Beranda blog Halaman 1179

PKT Olah 35.000 Ton Limbah Abu Batubara Jadi Material Bahan Bangunan

0

BONTANG – Pengelolaan limbah abu batubara berupa fly ash dan bottom ash (FABA) saat ini menjadi tantangan baru bagi industri yang menggunakan sumber energi tersebut dalam kegiatan bisnisnya.

Sebagai produsen pupuk urea terbesar di Asia Tenggara, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) turut menaruh perhatian pada pengelolaan limbah tersebut sebagai bagian dari rangkaian komitmen perusahaan di bidang Environmental, Social, dan Governance (ESG).

Saat ini, PKT mencanangkan inovasi dalam pemanfaatan limbah Fly Ash & Bottom Ash (FABA) yang dapat digunakan sebagai material substitusi seperti batako, paving blok, stabilisasi tanah serta pemanfaatan lainnya.

Fly ash merupakan abu hasil pembakaran batu bara yang melayang ke atas, sementara bottom ash adalah abu hasil pembakaran yang jatuh ke bawah. Di dalamnya, terdapat beberapa kandungan FABA seperti karbon, nitrogen, dan silica.

Sejak tahun 2021 Pemerintah Republik Indonesia juga telah menetapkan pengelolaan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA), sebagai limbah non B3 terdaftar yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 dan PermenLHK No 19 Tahun 2021.

Direktur Utama PKT, Rahmad Pribadi mengungkapkan, “Sebagai perusahaan yang berkomitmen untuk menerapkan ESG dalam kegiatan bisnis, kami senantiasa berinovasi untuk mencari cara-cara baru dalam mengolah ekses hasil kegiatan produksi pabrik menjadi sesuatu yang bernilai tambah bagi lingkungan. Setelah sebelumnya menjalankan inovasi kami dalam pengolahan limbah plastik menjadi green asphalt, sejak 2021 PKT juga telah mendapatkan izin untuk mengelola limbah FABA sebagai material substitusi bahan bangunan dan stabilisasi tanah. Inovasi ini dihadirkan untuk meningkatkan peran perusahaan dalam sustainable development, dimana hasil pengolahan FABA tersebut dapat dimanfaatkan dan memberikan nilai tambah ekonomi untuk kegiatan infrastruktur, selain untuk menekan penumpukan limbah di TPS dalam skala yang lebih besar.”

Mengoperasikan pabrik pupuk terbesar di Asia Tenggara, PKT saat ini memiliki unit boiler batubara dengan kapasitas 2 x 220 metrik ton/jam (daya listrik 96,6 MW) yang berfungsi sebagai pemasok steam untuk mendukung proses produksi pabrik amonia – urea milik perusahaan.

Unit boiler batubara tersebut menghasilkan FABA dalam jumlah sekitar 35.000 ton/tahun yang seluruhnya berpotensi untuk diolah menjadi material substitusi bahan bangunan atau untuk stabilisasi tanah. Hingga saat ini, sebesar 34.000 limbah FABA telah berhasil diolah perusahaan jadi material alternatif bahan bangunan dan stabilisasi tanah.

Dalam prosesnya, pemanfaatan limbah FABA yang dilakukan PKT meliputi proses pengolahan bahan limbah menjadi material seperti batako dan paving blok yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan maupun stabilisasi tanah; ditujukan agar dapat memperbaiki daya dukung tanah yang lebih kokoh, terutama pada tanah lunak yang cenderung memiliki daya dukung tanah yang rendah.

Stabilisasi tanah dengan FABA – semen mampu meningkatkan nilai daya dukung tanah pada pemeraman 3 hari secara signifikan, dimana reaksi sementasi yang terjadi pada campuran tanah semen membentuk butiran baru yang lebih keras sehingga lebih kuat menahan beban yang diberikan. Hal ini tentu menambah nilai guna dari limbah FABA batubara dan mampu memberikan manfaat terutama dalam pembangunan infrastruktur.

