Beranda blog Halaman 1031

PT KNI Dapat Penghargaan Peduli Anak Kota Bontang

0
Walikota Bontang Basri Rase menyerahkan penghargaan kepada perusahaan yang beroperasi di Kota Bontang, salah satunya PT KNI sebagai perusahaan peduli anak.

BONTANG  –  Pemkot Bontang memberikan penghargaan kepada perusahaan yang beroperasi di Bontang, di hari jadi ke-22 Kota Bontang, Selasa (12/10) kemarin.  Salah satunya penghargaan diberikan kepada PT Kaltim Nitrate Indonesia (PT KNI) sebagai perusahaan sahabat anak Kota Bontang.

Berkat kolaborasi yang harmoni dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) dalam pemenuhan hak anak, PT KNI mendapat penghargaan meliputi tiga program.

Yakni MAHIRA atau Rumah Ibadah Ramah Anak, Festival Gembira di Rumah dalam Peringatan Hari Anak Nasional dan Sapa Anak di Waktu Covid Agar Anak Tetap Gembira (SANAK SAUDARA).

Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan PT KNI sebagai anggota APSAI (Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia) Kota Bontang telah banyak berperan aktif membantu pemerintah menangani persoalan pemenuhan anak.

PT KNI memfasilitasi ruang kegiatan belajar dan bermain di rumah ibadah, Salah satunya di Masjid Asy Syuhada. “PT KNI ini telah membantu pemerintah melalui program kerja sama dengan DPPKB dalam mewujudkan Bontang sebagai kota layak anak,” ungkap Basri dalam agenda syukuran HUT ke 22 Kota Bontang, Selasa (12/10/2021).

Sementara itu, Senior Site Manager PT KNI, Bakat Subroto Hadi bangga atas pemberian penghargaan yang diberikan oleh Pemkot Bontang pada HUT ke 22 Kota Bontang. Penghargaan ini tentunya menjadi bukti dari kepedulian KNI dalam membantu pemerintah mewujudkan Bontang sebagai kota layak anak.

“Alhadulillah berkat kerja sama yang harmoni, KNI mendapat penghargaan sebagai perusahaan sahabat anak dari pemerintah,” ucapnya. Ia pun menjelaskan, salah satu program unggulan untuk pemenuhan anak, yakni MAHIRA.

Melalui MAHIRA, KNI memfasilitasi tempat khusus bagi anak-anak di Rumah Ibadah. Sebab banyak anggapan, anak-anak saat di Mesjid kerap mengganggu jamaah saat pelaksanaan ibadah.

Di tempat khusus itu, KNI telah melengkapi sarana fasilitas bermain, belajar, dan beribadah bagi anak yang ke Mesjid. “Kita telah menyediakan tempat khusus bagi anak. Salah satunya di Masjid Asy Syuhada sebagai pionir serta 3 tempat ibadah lainnya,” terangnya.

Alasan memokuskan program kegiatan pemenuhan hak anak, lantaran KNI menyadari pentingnya memerhatikan pertumbuhan anak sejak dari dini. “Karena mereka merupakan generasi yang melanjutkan perjuangan nanti. Jadi sejak dini, pertumbuhan merekan jadi perhatian kami,” bebernya.

Sebenarnya tidak hanya program anak, KNI juga saat ini tengah menggodok program peanggulangan pandemi Covid-19. Program yang dimaksudkan itu yakni pemulihan ekonomi bagi ibu-ibu yang suaminya meninggal akibat Covid-19.

“Kami juga tengah mengagas program pemulihan ekonomi bagi ibu-ibu. Kita akan memberikan mereka dukungan seperti modal usaha atau pendampingan berwira usaha,” tandasnya. (adv)

 

Kembangkan Potensi Budidaya Black Soldier Fly, Pupuk Kaltim Bekali Masyarakat Binaan dengan Pengolahan Dry Maggot

0
Pengolahan sampah organik rumah tangga yang dikelola menjadi olahan Maggot.

BONTANG – Kembangkan potensi budidaya Black Soldier Fly (BSF), PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar pelatihan pembuatan Dry Maggot bagi binaan perusahaan dan kelompok masyarakat pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bessai Berinta Bontang.

