Api Berkobar di Area SDN 001 Samarinda, Murid Sudah Pulang Saat Kejadian

SAMARINDA – Kebakaran melanda kawasan SD Negeri 001 Samarinda di Jalan Tirta Kencana, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 16.50 WITA. Satu rumah penjaga sekolah dan dua kantin terbakar, sementara bangunan utama sekolah berhasil diselamatkan.

Kebakaran diketahui setelah warga melihat asap tebal disertai kobaran api dari area belakang sekolah. Api yang terus membesar membuat warga khawatir merambat ke bangunan sekolah dan permukiman di sekitarnya.

Sejumlah warga kemudian berusaha melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu petugas tiba.

Ardi, salah seorang penjaga kantin SDN 001 Samarinda, mengatakan api berasal dari kawasan rumah penjaga sekolah yang posisinya berdekatan dengan kantin.

“Saya melihat rumah penjaga sekolah itu terbakar, posisi bangunan menyatu dengan kantin. Kebetulan saat kejadian anak-anak sekolah sudah pulang dan kantin juga sudah tutup. Setahu saya penjaga sekolah tinggal sendirian di situ,” ujar Ardi.

Armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Samarinda bersama relawan kemudian tiba dan langsung berusaha melokalisasi api.

Baca Juga:  Andi Harun Nilai Klarifikasi Rudy Mas’ud Masih Terlalu Umum

Proses pemadaman sempat diwarnai ketegangan antara personel pemadam dan warga. Cekcok terjadi di tengah situasi pemadaman yang ramai. Namun, kesalahpahaman tersebut dapat segera diselesaikan dan petugas kembali fokus melakukan pemadaman.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Samarinda Hendra AH membenarkan kebakaran tersebut. Tiga unit fire truck dari Posko 1 dikerahkan bersama personel dan relawan.

“Hari ini kami mendapat informasi kebakaran di Jalan Tirta Kencana/Arjuna, tepatnya di belakang SD. Yang terbakar adalah satu rumah penjaga sekolah dan dua kantin, serta ada sedikit mess yang terdampak,” kata Hendra.

Menurut Hendra, sekolah sudah dalam kondisi sepi ketika kebakaran terjadi karena seluruh murid telah pulang.

Petugas juga harus berhati-hati ketika memasuki kawasan sekolah karena akses menuju titik kebakaran relatif sempit.

“Akses jalan utama lumayan baik, hanya saja saat masuk ke area dalam sekolah jalurnya sedikit sempit. Tapi Alhamdulillah bangunan utama sekolah tidak terkena dampak,” jelasnya.

Api akhirnya berhasil dilokalisasi sehingga tidak merambat ke bangunan utama sekolah maupun permukiman warga.

Baca Juga:  Raffi Ahmad Ajak Anak Muda Kaltim Maksimalkan Peluang Ekonomi Kreatif

Warga yang sejak awal menyaksikan proses pemadaman bahkan sempat bersorak dan bertepuk tangan setelah kobaran api berhasil dikuasai.

“Kami menurunkan 3 unit fire truck dari Posko 1 dengan dibantu rekan-rekan relawan. Waktu penanganan hingga pendinginan memakan waktu sekitar satu jam,” ujar Hendra.

Tidak dilaporkan adanya korban dalam kejadian tersebut. Penyebab kebakaran dan jumlah kerugian materiil masih dalam penyelidikan.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S.

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.