Beranda blog Halaman 1022

DLH Imbau Warga Bontang Peduli Sampah

0

BONTANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang telah mengantisipasi semua kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bontang di akhir 2022. Seperti  BCC dan race di Bontang Lestari, Minggu (23/10/22).

“Kesadaran masyarakat  untuk membuang sampah pada tempatnya memang masih kurang. Dan saat kegiatan besar seperti itu kita tidak  boleh juga menyediakan tempat sampah terlalu banyak,” kata Syakhruddin, penyuluh lingkungan hidup.

Ia menegaskan agar masyarakat dapat menyimpan sampahnya sendiri dengan membawa plastik sampah, kemudian membuang di tempat yang seharusnya. Bisa juga dengan membawa pulang sampah jika tidak menemukan tempat sampah.

Masyarakat harus bertanggung jawab pada sampah yang mereka hasilkan, paling tidak membuang sampah pada tempatnya. Dengan tersedianya pasukan kuning bukan berarti masyarakat bisa membuang sampah sembarangan.

“Peserta BCC kemarin sudah menjaga sampah mereka, namun ternyata penonton BCC tersebut  yang membuang sampah di jalan,” jelasnya.

DLH harus bersinergi dengan semua pihak dalam suatu acara untuk menjaga kegiatan tersebut tetap bersih. Dengan adanya kegiatan besar di Bontang sudah menjadi resiko, nantinya akan makin banyak pekerjaan. Pasukan kuning biasanya akan ditugaskan sebanyak 20-30 orang. Tergantung oleh kondisi acara.

“Untuk BCC kemarin sampai 30 orang, 3 pickup sampah dan satu mobil pengangkut petugas,” Jelas Syakhruddin.

Insentif untuk petugas kebersihan atau pasukan kuning, biasanya akan mendapat tambahan tergantung dari berat pekerjaan. Dan tidak semua acara pasukan kuning bisa mendapatkan instensif, biasanya insentif diterima dari acara yang terselenggara.

Pembersihan umumnya dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan. Ketika ada event DLH akan mengirim satu panitia untuk ikut rapat dan memberitahu panitia agar menghimbau masyarakat atau penonton untuk menjaga kebersihan. “Biasanya MC acara yang akan memberikan pengumuman tersebut,” ujarnya. (sya)

Gelar Rakor, Sekda Sri: Kaltim Petakan Pengendalian dan Penanganan Dampak Inflasi

0

SAMARINDA – Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah di Ruang Rapat Tepian 2 Kantor Gubernur Kaltim, Senin 24 Oktober 2022.

Rakor secara hybrid dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dari Gedung Sasana Bhakti Praja Jakarta, dihadiri langsung tujuh menteri/kepala lembaga pemerintah non kementerian.

Usai mengikuti Rakor, Sekda Sri Wahyuni mengungkapkan Pemerintah telah menyampaikan daerah-daerah yang telah melakukan upaya-upaya pengendalian inflasi, termasuk daerah yang realisasi serapan belanja tidak terduga (BTT) dan bantuan sosial (Bansos) juga anggaran desa untuk pengendalian inflasi.

“Ada catatan tadi, ternyata kita masuk daerah yang belum tinggi realisasi atau serapan BTT dan Bansos untuk pengendalian inflasi di daerah,” ungkap Sri Wahyuni.

Karena itu, Pemprov Kaltim melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) segera melakukan pertemuan (rapat koordinasi) untuk menindaklanjuti Rakor nasional dengan mengumpulkan instansi terkait di tingkat daerah.

“TPID mulai minggu ini, Jumat nanti kita akan rapat secara rutin untuk mencari titik temu guna mengetahui dimana kendala realisasi BTT dan Bansosnya,” bebernya.

Sri menegaskan TPID Kaltim segera memetakan rencana pengendalian inflasi dan program penanganan dampak inflasi yang akan dilakukan di daerah.

“Apa saja programnya dan sasarannya siapa, sehingga ada proyeksi. Harapan kita, program yang dilakukan itu mampu menekan inflasi di daerah,” harapnya.

