Beranda blog Halaman 1081

Cek Kedisiplinan TNI, Sub Denpom VI/1-1 Bontang Gelar Razia

0
Anggota Sub Denpom VI/1-1 Bontang saat merazia anggota TNI. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Sub Denpom VI/1-1 Bontang mengadakan operasi Sandi Waspada Wira Beliung untuk anggota TNI pada Jumat (22/7/2022). Operasi bertujuan melihat kedisiplinan anggota TNI saat sedang di luar, atau tidak bertugas dengan kelengkapan surat berkendaraan maupun surat dinas saat sedang di luar markas komando.

Komandan Sub Denpom VI/1-1 Bontang, Kapten Cpm Lamidi mengungkapkan, operasi dimasudkan untuk menegakkan disiplin berlalu-lintas yang dikhususkan untuk anggota TNI.

Pemeriksaan meliputi kelengkapan kendaraan anggota TNI yang sedang berada di luar asrama atau saat tidak bertugas.

“Pemeriksaan khusus anggota TNI, termasuk penegakan lalu lintas anggota TNI. Kalau keluar markas akan diperiksa jika tidak membawa identitas anggota,” kata Kapten Cpm Lamidi, Jumat (22/7/2022).

Lamidi menjelaskan, operasi digelar rutin setiap bulan, bisa dua hingga tiga kali operasi. “Jika ada yang keluar tanpa izin komandannya saat jam tugas. Akan didata. Ini dilaksanakan rutin sesuai komando atasan,” jelas Lamidi.

Jika ditemukan anggota yang melanggar, makanakan ditindak sesuai aturan, seperti keluar tanpa  izin dari atasan. “Kecuali tidak izin markas, itu kan melanggar tata tertib. Nanti disampaikan ke atasan dan komandan satuannya,” tandas Lamidi.

Dari pantauan mediakaltim.com,  beberapa anggota TNI sempat  diperiksa anggota Sub Denpom VI/1-1, namun diperbolehkan melanjutkan perjalanan karena tidak melanggar. (ya)

Jangkau Lansia- Warga Tidak Dapat Vaksin, BIN Bontang Gelar Vaksinasi Door to Door

0
Seorang warga mengecek kesehatan sebelum divaksin. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Badan Intelijen Negara (BIN) Koordinator Bontang mengadakan vaksinasi door to door atau vaksinasi langsung ke rumah warga di Kelurahan Satimpo. Vaksinasi yang dilakukan di RT 21 dan RT 24 ini bertujuan untuk  meningkatkan capaian vaksinasi di Bontang.

Lurah Satimpo Maryono mengatakan, vaksinasi door to door bertujuan untuk melayani  warga lanjut usia, dan mereka yang tidak dapat mendatangi gerai sentra vaksinasi.  “Vaksinasi door to door ini sangat membantu warga lansia yang tidak dapat menuju tempat vaksin,” kata Maryono.

Selain door to door, warga juga dimungkinkan untuk divaksin di rumah ketua RT setempat. Maryono mengungkapkan, hingga kini capaian vaksinasi booster di wilayahnya baru mencapai 40 persen.

“Kelurahan kami terdiri dari 25 RT. Kami harap vaksinasi door to door ini dapat meningkatkan cakupan vaksinasi di Bontang,” tambahnya.

Koordinator BIN wilayah Kota Bontang Nikolaus mengatakan, vaksinasi door to door yang berlangsung sejak 21 Juni 2022 diberikan kepada seluruh kelurahan. “Kami sudah menjangkau semua kelurahan di Bontang,” kata Nikolaus, Jumat (22/7/2022).

Ditambahkannya, vaksinasi door to door ini, bertujuan untuk menjangkau warga yang belum bisa mendatangi gerai vaksin. BIN  Bontang, lanjut dia, juga memberikan vaksinasi dosis 1, 2 dan  booster dengan harapan dapat meningkatkan capaian vaksinasi. “Masyarakat dapat memanfaatkan vaksinasi door to door ini, agar bisa segera divaksin,” pungkas Nikolaus.(ya)

DPRD Bahas Raperda Keuangan Daerah, Target Dua Bulan Rampung

0

BONTANG – Rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pengelolaan keuangan daerah sedang disusun dan dibahas jajaran Komisi II DPRD bersama Tim Asistensi Pemkot Bontang.  Ketua Komisi II, Rustam menyampaikan, ada 15 bab dan 208 pasal yang disiapkan dalam pembahasan raperda kali ini.

