Beranda blog Halaman 1082

Kasus Covid-19 Meningkat, Pelajar SD-SMP di Bontang Masih Belajar Tatap Muka

0
Kepala Disdikbud Kota Bontang, Bambang Cipto Mulyono (Kiri Depan). (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG– Kasus Covid-19 di Bontang tiap harinya menunjukan tren meningkat. Walau begitu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum berencana mengubah kebijakan pembelajaran tatap muka, menjadi dalam jaringan atau daring.

Kepala Disdikbud Bontang Bambang Cipto Mulyono mengatakan, saat ini proses belajar mengajar di Kota Taman masih berlangsung secara tatap muka penuh, dengan tetap menekankan protokol kesehatan (prokes).

“Sampai saat ini belum ada (belajar) dalam jaringan (daring). Jangan sampailah. Kantin buka tapi tetap protokol kesehatan,” kata Bambang.

Hingga kini, dirinya tetap mengimbau kepada satuan pendidikan untuk kembali mengaktifkan satgas Covid-19 di sekolah masing-masing. “Saya kira diingatkanlah. Masing-masing sekolah memiliki satgas Covid-19,” tambah Bambang.

Disebutkan pula, dalam hal pelaksanaan vaksinasi booster bagi pelajar Sekolah Dasar (SD), Bambang mengaku masih menunggu arahan dari Satgas Covid-19 Kota Bontang. “Kita masih menunggu arahan dari tim Satgas Covid-19 Kota Bontang,” jelas Bambang.(ya)

Babinsa Koramil 0908-02/Muara Badak Laksanakan Pendampingan Penyaluran BLT-DD

0

BONTANG – Babinsa Koramil 02/Muara Badak, Serda Ali Mustofa melaksanakan pendampingan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) bulan ke-7 tahun 2022 kepada keluarga miskin atau yang berhak menerima, di Aula Kantor Desa Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (20/7/2022).

”Kami Babinsa bersinergi pemerintah setempat siap mengawal dan mengamankan kegiatan penyaluran BLT-DD ini agar benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” ujar Serda Ali Mustofa.

Acara penyaluran BLT-DD bulan ke-7 tahun 2022 tersebut, dihadiri aparat pemerintahan, aparat Desa Badak Baru, serta masyarakat penerima sebanyak 135 Kepala Keluarga (KK), masing masing mendapatkan bantuan Rp 300.000 per bulan.

”Semoga bantuan BLT-DD tahun ini dapat membantu perekonomian warga Desa Badak Baru,” ucapnya. Serda Ali Mustofa juga berpesan kepada warga penerima BLT-DD agar menggunakan uang bantuan itu sebaik- baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Pendim Btg)

Komisi III Bahas Raperda Penyediaan dan Penyerahan Sapras Perumahan dan Kawasan Permukiman

0
Rapat Komisi III DPRD Bontang membahas Raperda Penyediaan, Penyerahan Prasarana, Sarana, Utilitas Perumahan dan Kawasan permukiman. (ist)

BONTANG – Komisi III DPRD Bontang bersama tim asistensi Pemkot Bontang tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyediaan, Penyerahan Prasarana, Sarana, Utilitas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Wakil Ketua Komisi III, Abdul Malik menyampaikan, tujuan raperda ini untuk memaksimalkan pengelolaan tata kota sebagai kebutuhan pembangunan infrastruktur Bontang ke depan. Termasuk mengatur fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos), hingga peningkatan ikrar wakaf rumah ibadah menjadi akta wakaf.

Selama ini kata dia, masih banyak fasum dan fasos yang tidak tersentuh perbaikan dari pemerintah, akibat asetnya belum diserahkan ke pemerintah.

“Ketersediaan lahan di Bontang juga makin minim ke depan. Sementara populasi usaha properti terus bertambah. Sehingga harus ada aturan yang mengatur baik permukiman ataupun pertanahan,  agar terarah dan terencana,” ucap Malik, Selasa (19/7/2022).

Politisi PKS itu menyebut, saat ini pihaknya bersama tim asistensi masih terus membahas secara mendalam rancangan payung hukum yang merupakan inisiatif dari DPRD ini. Malik mengatakan, nanti juga diatur soal potensi pungutan retribusi agar menambah pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Bontang.

Selain itu, pelibatan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPKPP) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (DPUPRK) juga bakal dilakukan. Sebab pelaksanaan implementasi di lapangan nantinya, tidak lepas dari kedua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut. (adv/mk)

Polres Bontang Terima Kunjungan Tim Itwasda Polda Kaltim

0

BONTANG – Polres Bontang menerima kunjungan Tim Penilai dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kaltim terkait Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP), Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) jajaran Polda Kaltim, Rabu (20/7/2022).