Mendagri Tito Karnavian mengemukakan Rakor akan dilakukan setiap Senin secara hybrid sejak 24 Oktober hingga 26 Desember 2022.

“Rakor ini sangat penting untuk membahas langkah konkrit pengendalian inflasi di daerah sebagai tindaklanjut arahan Presiden RI,” ujar Mendagri.

Beberapa hal penting lainnya, lanjut Mendagri, sebagai solusi pengendalian inflasi di daerah diantaranya isu pengendalian inflasi harus dijadikan isu prioritas dan sinergi bagi seluruh stakeholders, seperti saat penanganan pandemi Covid-19, namun tetap buat masyarakat tenang.

Selain itu, mengaktifkan Tim Pengendali Inflasi Daerah pada tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota agar memperkuat sinergi dan konsisten melaksanakan fungsi dan tugas maupun Rakor secara berkala.

Juga mengaktifkan Satgas Pangan, melakukan gerakan penghematan energi, gerakan tanam pangan cepat panen serta mengintensifkan kerjasama antar daerah.

“Tidak kalah pentingnya, mengintensifkan jaring pengaman sosial, baik alokasi anggaran belanja tidak terduga (BTT), bantuan sosial (Bansos), anggaran desa, realokasi dana alokasi umum (DAU) dan Bansos pusat,” jelasnya.

Hadir narasumber Rakor terdiri Kepala BPS, Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional dan Menteri Perdagangan.

Tampak mendampingi Sekda Sri Wahyuni, Kepala Biro Perekonomian Setda Prov Kaltim Iwan Setiawan serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim dan pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga di Kaltim.(adm/diskominfokaltim)

Hari Ini Presidan Kunker ke Kaltim, Didampingi Sejumlah Menteri Tinjau Persemaian Modern di Sepaku

0

SAMARINDA – Untuk kesekian kalinya di tahun 2022 ini, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) kembali melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Bumi Etam, Kalimantan Timur.

Kunker orang nomor satu di Republik Indonesia ini tidak lepas dari keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Pemindahan IKN ke Kalimantan Timur yang begitu banyak menarik perhatian masyarakat ini, turut menjadi perhatian penuh Presiden Jokowi bersama jajaran pemerintah pusat.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Karo Adpim) Setdaprov Kaltim Hj Syarifah Alawiyah mengatakan bahwa kunker RI-1 didampingi beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju tidak lain untuk melihat perkembangan pemindahan IKN ke Kaltim, salah satunya meninjau lokasi persemaian modern di Kelurahan Mentawir, Sepaku.

“Alhamdulillah Kalimantan Timur kembali dikunjungi oleh Bapak Presiden Joko Widodo. Semoga kunjungan kerja RI-1 yang dijadwalkan pada Selasa besok berjalan aman dan lancar,” kata Yuyun, sapaan akrab Karo Adpim Setdaprov Kaltim, Senin (24/10/2022).

Yuyun menambahkan segala persiapan sudah dilakukan di beberapa titik yang menjadi lokasi kunjungan RI-1, baik dari segi transportasi, keamanan, konsumsi dan acara sudah dilakukan koordinasi dengan pihak Istana Negara.

“Semua sudah siap. Kita tinggal menunggu kedatangan Presiden Jokowi beserta rombongan yang nantinya akan disambut oleh Gubernur bersama Forkopimda Kaltim. Sekali lagi mohon doa semoga kunjungan kerja kali ini berjalan aman dan lancar seperti kunjungan-kunjungan sebelumnya,” pungkas Yuyun. (adm/diskominfokaltim)

Gandeng Polnes BP-BKT Beri Beasiswa Sertifikasi Barista

0
Kepala BP-BKT, Iman Hidayat

SAMARINDA – Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penciptaan lapangan kerja, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas (BP-BKT) memberikan Beasiswa Sertifikasi Barista. Pemberian beasiswa ini ditujukan bagi Putra-Putri pelaku ekonomi kreatif di Benua Etam.