Raperda ditarget harus selesai akhir Desember mendatang. Namun pihaknya yakin pembahasan ini bisa selesai dalam dua bulan ke depan atau September 2022. “Raperda ini amanat dari pemerintah pusat. Semua daerah termasuk Bontang harus menyelesaikan raperda ini paling lambat akhir tahun ini,” ucap Rustam.

Menurut politisi Partai Golkar ini, isi raperda melengkapi dari aturan yang ada sebelumnya. Termasuk menyatukan sejumlah item-item dari berbagai regulasi yang sudah ada. Seluruh pemakai anggaran juga dibahas. Sehingga menurutnya isi raperda ini sudah sangat lengkap. Termasuk di dalamnya diatur bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sebagai bendahara umum daerah.

“Jadi naskahnya juga tidak banyak kami ubah. Semuanya mengacu ke aturan pusat. Tinggal kami sesuaikan dengan kearifan lokal saja,” kata dia. “Perwali (peraturan wali kota) dan naskah akademiknya juga telah kami siapkan semua agar proses pengesahannya nanti bisa cepat dilakukan,” sambung Rustam. (adv/mk)

Pemkot Bontang Raih 2 Kategori Penghargaan BKN Award 2022

0

BATAM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang diberikan kewenangan melakukan pembinaan dalam penyelenggaraan manajemen ASN secara nasional kembali memberikan penghargaan bagi Instansi Pemerintah Pusat dan Instansi Daerah melalui BKN Award 2022. Penghargaan ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian tahun 2022 di Hotel Marriott Harbour Bay, Kota Batam, Kamis 21 Juli 2022.

Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kota Bontang berhasil meraih 2 Kategori Penghargaan BKN Award 2022, yaitu pada Kategori  Penilaian Kompetensi dan Implementasi Manajemen ASN terbaik.

Penghargaan ini diberikan bagi Instansi Pemerintah yang dinilai telah berhasil melaksanakan penyelenggaraan manajemen ASN di lingkupnya masing-masing. Mulai dari aspek pengadaan, proses bisnis kepegawaian, manajemen kinerja, penerapan Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK), sampai dengan pemanfaatan layanan digital ASN, yang sejalan dengan semangat Rakornas yang bertemakan ‘Birokrasi dan Manajemen ASN di Masa Depan’.

Hadir sejumlah narasumber berkompeten di bidangnya. Antara lain dari KemenPANRB, Bank BCA, Grab Indonesia, ESQ Leadership Center dan PT Pegadaian Persero. Para JPT madya BKN juga bakal memaparkan perspektif BKN dalam pelayanan kepegawaian.

Untuk kategori Instansi Pemerintah yang dinilai meliputi Instansi Pusat, yakni terdiri dari Kementerian dan Lembaga Negara/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK); dan Instansi Daerah yang terdiri dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, serta Pemerintah Kota.

Adapun penilaian BKN Award 2022 dibagi menjadi tiga kategori. Pertama, kategori utama berupa Implementasi Manajemen ASN Terbaik. Kedua, kategori elemen implementasi manajemen ASN dan pemanfaatan sistem informasi yang mencakup Perencanaan Kebutuhan dan Mutasi Kepegawaian; Penilaian Kompetensi; Implementasi Penerapan Manajemen Kinerja; Penerapan Pemanfaatan Data-Sistem Informasi dan CAT.

Ketiga, kategori special mention yakni Pilot Project SIASN; dan Komitmen Peningkatan Pelayanan Kepegawaian BKN.

Rakornas yang diikuti seluruh instansi pemerintah di Indonesia ini berlangsung secara hybrid, yakni secara offline dan online dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Dalam sambutannya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Nasional Bapak Bima Haria Wibisana mengatakan, bahwa pemilihan tema rakornas sejalan dengan perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan yang sangat cepat. Sehingga birokrasi yang adaptif perlu dipercepat pembangunannya untuk mengikuti perubahan dan perkembangan zaman.

Perkembangan teknologi dan perubahan paradigma masyarakat dengan literasi digital yang tinggi serta kebutuhan perubahan birokrasi dan administrasi pemerintahan yang ramping dan ideal menuntut adanya penyusunan sistem kerja bagi pegawai agar semakin efisien dan efektif.

Ditambahkan pula bahwa tuntutan penyediaan layanan yang cepat, profesional, juga menjadi ekspektasi masyarakat dan harus menjawab kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Bontang Sudi Priyanto yang mengikuti kegiatan pemberian penghargaan pada Rakornas BKN secara daring/online, menyampaikan rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian layanan kepegawaian dan pengembangan SDM aparatur.

“Arahan dan bimbingan Wali Kota dan Wakil Kalikota kepada kami telah menguatkan tekad dan semangat kami untuk terus berbenah memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan tugas,” katanya.