Rombongan tim penilai internal yang dipimpin Kompol Gatot Supriyanto SH didampingi 3 anggota disambut Wakapolres Bontang Wisnu Dian Ristanto SIK dan Pejabat Utama Polres Bontang di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mako Polres Bontang

Wakapolres Bontang  Kompol Wisnu Dian Ristanto mewakili Kapolres Bontang Yusep Dwi Prastiya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan merupakan bagian dari perbaikan sistem kinerja satuan kerja (satker) Polres Bontang

”Kegiatan ini rutin dilaksanakan di Satker dan Satwil jajaran Polda Kalbar sebagai fungsi kontrol AKIP,” tutur Kompol Wisnu Dian Ristanto.

“Adapun dokumen yang dilakukan pemeriksaan AKIP yaitu Restra Satker 2020-2024 , Renja tahun 2022, IKU (Indikator Kinerja Utama)  tahun 2022, Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Satker tahun 2021, laporan Renaksi Tahun 2021,” terang Kompol Wisnu Dian Ristanto.

Penilaian dan Evaluasi AKIP bertujuan untuk mengetahui kegiatan melalui perencanaan baik yang telah dilaksanakan maupun yang belum dilaksanakan oleh satker Polres Bontang.

Lebih jauh, Wakapolres mengatakan Polres siap memenuhi AKIP yang telah disampaikan oleh ketua tim dari Itwasda Polda Kaltim.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kompol Gatot Supriyanto bersama tim yang telah melakukan kunjungan penilaian pelaksanaan Evaluasi AKIP, Penilaian Maturitas SPIP Satker dan Validasi atas penilaian SPIP Polres Bontang . Kami akan memenuhi serta melengkapi kriteria AKIP Polres Bontang,” pungkas Kompol Wisnu Dian Ristanto. (hms)

Raking Dukung Pendirian SMP di Pesisir Bontang

0
Bangunan SD di pesisir Malahing Bontang. (ist)

BONTANG – Pemkot Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berencana membangun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah pesisir Bontang. Kendati begitu, masih dibutuhkan kajian dan dukungan anggaran agar rencana tersebut bisa terealisasi. Termasuk harus mengantongi nomor induk sekolah sebelum dibangun.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang, Raking, mendukung penuh rencana itu. Menurutnya, pendidikan jenjang SMP di pesisir sangat diperlukan saat ini. Untuk mendirikan suatu lembaga pendidikan katanya, memang harus melakukan kajian terlebih dahulu. Termasuk soal jumlah peserta didik dan ketersediaan sarana prasarana (sapras).

Namun Raking berpendapat pendirian SMP di pesisir ini tidak perlu dan tidak harus melihat kajian. Sebab kondisi pendidikan di pesisir jauh berbeda dengan di wilayah perkotaan. “Ini kan untuk kepentingan anak dan bangsa juga dalam meningkatkan mutu pendidikan. Saya juga terlahir dari pesisir. Maka saya sangat dukung itu,” ucapnya, Selasa (19/7/2022).

Raking menyebut, pendirian SMP di pesisir ini diharapkan bisa menjadi solusi dalam menekan angka anak yang putus sekolah. Sebab diketahui, banyak anak pesisir tidak melanjutkan pendidikannya usai lulus dari jenjang SD. Faktor utamanya karena kesulitan akses transportasi kapal, dan ketidakmampuan secara ekonomi. (mk/adv)

Dinkes Gelar Bimtek Penyuluhan Keamanan Pangan

0

BONTANG – Dinas Kesehatan Kota Bontang menggelar bimbingan teknis (bimtek) penyuluhan keamanan pangan bagi pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), Selasa (19/7/22) di Ballroom Hotel Bintang Sintuk. Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Bontang Najirah.

Dalam arahannya, Najirah membeberkan Pemerintah Kota memiliki kewenangan untuk mengatur dan menerbitkan izin produksi bagi pelaku usaha industri rumah tangga. Hal ini telah tercantum dalam Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat serta Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan.

“Pemerintah Kota Bontang menyambut baik terselenggaranya kegiatan bimtek penyuluhan keamanan pangan hari ini,” ucap Najirah.

Dia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan keamanan pangan di Kota Bontang sebagai wujud perlindungan kepada masyarakat dari bahaya makanan yang tidak sesuai standar kesehatan.

“Kegiatan ini tentunya dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan pangan yang baik dan sesuai dengan standar yang berdampak kepada peningkatan kesehatan dan pendapatan masyarakat melalui kuliner,” sambungnya.