Penyelenggaraan Beasiswa Sertifikasi Barista ini bekerja sama dengan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Samarinda (Polnes). Adapun bentuk beasiswa yang diberikan berupa biaya pelatihan dan biaya sertifikasi serta bantuan transportasi lokal.

Kepala BP-BKT, Iman Hidayat mengatakan pemberian beasiswa sertifikasi ini bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam komitmen peningkatan SDM. Disalurkannya beasiswa sertifikasi ini sekaligus memperluas cakupan penerima beasiswa di luar jalur akademis.

“Kami buka kesempatan untuk Putra-Putri pelaku ekonomi kreatif Kaltim agar bisa mengikuti seleksi Beasiswa Sertifikasi Barista ini,” ajaknya persuasif.

Beasiswa Sertifikasi Barista ini hanya diberikan kepada warga yang berdomisili di wilayah Kaltim, dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Calon penerima beasiswa juga disyaratkan telah atau sedang melaksanakan profesi di bidang ekonomi kreatif subsektor kuliner bidang Barista. Serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sertifikasi, dibuktikan dengan Surat Pernyataan yang dinyatakan diatas kertas bermaterai.

Sedangkan, untuk jenjang pendidikan, persyaratan beasiswa sertifikasi ini diperuntukkan bagi siswa SMA sederajat, mahasiswa perguruan tinggi, atau telah lulus kuliah maksimal 2 tahun sebelumnya (kelulusan tahun 2020).

Adapun tata cara pendaftaran dilakukan secara online dengan mengakses link https://bit.ly/3MKFmRE.

Atau melalui website resmi Polnes Samarinda, www.polnes.ac.id.  Seluruh proses registrasi pendaftaran dan pengiriman berkas persyaratan dilakukan secara online melalui laman tersebut.

Seleksi penerimaan beasiswa akan dilakukan oleh Tim Seleksi dari Polnes Samarinda dan pengumuman hasil seleksi akan diumumkan melalui laman resmi Beasiswa Kaltim Tuntas, Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim dan Polnes Samarinda.

Masa pendaftaran dibuka sejak 20 Oktober hingga 30 November 2022. Proses pelatihan akan dibagi ke dalam 5 batch. Dengan masing-masing kapasitas 20 orang peserta. Tempat pelaksanaan pelatihan akan digelar di Laboratorium Praktik Perhotelan Polnes Samarinda. Periode pelatihan akan dimulai pada 31 Oktober hingga 9 Desember 2022 untuk seluruh batch. (kmf/adv/diskominfokaltim)

Launching Kurikulum Dual Track, Wagub Hadi Yakin Memicu Anak Berprestasi

0

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Hadi Mulyadi melaunching Kurikulum Dual Track “Tetap Kuat Kalimantan Timur” pada Sekolah Menengah di Kalimantan Timur dengan tema “Pemimpin, Pemikir Prestasi membentuk Generasi Berbudi dan Mandiri” di SMA Negeri 2 Sebulu, Kutai Kartanegara, Senin (24/10/2022).

Dalam sambutannya, Wagub Hadi Mulyadi menyatakan dukungannya terhadap peluncuran Kurikulum Dual Track. “Saya sangat mendukung kurikulum baru ini. Terima kasih untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang sudah membuat kurikulum ini dan saya yakin dapat memicu anak didik kita untuk terus berprestasi kedepannya,” kata Wagub Hadi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim M Kurniawan menjelaskan Kurikulum Dua Track “Tetap Kuat Kalimantan Timur” adalah kesiapan dunia pendidikan di Kaltim untuk memulai babak baru terhadap agen perubahan utamanya SMA, SMK dan SLB.

“Kurikulum ini merupakan Inovasi menyelenggarakan pembelajaran reguler dalam implementasi kurikulum merdeka (IKM), utamanya di peruntukkan bagi para siswa yang tidak ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, sehingga membentuk generasi tangguh, berkarakter terpuji dan memiliki kemandirian,” ujarnya.

Pernyataan Kepala Disdikbud Kurniawan didukung Erisda Eka Putra yang mewakili Kepala Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP). Erisda pun mengungkapkan anak belajar kebutuhannya tidaklah sama.