“Inovasi pengolahan limbah FABA ini merupakan salah satu upaya PKT terkait pengelolaan limbah non B3 yang terdaftar dan ketaatan perusahaan terhadap keberlanjutan. Kami berharap seiring dengan semakin matangnya teknologi pengolahan FABA ini, praktik serupa dapat diterapkan secara massal di berbagai industri sebagai alternatif metode stabilisasi tanah atau pengembangan ke arah alternatif bahan bangunan atau infrastruktur. Kami optimis dan berharap bahwa dengan inovasi ini, PKT dapat menjadi pelopor dalam pengolahan limbah batu bara sebagai komoditas yang memiliki daya guna tambahan dalam prinsip ekonomi sirkular, yang diharapkan nantinya akan mampu menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik bagi perusahaan dan masyarakat secara luas,” tutup Rahmad. (adv)

Antusias Ikuti Mancing Ceria Gelaran PKT, Peserta Datang sejak Subuh 

0

BONTANG – Beragam cara dilakukan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan ke 77 Republik Indonesia (RI). Seperti yang dilakukan PT Pupuk Kaltim (PKT) dengan menggelar Lomba Mancing Ceria, di Danau Permai PC VI PKT Bontang, Minggu (13/8/ 2022) pagi ini.

Lomba yang diikuti ratusan peserta ini digelar sejak pukul 08.00 Wita sampai 16.00 Wita. Peserta pun sangat antusias mengikuti lomba mancing ikan tersebut.

Bahkan peserta sudah datang sejak subuh pukul 05.00 Wita. “Kalau tidak datang subuh begini, kami tidak akan dapat tempat yang strategis. Ini berdasarkan pengelaman tahun-tahun sebelumnya,” tutur Santoso.

Sementara itu, mewakili Wali Kota Bontang Basri Rase, Kabag Pemerintahan Pemkot Bontang Suryanto mengapresiasi digelarnya lomba mancing dalam rangkaian pesta rakyat.

“Terima kasih kepada PKT. Hal ini membuktikan PKT selalu terbuka dan hadir untuk masyarakat Bontang,” ucapnya.
Selain untuk merayakan HUT RI, kegiatan ini juga digelar untuk merayakan HUT ke-45 PKT yang puncaknya 7 Desember 2022 mendatang. “Mari kita dukung dan doakan PKT terus memberikan kontribusi bagi Kota Bontang,” sebutnya.

Sementara, Senior Executive VP Business Support Meizar Effendi mengatakan, kegiatan Tujubelasan Seru bersama PKT ini sebagai wujud nyata PKT untuk masyarakat Bontang. “Kami selalu memberikan kontribusi terbaik dan akan terus memberikan kontribusi untuk Kota Bontang,” tuturnya.

Dalam lomba mancing ini, selain hadiah yang disiapkan untuk peserta yang mendapatkan ikan berpita dan ikan terberat, juga disiapkan puluhan doorprize. (mk)

Tarif Ojol Bakal Naik, Driver Berharap Potongan Tidak Ikut Naik

0
Salah satu tempat Ojek Online bermarkas. (Yahya Yabo/MK)

BONTANG – Pengemudi ojek online (ojol) di Bontang mengaku belum dapat informasi soal kenaikan tarif yang mulai berlaku pada 14 Agustus 2022. Hal ini disampaikan seorang driver ojek online Grab bernama Mulyadi

Saat ditemui, dia mengatakan masih belum diberitahu ada kenaikan tarif. Dirinya juga belum mendapat kabar secara langsung baik dari operator penyedia jasa ojek online maupun dari Kota Bontang sendiri. “Kalau diberita-berita sudah ada, tapi kalau di Kota Bontang belum dapat,” kata Mulyadi ditemui Jumat (12/8/2022).

Pemberitahuan kenaikan, lanjutnya, biasanya diinformasikan melalui notifikasi di aplikasi ojek online. “Ada muncul dinotifikasi. Langsung di aplikasi ‘kan,” tambahnya.

Jika ada kenaikan, nantinya aplikasi akan otomatis menentukan tarif ketika pelanggan sudah memesan jasa aplikasi yang kemudian dikonfirmasi oleh driver Ojol.

“Biasanya ‘kan pelanggan memesan menentukan tempatnya, kemudian sudah muncul tarifnya yang langsung dikonfirmasi,” kata Mulyadi.

Dia menjelaskan pula, untuk saat ini tarif ojek online di Bontang bertarif Rp 11 ribu untuk jarak dekat dan di bawah 5 kilometer. “Kalau di bawah 5 kilo masih dihitung Rp 11 ribu, nanti kalau di atas 5 kilo akan dihitung jarak lagi,” ucapnya.

Walau naik, Mulyadi mengharapkan potongan dari operator jasa penyedia tidak terlalu tinggi. Dimana saat ini potongan dari operator sebesar 20% ditambah Rp.1.000 potongan biaya pemesanan.