“Demikian pula Sekda, Asisten, staf ahli, Kepala dan pengelola kepegawaian perangkat daerah serta seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bontang yang telah bahu membahu bekerjasama meningkatkan kualitas dalam mengimplementasikan manajemen ASN sesuai dengan amanat perundang-undangan, yang telah menempatkan fungsi ASN sebagai sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa,” sambungnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada BKN yang telah membimbing dan membina sehingga secara bertahap dapat melakukan kemajuan dalam kualitas penerapan manajemen ASN di lingkungan Pemkot Bontang. (adv)

Peduli Korban Laka Lantas, Kasat Lantas Polres Bontang Jenguk Korban di Rumah Sakit

0

BONTANG – Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna menjenguk korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas), Marwana yang dirawat di RS Hermina Kota Samarinda Rabu sore (20/7/2022). Marwana merupakan korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Cipto Mangunkusomo (eks Jalan Pupuk Raya).

Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna mengatakan, kunjungan terhadap korban laka lantas dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dan warga korban kecelakaan lalu lintas.

“Kami berharap, semoga dengan kehadiran kami, bisa memberikan dorongan semangat kepada korban laka dan keluarganya dalam menjalankan kehidupan sehari-hari serta sabar dan ikhlas menerima cobaan ini,” kata AKP Edy Haruna.

Sementara Marwana mengucapkan terima kasih kepada Kasat Lantas Polres Bontang yang telah menjenguk dan membantu dalam administrasi laka lantas dengan mengeluarkan surat rekomendasi yang digunakan untuk pengurusan Jasa Raharja.

“Alhamdulillah terima kasih banyak Pak Kasat Lantas atas kunjungan dan dukungannya,” tandas Marwana.

Marwana mengalami kecelakaan lalu lintas Kamis 14 Juni 2022 di Jalan Cipto Mangunkusomo (eks Jalan Pupuk Raya) tepatnya sebelum Bundaran Sintuk. Akibatnya Marwana dilarikan ke rumah sakit dan hingga kini masih menjalani perawatan di RS Hermina Kota Samarinda. (hms)

Optimalkan Pelayanan, BPJS Kesehatan dan Pemkot Bontang Luncurkan Program Pengalihan Peserta

0

BONTANG – Kembali berinovasi, BPJS kesehatan bekerjasama dengan Pemkot Bontang meluncurkan program pengalihan peserta BPJS kelas III yang menunggak ke Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui APBD. Peluncuran dilakukan di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang.

Dalam acara itu hadir Wali Kota Basri Rase, Wawali Najirah, Kementerian Agama (Kemenag), Kepala Dinas Kesehatan, perwakilan BPJS, Forum RT dan Kelurahan serta tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Bontang, drg. Toetoek Pribadi Ekowati mengungkapkan terdapat sebanyak 2.701 dari 3.540 peserta yang menunggak dengan total tunggakan peserta BPJS Kesehatan untuk masyarakat kelas III mencapai Rp 1,4 miliar.

“Bagi Bapak Ibu yang ada di kelas III dapat memperoleh keringanan dengan membayar secara berangsur selama 1 tahun” ucap dr. Toetoek.

Senada, Kapala BPJS Kesehatan Cabang Samarinda, Mangisi Raja Simarmata mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Bontang yang telah bekerjasama dan memastikan seluruh penduduk Bontang telah terdaftar di BPJS Kesehatan.

“Saya mengapresiasi bahwa capaian peserta BPJS Kesehatan di Kota Bontang telah sampai 100 persen. Hal ini dapat menjadi percontohan bagi kota/kabupaten lain di Kaltim,” kata Mangisi Raja Simarmata.

Sementara, Wali Kota Basri dalam sambutannya mengimbau agar seluruh Ketua RT dapat menginfokan warganya untuk mendaftar BPJS kelas III.

“Saya harap masyarakat dapat menerima manfaat BPJS dengan baik, jangan sampai ada yang tidak dilayani karena keanggotaan BPJS nya tidak aktif,” tegas Basri.

Terkait layanan kepada masyarakat, Basri pun meminta agar seluruh kelurahan memberlakukan pelayanan malam dan pelayanan pada hari Sabtu, hal ini untuk membantu masyarakat Bontang yang sebagian besar merupakan pekerja.

