Beranda blog Halaman 1035

HUT Ke-77 TNI Diperingati dengan Upacara Terpusat di Balikpapan

0

BONTANG – Hari ini, tepat 77 tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) berdiri. Hari jadi TNI ini diperingati dengan dilaksanakannya upacara terpusat di Balikpapan yang dihadiri berbagai perwakilan TNI dari beberapa daerah di Indonesia. Termasuk dari Kota Bontang.

Upacara terpusat ini dilaksanakan di Makodam VI/Mulawarman Balikpapan, dipimpin Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Tri Budi Utomo dan dihadiri oleh Wali Kota Bontang Basri Rase dan Letkol Inf Priyo Handoyo Dandim 0908/Bontang.

Sampai saat ini pencapaian yang dimiliki oleh TNI salah satunya adalah tingginya kepercayaan masyarakat yang dibuktikan dengan hasil survei beberapa lembaga. Seperti Lembaga Indikator Politik Indonesia (IPI) tanggal 24 Juni 2022, TNI mendapatkan kepercayaan tertinggi dari publik sebesar 93,2%. Untuk Hasil Survei tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum versi Lembaga Survei Indonesia (LSI) tanggal 31 Agustus 2022, TNI mendapatkan tingkat kepercayaan masyarakat paling tinggi sebesar 93%. Demikian juga hasil Lembaga Survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) tanggal 27 September 2022 merilis hasil survei dukungan dan kepuasan Kinerja TNI terhadap Demokrasi, sebesar 93.5 %.

Dengan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap TNI, Letkol Inf Priyo Handoyo mengimbau kepada seluruh TNI untuk menjaga kepercayaan tersebut. “Oleh karega“Jaga kepercayaan masyarakat dengan bertindak dan berucap sesuai dengan tugas pokok TNI” ujarnya.

Ke depan dengan berbagai tantangan yang semakin besar, TNI akan selalu berupaya untuk menciptakan kestabilan keamanan di wilayah agar pembangunan dapat berjalan lancar demi mendukung Indonesia maju dan masyarakat sejahtera. (sc)

Doa Bersama Warga untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

0
Ratusan warga Bontang menggelar doa bersama atas tragedi berdarah Kanjuruhan Malang di Simpang tiga Ramayana, Selasa (4/10) malam.

BONTANG –  Ratusan warga Bontang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bontang menggelar doa bersama bagi korban tragedi berdarah Kanjuruhan, di Simpang Tiga Taman Plaza Ramayana, Selasa (4/10) malam tadi.

Kegiatan yang diinisasi Polres Bontang ini dihadiri berbagai suporter bola di Kota Taman dan satuan TNI/Polri. Dalam kegiatan doa bersama ini juga diwarnai dengan aksi menyalakan lilin.

Wali Kota Bontang Basri Rasse mengatakan, doa bersama ini merupakan bentuk empati dan keprihatinan warga Bontang atas Tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan 131 korban jiwa.

“Kita ikut merasakan apa yang dialamai saudara-saudara yang ada di Malang.  Tidak disangka dengan apa yang terjadi. Saya merasa Arema sangat luar biasa seperti suporter-suporter lainnya yang ada di Indonesia. Kejadian itu begitu cepat dan kita tidak menginginkan itu terjadi kembali,” ungkap Basri.

Namun demikian, Basri mengaku tetap punya rasa optimistis bahwa sepakbola di Indonesia ke depan semakin bangkit dengan penuh rasa persatuan dan kesatuan, rasa kebersamaan dan tenggang rasa antar sesama.

Ia pun berharap kepada semua masyarakat Bontang agar mendoakan para korban tragedi Kanjuruhan bisa diterima di sisi Allah, SWT. “Atas nama pemerintah Kota Bontang kami juga turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan Malang,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prasetiya menyampaikan sangat mengapresiasi aksi solidaritas warga Bontang untuk masyarakat yang tertimpa musibah dalam tragedi Kanjuruhan Malang.