“Semoga melalui bimtek ini dapat menjadi bekal bagi Bapak Ibu semuanya dan menghidupkan kembali perekonomian di Kota Bontang.” tutup Najirah. (kmf/lusy)

Gandeng Pemkot Bontang, PKT Gelar Senam Bersama Warga Guntung

0

BONTANG – PT Pupuk Kaltim terus menggalakkan corporate social responsibility (CSR) bagi warga Kota Bontang. Kali ini, dengan menggandeng Pemkot Bontang, PT Pupuk Kaltim menggelar Management Goes to Community berupa Senam Bersama Warga (Semawar) di Rumah Adat Guntung.

Wali Kota Bontang Basri Rase beserta jajarannya turut hadir dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya senam bersama, Basri pun tampak memantau lokasi peletakan batu pertama pembangunan replika rumah adat Kutai di Kelurahan Guntung.

“Replika rumah adat Guntung ini nantinya akan menjadi salah satu lokasi tujuan wisata sehingga dapat meningkatkan pariwisata di Bontang,” ucap Basri.

Basri berharap agar Kota Bontang dapat menjadi kota sentra UMKM dengan memanfaatkan pengusaha dan perajin lokal dan mengajak warga Bontang untuk memakai produk lokal.

“Hal ini sudah kami terapkan di Pemkot Bontang dengan mewajibkan seluruh pegawai Pemkot Bontang untuk menggunakan batik lokal di setiap hari Kamis,” sambungnya.

“Saya juga ingin berterima kasih kepada PT Pupuk Kaltim atas bantuannya kepada Forum Komunikasi Pengembangan Pariwisata (FKPP) Kelurahan Guntung. Ini seperti gayung bersambut, saya harap pembangunan rumah adat ini dapat berjalan dengan lancer,” pungkas Basri. (kmf/lusy)

Ketua DPRD Kaltim Saksikan Sertijab Pangdam VI/Mulawarman

0

BALIKPAPAN – Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK menghadiri acara pisah sambut Pangdam VI/Mulawarman dari Mayjen TNI Teguh Rumekso kepada Mayjen TNI Tri Budi Utomo, dan Syukuran HUT ke 64 Kodam VI/Mulawarman, di Aula Makodam VI/Mulawarman, Rabu (20/7).

Usai menghadiri undangan, Makmur menyampaikan ucapan selamat ulang tahun Kodam VI/Mulawarman ke 64, dan dirinya berharap TNI selalu ada bersama dengan masyarakat. “Atas nama lembaga dan pribadi, saya mengucapkan dirgahayu Kodam VI/Mulawarman.

Selamat datang Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Tri Budi Utomo, juga selamat bertugas Mayjen TNI Teguh Rumekso ditempat yang baru ,” ujranya. Ia berharap, apa yang telah dilakukan Mayjen TNI Teguh Rumekso selama menjabat sebagai Pangdam VI/Mulawarman selama delapan bulan sebelumnya, dapat dilanjutkan oleh Mayjen TNI Tri Budi Utomo selaku Pangdam VI/Mulawarman yang baru.

“Kaltim saat ini punya beban yang cukup berat, terutama dalam rangka pengamanan pembangunan IKN. Ini merupakan tantangan juga kepada Pak Tri Budi Utomo,” sebut Makmur.

Politisi Golkar ini juga menambahkan, bahwa wilayah Kaltim terbilang cukup luas, ditambah Kodam VI/Mulawarman masih membawahi Kaltara, sehingga tanggung jawab dan tantangan yang diemban cukup besar.

“Kondisi masyarakat Kaltim dan Kaltara masih banyak yang belum terjangkau, baik dari segi infrastruktur maupun transporatasi, bahkan kesejahteraan masih terbilang memprihatinkan. Kehadiran TNI Bukan saja untuk mengamankan NKRI, tetapi harapan kita peran TNI-Polri, terutama TNI dapat memberikan efek positif dalam aspek sosial juga,” tandasnya.

Sementara itu, Mayjen TNI Tri Budi Utomo berharapkehadiran dirinya bisa memberikan kontribusi bagi negara khususnya setelah Kaltim menjadi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara melalui Kodam VI/Mulawarman dan memastikan berjalan.

“Mudah-mudahan saya juga dapat memberikan kontribusi seperti yang telah beliau (Teguh Pudjo Rumekso) berikan kepada Kodam VI Mulawarman ini,” ujarnya.

“Sehingga situasi dan kondisi baik itu di jajaran Kodam VI/Mulawarman hingga ke perbatasan dan sampai terbentuknya Ibu Kota Nusantara semua dapat berjalan aman dan lancer,” tambahnya.