“Setiap ketua RT di Bontang melayani warga selama 24 jam, oleh karena itu saya berharap agar kelurahan pun dapat meniru hal ini dengan menerapkan pelayanan malam maupun pelayanan pada hari Sabtu,” pungkasnya. (kmf_lusy)

DPRD Apresiasi Penanganan Sampah di Berebas Tengah

0
TPS di depan gedung Ainia Rasyifa Kelurahan Berebas Tengah. (ist)

BONTANG – Upaya penanganan sampah yang dilakukan jajaran Kelurahan Berebas Tengah, mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak. Salah satunya dari wakil rakyat di DPRD Bontang.

Amir Tosina, Ketua Komisi III, yang juga mitra kerja dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), mengapresiasi kerja keras lurah beserta jajarannya. Langkah ini  katanya, berdampak positif dan dapat ditiru kelurahan lain.

“Kalaupun ada sanksi yang diberikan, harapannya bisa menjadi efek jera bagi warga,” kata Amir saat dikonfirmasi belum lama ini.

Diketahui, Kelurahan Berebas Tengah kini telah menyiapkan kontainer dan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di seberang Gedung Ainia Rasyifa. Hal itu dilakukan agar pembuangan sampah seluruh warga Berebas Tengah terpusat di satu titik, dan tidak ada lagi yang membuang sampah di median jalan.

Sosialisasi juga gencar dilakukan kelurahan baik sosialisasi langsung ke masyarakat, ataupun memasang spanduk. Mereka juga bersinergi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), serta kecamatan dan kelurahan dalam masalah pengawasan.

Sosialisasi berupa imbauan, larangan, dan ancaman sesuai dalam Surat Edaran Wali Kota Bontang nomor 188.65/825/DLH/2022 tentang Pelaksana Program Kebersihan Lingkungan Kelurahan Berebas Tengah. Aturan ini merupakan turunan dari Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2020 tentang pengelolaan sampah. Dalam pasal 65 tercantum sanksi bagi para pelanggar, bakal dipenjara 6 bulan dan didenda Rp 50 juta.

TPS yang disiapkan ini merupakan TPS 3R (Reuse, Reduce, Recycle). Jadi sampah yang dibuang masyarakat, bakal dipilah terlebih dahulu. Langkah ini berdampak pada berkurangnya sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Bontang Lestari. (adv/mk)

Polsek Bontang Barat Lakukan Sosialisasi Bijak Bermedia Sosial di SMP IT Atsabiqiyah

0

BONTANG – Polsek Bontang Barat memanfaatkan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP IT Atsabiqiyah Yayasan Pondok Pesantren Nurul Iman dengan memberikan sosialisasi tentang bijak  menggunakan media sosial (medsos), Rabu siang (20/7/2022).

Sosialisasi ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing Aiptu Nurhadi bersama Aipda Markus Pinang dan Aipda Yuldan Sampe dengan memberikan sosialisasi bijak menggunakan media sosial dan handphone kepada siswa-siswi SMP IT Atsabiqiyah Jalan Arif Rahman Hakim Km 3  Kelurahan Belimbing Kecamatan Bontang Barat.

Dalam kegiatan itu Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing Aiptu Nurhadi memberikan pemahaman tentang fungsi media sosial. Selain itu memberikan pemahaman kepada siswa-siswi agar menggunakan media sosial dengan baik dan benar.

”Media sosial di satu sisi mempunyai manfaat antara lain untuk mempermudah berkomunikasi, namun apabila tidak digunakan dengan baik mempunyai dampak yang negatif,” kata Aiptu Nurhadi.

Aiptu Nurhadi menjelaskan tentang dampak positif media sosial dan handphone sebagai alat komunikasi, juga disampaikan beberapa efek negatif media sosial, antara lain kecanduan sehingga melupakan kewajiban sebagai pelajar, ikut menyebarkan berita hoaks, pornografi, dan digunakan sebagai alat kejahatan.

”Adik-adik harus bisa mengunakan media sosial sesuai dengan peruntukannya jangan mudah menyebarkan berita yang belum dipastikan kebenarannya, selain itu jangan mudah terbujuk dengan orang yang belum dikenal melalui media sosial,” ujarnya.

Aiptu Nurhadi juga mensosialisasikan tentang keselamatan dalam berkendaraan. “Kami menghimbau kepada adik-adik pelajar agar mematuhi peraturan berlalu lintas, seperti mengendarai kendaraan bermotor setelah memiliki SIM, memakai helm saat berkendaraan, membawa surat-surat kelengkapan seperti SIM, STNK, serta tidak melakukan aksi kebut kebutan di jalan raya,” ujarnya.

Sementara Kepala SMP IT Atsabiqiyah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Polsek Bontang Barat yang telah memberikan sosialisasi bijak bermedia sosial. Dia berharap siswa-siswinya bisa mengetahui bahwa media sosial yang dimilikinya mempunyai efek positif dan negatif.