“Harapannya, tidak masalah naik tarif karena sudah beberapa kali tarif naik, tapi jangan sampai potongannya juga tambah dari operator,” harapnya. (yah)

Polres Manfaatkan Pelacakan Siber Polda Kaltim untuk Berantas Judi Online

0
Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya saat dikonfirmasi Mediakaltim.com. (Yahya Yabo/MK)

BONTANG – Jajaran kepolisian Bontang akan berkoordinasi dengan Tim Siber Polda Kaltim, dalam melacak transaksi keuangan mencurigakan yang diduga digunakan untuk judi online.

Langkah ini dilakukan menyusul terbitnya instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang memerintahan seluruh kepolisian daerah (Polda) untuk memberantas segala bentuk perjudian online.

“Apakah bentuknya target, atau tindakan kegiatan. Atau targetnya, sudah ditentukan dari (Tim Siber) Polda Kaltim,” jelas AKBP Yusep Dwi Prastiya saat dikonfirmasi Mediakaltim.com, Jumat (12/8/2022).

Yusep menambahkan, penanganan pemberantasan judi online akan melibatkan pelacakan siber atau cyber tracing dari Tim Siber Polda Kaltim. Ini terjadi karena Tim Siber Polda yang memiliki sumber daya yang bisa menilai suatu transaksi keuangan mencurigakan atau tidak. “Itu dari tingkat Polda nanti yang tracing,” kata Yusep.

Oleh karenanya, lanjut Yusep, nantinya Tim Siber yang akan memetakan teknisnya. “Kita kalau sudah perintah akan ditindak lanjuti. Nanti akan ada petunjuk dari Direktur Kriminal Umum Polda. Kita ada tim unit siber di Polres, tapi nanti semua induknya ke Polda ‘kan,” kata Yusep mengakhiri,“ (yah)

Tingkatkan Peluang Usaha Mandiri, PKT Launching Kedai Kopi Binaan

0

BONTANG – Perluas pembinaan di sektor ekonomi kreatif dalam mendorong terwujudnya kemandirian masyarakat, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) resmikan kedai kopi binaan hasil pelatihan penciptaan peluang usaha bagi pemuda Bontang.

Peresmian dilakukan VP TJSL PKT Anggono Wijaya, bersama perwakilan Pemkot Bontang di Jl Ahmad Yani Kelurahan Api-api Bontang Utara, Kamis (11/8/2022).

Diungkapkan Anggono, kedai kopi dengan nama ‘Nyeduh FIO’ ini merupakan kesinambungan pembinaan PKT bagi pemuda Bontang agar mampu mandiri dan berdaya saing, setelah sebelumnya dibekali keterampilan barista melalui serangkaian pelatihan.

Pembukaan unit usaha ini juga untuk meningkatkan nilai manfaat bagi para peserta, sekaligus upaya menekan angka pengangguran di Kota Bontang melalui sektor usaha yang difasilitasi sesuai bakat dan keterampilan masyarakat.

“Ini adalah usaha kedua yang berdiri dari hasil pelatihan keterampilan yang dibekali PKT bagi pemuda Bontang, setelah sebelumnya diresmikan usaha barbershop di Bontang Selatan,” ujar Anggono.

Dirinya menyebut kedai kopi ini akan tetap menjadi perhatian pembinaan PKT, agar kedepan mampu berkembang sesuai harapan dengan nilai manfaat yang lebih signifikan. Baik dari sisi pengembangan usaha maupun kesejahteraan pelaku usaha.

Hal ini sekaligus wujud komitmen PKT terhadap pemberdayaan dan pembinaan masyarakat, yang tidak hanya terfokus di lingkungan sekitar perusahaan. Dari hal ini, pertumbuhan ekonomi kreatif yang sejalan dengan program Pemerintah diharap tercapai dengan pemerataan pembinaan di seluruh wilayah Kota Bontang.

“Sekarang kedai kopi ini tergolong usaha mikro, nantinya dengan kesinambungan pembinaan PKT diharap akan naik kelas menjadi usaha kecil dan begitu seterusnya. Sehingga nilai manfaat dan peluang yang lebih besar bisa ditangkap dengan baik,” terang Anggono.

Sesuai arah pembinaan TJSL PKT dalam mewujudkan kemandirian masyarakat, sasaran program tidak hanya memberi bekal pelatihan, tapi juga sertifikasi hingga pemagangan dan penciptaan lapangan usaha. Fokus inilah yang akan ditingkatkan PKT dengan kesinambungan pembinaan yang direalisasikan.

