Beranda blog Halaman 1016

Tingkatkan Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, Bontang Tawarkan Investasi Pabrik Gliserin

0

BONTANG – Gliserin adalah senyawa yang berasal dari tumbuhan seperti minyak nabati, lemak hewani maupun petrolium. Gliserin mentah yang biasanya disebut sebagai gliserol, dapat menjadi produk sampingan dari biodiesel. Gliserin atau gliserol dapat menjadi turunan biodiesel dan CPO yang telah dimurnikan 80%.

Karena berasal dari minyak nabati, gliserin merupakan bahan yang ramah lingkungan. Gliserin dapat terurai secara hayati dan tersebar dalam kadar yang aman apabila dilepas di lingkungan bebas. Hal ini menjadikan gliserin memiliki sifat bioakumuluasi yang rendah, yang menjadikan salah satu faktor penting bagi eksportir ketika menghadapi persyaratan kepatuhan bahan kimia.

Emelia Darmawati, bagian Perencanaan Pengembangan Iklim Promosi dan Fasilitas Penanaman Modal Kota Bontang, merupakan salah satu potensi investasi di Kota Bontang.

“Gliserol dengan berbagai tingkatan kualitasnya itu sangat dibutuhkan untuk bahan baku bagi industri kosmetik, farmasi, makanan, pengolahan tembakau maupun bahan pelumas. Apalagi sekarang sudah ada calon investor dari China,” ungkapnya.

Dengan banyaknya manfaat gliserin, maka investasi pada pendirian pabrik gliserin akan sangat menjanjikan. Apalagi gliserin merupakan oleokimia atau sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui.

Untuk potensi pendirian pabrik gliserin, lokasinya akan berdekatan dengan potensi pabrik biodiesel dan PT EUP yang berada di klaster E dengan luas lahan 161, 66 hektare. (sc/adv)

Faskes Pertama Harus Terakreditasi Awal 2024, Dinkes Berikan Bimtek Akreditasi ke FKTP Swasta

0
Bimtek akreditasi Dinkes Bontang bagi FKTP swasta. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG –  Dinas Kesehatan Kota Bontang melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) swasta yang diikuti 18 klinik terdaftar pada Selasa (1/11/2022) di Ballroom Hotel Bintang Sintuk. Bimtek dimaksudkan sebagai persiapan untuk akreditasi fasilitas kesehatan atau klinik sejenis.

Kepala Dinas Kesehatan dr Toetoek Pribadi Ekowati mengatakan,  seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama harus sudah terakreditasi pada tahun 2024. Toetoek menyebut, Dinkes memberikan fasilitasi terkait Bimtek untuk pemenuhan akreditasi nantinya.

“Ini menjadi kewajiban Dinkes dalam memfasilitasi dengan melakukan Bimtek akreditasi FKTP swasta yang ada di Bontang selama 4 hari,” jelas Toetoek, Selasa (1/11/2022).

Dia mengatakan, FKTP swasta yang saat ini belum terakreditasi,  dengan melakukan Bimtek akan mengetahui apa yang harus dipersiapkan saat akreditasi.

“Jadi awal Januari 2024 semua sudah harus terakreditasi. Maka ada kesempatan dalam waktu satu tahun untuk menata,” kata Toetoek.

Disebutkan pula, akreditasi ada standar khusus yang dibuat lembaga independen Komisi Akreditasi. “Standarnya bahwa standar sarana prasarana harus memenuhi, standar instalasi pembuangan limbah hingga ketentuan SDM. Semua diatur dalam komponen dalam akreditasi,” jelasnya.

Selanjutnya, Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Bontang, Ahmad Hamid menambahkan, Bimtek diberikan kepada FKTP swasta untuk pelaksanaan kesiapan akreditasi. Dalam akreditasi sendiri ada tingkatannya seperti akreditasi pertama, madya, utama, dan akreditasi paripurna. “Survei akan dilakukan tim independen,” katanya.

Dirinya mengatakan, FKTP harus  telah melakukan akreditasi untuk melihat mutu klinik. “Bimtek ini dilakukan untuk pembinaan agar mengenal standar akreditasi kemudian implementasinya,” pungkas Hamid. (adv/yah)

Gelar Strong Point di Sejumlah Lokasi, Polres Bontang Terjunkan Ratusan Personel

0

BONTANG – Polres Bontang menggelar kegiatan pengamanan dan pengaturan strong point di beberapa tempat lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas, kemacetan, dan rawan pelanggaran lalu lintas Selasa (01/11/2022)  dimulai pukul 06.30 hingga 07.15.00 Wita.