Pelatihan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Bontang dengan narasumber Omah Maggot Jogja dari Sleman Yogyakarta, secara virtual pada Sabtu (9/10).

VP CSR Pupuk Kaltim Anggono Wijaya, mengungkapkan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk edukasi bagi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan lingkungan dari manfaat maggot sebagai pengurai sampah makanan.

Dari upaya tersebut, diharap persoalan sampah makanan yang selama ini cukup besar dan menjadikan Indonesia peringkat 2 dunia, bisa lebih ditekan dimulai dari lingkungan rumah tangga.

“Sampah organik rumah tangga berkontribusi besar terhadap penambahan sisa makanan yang dibuang setiap hari. Padahal itu bisa dimanfaatkan menjadi maggot yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Anggono.

Pelatihan ini juga merupakan kesinambungan kontribusi Pupuk Kaltim dalam pengelolaan sampah di Kota Bontang, dengan memaksimalkan peran masyarakat maupun TPST Bessai Berinta, agar jumlah sampah organik yang mencapai 80-85 ton per hari bisa dipilah serta dimanfaatkan untuk budidaya BSF dan maggot.

Apalagi maggot memiliki banyak manfaat karena mengandung asam amino dan protein, sehingga potensinya bisa dikembangkan agar lebih bernilai ekonomi, seperti untuk bahan pakan ikan, kompos hingga pupuk cair.

“Cara ini sangat berpotensi diterapkan di Bontang. Jika berhasil, maka setiap rumah tangga berkontribusi dalam menekan jumlah sampah, karena bisa diolah sendiri menjadi maggot dan tidak perlu dibuang langsung ke TPA Bontang Lestari,” tambah Anggono.

Mewakili Pemkot Bontang, Kepala Seksi Kemitraan dan Pemanfaatan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang Riwan Rudiyatmoko, mengungkapkan pelatihan Dry Maggot merupakan kesinambungan pilot project budidaya BSF yang dilaksanakan Pupuk Kaltim bersama Pemkot Bontang di TPST Bessai Berinta.

Selain mampu mengurangi sampah organik, maggot juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi Gas Rumah Kaca, karena jika sampah organik dibiarkan cukup lama akan menghasilkan gas metan yang berpengaruh terhadap ozon.

“Melalui pelatihan ini, kami harap akan banyak masyarakat maupun kelompok yang terlibat dalam budidaya maggot, sehingga pengelolaan sampah di Kota Bontang lebih maksimal melalui sinergi dan kerjasama Pemerintah dengan Pupuk Kaltim,” papar Riwan.

Tangkapan layar Zoom Meeting Pelatihan pembuatan Dry Maggot bagi binaan perusahaan dan kelompok masyarakat pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bessai Berinta Bontang.

Dirinya berharap pelatihan Dry Maggot ini bisa menjadi peluang baru pengembangan potensi BSF untuk produk turunan yang bernilai ekonomi, sehingga manfaat budidaya BSF tak hanya dirasakan bagi lingkungan secara umum saja, tapi juga kesejahteraan masyarakat, karena nilai jual maggot yang terbilang tinggi untuk kebutuhan berbagai produk.

“Dari pelatihan ini, manfaat tidak hanya tentang menekan jumlah sampah, tapi juga mengembangkan peluang yang bernilai ekonomi dari sampah organik yang dipilah, sehingga turut berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat,” harap Riwan.

Henri Supranto, pemateri dari Omah Maggot Jogja, menjelaskan kemampuan maggot terbilang luar biasa dalam mengurai sampak organik.  Maggot bisa dipandang sebagai sumber daya yang memiliki potensi untuk peluang ekonomi selain manfaat terhadap lingkungan.

Budidaya maggot mudah dikerjakan, tidak membutuhkan lahan yang luas, mengandung zat antibiotik alami, sehingga tidak membawa agen penyakit serta tidak menimbulkan bau busuk.