“Kurikulum saat ini bukan mengganti tapi melanjutkan yang sebelumnya. Kurikulum diperbaiki karena ada dinamika. Untuk masa depan anak-anak kita dan melanjutkan program yang sudah baik dan memperbaiki program yang belum baik, karena tugas kita sebagai pemerintah adalah menyediakan wadah untuk anak-anak berkembang,” tegasnya.

Acara juga dihadiri Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim Salehuddin, Perwakilan Institut Teknologi 10 November Surabaya M Zainal Asrori, pengurus PGRI Kaltim Djoko Iriandono, Kepala Sekolah se-Kaltim dan perwakilan UPTD Taman Budaya Provinsi Kaltim Sulistio Rini. (adm/diskominfokaltim)

Tiga Pengedar Sabu Diringkus di Loktuan dan Teluk Pandan

0
Pelaku diamankan Polsek Bontang Utara. (Istimewa/Yahya/ Media Kaltim)

BONTANG – Unit Reskrim Polsek Bontang Utara didukung Tim Rajawali dan Opsnal Satresnarkoba Polres Bontang menangkap 3 pelaku penyalahgunaan narkotika Minggu (23/10/2022) sekitar pukul 20.30 Wita.

Pelaku berinisial S dan NWR didapati di Jalan RE Martadinata Gapura Selambai, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara. Sementara pelaku Y ditangkap di jalan poros Bontang-Sangatta RT 14 Desa Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Plt Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono mengatakan Polres Bontang mendapatkan informasi tentang adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Selanjutnya pelapor bersama tim mendatangi tempat kejadian yakni di Kelurahan Loktuan, tepatnya depan gerbang masuk Selambai RT 05 Kecamatan Bontang Utara Kota Bontang.

“Tim mendapati 2 orang sedang di atas sepeda motor jenis Honda Vario. saat itu tim langsung melakukan penggeledahan dan didapati pelaku S memiliki 1 poket sabu-sabu yang disimpan di saku sebelah kiri dan untuk pelaku W didapati 1 poket sabu-sabu yang disimpan di dalam tas selempang warna hitam,” jelas Iptu Mandiyono, Senin (24/10/2022).

Selanjutnya, kata Mandiyono, polisi melakukan pengembangan dengan mendatangi rumah pelaku Y di Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan. “Saat di rumah Y, tim melakukan penggeledahan di dalam kamar dan didapati 1 bungkus plastik klip yang berisikan sabu-sabu dengan berat bruto 34,45 gram,” jelas Mandiyono.

Pelaku dan barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Bontang Utara. Barang bukti berupa  1 buah alat bong, 1 buah korek api gas, uang sebesar Rp 3 juta, 3 unit handphone, 1 unit sepeda motor, 1 timbangan digital, 1 tas selempang dan 1 bungkus plastik klip berisikan sabu-sabu, dengan berat kotor 34,45 Gram, 1 bungkus plastik klip berisikan sabu dengan berat kotor 0,56 gram, 1 bungkus plastik klip berisikan sabu dengan berat kotor 0,34 gram.

Pelaku disangkakan pasal 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. (yah)

Verifikasi Lancar, MPP Bontang Dinilai Sudah Lengkap

0

BONTANG – Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), hari ini, 24 Oktober 2022 melakukan verifikasi kelayakan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bontang.

Verifikasi tersebut dilakukan dalam persiapan peresmian MPP oleh Presiden Joko Widodo atau Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Desember mendatang.

Verifikasi kondisi MPP dihadiri jajaran Pemerintah Kota Bontang, di dalamnya termasuk Dinas PU, Disdukcapil, dan DPMPTSP.

Febtri selaku Koordinator Perizinan Kota Bontang menyampaikan bahwa verifikasi dilakukan melalui aplikasi zoom meeting dengan KemenpanRB. “Iya, jadi hari ini kami ada pengecekan dan verifikasi MPP Kota Bontang dengan kemenPAN-RB. Jadi verifikasi tadi dilakukan via zoom. Kami perlihatkan secara rill keadaan MPP kita ini,” ujarnya.