Strong Point yang digelar Polres Bontang ini menurunkan 228 personel yang disebar di beberapa titik/lokasi. Antara lain Simpang 3 RSUD Bontang, simpang 3 SMPN 4 Telihan, penggalan Pasar Telihan, simpang terminal, simpang 3 PKT (Ambon 3), simpang RS Yabis (Ambon 2), dan penggalan jalan depan Auto 2000.

Personel juga diturunkan di simpang 3 Pos KTL (Ambon 3 ) depan SMP YPK, penggalan jalan depan SD 2 YPK, simpang 3 BSD, penggalan Perumahan Bukit Sintuk, simpang 4 Kayu Mas, depan SMPN 5 Bontang, penggalan jalan depan Pasar Citra Mas Loktuan, simpang 3 RS PKT, dan penggalan Jalan Bethlehem.

Kemudian di simpang 3 HKBP (Ambon 5), penggalan jalan depan SPBU Akawi, sepan SMPIT Bahrul Ulum, depan SDN 002 Bontang Utara, penggalan jalan depan Bank Kaltimtara, simpang 3 Ramayana, simpang 4 Bontang Baru, simpang 3 Bontang Post, simpang 3 PHM, simpang 4 Bontang Kuala, depan SMPN 1 Bontang, simpang 3 Pasar Rawa Indah, simpang 3 Kenari Water Park, depan SDN 002 Bontang Utara, simpang 3 Bukit Indah, simpang 4 Smanda, simpang 4 Lengkol, simpang 4 Mesjid Alhijrah, penggalan jalan depan SDN 001 Tanjung Laut, serta simpang Berbas/Manakara.

Adapun kegiatan strong poin yang dilaksanakan adalah melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas serta memberikan imbauan dan pesan kamseltibcar lantas kepada masyarakat pengguna jalan.

” Strong Point yang digelar Polres Bontang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta sisawa-siswi sekolah yang menyebrang jalan menuju sekolah. Imbauan dan pesan-pesan yang disampaikan salah satunya penggunaan helm dan kelengkapan surat-surat kendraaan,” beber Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui  media ini.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan strong point akan memberikan rasa aman bagi masyarakat dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, kemacetan, pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas

”Patuhi atruran berlalu lintas dan jadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan,” pungkas Kapolres. (hms)

Jaga Kamtibmas dan Prokes, Giatkan Patroli Dialogis Malam Hari

0

BONTANG – Menjaga kondusifitas keamanan, ketertiban, masyarakat (kamtibmas), Polsek Bontang Selatan menggelar patroli dialogis malam hari, Senin (31/10/2022)

Dipimpin KSPK Polsek Bontang Selatan Aipda Piter Sattu bersama Aipda Muchlis, patroli dialogis dilaksanakan malam hari dengan menyambangi tempat-tempat keramian. Seperti pertokoan, warung copi, kafe, dan tempat tempat rawan terjadinya gangguan kamtibmas .

Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Koiri mengatakan pihaknya rutin melaksanakan patroli dialogis malam hari. Langkah ini dalam upaya mencegah gangguan kamtibmas, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Selain itu, dalam kegiatan ini, anggota Polsek Bontang Selatan juga menyampaikan pesan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat.

”Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga stuasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Bontang Selatan agar tetap aman dan kondusif. Selain itu, kami juga mengingatkan warga masyarakat untuk selalu mematuhi prokes dimana pun, kapan pun pada saat beraktifitas,” ungkap Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan walau stuasi kamtibmas cukup kondusif, dan Covid-19 di Kota Bontang melandai, pihak kepolisian akan tetap memantau kegiatan masyarakat

”Kegiatan patroli dialogis yang dilakukan oleh Polsek Bontang Selatan ini adalah sebagai bentuk wujud pelayaanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (hms)

Atasi Banjir Bontang, DPRD Minta Pembangunan Infrastruktur Dipercepat

0
Wakil Ketua DPRD Kota Bontang Agus Haris

BONTANG– Pembangunan infrastruktur dalam berbagai bidang merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Apalagi Bontang pada tahun ini, beberapa kali dilanda banjir dari mulai curah hujan yang tinggi, banjir kiriman hingga banjir rob.

Untuk mengatasi semua itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bontang Agus Haris meminta, semua pembangunan infrastruktur yang ditargetkan selesai tahun ini dapat terlaksana sesuai jadwal.

