Kasus Karhutla Bontang Melonjak, 26 Kejadian Tercatat hingga Agustus 2026

BONTANG – Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Bontang terus bertambah seiring memasuki puncak musim kemarau. Hingga Agustus 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang mencatat sebanyak 26 kejadian karhutla.

Jumlah tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan data yang sebelumnya tercatat hingga Juni 2026, yakni sebanyak delapan kejadian.

Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail Abdullah, mengatakan peningkatan kejadian karhutla masih sejalan dengan prediksi musim kemarau tahun ini.

“Awal musim kemarau pertengahan Juni. Jika prediksi tiga sampai empat bulan, maka benar sekitar September puncak kemarau,” kata Ismail, Jumat (21/8).

Berdasarkan data BPBD periode Januari hingga Agustus 2026, kejadian karhutla tersebar di tiga kecamatan. Bontang Selatan menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, yakni 13 kejadian.

Selanjutnya Bontang Barat mencatat sembilan kejadian, sedangkan Bontang Utara sebanyak empat kejadian.

Dengan demikian, dalam kurun sekitar dua bulan sejak data terakhir yang mencatat delapan kejadian hingga Juni, terdapat tambahan 18 kasus karhutla di Bontang.

Baca Juga:  OPD Dilarang Pasang Foto Sendiri di Spanduk, Harus Tetap Tampilkan Wali Kota dan Wawali

Ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama memasuki puncak kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga sekitar September.

BPBD juga mengimbau warga tidak membuka lahan dengan cara dibakar, serta segera melaporkan apabila melihat adanya asap maupun titik api.

“Jika melihat asap atau api, segera laporkan,” ujarnya.

Masyarakat juga diminta mempersiapkan diri dan keluarga, menghadapi potensi bencana selama kondisi kemarau berlangsung.

Pewarta: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.