BONTANG – Perselisihan di perkebunan sawit berujung maut. Seorang pria di Jalan Nilam, RT.05, Desa Saliki, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), meninggal dunia setelah diduga terkena lemparan alat tojok sawit, Kamis (15/10/2026) malam.
Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh Polres Bontang bersama Polsek Muara Badak dan Tim Rajawali. Polisi telah mengamankan seorang pria berinisial MT, yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut, beserta sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan.
Kapolres Bontang, AKBP Anak Agung Gede Wibowo Sitepu, melalui Kapolsek Muara Badak, Iptu Sumartono mengatakan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 20.30 Wita. Saat itu, korban bersama anaknya sedang mengecek lahan perkebunan sawit miliknya.
Akan tetapi saat tiba di lokasi, korban mendapati sejumlah orang yang dikenalnya tengah memanen buah sawit tanpa izin pemilik lahan. Temuan tersebut kemudian memicu perselisihan antara korban dan kelompok tersebut.
“Situasi memanas, hingga MT diduga melemparkan alat tojok sawit ke arah korban. Lemparan itu mengenai bagian dada kiri korban,” ucapnya, Minggu (18/10/2026).
Usai kejadian, MT bersama kelompoknya diduga melarikan diri dari lokasi kejadian. Sementara itu, untuk korban dibawa ke puskesmas agar mendapatkan pertolongan medis.
“Namun, nyawa korban tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia setibanya di puskesmas,” tambahnya.
Polisi kemudian melakukan penanganan terhadap kasus tersebut, dan mengamankan MT beserta barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Penanganan perkara akan dilakukan secara profesional, berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga informasi tersebut dipublikasikan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai motif perselisihan, maupun status hukum terperinci dari MT.
Pewarta: Dwi S
Editor: Yusva Alam