“Untuk itu kami harap kedai kopi ini bisa dijalankan dengan baik, sesuai bekal keterampilan yang diberikan selama pelatihan. PKT akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan, sehingga sektor usaha ini mampu memberi manfaat yang lebih luas kedepannya,” tambah Anggono.

Mewakili Pemkot Bontang, Pengantar Kerja Ahli Muda Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Lili Wasmuji, menyampaikan apresiasi atas kesinambungan kontribusi PKT mendukung Pemerintah dalam hal pemberdayaan, maupun penciptaan lapangan usaha dalam upaya mewujudkan kemandirian masyarakat.

Dirinya mengaku optimis konsep pembinaan PKT yang diawali bekal pelatihan ini, akan mendorong terciptanya peluang usaha mandiri di Kota Bontang, sehingga angka pengangguran mampu ditekan secara maksimal seiring tumbuhnya pelaku usaha baru.

“Konsep pelatihan dan pembinaan yang dilaksanakan PKT ini, sejalan dengan upaya Pemkot Bontang dalam mendorong terciptanya usaha mandiri di masyarakat. Sehingga UMKM pun makin tumbuh sesuai minat dan keterampilan yang dimiliki,” kata Lili.

Dirinya berharap program ini terus diperluas PKT, sehingga makin banyak penerima manfaat dengan sektor usaha yang kian beragam. Terlebih Pemkot Bontang tengah gencar mendorong penciptaan tenaga kerja mandiri, sekaligus peningkatan kapasitas sumberdaya manusia untuk menekan angka pengangguran. “Dari upaya ini diharap beragam peluang kerja baru bisa tercipta dan kemandirian masyarakat di berbagai bidang tercapai sesuai sasaran,” tandas Lili.

Addawiyah, pemilik sekaligus pengelola ‘Nyeduh FIO’ mengucapkan terima kasih atas bekal yang diberikan PKT, sehingga dia bersama beberapa rekannya mampu membuka usaha kedai kopi dari hasil pelatihan yang diikuti. Dirinya pun berharap kesinambungan pembinaan PKT, agar usahanya mampu tumbuh dan berkembang dengan lebih signifikan.

“Kami harap PKT dapat terus membina, agar usaha yang kini kami jalani dari hasil pelatihan makin berkembang dengan lebih baik,” harap Addawiyah. (adv)

Keluarga Wajib Kelola Arsipnya Sendiri, DPK Edukasi Kearsipan Tim PKK

0
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Retno Febriaryanti. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan  menggelar edukasi kepada masyarakat untuk mengelola arsip keluarga.  Edukasi bertujuan agar keluarga di Bontang menyadari betapa pentingnya mengelola dokumen.

Acara berlangsung di pendopo rumah jabatan Wali Kota Bontang, Kamis (11/8/2022). Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan, arsip   sangat penting dijaga oleh tiap keluarga. “Arsip sangat penting bagi keluarga seperti surat-surat rumah, akta pernikahan, ijazah, dan surat penting lainnya,” kata Basri.

Dirinya mengatakan, arsip keluarga dapat dijadikan sebagai bukti otentik bagi keluarga. Arsip juga bisa dijadikan dokumen penyimpanan kenangan keluarga.

“Ini menjadi bahan otentik dan terpercaya,” kata Basri. Oleh karenanya, dia mengharapkan di masa datang masyarakat dapat memiliki kesadaran untuk menjaga arsipnya sendiri.

Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Retno Febriaryanti mengatakan, proses pengarsipan bagi keluarga sangatlah penting. Arsip keluarga bisa diartikan sebagai arsip yang memiliki nilai bagi keluarga dan nilai kegunaan, sehingga harus disimpan dengan baik dan rapi.

Retno menambahkan, pengetahuan pengarsipan wajib diberikan ke masyarakat sebagai edukasi, yang saat ini diberikan kepada tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)  Bontang.

“PKK ‘kan memiliki kader-kader di masyarakat dari tingkat RT, kelurahan dan dasawisma yang dapat meneruskan dan disampaikan ke masyarakat,” kata Retno.

Dengan adanya pengarsipan yang terdokumentasi secara baik, akan memudahkan keluarga dalam mengakses dan mengambil dokumen arsip keluarga.

“Dapat ditemukan dengan cepat. Biasanya ‘kan kalau mencari arsip keluarga terkadang bingung. Jika sudah diarsipkan dan tertata akan mudah ditemukan,” jelas Retno.

