Anggaran Terbatas, Dispopar dan KONI Bontang Prioritaskan Atlet Berpeluang Medali di Porprov 2026

BONTANG – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispoparekraf) Bontang bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan pengurus cabang olahraga (cabor), menggelar rapat koordinasi membahas persiapan kontingen Bontang menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Kabupaten Paser, November mendatang.

Kepala Dispoparekraf Bontang, Eko Mashudi mengatakan bahwa rapat tersebut membahas sejumlah penyesuaian yang perlu disampaikan kepada seluruh pelaku cabor, terkait persiapan keberangkatan kontingen.

Salah satunya ialah penyesuaian berkaitan dengan keterbatasan anggaran. Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) akan mengalokasikan sekitar Rp4,4 miliar, untuk kebutuhan Porprov 2026. Sementara itu, berdasarkan data keterlibatan kontingen Bontang, anggaran tersebut dinilai belum mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan atlet dan cabor.

“Jadi untuk Porprov kali ini, kita benar-benar memprioritaskan cabor atau atlet yang berpotensi mendapatkan medali,” ujar Eko saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).

Meski demikian, Eko menegaskan Dispoparekraf bersama KONI Bontang tidak serta-merta mengurangi upaya untuk memberangkatkan atlet yang telah menjalani Training Center (TC). Berbagai opsi masih diupayakan, termasuk menggandeng perusahaan melalui dukungan terhadap kontingen.

Baca Juga:  Halal Bihalal PSSB Bontang: Pererat Silaturahmi, Diwarnai Aksi Sosial

“Masih kita upayakan semuanya, salah satunya juga bekerja sama dengan perusahaan,” katanya.

Sehingga Dispoparekraf dan KONI Bontang, juga mulai mempersiapkan sejumlah kebutuhan kontingen, mulai dari atribut, transportasi hingga akomodasi selama pelaksanaan Porprov berlangsung.

Eko berharap, dengan adanya keterbatasan anggaran ini, tidak menyurutkan semangat para atlet yang akan membawa nama Kota Bontang di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut, yang dimana selalu digelar dalam empat tahun sekali.

“Pemerintah dalam hal ini, Dispopar berupaya untuk memberikan layanan terbaik kepada semua atlet yang membawa nama baik Kota Bontang. Maka kami masih mengurus semua lewat rapat koordinasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Bontang, Andi Amri mengatakan bahwa masing-masing cabor saat ini telah melakukan persiapan, sesuai dengan kebutuhan dan program pembinaan masing-masing.

Menurutnya, kepengurusan KONI yang baru akan meningkatkan pengawasan terhadap proses latihan maupun pembinaan atlet di setiap cabor. Hal tersebut dinilai penting, untuk memastikan persiapan atlet bisa berjalan optimal menjelang pertandingan.

“Untuk menghadapi Porprov ini sebenarnya semua cabor sudah mempersiapkan dirinya masing-masing. Kemudian kami di kepengurusan, akan intens mengawasi pelatihan dan pembinaan di cabor itu,” jelasnya.

Baca Juga:  Meriah dan Inspiratif, Smantig Cup 2025 Warnai Ulang Tahun SMA Negeri 3 Bontang

Pada Porprov 2026 di Kabupaten Paser, KONI Bontang menargetkan memberangkatkan kontingen 53 cabor, dengan persiapan yang terus dilakukan Bontang berupaya tetap kompetitif, meski harus menyesuaikan kebutuhan kontingen dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Untuk atlet ada sekitar 600’an orang, total secara keseluruhan 900’san itu sudah termasuk pelatih, ofisial dan sebagainya,” pungkasnya.

Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.