“Maggot memiliki nilai protein tinggi berkisar 35-46% dan asam amino yang dibutuhkan makhluk hidup. Olahan maggot bisa kemana-mana, karena bisa diekstrak protein atau asam aminonya untuk industri make up dan sebagainya,” terang Henri. (*/nav)

Berkat Kampung Inggris dan Gliserin, PT KMI Raih Penghargaan Perusahaan Sahabat Anak

0
PT Kaltim Methanol Industri (KMI) meraih penghargaan Perusahaan Sahabat Anak Kota Bontang Tahun 2021 di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang, Selasa (12/10/2021). Foto: Istimewa

BONTANG – PT Kaltim Methanol Industri (KMI) meraih penghargaan Perusahaan Sahabat Anak Kota Bontang Tahun 2021 dari Wali Kota Bontang. Penghargaan diserahkan pada acara Syukuran Hari Ulang Tahun ke-22 Kota Bontang di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang, Selasa (12/10/2021).

Deputi Departemen Mgr GA dan PR PT KMI Harry Iswara mengatakan sejak tahun 2019, perusahaan sudah memiliki program Kampung English di Guntung dan Gerakan Literasi Sekolah (Gliserin). Program Kampung Inggris menjadi perhatian serius PT KMI dalam meningkatkan peran serta masyarakat untuk fasih berbahasa Inggris. “Alhamdulillah perusahaan kami meraih penghargaan perusahaan sahabat anak di hari jadi Kota Bontang ke-22,” ujar Harry.

Program Kampung Inggris, berjalan sejak 2019. Sementara Gliserin lebih awal dari program Kampung Inggris. Dengan membina literasi pada guru-guru SD-SMP, sudah menghasilkan 4 buku hasil karya para guru.

Ke depan, perusahaan akan terus berkomitmen untuk melanjutkan program Kampung Inggris di Guntung agar aktif lagi usai tertunda akibat pandemi global covid-19. Dengan kedua program tersebut pun, PT KMI, dikatakan Harry memberikan reward kepada siswa terbaik dan guru terbaik dengan memberangkatkan ke Singapura. “Akan kami aktifkan kembali. Saat ini tidak aktif karena pandemi. Insya Allah kami akan berangkatkan lagi,” ungkapnya.

Program Kampung Inggris digelar setiap Sabtu di Pendopo Kelurahan Guntung. Harry bersyukur dengan peraihan penghargaan perusahaan sahabat anak ini. “Ini merupakan suatu kebanggaan bagi perusahaan kami. Ke depannya, InsyaAllah kami (PT KMI) akan berbuat lebih banyak lagi untuk anak-anak Bontang,” ucapnya.

Penghargaan kepada perusahaan dan mitra kerja Pemkot Bontang tersebut sebagai wujud apresiasi dan terima kasih atas dukungan perusahaan dalam peraihan Kota Bontang sebagai Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada bulan Juli 2021. Hal tersebut juga sebagai cara untuk menjaga semangat para mitra pemerintah untuk tetap berkontribusi di dunia anak secara terus menerus. Terdapat 7 perusahaan yang meraih penghargaan perusahaan sahabat anak, serta satu mitra sahabat anak yakni Masjid Asy-Syuhada. (adv)

JNE Gelar Goll.. Aborasi Bisnis Online 2021, Dukung UKM Bontang Perluas Pasar Digital

0

BONTANGPandemi COVID-19 yang membatasi ruang gerak masyarakat menjadikan transaksi melalui ranah digital ramai digunakan. Tentu hal ini harus sejalan dengan kapabilitas pegiat UKM dalam memanfaatkan aplikasi jual beli online.

Seperti diketahui, UKM merupakan motor penggerak ekonomi bangsa ke masa depan, kemampuan UKM berkomunikasi dan berinteraksi melalui teknologi dinilai harus terus ditingkatkan.

Sebagai mitra UKM Bontang, JNE mengadakan gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Bontang. Melalui webinar online ini diharapkan UKM di Indonesia, khususnya di Bontang dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, baik dalam skala nasional dan global.

