Beranda blog Halaman 1083

Polres Blender Sabu 12,72 Gram dari Pasutri di Loktuan

0

BONTANG – Sebanyak 12,72 gram sabu yang terbungkus 24 poket dimusnahkan, Selasa (19/7) di ruang Sat Narkoba Polres Bontang. Narkoba yang dimusnahkan itu barang bukti yang disita dari dua tersangka pasangan suami istri, yaitu suami berinisial Sk (28) dan istri berinisial En (24).

Pemusnahan barang haram dipimpin Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetiya menggunakan blender. Narkoba jenis sabu-sabu tersebut dimasukkan ke blender yang sebelumnya sudah diisi air mineral. Kemudian sabu diblender dan dibuang para pelaku ke dalam closet.

“Yang kami musnahkan 12,72 gram sabu. Tersangka adalah pasutri yang menjadi pengedar di Loktuan,” kata AKBP Yusep.

Kapolres mengatakan, saat dilakukan penangkapan, keduanya mengedarkan sabu kepada nelayan, pekerja buruh, dan supir truk.  “Ini komitmen kami bahwa Bontang Zero peredaran gelap narkoba,” tegasnya.

Sebelumnya tersangka dan bandar sudah bersepakat mengambil sabu pesanan di Jalan Cipto Mangunkusumo, tepatnya di bundaran Hotel Bintang Sintuk. Sabu disimpan didalam bungkus rokok. Kemudian uang dari tersangka juga ditaruh tidak jauh dari lokasi tersebut.

“Kalau barang katanya dari Sulawesi Selatan. Baru dua hari lalu dia ambil dengan bertransaksi via telepon,” tambahnya.

Kedua tersangka kini diamankan di Mako Polres Bontang untuk proses pengembangan. Barang bukti yang berhasil diamankan berat kotor sabu 12,72 gram, timbangan digital, handphone, dan uang Rp 1,3 Juta. Tersangka dijerat pasal 112 atau 114 junto pasal 132 Undang- undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancamannya 5 sampai 20 tahun penjara.

Saat pemusnahan narkoba, Kapolres didampingi Kasat Narkoba AKP Tatok Tri Haryanto, Kasat Tahti Iptu Heri Purwanto, KBO Sat Narkoba Ipda Hadi Esmoyo,  Kanit Sat Narkoba Aiptu Mashudi, Kanit Sat Narkoba Aipda Ambo. Selain itu juga menyaksikan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bontang Lis Suryani SH, Kasi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Ardiansyah SH  dan Mansur Nonci, SH selaku penasihat hukum. (rls/mk)

PIK- R SMPN 1 Bontang Masuk Nominasi Nasional, Diharapkan Jadi Pusat Informasi Remaja

0
Wawali Bontang Najirah bersama Ketua DPRD Andi Faisal saat verifikasi penilaian hasil apresiasi PIK-R

BONTANG– SMP Negeri 1 masuk nominasi 3 besar penilaian apresiasi kelompok Pusat Informasi dan Konseling – Remaja (PIK-R) Gresture tingkat Nasional. Verifikasi penilaian hasil apresiasi kelompok PIK-R Gresture SMPN 1 dalam ajang kreativitas genre nasional dihadiri langsung Direktorat Ketahanan Remaja  BKKBN Nasional serta perwakilan Genre Nasional.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bontang Riyanto mengatakan, pihaknya bersyukur masuk nominasi 3 besar.  Riyanto menambahkan, PIK-R akan memberikan wadah bagi penyiapan keluarga bagi siswa  serta terus mendukung kegiatan PIK-R.

“Kegiatan PIK-R di SMP N 1 telah dimulai pada 2013 lalu. Dua tahun terakhir, PIK-R menjadi ekstra kulikuler,” kata Riyanto saat menerima tim Verifikasi Nasional dari BKKBN, Selasa (19/7/2022).

Diharapkan, kedepannya PIK-R Gresture SMP Negeri 1 mampu menjadi pelopor dan menjalin kolaborasi bersama satuan pendidikan di Bontang, terutama l pelayanan konseling bagi remaja untuk menghindari narkoba, pencegahan pergaulan bebas dan mencegah pernikahan dini.

Perwakilan dari Direktorat Ketahanan Remaja Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Cikik Sikmiyati mengatakan, verifikasi bertujuan untuk melihat implementasi mengenai  program ‘tentang kita’ dari BKKBN dengan segmentasi usia. Di mana untuk PIK-R SMP Negeri 1 Bontang telah masuk  3 besar nominasi segmentasi usia 10-14 tahun kategori ‘berani’.