“Saya, dan kami dari Forkopimda, tidak menyangka, solidaritas dan partisipasi masyarakat sangat luar biasa. Ini di luar ekspektasi kami. Terima kasih atas kebersamaannya, mudah-mudahan, apa yang menjadi doa kita untuk saudara-saudara kita diijabah oleh Allah SWT,” tuturnya.  (mk/rin)

Jaga Suasana Kondusif, Polres Bontang Laksanakan Patroli Dialogis Malam

0

BONTANG –  Patroli dialogis rutin dilaksanakan Satuan Samapta Polres Bontang. Seperti yang dilakukan Selasa (4/10/2022) malam lalu. Sasaran patroli objek vital seperti Anjungan Tunai Mandiri (ATM) perbankan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), pertokoan, tempat keramaian, pemukiman warga dan tempat tongkrongan warga.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH, melalui Kasat Samapta AKP Widodo menuturkan, patroli dialogis bertujuan menjamin kondusivitas keamanan melalui kehadiran langsung anggota Polri di tengah aktivitas masyarakat.

”Kegiatan ini penting dilakukan agar tercipta suasana kamtibmas yang aman dan nyaman pada malam hari sehingga masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan tenang serta mencegah dan mengantisipasi potensi terjadinya aksi kejahatan dan gangguan kamtibmas pada malam hari,” kata AKP Widodo.

Selain melaksanakan patroli dialogis, personel Samapta juga memberikan himbauan kepada warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta menghimbau warga masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas di luar rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Peran serta masyarakat sangat diharapkan dalam upaya pemeliharaan kamtibmas di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka. Jika menemui hal-hal yang mencurigakan silakan hubungi kepolisian terdekat agar segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (hms)

Belanja Pangan Murah, Gratis Cabai dan Tomat

0

SAMARINDA – Berbelanja sayuran dan produk pangan dengan harga murah, juga mendapat bonus cabai dan tomat secara cuma-cuma atau gratis.

Seperti berbelanja sayuran, hortikultura dan produk pangan di ajang Gelar Pangan Murah di Halaman Kantor Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikuktura Kaltim, Jalan Basuki Rahmat Samarinda, pada 4 – 6 Oktober 2022.

“Masyarakat yang belanja disini (Pangan Murah), ya berhak mendapat bingkisan secara cuma-cuma atau gratis,” kata Kepala Dinas Pangan TPH Kaltim Siti Farisyah Yana, usai pembukaan Gelar Pangan Murah, Selasa 4 Oktober 2022.

Didampingi Kepala Seksi Pasca Panen, Pengolahan dan Pemasaran Hortikultura Suprianto, Yana menyebutkan setiap bingkisan yang diberikan terdiri Cabai Keriting 0,5 kg, Cabai Merah besar 2,5 ons, tomat 0,5 kg, Cabai rawit 2,5 ons dengan total Rp50 ribu per paket.

Untuk kegiatan selama Gelar Pangan Murah, tambahnya, pihak penyelenggara dari Pasar Tani Dinas Pangan TPH menyediakan 600 paket selama tiga hari.

“Tadi kita menyiapkan 200 paket bingkisan gratis untuk warga yang berbelanja disini. Jadi selama tiga hari, kami menyiapkan 600 paket,” sebutnya.

Yana mengungkapkan pembagian paket produk pangan secara gratis merupakan program Kementerian Pertanian untuk membantu warga, terutama ketika harga komoditi pangan mulai naik dan mahal.

Selain itu, program berupa bagi-bagi komoditi pangan gratis ini juga salah satu kepedulian pemerintah sebab ada kenaikan harga BBM.

“Semoga ini bisa membantu masyarakat, meskipun tidak secara langsung. Paling tidak bisa terkurangi membeli bahan pokok strategis yang mahal sesuai harga tingkat petani,” harapnya.