Gelaran webinar ini dibuka oleh Jose Junior selaku JNE Head of Regional Kalimantan. “Beberapa usaha justru bisa hidup di masa pandemi, justru kalau kita bisa beradaptasi dengan teknologi kita akan survive kedepannya tak hanya untuk saat ini tapi juga berkembang di level nasional bahkan mancanegara,” bukanya.

Jose berharap gelaran webinar ini mampu memberikan ilmu menarik bagi para pelaku UKM untuk bisa naik kelas dan go global. Lebih lanjut Romi Chandra selaku Branch Manager JNE Bontang menyampaikan beragam upaya yang dilakukan oleh JNE ketika pandemi dalam hal pemberdayaan UKM Indonesia.

“Saat ini kita bekerjasama dengan stakeholder seperti Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Bontang, dan Dinas Koperasi UMKM Kota Bontang. Pemerintah daerah juga mensupport kegiatan JNE yang diharapkan bersinergi dengan UMKM yang ada,” ujar Romi pada bincang-bincang virtual Selasa (12/10).

Mendukung kelancaran bisnis UKM Bontang di era pandemi, Romi mengungkap beragam program promo dan layanan seperti pick up gratis tanpa minimal pengiriman diberlakukan. Pihaknya mengungkap komitmen JNE Bontang dalam mendukung UKM yang ada sejalan dengan tagline Connecting Happiness.

Hadir sebagai pembicara dari pelaku UKM Bontang, Nurul Hikmah selaku Owner Basecamp Craft mengisahkan awal mula dirinya membangun Basecamp Craft, usaha kerajinan tangan ini dimulai sejak 2018 dengan menghadiri beragam expo dan pameran.

Saat ini, pandemi yang hadir justru mendorong Nurul untuk tak henti berinovasi. Salah satu diversifikasi produk yang dipilihnya adalah produksi mainan anak-anak yang disebutnya DIY “Do It Yourself”. Ide kreatif ini berangkat dari kekhawatiran orang tua disekitarnya yang mengeluhkan kondisi anak-anaknya selama pandemi yang cenderung lekat dengan telefon genggam.

Tak berhenti disitu saja, Basecamp Craft saat ini juga memproduksi masker dan pengaitnya atau yang kerap dikenal sebagai strap mask. Personalisasi pelanggan dengan disediakannya custom order menjadi nilai plus usaha Nurul yang terus dibanjiri pelanggan.

“Saat pandemi kemarin kita tiba-tiba fleksibel, fleksibel melihat kesempatan apa yang akan kita ambil dan berdiri atas keinginan sendiri,” ujar Nurul.

Mampu melihat peluang menjadi strategi yang tak bisa dilepaskan di masa krisis. Hal ini menjadi penentu keberlanjutan usaha yang dijalankan oleh para UKM. Oleh karenanya, fleksibilitas, kreativitas dan inovasi menjadi karakter yang harus melekat pada pelaku UKM di tengah masa krisis.

Hal ini sejalan dengan ungkapan Eweid selaku Owner Batik Beras Basah Bontang. Melihat kelangkaan jumlah masker di pasaran, Eweid sempat memproduksi beragam motif masker non-medis, hal ini kemudian didistribusikannya pada pasar pemerintahan dan perusahaan.

Selain menangkap peluang, Ewied menilai pentingnya menargetkan pasar untuk menunjang pemasaran digital agar tepat sasaran.

“Kita punya usaha pasti kita punya target untuk marketnya. Kita harus pahami dulu sebenernya produk kita seperti apa, jadi kita tau tujuan targetnya kemana,” bagi Ewied menyelami produk sendiri dan meningkatkan product knowledge menjadi penting dalam halnya menargetkan pasar yang cocok untuk usahanya.

Ewied menambahkan selain strategi digital marketing, pihaknya aktif berkolaborasi untuk memperluas pasar “Kita berkolaborasi dengan perusahaan, dinas pemerintahan, bahkan mengikuti fashion show, ini jadi ajang promosi untuk market kita. Jalan yang harus kita tempuh supaya hasil karya tetap berjalan,” tutup Ewied pada gelaran JNE Ngajak Online 2021 Kota Bontang.