“Ini dilihat juga dari sejak kapan itu tender-tender mulai bekerja. Anggaplah ada tender yang sudah mengerjakan sejak April atau Mei. Nah ini kembali pemerintah yang bertugas melalui dinas terkait harus melakukan pengawasan dan mengingatkan agar tender sesuai  kontrak yang ada” ujarnya

Agus Haris mendesak percepatan pembangunan infrastruktur terutama yang berkaitan dengan masalah penyelesaian banjir di Bontang.

Ditambahkannya pula, kajian mengenai penyelesaian banjir seperti penyusunan master plan juga harus disegerakan. Hal ini agar penyusnan APBD Tahun 2023 bisa ditetapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Bontang. (adv/sc)

Dukung Ketahanan Pangan, Kodim 0908/Bontang Tanam Terong dan Jagung

0

BONTANG – Kodim 0908/Bontang melaksanakan penanaman terong dan jagung di lahan seluas 2 hektare (ha) milik Teguh, salah satu warga, yang dikelola Kodim 0908/Bontang dengan sistem pinjam pakai di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Selasa (1/11/2022).

Penanaman dipimpin Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo didampingi Ketua Persit Cabang XX, anggota TNI serta anggota Persit  Kodim  0908/Bontang.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0908/Bontang Priyo Handoyo menyampaikan bahwa menanam jagung merupakan upaya mendukung ketahanan pangan yang menjadi salah satu program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Jagung yang ditanam hasilnya akan dibagikan kepada masyarakat.  Hal ini sesuai instruksi dari Kasad. Dalam instruksi tersebut Kasad menyampaikan agar anggota TNI hadir di tengah-tengah masyarakat, untuk membantu dan mengatasi permasalahan yang ada.  “Nah, salah  satu upaya yang dilakukan Kodim 0908/Bontang adalah dengan menanam terong dan jagung,” ujar Dandim.

Dandim juga mengatakan bahwa pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional termasuk daerah. Pasalnya, sektor pertanian berfungsi sebagai penyedia bahan pangan untuk ketahanan pangan masyarakat.

“Sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan dalam rangka mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern,” ujar Dandim. (Pendim Btg)

Camat Bontang Barat Ikut Penilaian Sekolah Sehat

0

BONTANG – Kota Bontang dalam proses untuk menuju sekolah sehat. Anwar Sadat, camat Bontang Barat ikut mendampingi Sekolah Dasar (SD) Yabis dalam melakukan persiapan penilaian sekolah sehat. Penilaian sekolah sehat ini dilakukan pada Selasa (25/10/22).

Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) mendampingi SD Yabis dan sekolah-sekolah yang ada di Bontang Barat untuk melengkapi kebutuhan seperti dokumen.

“Senang bisa mendampingi penilaian ini dari kecamatan dan kasi PMKS, mendukung kegiatan ini untuk Bontang menuju sekolah sehat Dan kalo menang nantinya yabis akan didampingi terus ke provinsi hingga nasional,” jelas Anwar.

Dari seleksi berkas yang dilakukan Dinas Kesehatan, terdapat 3 sekolah yang langsung didatangi untuk dilakukan penilaian secara langsung. SD Yabis merupakan salah satu sekolah yang penilaiannya dapat memenuhi seluruh kiteria yang sudah ditentukan.

Saat ini, Yabis masih menjadi kandidat terbaik dalam penilaian sekolah sehat. “Untuk sementara sekolah SD  yang ada di Bontang dahulu yang dilakukan penilaiannya,” tambah Anwar. (adv/sya)

Kecamatan Bontang Barat dan Satpol PP Patroli Bersama

0

BONTANG – Kecamatan Bontang Barat beserta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan patroli gabungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (29/10/22) malam. Patroli ini rutin dilakukan setiap bulan.

Tim dari masing-masing kelurahan juga ikut patroli. Titik kumpulnya di Kantor Kecamatan Bontang Barat dan dipimpin oleh Kasi Trantibum.

“Dari kecamatan kita ke pasar gajah kelurahan belimbing, kemudian ke koperasi PKT, lalu tempat terakhir adalah di Tugu Selamat Datang Bontang.” Jelas Anwar Sadat Camat Bontang Barat.

Tugu Selamat Datang Bontang yang merupakan titik akhir dari patroli. Kecamatan melakukan pendataan UMKM yang berjualan di sekitar tugu selamat datang. UMKM di sana juga diimbau untuk menjaga protokol kesehatan dan kebersihan lingkungan dengan tidak meninggalkan sampah.