Diajang Pangan Murah dijual minyak goreng (migor) merk Resto 2 liter Rp36.000, migor curah paket 1 liter Rp13.000, beras segar kampung 5 kg @Rp48.000, raja gula Rp13.000, beras Mentik Wangi 5 kg @Rp65.000. Bawang merah, bawang putih, telor dan sayur-sayuran serta produk olahan yang serba murah dari pelaku UMKM Kota Samarinda. (adv/diskominfokaltim)

Pengumuman Tentang Uji Publik Pendataan Tenaga Non ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang

0

PENGUMUMAN 
NOMOR: 840/ 1013 /BKPSDM.03  TENTANG  UJI PUBLIK PENDATAAN TENAGA NON ASN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BONTANG TAHUN 2022

Menindaklanjuti Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  Nomor: B/1917/M.SM.01.00/2022 Tanggal 29 September 2022 Hal Tindak Lanjut Pendataan Tenaga Non ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah, bahwa dalam rangka terciptanya transparansi, menjaga validitas data dan akuntabilitas Pendataan Tenaga Non ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah dengan ini dilaksanakan pengumuman kepada masyarakat untuk mendapatkan umpan balik, bersama ini disampaikan informasi sebagai berikut:

  1. Data Tenaga Non-ASN yang disampaikan sebagaimana terlampir adalah benar merupakan Tenaga NonASN di lingkungan Pemerintah Kota Bontang yang memenuhi ketentuan sebagaimana Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/1511/M.SM.01.00/2022 Tanggal 22 Juli 2022 Hal Pendataan Tenaga Non ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah, dan Hasil Sosialisasi Aplikasi Pendataan Non ASN oleh Badan Kepegawaian Negara, yaitu:

    a. Mendapatkan honorarium dengan mekanisme pembayaran langsung yang berasal dari APBN untuk instansi pusat dan APBD untuk instansi daerah,
    b. Diangkat paling rendah oleh pimpinan unit kerja,
    c. Telah memiliki minimal 1 (satu) tahun masa kerja (akumulatif dikarenakan terputus ataupun tidak terputus) dengan mekanisme pembayaran APBN/APBD sebelum Tanggal 31 Desember 2021 atau paling lambat TMT pengangkatan 5 Januari 2021,
    d. Berusia paling rendah 20 (dua puluh) tahun paling tinggi 56 (lima puluh enam) tahun pada 31 Desember 2021,
    e. Sampai saat ini masih aktif bekerja sebagai Pegawai Non ASN,
    f. Bukan merupakan:
    – Tenaga Non ASN Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),
    – Tenaga Alih Daya/outsourcing.

  1. Berdasarkan data hasil prafinalisasi bahwa terdapat 1.818 orang pegawai Non ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bontang yang memenuhi syarat sebagaimana poin 1 di atas dengan daftar sebagaimana terlampir. (Data dimaksud dapat diakses melalui Link Google Drive: https://s.id/1g35u
  1. Bila terdapat data yang tidak sesuai sehubungan dengan hasil pendataan di atas, masyarakat dapat menyampaikan masukan melalui:
    BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SDM KOTA BONTANG GEDUNG GRAHA TAMAN PRAJA JL.MOCH. ROEM NO.1 KELURAHAN BONTANG LESTARI
    CONTACT PERSON: FACHRUL RAHMAN DINIY, ST (WA/HP: 085228102177)
  1. Uji Publik ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari ke depan sampai dengan Tanggal 9 Oktober 2022.

Demikian pengumuman ini disampaikan. Atas perhatian dan masukannya, Kami ucapkan terima kasih.

Bontang, 4 Oktober 2022

Sekretaris Daerah
Ir Hj Aji Erlynawati MT

SELENGKAPNYA DOWNLOAD DI SINI

 

Gelar Pangan Murah dan Launching Dapur B2SA, Gubernur: Menjawab Kekhawatiran Krisis Pangan

0

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menegaskan gelar atau pasar pangan murah salah satu upaya dan kerja pemerintah melalui instansi teknis terkait, menyanggah kekhawatiran masyarakat terhadap krisis pangan.

“Ini jawaban kita (pemerintah) agar masyarakat tidak perlu khawatir. Ini juga upaya kita mengendalikan inflasi di daerah,” ungkap Gubernur Isran Noor saat membuka Gelar Pangan Murah dan Launching Dapur B2SA (Beragam Bergizi Seimbang dan Aman) di Halaman Kantor Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim, Jalan Basuki Rahmat Samarinda, Selasa, 4 Oktober 2022.