Sebagai informasi, Bontang merupakan kota ke-51 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 yang sebelumnya telah dilakukan di Palu. Gelaran webinar ini turut hadir dalam rangka memperingati hari jadi kota Bontang yang ke-22 pada 12 Oktober 2021.

Setelah Kota Bontang, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Yogyakarta pada 14 Oktober 2021. Roadshow di 60 kota di seluruh Indonesia, JNE Ngajak Online 2021 dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate. (adv)

Miskomunikasi Jadi Alasan Fraksi Annur Absen di Raker DPRD

0
Ketua Fraksi Annur DPRD Bontang, Ridwan. (Bams/Media Kaltim)

BONTANG – Ketua Fraksi Amanat Nurani Rakyat (Annur), Ridwan, angkat bicara terkait tidak hadirnya seluruh anggota fraksi, dalam rapat kerja (Raker) DPRD Bontang yang digelar Senin (11/10/2021).

Ridwan berdalih, saat itu dirinya bersama staf fraksi baru saja pulang dari kegiatan rapat kerja nasional (Rakernas) partai di Bali, sehingga masih kelelahan. Sementara anggota lain yakni Irfan dan Rusli, di hari itu sedang menghadiri kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) di Samarinda. Adapun Abdul Samad, sedang ada urusan keluarga. “Jadi tiga orang di luar kota, satu di Bontang,” ujarnya saat dikonfirmasi usai rapat paripurna istimewa DPRD dalam rangka HUT ke-22 Pemkot Bontang, Selasa (12/10/2021).

Menurut politisi PAN itu, absennya mereka akibat miskomunikasi antar sesama anggota fraksi. Ridwan menyebut, ketidakhadiran satu pun dari mereka bukan karena kesengajaan. Di sisi lain, untuk membahas APBD murni 2022 tersebut juga harus cermat. “Kami juga sudah dikoreksi oleh pimpinan (DPRD),” katanya.

Sebelumnya diberitakan, penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD murni 2022 ditunda akibat tidak hadirnya Fraksi Annur. Kala itu, rapat sudah diskors selama dua kali, namun fraksi yang merupakan gabungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu tak kunjung datang. Sekretariat DPRD juga sudah berupaya dihubungi, namun telepon mereka tidak tersambung. (bms)

Peringati HUT Kota, Basri Berdoa Bontang Jadi Lebih Hebat dan Beradab

0
Berbagai rangkaian peringatan HUT ke-22 Kota Bontang. (Foto: Diskominfo Bontang)

BONTANG – Peringatan HUT ke-22 Pemkot Bontang dilaksanakan secara sederhana, namun tetap meriah. Mengusung tema “Semangat Mewujudkan Masyarakat yang Lebih Hebat dan Beradab” tahun ini rangkaian kegiatan dipusatkan di kawasan Bontang Lestari.

Kegiatan diawali upacara bendera di lapangan Kantor Wali Kota Bontang, kemudian dilanjutkan rapat paripurna istimewa di Kantor DPRD Bontang, dan terakhir ditutup syukuran yang dilaksanakan di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Basri Rase, Wali Kota Bontang, menyampaikan rasa syukurnya karena di usia yang ke-22 ini, Pemkot Bontang masih diberi umur panjang dan kekuatan lahir batin, sehingga dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk melaksanakan amanah yang telah diberikan seluruh warga Kota Taman.

“Peringatan HUT ini sejatinya merupakan wujud rasa gembira dan syukur kepada Allah, serta ungkapan terima kasih kepada para pejuang terdahulu. Terutama para pemrakarsa pembentukan Bontang menjadi kota otonom,” ujar Basri, Selasa (12/10/2021).

Peringatan HUT tahun ini, kata Basri tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga dirinya meminta untuk tetap bersyukur, tidak mudah menyerah, dan selalu menaati protokol kesehatan (prokes).