“Patroli ini berlangsung dengan tujuan menjaga keamanan dan kenyamanan daerah khususnya Di wilayah Bontang Barat,” ujarnya. (adv/sya)

Tidak Sesuai SOP, Pemasangan Pipa Gas Senipah-Balikpapan Tak Seharusnya Dekat dengan Badan Jalan

0
Muhammad Samsun Wakil Ketua DPRD Kaltim

KUKAR – Proyek Strategis Nasional yang dikerjakan PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) Solution dengan subkontraktor PT Citra Panji Manunggal diprotes warga Samboja. Salah satu perwakilan warga Samboja bernama Alwi pun mempertanyakan komitmen bersama terkait jarak galian pipa gas dari badan jalan antara PUPR Kaltim dan pihak pelaksana (PT. PGN Solution – PT. CPM).

Selain itu, ia juga mempertanyakan proses scanning sebelum galian dan pemasangan pipa gas tersebut. Sebab, banyak menimbulkan dampak bocornya pipa PDAM dan putusnya kabel optic yang membahayakan masyarakat. “Maka kita menuntut pelaksana kegiatan agar bisa menuntaskan setiap titik galian pipa hingga pengerasan dan bahkan sampai ke pembersihan sebelum berpindah ke titik selanjutnya,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, keluhan lainnya yang ditimbulkan akibat pemasangan gas ini yaitu penanaman pipa gas yang dianggap tidak sesuai dengan Prosedur Operasi Standar (SOP). “Pihak perusahaan yang menanam pipa gas di badan jalan tak sesuai SOP. Pada akhirnya, dampak penanaman pipa ini mengakibatkan tanah longsor dan tak dilakukan pengerasan,” keluhnya.

Menanggapi keluhan di daerah pemilihannya, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur Muhammad Samsun pun langsung melakukan peninjauan ke lapangan. Politikus PDI Perjuangan itu juga menyoroti dampak dari aktivitas pembangunan jalan dan pemasangan pipa gas yang sudah mulai dikerjakan sejak Juli 2022 tersebut.

Pria kelahiran Jember itu pun meminta kontraktor agar aktivitas pemasangan pipa tidak dekat dari badan jalan. Sebab, ada beberapa titik pemasangan pipa yang begitu mepet sehingga galian tersebut longsor dan memicu rusaknya kondisi jalan. “Jalan ini dibangun dengan dana rakyat dan sudah selayaknya rakyat menikmati jalan yang nyaman,” pintanya. (Hms/adv/dprdkaltim)

Realisasi Perda Kurang Maksimal, Angka Pengangguran Tinggi

0
Agus Haris selaku Wakil Ketua DPRD Kota Bontang

BONTANG – Wakil Ketua DPRD Kota Bontang Agus Haris menyayangkan tingginya angka pengangguran di Kota Bontang. Padahal, Bontang merupakan kota kecil dengan banyak industri di dalamnya.

Perda Kota Bontang Nomor 10 Tahun 2018 tentang Rekrutmen dan Penempatan Tenaga Kerja, mengatur setiap pemberi kerja atau perusahaan wajib melaporkan secara tertulis setiap ada atau akan ada lowongan pekerjaan kepada kepala perangkat daerah.

Juga ada Perda Nomor 11 Tahun 2018 tentang Perlindungan Hak Pekerja Ahli Daya. Perda tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi pengangguran di Kota Bontang. Tetapi, realisasi perda tersebut dianggap belum maksimal penerapannya oleh para investor atau perusahaan di Bontang.

“Penerapan perda tersebut belum maksimal, sehingga angka pengangguran di Kota Bontang masih terbilang cukup tinggi,” jelasnya.

Agus Haris menekankan kepada Pemerintah Kota Bontang melalui dinas terkait, yaitu Dinas Ketenagakerjaan untuk semakin meningkatkan komunikasi dengan investor maupun kontaktor yang ada sebagai bentuk pengawasan.

“Pengawasan ini dalam artian intens dalam berbicara dengan kontraktor yang ada di Kota Bontang. walaupun pengawasan melekat sudah diambil oleh provinsi tetapi domain pemerintah itu tetap ada untuk mengawasi para pekerja di tiap-tiap perusahaan itu. Tetap pemerintah Kota Bontang memiliki hak penuh untuk mengatur daerahnya,” ujarnya.

Diharapkan, pemerintah kota dapat menyelaraskan para pencari kerja dan kesempatan kerja yang ada. Maksudnya adalah ketika ada kesempatan kerja di perusahaan-perusahaan seperti kesempatan kerja di PT PKT, Indominco, PT Badak maupun di dalam kota seperti perbankan, dan bidang pelayanan publik lain dapat diselaraskan dengan jumlah pencari kerja. (sc)