Dalam pengecekan tersebut terdapat beberapa poin yang masih harus diperbaiki, seperti masalah ruang laktasi, dan fasilitas ramah disabilitas termasuk didalamnya kebutuhan adanya lift. Febtri menyampaikan bahwa pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk hal-hal yang masih dirasa kurang dalam verifikasi tersebut.

Untuk masalah ruang laktasi kemungkinan sudah bisa selesai sebelum bulan Desember tahun ini. Tetapi untuk masalah lift kemungkinan akan rampung pada tahun 2023. Adanya masukan dari KemenpanRB menjadi hal baik dalam menyempurnakan MPP untuk masyarakat Bontang.

Terlepas dari masih adanya beberapa kekurangan, KemenPAN-RB menyampaikan bahwa MPP Bontang sudah cukup lengkap dengan banyaknya gerai yang tersedia dan baik dalam memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. (adv/sc)

Kadir Tappa Kembali Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga

0

BONTANG – Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, disosialisasikan Anggota DPRD Kaltim Abdul Kadir Tappa. Sosialisasi regulasi Pemprov Kaltim itu dilaksanakan, Senin (24/10/2022) di Hotel Tiara Surya, Bontang.

Sosialisasi atau penyebarluasan perda Kaltim ini menyasar masyarakat, relawan, dan keluarga di Kota Bontang. Menurut Kadir Tappa, perda ini sangat penting karena dibutuhkan keluarga dengan tujuan menguatkan keluarga.  “Karena sekecil apa pun keluarga itu akan berpengaruh,” kata Kadir, Senin (24/10).

Menurutnya, semua perda harus disebarluaskan untuk diketahui masyarakat. “Setiap perda harus disosialisasikan agar diketahui masyarakat. Termasuk Perda Ketahanan Keluarga ini,” tambahnya.

Ketahanan keluarga menjadi kekuatan bangsa yang harus dilakukan. Sehingga kewajiban pemerintah dalam melaksanakan penganggaran di dalam perda itu. “Banyaknya perda yang belum diketahui masyarakat, maka tugas anggota DPRD yang harus menyosialisasikan kepada masyarakat,” paparnya.

Sementara materi ketahanan keluarga disampaikan oleh Srie Mariyatini, sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB). Ia mengatakan, ketahanan keluarga harus dibina dari awal sejak anak-anak.

“Apabila keluarga sejahtera, maka masyarakat juga sejahtera,” kata Mariyatini. Mariyatini mengatakan bahwa Perda nomor 2 tahun 2022 ini, untuk mengatur keluarga ada yang disebut struktur dan kemitraan gender.

“Ada 8 fungsi keluarga yakni fungsi agama, fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi reproduksi, fungsi perlindungan, fungsi ekonomi dan fungsi pembinaan lingkungan,” jelas Mariyatini.

Saat ini, Kota Bontang juga sedang mengupayakan dalam penurunan stunting. “Upaya kita dalam tahun 2024 akan menurunkan diangka 14 persen,” tambahnya.

Sementara Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Dewi Anita Sari menjelaskan, kondisi perlindungan anak yang telah ada di Perda nomor 2 tahun 2022.

Dirinya mengatakan ada 5 komponen perlindungan bagi anak sesuai arahan presiden. “Prioritas pencegahan kekerasan anak, pelaporan perlindungan, melakukan reformasi manajemen kasus kekerasan, proses pelaksanaan penegakan hukum dan memberikan pelayanan integrasi sosial,” sebut Dewi. (adv/yah)

Turnamen Voli DPRD Bontang Cup I 2022 Sukses Digelar, Ajang Silaturahmi dan Cari Atlet Berbakat

0

BONTANG – Pertandingan bola voli DPRD Cup I sukses digelar. Turnamen olahraga bertajuk “Open Tournament Volley DPRD Cup 1” ini berlangsung sejak 17-23 Oktober 2022. Sebanyak 16 tim dari Kota Bontang yang terdiri dari 8 tim putra dan 8 tim putri memperebutkan piala DPRD Bontang serta total hadiah puluhan juta rupiah.