Sebab krisis pangan menurut dia, pasti akan berdampak pada perekonomian makro atau inflasi di suatu daerah bahkan negara, tidak terkecuali Kaltim.

Selain itu, inflasi akan sangat berpengaruh dalam menentukan harga barang-barang kebutuhan sehari-hari di pasaran. Akhirnya, akan memicu terjadinya krisis ekonomi ringan hingga berat dalam suatu negara.

“Jadi keseimbangan kebutuhan dan ketersediaan pangan dan bahan pokok kebutuhan masyarakat, wajib dijaga pemerintah. Dan, gelar pasar murah ini sebagai jawaban kita bahwa pangan kita masih ada dan aman,” tegas orang nomor satu Benua Etam ini.

Kepala Dinas Pangan TPH Kaltim Siti Farisyah Yana mengungkapkan Gelar Pasar Murah merupakan agenda rutin Dinas Pangan TPH sebagai upaya penyediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga murah dan terjangkau, sekaligus menjaga inflasi agar tetap terkendali.

“Sejak Januari tahun ini sudah delapan kali pangan murah dilaksanakan, selain Samarinda juga kabupaten dan kota di Kaltim,” ujar Yana.

Sementara Dapur B2SA, lanjutnya, untuk rumah tangga khususnya keluarga yang memiliki anak agar dibiasakan mengolah menu berbahan pangan lokal dan murah.

“Dapur B2SA ini akan terus kita galakkan kepada keluarga-keluarga di Kaltim ini melalui sinergi kita bersama TP PPK kabupaten dan kota,” jelasnya.

Pemukulan kentongan oleh Gubernur Isran Noor tanda dibukanya Gelar Pangan Murah selama 3 hari (4-6 Oktober) di Halaman Dinas Pangan TPH Kaltim diikuti 52 tenan dan terbuka untuk umum.

Launching Dapur B2SA dalam rangka penganekaragaman pangan berbasis B2SA mengangkat tema Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA diikuti siswa siswa SDN 021 Meranti Karang Anyar Sungai Kunjang Samarinda.

Pembukaan pangan murah dirangkai pemberian penghargaan tokoh tani Indonesia omzet terbanyak dari Balikpapan, Samarinda, Bontang, penyerahan banner B2SA TP PKK Kelurahan Karang Anyar Sungai Kunjang Samarinda, serta pemberian menu B2SA kepada siswa siswa sekolah dasar dan ibu hamil.

Hadir Wakil Ketua TP PKK Kaltim Hj Erni Makmur Hadi Mulyadi, Ketua DPRD Kota Samarinda, Dirut Bankaltimtara Muhammad Yamin, pimpinan perangkat daerah di lingkup Pemprov Kaltim, kepala perbankan, pimpinan OPD terkait lingkup Pemkot Samarinda dan kabupaten/kota, pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga di Kaltim. (adv/diskominfokaltim)

Rp 5,3 Miliar untuk Pengelolaan 3 Pasar, BW Sesalkan Minimnya Anggaran

0

BONTANG – Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) menyebutkan anggaran di 2023 yang diterima UPT Pasar ialah Rp 5,3 miliar.

Dijelaskan Kamilan, jika dana tersebut diperuntukkan pada pengelolaan tiga pasar, yakni Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Pasar Taman Citra Loktuan dan Pasar Taman Telihan.

Terinci, dari Rp 5,3 miliar ini dipergunakan untuk operasional (listrik, air, dan internet) sebesar Rp 2,2 miliar sedangkan Rp 2,5 miliar untuk pembayaran gaji cleaning servis dan sisanya sekitar Rp 600 juta untuk biaya yang lain.

“Anggaran itu untuk dikelola selama setahun,” ungkapnya saat rapat kerja dengan Komisi II DPRD Bontang, Selasa (4/10/2022).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang menyayangkan dengan minimnya anggaran untuk pengelolaan pasar.

Menurutnya, dengan anggaran yang hanya Rp 5,3 miliar tidak akan cukup untuk melakukan perbaikan ataupun memberikan inovasi ketiga pasar yang ada.