“PIK-R SMP N 1 masuk dalam 3 besar nominasi. Nantinya pemenang nominasi segmentasi  10-14 tahun akan diumumkan di Yogyakarta sebagai pemenang nasional,” jelas Cikik.

Sementara, Wakil Wali Kota Bontang Najirah menyebutkan, Generasi Berencana (Genre) merupakan program yang dapat menghapuskan pernikahan dini melalui pemberian informasi kepada PIK-R. Upaya yang dilakukan dengan memberikan akses informasi ke pusat informasi dan konseling.

“Tujuannya agar remaja dapat melangsungkan pendidikan secara berencana, berkarier dan bekerja secara berencana dan menikah secara penuh perencanaan,” jelas Najirah.

Najirah mengatakan pula, wadah PIK-R siswa akan menjadi tempat pengembangan kreativitas remaja dengan tetap mengedepankan pencegahan pernikahan muda, narkoba dan seks pranikah.(ya)

Masuk Nominasi Nasional, Ketua DPRD Apresiasi Siswa SMP 1 Bontang

0
Ketua DPRD Bontang Andi Faisal Sofyan Hasdam saat mengikuti verifikasi penilaian hasil PIK-R. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – SMP Negeri 1 Bontang masuk 3 besar nominasi nasional ajang Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Gresture. Keberhasilan itu diapresiasi Ketua DPRD Bontang Andi Faisal Sofyan Hasdam.

Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bukti konkret bahwa sekolah di Bontang mampu bersaing di tingkat nasional, sekaligus menjadi wakil Kaltim satu-satunya.

“Program sekolah bisa menjadi percontohan, sangat baik. Secara nasional kita harapkan bisa mendapatkan prestasi yang diinginkan,” papar Fais, panggilan akrab Andi Faisal Sofyan Hasdam, Selasa (19/7/2022), selepas menghadiri verifikasi penilaian hasil apresiasi PIK-R.

Fais menambahkan, program PIK-R di sekolah sasarannya adalah memberikan informasi dan edukasi bagi teman sebaya.

“Kita lihat programnya sangat baik. Ke depannya banyak inovasi yang dilakukan, sehingga siswa dapat memahami pentingnya keluarga berencana,” kata Fais. (ya)

Sampai Juni, Sudah 57 Kasus Kekerasan Anak-Perempuan Terjadi di Bontang

0
Kepala DPPKB, Bahauddin. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bontang mencatat, terjadi 57  kasus kekerasan pada perempuan dan anak.  Data yang dirangkum hingga Juni 2022 itu merinci, kekerasan terhadap perempuan sebanyak 29 kasus, sedangkan kekerasan kepada anak sebanyak 28 kasus.

Sementara pada 2019, jumlah kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan mencapai 76 kasus. Terbagi atas kekerasan terhadap perempuan sebanyak 37 kasus, sedangkan anak-anak 39 kasus.

Tahun 2020 menjadi masa kelam bagi perempuan dan anak-anak di Bontang, karena jumlah kekerasan yang dialami mereka paling banyak  selama 4 tahun terakhir yakni 167 kasus. Di mana 92 anak menjadi korban, sedangkan perempuan 75 orang. Pada tahun lalu (2021), jumlah menurun sedikit menjadi 144 kasus (53 perempuan dan 91 anak-anak).

Kepala DPPKB Bontang Bahauddin memastikan, perempuan dan anak korban kekerasan akan ditangani dengan melakukan upaya preventif atau penanganan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA).

Sementara pencegahan dilakukan dengan cara melakukan sosialisasi ke tingkat Sekolah Dasar (SD), penyuluhan ke tingkat RT/kelurahan bagi orang tua.

“Untuk penanganan, kita di UPTD telah menyediakan layanan pendampingan psikososial, psikolog dan hukum. Di DPPKB juga ada satgas PPA termasuk di dalamnya ada petugas untuk orang berkebutuhan khusus,” jelas Bahauddin saat dikonfirmasi Mediakaltim.com, Selasa (19/7/2022).

Terkait pengaduan, pihaknya  menginformasikan mengenai keberadaan UPTD PPA ke masyarakat. Di mana masyarakat dapat menghubungi hotline pengaduan yang dapat digunakan  untuk melaporkan kasus kekerasan perempuan dan anak yang terjadi di lingkungan mereka.

