SENDAWAR — Dinas Lingkungan Hidup Kutai Barat menggelar apel siaga gladi kedaruratan Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3) skala Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 di Alun-Alun Itho, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Frederick Edwin, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah sekaligus Kepala Diskominfo Kutai Barat Yuli Permata Mora, Kepala DLH Kutai Barat Robertus Leopold Bandarsyah, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kutai Barat.
Dalam simulasi tersebut, para petugas memperagakan prosedur cepat penanggulangan kebocoran dan kontaminasi zat berbahaya guna menguji kesiapan personel serta peralatan keselamatan yang dimiliki daerah.
Dalam sambutannya, Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada DLH Kutai Barat atas terselenggaranya kegiatan tersebut melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama kita dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi keadaan darurat akibat bahan berbahaya dan beracun maupun limbah B3,” ujarnya.
Menurutnya, gladi kedaruratan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas, kesiapan, dan koordinasi lintas sektor di tengah pesatnya perkembangan sektor pertambangan, perkebunan, dan industri lainnya di Kutai Barat.
Ia menegaskan, keberhasilan penanggulangan keadaan darurat sangat ditentukan oleh tiga aspek utama, yakni kecepatan tindakan, ketepatan prosedur, dan koordinasi yang kuat antarinstansi.
“Untuk itu, kegiatan gladi seperti ini jangan dianggap sebagai formalitas semata. Namun harus dilaksanakan secara serius dan profesional, seolah-olah kita sedang menghadapi kondisi nyata di lapangan,” tegasnya.
Bupati berharap seluruh elemen di Kutai Barat semakin siap bertindak cepat, tepat, dan aman apabila sewaktu-waktu terjadi insiden lingkungan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan penahan minyak (oil boom) secara simbolis serta penghargaan kepada sejumlah pelaku usaha yang dinilai berkomitmen dan tertib dalam pengelolaan B3 dan limbah B3. (MK)
Pewarta: Ichal
Editor: Agus S