“Ini sangat sedikit. Harusnya Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) ini bisa lebih memperhatikan, jangan sampai pasar kita ini terutama di Rawa Indah ini mati tak mau hidup pun tak segan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Keuangan BPKAD Bontang, Yoga Saputra mengatakan terkait dengan anggaran tersebut kemungkinan akan mengalami perubahan pasalnya pihaknya telah menerima surat dari kementerian soal dana transfer.

“Kemungkinan akan ada perubahan realisasi anggaran di beberapa OPD. Nantinya akan menyesuaikan dengan surat tersebut,” jelasnya. (adv)

Komisi III DPRD Bontang Soroti Realisasikan Anggaran 24 Persen di Dinas PUPR 

0

BONTANG – Pernyataan Kepala Dinas PUPR Bontang Usman yang menyebutkan serapan anggaran instansi yang dipimpinnya pada Oktober hanya mencapai 24 persen, ditanggapi Komisi III DPRD Bontang.

“Serapan baru 24 persen ini tergolong lambat sekali, apalagi sekarang sudah triwulan keempat melewati triwulan ketiga,” kata Agus Suhadi, anggota Komisi III DPRD Bontang.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Bontang ini mengingatkan agar anggaran di setiap OPD hendaknya optimal dapat selesai dan dilaksanakan. Pasalnya, setiap serapan yang tuntas akan berguna bagi alokasi anggaran Pemerintah Kota Bontang.

Rendahnya realisasi anggaran di Dinas PUPR Bontang diketahui saat inspeksi lapangan Komisi III DPRD Bontang pada Selasa (4/10/2022) lalu. Agus mensinyalir rendahnya realisasi itu disebabkan karena pencairan setiap kegiatan proyek fisik hanya bisa dilakukan jika mencapai progres 50 persen. Jika kurang dari nilai itu, tidak boleh.

Politisi PDIP Bontang ini menegaskan, realisasi serapan anggaran ini sangat penting mengingat kegiatan yang dilakukan pada tahun 2022 diharapkan dampaknya akan terasa pada tahun yang sama.

“Jika serapan tinggi, pemerintah pusat akan mempertimbangkan masuknya bantuan keuangan kepada pemerintah Kota Bontang,” ujar Agus.

Lebih jauh dijelaskan anggota DPRD Bontang dua periode ini, dalam perencanaan setiap instansi dituntut untuk mampu mengidentifikasi dan menginventarisasi permasalahan di lapangan.

Selanjutnya, kata Agus, instansi memformulasikan solusi dan fasilitasi kegiatan yang sesuai kondisi dan lokasi. Untuk mencapai hal ini diperlukan koordinasi dan keterpaduan antar bidang di setiap OPD.

“Untuk itu saya mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi yang tinggi kepada semua Kepala Dinas atau Kepala Badan di Kota Bontang atas semangat dan kerja kerasnya dalam melaksanakan program-program secara tepat waktu,” tutup anggota Komisi III DPRD Bontang. (adv)

Uji Materiil di MK, Pemkot-DPRD Bontang Siapkan Kuasa Hukum

0
Ketua DPRD Bontang menerima mandat dari perwakilan forum RT Kampung Sidrap.

BONTANG – Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris mengatakan DPRD Bontang bersama tim dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui bagian hukum akan menyiapkan kuasa hukum pasca mendapatkan mandat dari warga Kampung Sidrap.

“Supaya kita mendapat kepastian hukum tentang batas wilayah antara Bontang dengan Kutim (Kutai Timur). Batas itu dasarnya adalah Permendagri Nomor 25 Tahun 2005, Kampung Sidrap berada di wilayah administrasi Kecamatan Teluk Pandan, Kutim,” kata Agus Hari.

Terkait anggaran dalam upaya hukum di MK, Agus mengatakan jika pihaknya sedang membahas kesiapannya. Rencananya, anggaran tersebut dikondisikan pada anggaran tahun 2023.

Sementara besaran nominal anggaran kuasa hukum, politisi Gerindra ini belum bisa memperkirakan berapa nilai yang akan dilaksanakan.

“Kita lihat nanti hasil koordinasi bagian hukum dengan kuasa hukum yang akan kita tunjuk, nilainya tergantung komunikasi bagian hukum dan kuasa hukum,” ujar Agus.