Setelah menerima laporan pengaduan, pihaknya melakukan pemberian layanan sesuai dengan 6 fungsi UPTD, seperti menerima layanan pengaduan masyarakat, penjangkauan korban, pengelolaan kasus, penampungan sementara korban, dan mediasi.

“Pendampingan berupa pendampingan korban secara hukum, kesehatan, psikologis, rohani, psikososial. Kekerasan juga berupa KDRT, kekerasan seksual, fisik, psikis dan penelantaran,” kata Bahauddin.

Kebutuhan lainnya, dalam hal waktu pendampingan disesuaikan dengan kebutuhan korban. UPTD PPA berupaya melakukan pendampingan sampai kondisi korban dan keluarga mampu pulih secara psikis dan sosial.

Bahauddin mengungkapkan,  kesulitan utama yang kerap dialami UPTD PPA dalam penanganan korban adalah, masih banyak warga yang belum berani melapor ke pihaknya.

“Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih dianggap sebagai aib sehingga tidak  dilaporkan,” ungkap Bahauddin.

Oleh karenanya, dia mengimbau  masyarakat yang mengalami, mengetahui, mendengar adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak, untuk segera  menghubungi Call Center 112 dan nomor hotline pengaduan UPTD PPA di 08115940777 dan 08115413355. Selain itu bisa juga dengan mengakses melalui media sosial UPTD PPA Kota Bontang.(ya)

Banggar Efektifkan Jadwal Kerja

0
Rapat Internal Badan Anggaran DPRD Kaltim dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo bersama Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji. Hadir pula sejumlah Anggota Banggar pada Rapat di Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Senin (18/7)

SAMARINDA – Melalui Rapat Internal yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo, Badan Anggaran DPRD Kaltim, Senin (18/7) membahas sejumlah agenda kerja Banggar guna mengefektifkan jadwal kerja guna mencapai target kerja yang telah tersusun.

Pertemuan di Gedung E Kantor DPRD Kaltim tersebut juga khusus membahas terkait Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Flafon Anggaran Sementara ( KUA- PPAS) Tahun Anggaran 2023.

“Untuk mengefektifkan jadwal Banggar yang telah diatur melalui jadwal Banmus, ada sejumlah agenda yang telah disusun. Termasuk beberapa kegiatan, Banggar akan rapat dengan Komisi membahas tentang KUA-PPAS 2023 lalu Banggar akan rapat dengan TAPD,” ungkap Sigit dalam pertemuan yang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji.

Dalam rapat, Sigit sapaan akrab Politisi PAN ini juga menyebut salah satu target kerja Banggar agar tepat waktu sesuai jadwal yang ada yakni penandatanganan kesepakatan antara DPRD Kaltim dan Gubernur Kaltim atas Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS APBD Tahun Anggaran 2022.

Jadwal tersebut menurut Sigit harus berjalan sesuai tahapan yang telah diatur mengenai Pembahasan KUA-PPAS 2023 dan Perubahan KUA –Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2022.

Untuk diketahui, keanggotaan dalam Badan Anggaran juga diisi oleh Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun. Selain itu Anggota DPRD Kaltim yang tergabung dalam Banggar diantaranya Hasanuddin Mas’ud, H Andi Harapap, Sarkowi V Zahry, Nidya Listiyono, M Udin, Sapto Setyo Pramono, Ananda Emira Moeis, dan Veridiana Huraq Wang.

Kemudian, H Baba, Safuad, Eddy Sunardi Darmawan, Ekti Emanuel, Bagus Susetyo, Agus Suwandy, Baharuddin Demmu, , M Nasiruddin, Syafruddin, HJ Jahidin, Yenni Eviliana dan Rusman Ya’qub. Serta Rima Hartati Ferdian, Fitri Maisyaroh, Harun Al Rasyid, Ismail dan Agus Aras. (adv)

Tanggapan Fraksi dan Penetapan Komposisi Pansus, Disampaikan Pada Rapat Paripurna DPRD Kaltim Ke-26

0
Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun dan Seno Aji serta didampingi Sigit Wibowo saat memimpin Rapat Paripurna Ke – 26, di ruang rapat gedung D lantai 6, Senin (18/7).

