Beranda blog Halaman 1089

Idul Adha 1443 H, BPUI-PKT Salurkan 100 Sapi dan 29 Kambing Kurban

0

BONTANG – Badan Pembinaan Umat Islam (BPUI) PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) menyembelih 100 sapi dan 29 kambing pada perayaan Idul Adha 1443 Hijriah. Para Muqorrib (pekurban) terdiri dari jajaran direksi, manajemen, karyawan bersama keluarga besar perusahaan, para jamaah serta masyarakat sekitar.

Penyembelihan diawali penyerahan hewan kurban jajaran Direksi PKT oleh SVP Sekretaris Perusahaan Teguh Ismartono, kepada panitia kurban BPUI PKT di halaman parkir Masjid Baiturrahman, Minggu (10/7/2022).

Ketua Panitia Idul Adha BPUI PKT Dendik Lugianto, mengatakan tahun ini bursa hewan kurban digelar secara offline selama tiga hari dengan menerapkan protokol kesehatan 6M, pada 7-9 Juli 2022. Selain itu panitia juga membuka layanan pembelian hewan kurban via transfer bank, untuk memberi kemudahan bagi Muqorrib tanpa harus datang tatap muka.

“Kami juga bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bidang Peternakan Kota Bontang untuk memastikan kesehatan hewan kurban, sekaligus bentuk pencegahan terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK),” ujar Dendik.

Tahun ini penyaluran daging kurban menyasar 5.362 kepala keluarga di Kota Bontang, dengan proses pendistribusian melalui enam Masjid. Diantaranya Masjid Raya Baiturrahman, Al Furqon, Fathul Khoir, Al Mubarokah, Al Ikhlas dan Al Jabal. Para Mustahiq tersebar di Kelurahan Belimbing, Telihan, Kanaan, Loktuan, Guntung, Bontang Kuala, Gunung Elai dan Api-Api. Termasuk Pulau Gusung dan Sempayang, Kampung Sidrap, Jalan Pipa serta jalan poros Bontang-Sangatta.

Untuk menghindari tumpang tindih, sebagian pendistribusian daging kurban juga dilakukan melalui sejumlah masjid maupun lembaga di dalam dan luar Kota Bontang yang mengajukan permintaan kepada BPUI. “Para Mustahiq juga ditentukan melalui survei tim BPUI-PKT, untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan merata,” tambah Dendik.

SVP Sekretaris Perusahaan PKT Teguh Ismartono, mengatakan tahun ini jajaran Direksi PKT berkurban 2 sapi dan 2 kambing untuk didistribusikan bagi Mustahiq di Kota Bontang, sesuai sasaran yang telah ditentukan panitia BPUI-PKT. Dirinya pun mengapresiasi tingginya antusias karyawan PKT beserta keluarga yang berkurban pada Idul Adha tahun ini, dan menyebut hal ini sebagai bukti kepedulian serta kepekaan sosial karyawan dan keluarga besar PKT.

“Semoga kurban tahun ini menjadi berkah bagi karyawan PKT bersama keluarga, serta memberi manfaat bagi para Mustahiqi Kota Bontang,” kata Teguh.

Dirinya berpesan agar Idul Adha dirayakan dengan memperbanyak rasa syukur, serta terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan di tiap aktivitas. Idul Adha sebagai momentum ibadah untuk saling berbagi kepada sesama, diharap bisa terus tertanam dan ditingkatkan insan PKT. Mengingat hakikat kurban merupakan salah satu upaya menumbuhkan kepekaan dan solidaritas antar manusia.

“Melalui kurban tahun ini, ketakwaan kita dapat semakin meningkat dan hubungan sesama manusia juga semakin baik. Seiring makin tingginya nilai kepedulian dan empati kepada sesama,” tutur Teguh.

Panitia Kurban Masjid Al Misbah Bontang Kuala Sanusi, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para Muqorrib PKT untuk pendistribusian daging kurban melalui pihaknya, dan memastikan amanah tersebut disalurkan sesuai sasaran penerima. Dikatakan Sanusi, PKT setiap tahun rutin menyalurkan bantuan daging kurban melalui Masjid Al Misbah Bontang Kuala, sehingga manfaat perusahaan makin dirasakan masyarakat secara merata di Kota Bontang.