Ia berdoa, di usia yang ke-22, Pemkot Bontang menjadi kota yang lebih hebat. Dalam artian, kinerjanya semakin baik dalam memberikan p

elayanan kepada masyarakat.
“Semoga kita (Bontang) terus tumbuh dan berkembang menjadi kota yang semakin maju, serta lebih hebat dan beradab. Hebat pemerintahannya, hebat prestasinya, hebat pembangunannya, hebat masyarakatnya, dan hebat investasinya,” kata Basri.

Pelaksanaan syukuran juga dirangkai pemotongan tumpeng, pemotongan kue tart, pemberian penghargaan ke berbagai stakeholder pemkot, pemberian penghargaan satyalencana karya satya untuk PNS Pemkot Bontang, serta pengumuman lomba yang diselenggarakan berbagai organisasi perangkat daerah di Bontang. (bms/bdu)

Gara-gara Fraksi Annur Absen, Pembahasan APBD Bontang 2022 Ditunda

0
Pembahasan APBD Bontang 2022 terpaksa ditunda karena empat anggota Fraksi Annur tidak hadir. Foto: Istimewa

BONTANG – Rapat kerja (Raker) DPRD Bontang dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD murni 2022 terpaksa harus ditunda hingga beberapa hari ke depan.

Hal itu disebabkan tidak hadirnya Fraksi Amanat Nurani Rakyat, (Annur) yang merupakan gabungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Senin (11/10/2021) di Ruang Paripurna DPRD Bontang.

Wakil Ketua II DPRD Bontang, Agus Haris yang memimpin rapat  mengatakan, sudah dua kali rapat diskors, namun tidak ada kabar dari satu pun anggota Fraksi Annur. Pihaknya tak mengetahui pasti penyebab ketidakhadiran fraksi yang beranggotakan Ridwan, Muhammad Irfan, Abdul Samad, dan Rusli itu.

Sebab ketika dicoba dihubungi, telepon mereka tidak tersambung. “Setelah melakukan rapat internal, kami memutuskan menunda. Kami akan komunikasikan lagi,” ujar politisi Gerindra itu.

Terpisah, Wali Kota Bontang Basri Rase mengaku tak mempermasalahkan penundaan tersebut. “Kami tidak masalah dijadwalkan ulang karena yang mengundang DPRD. Kami ikut saja,” singkatnya. (bms)

Sajikan Aktivitas Politik hingga Kegiatan RT di Kota Bontang

0
Abduh Kuddu, Pemimpin Redaksi Radarbontang.com

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Puji syukur kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat rahmat-Nya RADARBONTANG.com bisa hadir di tengah masyarakat bertepatan dengan Dirgahayu Kota bontang HUT Ke-12 Kota Bontang, 12 Oktober 2021.

Kehadiran RADARBONTANG.com, yang merupakan jaringan Mediakaltim.com, berperan sebagai media massa yang menyajikan beragam informasi yang dapat dijangkau masyarakat Kota Taman secara luas. Mulai aktivitas politik hingga kegiatan di tingkat RT.

Kota Bontang adalah kota maju dan berkembang, memiliki peranan lebih luas sebagai pusat pemukiman pendududuk yang heterogen dengan berbagai macam status sosial, sebagai pusat kegiatan ekonomi, sosial budaya, juga kegiatan politik administrasi.

Radar Bontang akan menyerap aspirasi dalam berbagai tingkatan masyarakat, lalu menyajikan informasi ini kepada khalayak dan pemerintah kota, sehingga bisa terjalin sinergi dalam menciptakan harmonisasi dan keselarasan di dalam kehidupan masyarakat Kota Bontang.