SAMARINDA – DPRD Kaltim menggelar Rapat Paripurna Ke – 26 masa sidang 2022, dengan agenda tanggapan dan atau jawaban Fraksi-Fraksi DPRD Kaltim terhadap pendapat Gubernur Kaltim atas Ranperda Inisiatif DPRD Kaltim tentang Kesenian Daerah Kaltim dan penetapan pembahas Ranperda oleh Komisi atau gabungan Komisi atau Pansus tentang Kesenian Daerah Kaltim di ruang rapat gedung D lantai 6, Senin (18/7).

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun dan didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji dan Sigit Wibowo serta Plt. Asisten I Sekdaprov Kaltim Deni Sutrisno yang mewakili Gubernur Kaltim.

Dikatakan Muhammad Samsun bahwa agenda pertama yaitu tangapan atau jawaban Fraksi – Fraksi DPRD Kaltim terhadap pendapat Gubernur Kaltim atas Ranperda Inisiatif DPRD Kaltim tentang Kesenian Daerah Kaltim.

Sebagaimana diketahui bersama,lanjut Samsun, Gubernur Kaltim telah menyampaikan pendapat atau jawaban terhadap Ranperda Inisiatif DPRD Kaltim tentang Kesenian Daerah Kaltim yang telah disampaikan pada Rapat Paripurna Ke- 24 yang lalu. “Maka sesuai tata tertib DPRD Kaltim dan agenda kita pada Rapat Paripurna hari ini Fraksi-Fraksi DPRD Kaltim akan menyampaikan tanggapan dan atau jawaban terhadap pendapat Gubernur Kaltim tentang Kesenian Daerah Kaltim,” ujar Samsun.

Kemudian secara berurutan, tanggapan atau jawaban Fraksi-Fraksi disampaikan, dimulai dari Fraksi Golkar oleh Salehuddin kemudian Fraksi PDI Perjuangan oleh Ely Hartati Rasyid, Fraksi Gerindra oleh Baharuddin Muin, Fraksi PAN oleh Jawad Sirajuddin, Fraksi PKB oleh Jahidin, Fraksi PKS oleh Ali Hamdi, Fraksi PPP oleh Siti Rizky Amelia dan Fraksi Demokrat Nasdem oleh Ismail.

Seno Aji melanjutkan memimpin rapat, ia mengatakan agenda rapat yang selanjutnya adalah penetapan pembahas Ranperda oleh Komisi atau gabungan Komisi atau Pansus tentang Kesenian Daerah Kaltim.

Sesuai usulan Fraksi-Fraksi yang telah disampaikan kepada pimpinan DPRD Kaltim. Dan dari hasil rapat, Sarkowy V Zahry ditetapkan menjadi Ketua Pansus pembahas Ranperda tentang Kesenian Daerah Kaltim dan Mimi Meriami Br Pane menjadi Wakil Ketua Pansus.

“Diharapkan kepada anggota Pansus dapat segera bekerja menyelesaikan pembahasan Ranperda tersebut dengan melibatkan instansi terkait demi sempurnanya Ranperda dimaksud, mengingat batas waktu pembahasan Ranperda maksimal hanya tiga bulan. Agar Pansus bekerja lebih maksimal, komitmen dan kerja keras secara bersinergi dalam rangka meningkatkan pembangunan dan penyelengaraan pemerintah di daerah,” pungkas Seno Aji. (adv)

Polsek Bontang Selatan Patroli Prokes dan dan Bagikan Masker

0

BONTANG – Polsek Bontang Selatan melakukan patroli yustisi pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polsek Bontang Selatan, Senin  malam (17/7/2022). Patroli dipimpin KSPK Aiptu Bakri Badaruddin diikuti anggota jaga Bripda Rozak.

Patroli menyasar tempat-tempat keramaian, seperti pertokoan, pasar malam berbas, warung warung makan, kafe, perumahan warga serta warga yang tidak memakai masker saat keluar rumah.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH melalui Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Khoiri mengatakan, kegiatan patroli akan terus dilaksanakan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat guna mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

”Meningkatnya kembali kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bontang membuat kami terus  melaksanakan patroli yustisi pendisiplinan dan himbauan prokes kepada masyarakat, utamanya penggunaan masker,” kata Iptu Abdul Khoiri.

