BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni merespons viralnya foto kendaraan yang diduga merupakan mobil dinas Pemerintah Kota Bontang di media sosial Threads. Menindaklanjuti persoalan tersebut, Pemkot Bontang telah menyiapkan surat edaran terkait penggunaan kendaraan dinas.
Dalam keterangannya, Neni menyebut Sekretaris Daerah (Sekda) telah menindaklanjuti persoalan tersebut, melalui penerbitan edaran yang mengatur penggunaan mobil dinas.
“Sudah dibuat sebuah teguran, edaran untuk tidak menggunakan mobil seperti itu,” ujarnya.
Selain penggunaan kendaraan, Neni juga menyinggung dugaan penggantian pelat nomor mobil dinas menjadi pelat putih. Ia menegaskan, pemerintah telah membuat surat edaran agar praktik tersebut tidak dilakukan.
“Kita sudah bikin surat edaran untuk tidak mengganti, dan tidak menggunakan mobil dinas itu,” katanya, Senin (12/10).
Meski demikian, Neni menyebut sejauh ini tindak lanjut yang dilakukan masih berupa surat edaran dan belum disertai hukuman.
Sebelumnya, sebuah foto Toyota Kijang Innova Zenix yang tercatat sebagai aset Pemkot Bontang menjadi perhatian setelah diunggah di media sosial Threads. Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menyebut kendaraan itu kerap terparkir di depan rumah warga di Samarinda.
Unggahan itu juga menyoroti dugaan perbedaan penggunaan pelat nomor kendaraan pada hari kerja dan akhir pekan, yakni pelat merah saat hari kerja dan pelat putih pada akhir pekan.
Meski demikian, alasan kendaraan tersebut berada di Samarinda serta pihak yang menggunakannya belum dijelaskan dalam keterangan Neni. Karena itu, informasi mengenai penggunaan kendaraan tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut.
Pewarta: Syakurah
Editor: Yusva Alam