Dalam hal pemodelan arsip, cara yang dilakukan untuk arsip keluarga dan arsip yang ada di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan memiliki kesamaan. “Sama, cuman biasanya keluarga tidak menciptakan (membuat) arsip,” tandasnya. (yah)

Peringati Hari Konservasi Alam Nasional, Plt Asisten Sekkot Ajak Kampanyekan Pentingnya Konservasi Alam

0

BONTANG – Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang jatuh setiap tanggal 10 Agustus digelar Rabu (10/8/2022) di Bontang Mangrove Park Salebba. Hadir dalam  kegiatan itu Plt Asisten II Sekkot Bontang, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan perwakilan Balai Taman  Nasional Kutai serta siswa-siswi SMA/SMK se-Kota Bontang.

“Ini adalah momen penting untuk mengingatkan kita semua tentang pentingnya konservasi alam,” ucap Plt Asisten II Sekkot Bontang, Lukman, SS, MSi mengawali sambutannya pada acara Hari Konservasi Alam Nasional.

Ia juga berharap masyarakat akan lebih teredukasi dan terajak untuk melakukan peran aktif dalam menyelamatkan ekosistem alam. Ekosistem yang tidak seimbang tentu akan berdampak serius pada kualitas lingkungan, kesehatan hingga kesejahteraan manusia. Karenanya, gerakan konservasi alam berfokus pada upaya memelihara, memulihkan habitat, meningkatkan kualitas ekosistem dan melindungi keanekaragaman hayati.

HKAN bertujuan mengkampanyekan pentingnya konservasi alam bagi kesejahteraan masyarakat. Juga untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat berperan aktif menyelamatkan alam dan secara terus- menerus setiap tahun diperingati sebagai upaya untuk menjaga kesinambungan kegiatan konservasi alam dan memasyarakatkan konservasi alam secara nasional agar menjadi bagian dari sikap hidup dan budaya bangsa.

“Kehidupan kita tergantung pada sumber daya yang dihasilkan alam, jika semua itu rusak atau musnah tentunya kehidupan kita juga akan terancam. Konservasi alam itu konservasi kita. Melestarikan alam itu sama artinya dengan menyelamatkan hidup kita sekarang dan kehidupan generasi-genarasi yang akan datang. Karena itu konservasi alam itu harus terus menerus digaungkan agar semakin banyak yang peduli dan  melakukannya,” terangnya.

Setiap tahun, tema HKAN berbeda-beda. Peringatan HKAN 2022 ini dirayakan dengan tema yang menarik, yakni “amertha taksu abhinaya” yang maknanya ‘memulihkan alam untuk masyarakat sejahtera’.

“Saya berharap, melalui peringatan HKAN, kita semakin sadar akan pentingnya konservasi alam. Peringatan ini juga dapat menggalang semangat dan memotivasi masyarakat untuk berperan serta secara aktif mencegah dan menyelamatkan alam dari berbagai ancaman dan tidak melakukan kerusakan terhadap ekosistem alam yang dilindungi sebagai kawasan konservasi,” tutup Lukman.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan lomba membuat poster untuk siswa-siswi SMA/SMK yang hadir. (kmf-lusy)

Polres Bontang Gelar Bakti Sosial HUT Ke-74 Polwan

0

BONTANG – Untuk memperingati HUT Ke-74 Polisi Wanita (Polwan), polwan Polres Bontang melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat kurang mampu di Aula Polsek Bontang Utara Rabu (10/8/2022).

Kegiatan dipimpin AKP Diyah Safitri dan dihadiri Kapolsek Bontang Utara Iptu Tri Soediantoro, Iptu Lilik Tri Budiarsi serta anggota polwan Polres Bontang.

Dalam kegiatan ini polwan Polres Bontang memberikan bantuan berupa paket sembako kepada warga yang kurang mampu di Kecamatan Bontang Utara.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui AKP Diyah Safitri mengatakan, bakti sosial itu sebagai bentuk kepedulian polwan Polres Bontang kepada warga kurang mampu.

”Hari ini kami memberikan bantuan berupa paket sembako kepada warga kurang mampu di wilayah Kecamatan Bontang Utara,” kata AKP Diyah Safitri.

Melalui Polri yang Presisi, lanjut AKP Diyah Safitri, polwan siap mendukung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural untuk mewujudkan Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh.