Dia menegaskan, tugas utama Kodam VI Mulawarman memastikan pembangunan IKN berjalan lancar. Hal itu sesuai dengan instruksi Pemerintahan Presiden Joko Widodo. “Tugas pokok Kodam VI Mulawarman selalu tegak lurus kepada pemerintah dan pada saat ini pemerintah menekankan agar IKN Nusantara harus bisa dilaksanakandan di impelemntasikan,” jelas Tri Budi Utomo. (adv)

Kadiskop UKMP Minta Bukti Pungli, Pemindahan Pedagang Pasar Taman Citra Loktuan Berlanjut

0
Kadiskop UKMP Bontang Kamilan (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG– Walau banyak dikeluhkan, relokasi pedagang ke gedung baru Pasar Taman Citra Loktuan tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Hal ini diungkapkan Kamilan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Kadiskop UKMP Bontang), Rabu (20/7/2022).

Terkait masih ada pedagang yang tak puas dengan luasan lapak yang akan dipakai, menurut Kamilan, masalah tersebut akan dituntaskan secara persuasif.

Yang pasti, lanjut dia, pedagang yang menolak tetap hadir pada saat pengundian lapak. “Menurut berita acara pengundian, mereka menandatangani. Saya perlu evaluasi lagilah. Kami kan tidak mungkin mengubah struktur gedung yang sudah jadi,” ungkap Kamilan.

Pertimbagan lain, para pedagang juga telah membayar retribusi, sehingga sudah seharusnya mereka menerima pemindahan sesuai dengan aturan. “Kan semua sudah bayar retribusi, kok bisa tidak mau, kan aneh. Sudah sesuai Perda juga,” katanya.

Kamilan juga membantah tudingan adanya pungutan liar (Pungli) yang ada di pasar. Menurutnya, semua pembayaran atau retribusi ditandatangani langsung sehingga masuk ke kas daerah.

“Punglinya di mana, jika ada staf yang melakukan akan ditindak sesuai dengan aturan. Jika ada bukti, laporkan saja,” katanya lagi.

“Kami hanya berkoridor pada faktor keadilan. Sehingga pedagang yang lama tetap diutamakan,” kata Kamilan.

Dirinya juga masih memberikan ruang kepada pedagang baru, namun jika sarana tempat berjualan masih tersedia. “Bukan ditolak, tapi dicarikan solusi lainnya. Tapi tetap diutamakan pedagang lama,” tambahnya. (ya)

41 Kasus Aktif Covid-19, Dinkes Tingkatkan Capaian Vaksinasi Booster

0
Kadinkes, dr Toetoek Pribadi Ekowati saat dikonfirmasi Mediakaltim.com. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Angka kasus positif Covid-19 di Kota Bontang kembali bertambah lima orang. Total kasus di Kota Taman menjadi 41 kasus. Penambahan kasus ini berasal dari karyawan perusahaan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang, dr Toetoek Pribadi Ekowati mengatakan, penambahan kasus dari beberapa perusahaan swasta yang melakukan pengecekan pada penderita Orang Tanpa Gejala (OTG). Semua pasien katanya, sudah melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) di tempat khusus oleh perusahaan.

“Ada 41 kasus, namun semua pasien OTG, sehingga melakukan isolasi mandiri,” kata dr Toetoek saat ditemui Mediakaltim.com, Rabu (20/7/2022).

Toetoek mengatakan, semua pasien tanpa gejala itu sudah melakukan vaksin Covid-19 lengkap. “Karena sudah melakukan vaksin lengkap maka yang terpapar tanpa gejala,” tambah Toetoek.

Toetoek mengatakan, untuk capaian vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua di Kota Bontang telah lebih 80 persen. Untuk saat ini pihaknya akan meningkatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

“Capaian vaksinasi harus terus ditingkatkan, saat ini vaksinasi dosis ketiga masih 35 persen. Jadi untuk saat ini vaksinasi dosis ketiga masih tertinggal,” jelasnya.

Untuk itu katanya, Pemerintah Pusat mengimbau capaian vaksinasi harus ditingkatkan. Pihaknya juga membuka sentral vaksinasi setiap hari kerja di gedung MTQ Lapangan Bessai Berita.

Selain itu, vaksinasi juga dilakukan dengan cara menjemput bola ke rumah-rumah warga yang tidak dapat mendatangi sentral vaksinasi.

Menurut data Dinkes Bontang per 19 Juli 2022, jumlah keseluruhan kasus Covid-19 sebanyak 41 kasus aktif, yang dilakukan isolasi mandiri dengan tambahan 5 kasus baru. Total kesembuhan sebanyak 19. 317 kasus dari total 19.737 kasus di Kota Bontang.(ya)