Selamat menikmati sajian portal berita RADARBONTANG.com dan ikuti terus update berita-beritanya. Kami juga terbuka atas masukan dan kritik. Bisa disampaikan melalui email: redaksi@radarbontang.com. Akhir kata, Wabillahi Taufiq Wal Hidayah, Wassalamualikum Wr Wb. (**)

Oleh: Abduh Kuddu
Pemimpin Redaksi Radarbontang.com

 

Pernah Dipenjara karena Membunuh, Perampok Mama Anjas selalu Gunakan Sajam

0
Kapolres Bontang beserta jajaran menunjukan sejumlah barang bukti hasil perampokan SK. (ist)

BONTANG – SK (52), pelaku  perampokan di toko Mama Anjas ternyata tak hanya melakukan aksinya di satu tempat, tapi di beberapa lokasi lain. Berdasarkan penuturan Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi, selain merampok uang Rp 15 juta di toko Mama anjas, SK yang tercatat merupakan warga Marang Kayu itu sempat melakukan aksi serupa di tiga lokasi berbeda.

Di antaranya pencurian sepeda motor (curanmor) satu unit Honda Scoopy di kawasan Kelurahan Tanjung Laut Indah pada Minggu (19/9/2021) lalu pukul 15.00 Wita. Selain itu, curanmor lain juga dia lakukan di Jalan RA Kartini, Kelurahan Bontang Baru pada Kamis (30/9/2021) pukul 14.00 Wita. Satu unit motor Honda Scoopy milik warga Perumahan Bontang Permai, Kelurahan Api-Api menjadi sasarannya.

Terakhir sebelum ditangkap, pria yang sehari-harinya bekerja serabutan itu juga mencuri satu unit HP dan uang tunai Rp 6 juta di dalam mobil yang sedang parkir di Jalan Ir Juanda, Kelurahan Tanjung Laut pada Kamis (7/10/2021) pukul 12.46 Wita. Aksinya dia lakukan saat korban sedang lengah. “Setiap melakukan aksinya, pelaku selalu membawa senjata tajam (sajam) untuk mengancam korban,” terang Kapolres saat menggelar konferensi pers, Senin (11/10/2021).

Diketahui pula, SK merupakan residivis. Dia pernah dipenjara di Makasar akibat kasus pembunuhan. Kemudian setelah bebas dari jeruji besi pada 2014, dia merantau ke Bontang. “Motif pelaku mencuri karena faktor ekonomi. Hasil curiannya dipakai memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi pelaku juga sudah berkeluarga,” beber Kapolres.

Kini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Bontang untuk pengembangan lebih lanjut. SK terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun. (bms)

Berusaha Kabur, Buron Perampok Toko Mama Anjas Dilumpuhkan dengan Timah Panas

0
Pelaku perampokan di toko Mama Anjas di Kota Bontang, diringkus Polres Bontang, Sabtu (9/10/2021). Foto: Bambang

BONTANG – Pelaku perampokan di toko Mama Anjas yang berlokasi di Jalan KS Tubun Pasar Rawa Indah diringkus Polres Bontang, Sabtu (9/10/2021). Pelaku berinisial SK (52)  ditangkap jajaran Satreskrim Polres Bontang di kawasan simpang Yabis setelah enam bulan ditetapkan buronan.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi mengatakan, saat diringkus, pelaku melawan dan berusaha kabur. Alhasil kedua betis pelaku dihadiahi timah panas, dan ditampilkan saat jumpa pers dengan menggunakan kursi roda. Pelaku pernah pekerja di toko Mama Anjas,” ujarnya.

Kepada awak media, warga Marang Kayu itu membenarkan pernah bekerja di toko yang berjualan telur dan beras tersebut selama dua bulan. Namun dia memutuskan keluar lantaran tersinggung dengan perkataan  majikannya. “Saya sakit hati dengan ucapannya yang kasar,” beber SK.

Atas perbuatannya, SK dijerat Pasal 363, 365, dan 362 KUHPidana dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Seperti diketahui,  toko kelontong Mama Anjas dirampok Senin (19/4/2021) selepas azan magrib. Pelaku melakukan aksinya seorang diri dan berhasil membawa lari uang sekitar Rp 15 juta. Saat masuk ke dalam toko, pelaku bertingkah seperti pembeli pada umumnya. Tak lama pelaku mengancam korban memakai badik, lalu membawa kabur uang curian. (bms)