“Semoga rangkaian kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati HUT ke-74 Polwan tahun 2022 bisa membantu masyarakat, kurang mampu di tengah pandemi Covid-19,” pungkas AKP Diyah Safitri. (hms)

Babinsa Koramil 0908-01/Loktuan  Amankan Turnamen Bola Voli Antar-RT di Wilayah Binaan

0

BONTANG – Babinsa Kelurahan Bontang Baru Koramil 01/Loktuan, Pelda Humam melakukan pengamanan dan monitoring turnamen bola voli antar RT se-Kelurahan Bontang Baru untuk menyambut HUT ke-77 RI di lapangan voli Makodim 0908/Bontang Jalan Awang long Kota Bontang, Selasa (9/8/2022).

Pelda Humam mengatakan, tujuan pengamanan dan monitoring itu agar tercipta keamanan dan ketertiban di lokasi kegiatan, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas selama berjalannya turnamen.

“Kita harus mendukung pelaksanaan pertandingan ini dengan rasa aman dan nyaman, yang dapat dirasakan masyarakat Kelurahan Bontang Baru selama turnamen ini,” kata Pelda Humam.

Dia juga menyampaikan, kepada seluruh masyarakat yang hadir dalam turnamen bola voli agar mendukung pelaksanaan turnamen ini dengan sportivitas.  “Junjung tinggi sportivitas dan selalu taati protokol kesehatan selama pertandingan,” ucap Babinsa.

Dari pantauan Babinsa, pertandingan berlangsung aman dan kondusif. (Pendim Btg)

DPRD-Pemkot Bontang Tanda Tangani Perubahan KUA-PPAS 2022

0
Penandatanganan rancangan perubahan KUA dan PPAS 2022. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG– Rapat Paripurna ke-13 masa sidang ke III DPRD Bontang Tahun 2022, dilaksanakan Selasa (9/8/2022) malam di Auditorium 3 Dimensi.

Paripurna dalam rangka penandatanganan Nota Kesepakatan antara wali kota dan DPRD atas rancangan perubahan KUA dan rancangan perubahan PPAS tahun anggaran 2022.

Rapat dihadiri 16 anggota sehingga dinyatakan kuorum. Ketua DPRD Andi Faisal Sofyan Hasdam membuka paripurna yang dihadiri Wali Kota Bontang Basri Rase, Wakil Wali Kota Bontang Najirah, serta jajaran kepala dinas perwakilan OPD.

“Rancangan perubahan KUA dan rancangan PPAS tahun anggaran 2022 telah disampaikan Pemerintah Kota Bontang kepada DPRD Bontang pada 5 Agustus 2022, perihal rancangan perubahan KUA dan Rancangan perubahan PPAS tahun anggaran 2022,” kata Fais, panggilan Andi Faisal, saat membuka paripurna.

Fais menjelaskan, rancangan perubahan KUA dan rancangan perubahan PPAS tahun anggaran 2022 telah dibahas bersama Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemkot Bontang pada rapat kerja 8 dan 9 Agustus 2022.

Sekretaris dewan, Lukman pada rapat paripurna tersebut membacakan rancangan nota kesepakatan tentang perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) tahun 2022 dan rancangan surat keputusan DPRD Bontang, tentang persetujuan terhadap perubahan kebijakan umum APBD tahun 2022. Selain itu rancangan nota kesepakatan PPAS tahun anggaran 2022 serta rancangan surat keputusan DPRD kota Bontang tentang persetujuan perubahan PPAS tahun anggaran 2022.

Sementara itu, Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan, dalam pelaksanaan rencana kerja pemerintah daerah pada semester 1 tahun 2022 telah ditemukan kondisi yang dapat dijadikan sebagai dasar pertimbangan untuk melakukan rancangan perubahan kebijakan umum APBD, serta rancangan perubahan PPAS tahun 2022.

“Dasar pertimbangannya yakni pelampauan atau tidak tercapainya proyeksi pendapatan daerah, penyesuaian alokasi belanja, serta perubahan sumber dan penggunaan pembiayaan daerah,” jelas Basri.

Dia melanjutkan, dalam rancangan perubahan KUA dan rancangan perubahan PPAS tahun anggaran 2022, serta berdasarkan analisis potensi sumber-sumber pendapatan, target pendapatan daerah pada tahun anggaran 2022 direncanakan mencapai Rp 1,5 triliun lebih. Sedangkan belanja daerah direncanakan sekitar Rp 1,6 triliun.

“Adapun penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 109 miliar lebih dan pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp 20 miliar,” papar Basri. (adv/yah)