Selain itu dengan hadirnya Bhabinkamtibmas dan anggota Polsek Bontang Barat dapat memberikan wawasan edukasi tentang pentingnya bijak dalam bermedia sosial bagi para siswa-siswi.

”Sosialisasi yang disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing Aiptu Nurhadi sangat relevan dengan perkembangan situasi saat ini. Harapannya siswa-siswi di sekolah kami bisa bijak dalam menggunakan media sosial yang mereka miliki,” ucapnya. (hms)

Hetifah Dukung Optimalkan Peran Kreator Konten untuk Parekraf

0
Hetifah Sjaifudian disambut sebelum kegiatan berlangsung di Hotel Bintang Sintuk. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengadakan diskusi untuk mengoptimalkan peran kreator konten dalam mensosialisasikan standar usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Kaltim, khususnya Kota Bontang. Kegiatan ini digelar Kamis (21/7/2022) di ballroom Hotel Bintang Sintuk, Bontang.

Direktur Standardisasi dan Sertifikasi Usaha Kemenparekraf, Oni Yulfian mengatakan, standardisasi dan sertifikasi bukan hanya diberikan kepada kreator konten saja. Tetapi semua pelaku usaha sektor pariwisata maupun ekonomi kreatif. “Pesertanya berasal dari berbagai usaha seperti kuliner, fashion dan bidang ekonomi kreatif lainnya,” kata Oni, Kamis (21/7/2022).

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang Ahmad Aznem mengatakan, ke depan Kaltim fokus dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Dia menyebutkan Kota Bontang harus menyambut dengan berbagai potensi pariwisata.

“Melalui kegiatan peran kreator konten ini, diharapkan dapat memperkenalkan pariwisata Kota Bontang. Seperti kampung Malahing yang telah masuk dalam 100 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022,” kata Aznem.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan, peserta yang hadir dalam kegiatan ini berasal dari berbagai daerah, yakni Kutai Timur (Kutim), Kutai Kartanegara (Kukar) dan komunitas kreator konten daerah lainnya.

Hetifah menjelaskan para kreator konten perlu didukung baik dalam akses untuk mendapatkan standardisasi dan sertifikasi usaha, maupun dukungan dalam hal peralatan yang digunakan dalam membuat konten.

“Dengan keilmuan ini, Kaltim bisa menuju pengembangan pariwisata serta mengadakan event-event internasional. Kita menuju ke sana,” jelas Hetifah saat bertandang ke Bontang. (ya)

Sektor Pariwisata di Bontang Perlu Terus Dibenahi

0
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian

BONTANG– Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyebutkan, pariwisata di Bontang masih bisa terus ditingkatkan.

Salah satu caranya, dengan adanya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan komunitas. “Pertama antar-pemerintah dan komunitas. Dan kedua, antar sesama komunitas yang harus bersama berkolaborasi. Banyak komunitas di tiap destinasi,” kata Hetifah kepada Mediakaltim.com, Kamis (21/7/2022) usai penutupan kegiatan peran Kreator Konten untuk Parekraf.

Legislator daerah pemilihan Kaltim ini meyakini, pemerintah maupun swasta tertarik ikut mengembangkan objek wisata di Bontang.

“Pemerintah pusat terkesan melihat Kota Bontang. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa mendatangkan Menteri Pariwisata untuk melihat langsung Bontang,” ungkap Hetifah.

Dia menilai, Bontang memiliki nilai jual tersendiri, tapi sayangnya infrastruktur yang ada belum mendukung, sehingga sangat berpengaruh pada minat wisatawan untuk berkunjung.

“Akses menuju Bontang cepat diperbaiki, sehingga dapat memudahkan orang luar menikmati objek wisatanya,” jelas Hetifah.

Selaku wakil Kaltim di Senayan, Hetifah bersama komunitas siap memberikan dukungan, diantaranya dengan ikut merumuskan event terkait pariwisata. Mulai dari menggelar festival dan pelatihan bagi komunitas hingga pendampingan komunitas destinasi di Bontang.

“Dengan bekerja bersama-sama, semoga ada destinasi desa wisata yang masuk dalam 50 penerima Anugrah Desa Wisata Indonesia (Adwi) tahun mendatang,” harap Hetifah.

Pengembangan wisata yang Hetifah maksud, diantaranya dengan digitalisasi objek wisata di Bontang. “Guntung, Pulau Malahing, Bontang Kuala, Loktuan sebagai salah satu wisata religi dan Beras Basah. Masih banyak isu yang harus diperbaiki seperti infrastruktur, masalah sanitasi dan sampah,” ungkap Hetifah.(ya)