BUMD, yakni PT Laut Bontang Bersinar dan Perumda AUJ.

Agus Haris mengungkapkan setiap rencana kemitraan dengan sektor industri, harus memberikan manfaat nyata bagi daerah, termasuk dalam optimalisasi aset dan peningkatan pendapatan daerah. Namun, aspek keselamatan serta kenyamanan masyarakat, tetap menjadi perhatian utama.

“Dalam pembahasannya, kami Pemkot Bontang mengevaluasi berbagai aspek kelayakan kerjasama, mulai dari legalitas dan aspek hukum, dampak ekonomi, hingga kesiapan sarana pengolahan limbah,” ucapnya, Selasa (29/9/2026).

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kapasitas Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Bontang Lestari. Kesiapan fasilitas tersebut, sangat perlu dipastikan mampu menampung volume limbah yang dihasilkan nantinya, sehingga pengelolaannya tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Hari Lahir Bertepatan HUT Bontang, Sepuluh Pelajar Dapat KTP Elektronik

Selain persoalan pengolahan limbah, aspek transportasi juga menjadi perhatian. Rute yang digunakan untuk pengangkutan bahan baku, maupun kebutuhan industri melalui jalan umum harus dipastikan aman bagi pengguna jalan.

“Karena itu, dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) turut menjadi bagian yang dikaji dalam rencana kerja sama,” ungkapnya.

Maka Pemkot Bontang menegaskan pengelolaan air limbah domestik industri, harus memenuhi ketentuan dan dilakukan dengan memperhatikan prinsip keamanan, serta perlindungan lingkungan.

Di sisi lain, kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), apabila seluruh aspek kelayakan dan ketentuan yang dipersyaratkan telah terpenuhi.

Melalui evaluasi lintas sektor ini, Pemkot Bontang memastikan rencana kerja sama tidak hanya berorientasi pada kepentingan industri, tetapi juga memberikan manfaat bagi daerah dan tetap menjaga keselamatan, serta kenyamanan masyarakat.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.