Selain melaksanakan patroli, personel Polsek Bontang Selatan juga memberikan himbauan prokes dan membagikan masker kepada warga yang tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

”Kepada masyarakat terus kami ingatkan agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan guna mencegah lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19,” ujarnya.  (hms)

Polsek Marang Kayu Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

0

BONTANG – Polsek Marang Kayu kembali mengadakan penyuluhan bahaya narkoba serta kenakalan remaja kepada Remaja Gereja GPIB Marang Kayu, di Pantai Biru Kersik Desa Kersik Kecamatan Marang Kayu Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (18/7/2022). Sosialisasi ini dilaksanakan Kanit Binmas Polsek Marang Kayu Ipda Junaiddin bekerja sama dengan pengurus dan remaja gereja GPIB.

“Penyuluhan ini diberikan guna memutus rantai pengguna dan peredaran narkoba serta menyelamatkan generasi muda dari ancaman bahaya narkoba, yang dapat menghancurkan masa depan bangsa,” Kata Kanit Binmas Ipda Junaiddin.

Menurut Kanit Binmas, penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polsek Marang Kayu dan Desa binaan pada khususnya memang sudah ada. Namun sebelum permasalahan itu terjadi, alangkah baik secara dini dilakukan pencegahan dengan melakukan penyuluhan tentang  bahaya penyalahgunaan narkoba, dan kenakalan remaja.

“Kita lakukan penyuluhan, seperti pepatah mengatakan lebih baik mencegah dari pada mengobati,” ucapnya.

Seluruh peserta dari pengurus dan remaja gereja BPIB Marang Kayu  dengan antusias menyimak materi yang diberikan. Apalagi saat diperlihatkan foto-foto efek dari para pecandu Narkoba.

Kapolsek Marang Kayu AKP Slamet Riyadi mengatakan penyuluhan ini dimaksudkan dengan harapan agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kalangan remaja agar paham dan lebih berhati-hati terhadap narkoba, serta bahaya yang akan ditimbulkan dari gaya hidup yang tidak sehat.

“Penyuluhan dan sosialisasi ini dimaksudkan untuk memperluas informasi kepada para siswa atau siswi tentang bahaya narkoba yang mengakibatkan hancurnya masa depan generasi muda penerus perjuangan bangsa,” terang AKP Slamet Riyadi. (hms)

Dewan Pers Himbau Insan Pers Tidak Membangun Spekulasi Terkait Pemberitaan Istri Kadiv Propam, Utamakan Kode Etik Jurnalistik

0

JAKARTA – Dewan Pers mengimbau insan pers mengedepankan empati dan tidak membangun spekulasi terkait pemberitaan tentang istri Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo.

Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers Yadi Hendriana mengatakan, imbauan itu untuk menghindari traumatis yang dialami istri dan keluarga Ferdy Sambo.

“Menghindari pengalaman yang traumatik itu penting. Kita paham keluarga memiliki putra dan putri; dan juga hindari spekulasi, kemudian asumsi tak mendasar, dan lain-lain. Saya paham jurnalis sudah paham apa itu jurnalisme empati,” tutur Yadi Hendriana kepada wartawan di Gedung Dewan Pers Lantai 7, Jakarta, Jumat (15/7/2022),

Yadi menilai sejumlah pemberitaan di media bersifat spekulatif dan berasal dari sumber tidak resmi. Dampak pemberitaan tersebut sangat berbahaya.

Oleh karena itu dia mengimbau insan pers untuk berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dalam melakukan pemberitaan. “Informasi harus betul-betul dilihat secara profesional. Jangan ada spekulasi,”tambahnya.

Insan pers semestinya menulis penjelasan dari Mabes Polri tanpa berspekulasi lebih jauh. “Artinya, spekulasi lebih jauh kan banyak terjadi. Artinya, kita belum tahu benar atau tidak,” katanya.

Pernyataan serupa juga di suarakan, pengacara pihak istri Ferdy Sambo, Arman Hanis. Dia memohon insan pers mengedepankan empati sambil menunggu hasil penyelidikan dari tim khusus yang telah dibentuk Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Berdasarkan Pasal 5 Kode Etik Jurnalistik, katanya wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila.

“Bagaimana pun, keluarga mempunyai tiga orang anak yang masih berusia muda; dan ini yang menimbulkan dampak yang luar biasa apabila temanteman pers tidak mengindahkan Kode Etik Jurnalistik,”kata Arman.

Sebelumnya, penembakan antar anggota Polri terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo di kompleks Polri Duren Tiga Nomor, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022), pukul 17.00 WIB.