Seperti diketahui, DPRD Bontang dan Pemkot mendapatkan mandat dari warga kampung Sidrap mengajukan uji materiil (judicial review) kepada Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap Undang-Undang (UU) nomor 47 Tahun 1999.

Agus mengatakan, mandat itu diberikan oleh warga Sidrap pada rapat paripurna DPRD Bontang pada Selasa (27/9/2022) lalu melalui perwakilan masyarakat dan Forum RT di Kantor DPRD Bontang.

UU tersebut terkait tentang pembentukan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dan Kota Bontang.

Upaya yang dilakukan dua institusi daerah tersebut dilatari adanya persoalan Kampung Sidrap berbatasan langsung dengan Kota Bontang yang tak kunjung kelar hingga saat ini.

Berbagai upaya telah dilakukan semua pihak di Kota Taman, hingga Gubernur Kaltim pun telah memfasilitasi pertemuan yang menghasilkan kesepakatan pelepasan Kampung sidrap masuk dalam wilayah hukum Kota Bontang. Disayangkan upaya ini kandas disebabkan Pemerintah Kutim tak ingin melepas.

Desakan masyarakat Kampung sidrap pun tak dapat ditahan, pasalnya layanan administrasi hingga perhatian kepada masyarakat yang berbatasan langsung dengan Bontang ini tak dapat dinikmati secara langsung oleh masyarakat yang masih berstatus wilayah Kutai Timur itu.

Kini mandat dari warga kampung sidrap sejumlah 3.169 Jiwa telah diberikan kepada pemerintah dan DPRD Bontang, mandat tersebut akan diperjuangkan melalui jalur hukum atau peradilan.

Harapan itu kini bisa saja menjadi langkah terakhir untuk menenangkan masyarakat Kampung Sidrap agar wilayah yang dilalui aktivitas industri di kawasan Pupuk Kaltim tersebut menjadi bagian dari kota yang berdiri pada 12 Oktober 1999. (mk)

DPRD Soroti Selisih Besaran APBD Kaltim 2023, Pemprov Janji Beri Jawaban

0
Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masud

SAMARINDA – DPRD Kaltim menyampaikan pemandangan fraksi terhadap Nota Keuangan Raperda APBD Kaltim 2023, dalam Rapar Paripurna ke-43, Selasa (4/10/2022).

Dalam kesempatan tersebut, fraksi-fraksi di DPRD Kaltim mempertanyakan penambahan modal untuk Perusahaan Daerah (Perusda). Menurut Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masud, penambahan modal untuk Perusda belum pernah dibahas secara mendetail baik di komisi yang membidangi maupun Badan Anggaran (Banggar).

“Belum dibahas di komisi yang membidangi dan belum dibicarakan di Banggar. Nah itu yang menjadi konsen kita,” terangnya usai memimpin Rapat Paripurna.

Selain itu, selisih besaran APBD Kaltim juga menjadi sorotan. Diketahui ada perbedaan besaran APBD Kaltim dari KUA-PPAS sebesar Rp 15,1 triliun, sedangkan pada Nota Keuangan APBD 2023 disampaikan sebesar Rp14,9 triliun.

“Nah ini saya belum tahu itu. Mungkin apakah ini penambahan yang (untuk) perusda itu Rp 200 miliar. Masih menunggu jawaban dari Pak Gubernur. Ini ‘kan masih pandangan. Nanti kita bisa pastikan,” tandasnya.

Sementara Pj Sekdaprov Kaltim jelas Riza Indra yang hadir dalam Rapat Paripurna ke-43, menyatakan, selisih anggaran dalam proses pembahasan merupakan hal yang wajar. Yang jelas Pemprov Kaltim, ujarnya, akan memberikan penjelasan pada agenda Rapat Paripurna jawaban Gubernur Kaltim.

“Itu semua akan kita jawab di agenda jawaban pemerintah. Yang butuh perbaikan, akan kita perbaiki, yang selisih angka itu akan kita jawab. Namanya juga kerangka umum anggaran, pasti tidak pernah presisi, paling tidak dekat,” jelas Riza Indra. (adv/dprdkaltim)