Di babak final, pertandingan sengit berlangsung antara tim Rams melawan tim Pama. Rams tampil sebagai pemenang setelah menaklukkan Pama dengan skor 3-2.

Kemudian Pagar Jawa berhasil menyabet juara 3 setelah mengalahkan tim JCI (Juventus Chapter Indonesia-Bontang). Adapun Ari dari tim Rams dinobatkan me jadi pemain terbaik pitra.

Sementara, tim Erista tampil sebagai juara voli putri setelah mengalahkan tim Juwita di Final. Dan juara tiga putri berhasil diraih tim Scarlet setelah menumbangkan tim Enggang. Dan Purnamasari dari tim Erista tampil sebagai pemain terbaik putri.

Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam memastikan even voli DPRD Cup II kembali bakal digelar tahun depan. Hal itu diungkapkan Andi Faizal usai menutup turnamen, Minggu (23/10/2022) malam tadi.

Dikatakannya, dengan antusias peserta dan penonton, serta respon masyarakat yang positif. “Ini kita evaluasi, semoga tahun pesertanya bisa se-Kaltim (Kalimantan Timur), bahkan diluar Kaltim,” kata Andi Faiz.

Pasalnya, meski baru pertama kali dilaksanakan, animo tim yang turut serta dalam kegiatan ini sangat besar. Namun, karena adanya keterbatasan panitia tidak bisa menerima peserta dalam jumlah banyak.

Menurutnya, pertandingan bola voli DPRD Cup I ini, bukan hanya sekadar ajang penyalur hobi dan pemanasan menjelang Pekan Olahraga Provinsi mendatang, tapi akan menjadi ajang untuk mencari atlet yang berbakat. “Selain ajang silahturahmi, dari ini juga kita bisa mencari atlet yang berbakat,” ujarnya. (adv)

Sukses Digelar, Raking Minta BCC dan Pawai Budaya Ditingkatkan Tahun Depan

0
Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Raking

BONTANG – Bontang City Carnival (BBC) dan Pawai Budaya 2022 telah sukses digelar pada Minggu,(23/10/2022). Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Raking mengapresiasi pagelaran kegiatan yang menyedot animo masyarakat Bontang itu.

Politisi Partai Berkarya itu melihat kesuksesan acara tampak saat ribuan masyarakat Bontang yang tumpah di sepanjang jalan hingga menuju lokasi pusat acara.

Diketahui pusat acara berada di simpang Tiga Ramayana Bontang. Tak hanya penonton, sebanyak 4 ribuan peserta meramaikan event tahunan pemerintah Kota Bontang.

Hal itu menjadi momentum yang sulit dijumpai saat semua masyarakat (peserta) sedang menuangkan ide kreatif, waktu dan tenaga bahkan materi untuk menyukseskan event BCC dan Pawai Budaya 2022.

“Luar biasa kegiatan BCC dan Pawai Budaya, masyarakat Bontang sangat antusias ikut berpartisipasi dalam kegiatan BCC,”ujar Raking Senin, (24/10/2022).

Sebagai Komisi yang membidangi kebudayaan, Raking berharap kegiatan BCC dan Pawai Budaya mendatang dapat ditingkatkan.

Jumlah peserta bisa lebih meningkat. Dari 111 peserta bisa lebih banyak lagi yang ikut serta. Jika perlu bisa melibatkan peserta dari luar Kota Bontang.

“Semoga tahun depan lebih ditingkatkan lagi, dari peserta 111 lebih banyak lagi dari sekarang,” pintanya.

Raking juga berharap pihak penyelenggara dapat melakukan evaluasi optimal. Terutama dalam penentuan waktu pelaksanaan kegiatan.

Ia melihat kesan terburu-buru dalam menampilkan performance menjadi kurang maksimal. Padahal untuk persiapan kegiatan BBC dan Pawai Budaya 2022 cukup memakan biaya yang tidak sedikit. “Waktunya bisa dimulai hari Sabtu setelah shalat Ashar sehingga waktunya panjang sekaligus malam mingguan, waktu peserta bisa di tambah kreasi peserta,” tutup Raking. (adv)