Kedua anggota tersebut adalah Brigadir J, selaku ajudan drive caraka (ADV) istri Ferdy Sambo, dan Bharada E, sebagai ADV Ferdy Sambo. Kejadian itu menyebabkan Brigadir J tewas tertembak dengan tujuh lubang peluru di tubuhnya. (rls)

Fakta-fakta 10 Orang Tewas Diseruduk Truk Pertamina di Cibubur

0

JAKARTA – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, Jawa Barat. Sebuah truk Pertamina diduga mengalami rem blong lalu menabrak sejumlah pemotor dan mobil yang ada di lokasi, hingga menelan 11 korban jiwa.

Kecelakaan yang terjadi di Jalan Transyogi itu juga menyebabkan sejumlah kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan berat. Kecelakaan terjadi pada Senin (18/7/2022) sore . Polisi sudah berada di lokasi untuk penanganan kecelakaan.

Berikut fakta-fakta terkait kecelakaan maut tersebut dikutip dari detikcom:

Truk Pertamina Seruduk Pemotor

Truk Pertamina bernopol B-9598-BEH tersebut menabrak sejumlah pemotor yang ada di lokasi. Dalam video beredar, tampak sejumlah sepeda motor bergeletakan di lokasi kecelakaan tersebut.

Polisi Olah TKP

Polisi telah mendatangi lokasi kecelakaan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengevakuasi korban-korban dari lokasi kejadian. “Iya iya benar. Sekarang lagi di TKP,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKP Farida saat dimintai konfirmasi, Senin (18/7/2022). Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman juga meluncur ke lokasi kejadian.

10 Orang Tewas

Laporan sementara, sebanyak 10 orang tewas akibat kecelakaan tersebut. Truk Pertamina tersebut menabrak sejumlah sepeda motor yang ada di lokasi.

“Korban kami update terakhir sementara tadi ada delapan meninggal dunia, ternyata setelah kami sisir di beberapa rumah sakit mulai dari Mitra Keluarga, Permata Cibubur, terakhir di RS Polri, ini korban meninggal dunia ada 10. Ini sementara 10,” kata Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (18/7/2022)

Total 12 Kendaraan Terlibat Kecelakaan

Belasan kendaraan terlibat dalam kecelakaan maut tersebut. Kendaraan yang terlibat kecelakaan itu akan dievakuasi dari lokasi. “Jadi di situ yang terlibat adalah roda empat 2 (unit), roda dua ada 10 (unit). Untuk sementara korban ada di Kramat Jati (RS Polri),” kata Kombes Latif.

Tubuh-tubuh Korban Bergelimpangan di Kolong Truk

Dalam video beredar, tampak sejumlah korban rebah di jalanan. Beberapa korban juga terlihat bergeletak di kolong truk. Sejumlah sepeda motor juga tampak rusak dan tergeletak di jalan tersebut. Truk yang terlibat kecelakaan juga mengalami kerusakan pada bodi bagian depan. Sekitar 5 unit sepeda motor juga terlihat berada di kolong truk tersebut.

Alat Berat-Ambulans Dikerahkan ke Lokasi

Alat berat dikerahkan untuk membantu evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Pantauan di lokasi, satu alat berat diturunkan ke lokasi kecelakaan maut itu. Alat berat itu dikerahkan untuk mengevakuasi truk dan sejumlah kendaraan yang terjebak di dalam kolong. Ada sekitar 5 motor yang masuk ke kolong truk Pertamina tersebut.

“Yang pasti lebih dari, mungkin kurang lebih, lebih dari 5 motor,” kata Kapolsek Jati Sampurna Iptu Santri Dirga kepada wartawan, Senin (18/7/2022). Sejumlah ambulans juga dikerahkan untuk mengevakuasi para korban.

Pertamina Minta Maaf atas Kecelakaan Maut

Pihak Pertamina mengerahkan tim ke lokasi kecelakaan maut tersebut. Pertamina juga meminta maaf atas kecelakaan yang terjadi. “Sehubungan dengan kecelakaan yang dialami mobil tangki dengan no polisi B-9598-BEH di Jl Transyogi Gunung Putri, Bogor, sekitar pukul 15.29 WIB sore tadi, PT Pertamina Patra Niaga menyampaikan permohonan maaf dan dukacita mendalam kepada korban dan keluarga korban,” kata Area Manager Comrel Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (18/7/2022). (dtc)