“Tiap tahun PKT selalu memberikan kepercayaan kepada kami untuk menyalurkan bantuan daging kurban bagi masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan PKT dan pastikan amanah para Muqorrib tersampaikan kepada Mustahiq yang ada di Kelurahan Bontang Kuala,” ucap Sanusi. (adv)

Semarak dan Meriahnya Pawai Takbir Keliling di Perum BSD Bontang

0

BONTANG – Malam menyambut Iduladha 1443 hijriah berlangsung semarak dan meriah di lingkungan Perum Bukit Sekatup Damai (BSD), Kota Bontang Sabtu (9/7/2022), yang dimulai pukul 20.00 Wita malam ini.

Acara dipusatkan di depan Masjid Fathul Khoir dan diikuti warga antar-RT di Perumahan BSD. Menariknya setiap RT, membawa berbagai ornamen, yang membuat suasana semakin semarak.

Pawai takbir start dan finish di depan Masjid Fathul Khoir. Rutenya peserta berjalan kaki berkeliling di lingkungan Perum BSD sambil menggemakan kalimat takbir.

Peserta pawai dilepas pengurus Takmir Masjid Fahul Khoir Ustaz Tabiin Noor. “Tujuan dari syiar pawai takbir ini adalah untuk lebih meningkatkan hubungan tali silaturahim,” ucapnya.

Dalam kegiatan pawai takbir ini, panitia menetapkan juara 1 diraih RT 27 dan berhak mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 2 juta. Sementara juara 2 diraih RT 26 dengan hadiah Rp 1,5 juta dan juara 3 diraih RT 41 mendapatkan hadiah Rp 1 juta.  Bagi yang tidak meraih juara diberikan uang partisipasi sebesar Rp 300 ribu. (mk)

Pemakaman Muslim Belum Terealisasi, Komisi III Desak Pemkot

0
Abdul Malik (ist)

BONTANG – Kalangan DPRD Bontang terus menyuarakan pengadaan lahan untuk pemakaman muslim di Kecamatan Bontang Barat. Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang Abdul Malik meminta Pemkot Bontang segera mencari dan menetapkan lahan di wilayah tersebut.

Sebab selama ini, warga Kecamatan Bontang Barat yang meninggal dunia dikuburkan di wilayah Kutai Timur (Kutim). Hal itu dinilai memberatkan sebab selain jaraknya jauh, status kepemilikan lahan juga bukan milik Bontang.

“Ini sudah kerap kali kami suarakan. Baik melalui forum RT, musrenbang (musyawarah rencana pembangunan) mulai tingkat kelurahan hingga kota,” kata Malik yang juga warga Bontang Barat.

Menurutnya, sejumlah lokasi telah disurvei oleh jajaran Komisi III dalam kegiatan kunjungan lapangan. Namun hingga kini belum terealisasi, termasuk belum menemukan kepastian soal legalitasnya. “Kami minta Dinas Perkim (DPKPP) untuk menindaklanjuti hal ini,” kata Malik belum lama ini.

Menanggapi hal itu, Kabid Pertanahan DPKPP Bontang Muhammad Nur menyampaikan, saat ini pihaknya sedang merancang edaran untuk penguasaan Area Penggunaan Lain (APL), dan masih berproses di Bagian Hukum Setkot Bontang.

Nantinya, kata dia, edaran itu dapat digunakan oleh kecamatan dan kelurahan, sebagai panduan dalam melegalisasi aset maupun surat-surat. Pihaknya bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) juga bakal merancang regulasi sampai ke tahap pembuatan sertifikat tanah.

“Intinya bersabar dulu karena lahan eks hutan lindung rawan sengketa. Adapun kajian lahan pemakaman, baru ada di tahun depan. Beberapa alternatif lokasi sudah dipetakan. Bukan hanya di Bontang Barat, tetapi juga di Bontang Utara dan Selatan,” pungkas Nur. (mk)

Transportasi Guru di Pesisir Tak Layak, Perusahaan Diminta Berpartisipasi

0

BONTANG – Anggota Komisi III DPRD Bontang Faisal meminta pemkot ataupun CSR perusahaan untuk menyediakan perahu yang layak bagi para guru yang mengajar di pesisir Pulau Gusung, Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara.

Menurut Faisal, perahu yang ditumpangi para guru saat ini, kapasitasnya terlalu kecil, sehingga cukup membahayakan. Apalagi jika kondisi cuaca yang tidak bersahabat, para guru harus menunggu cuaca normal kembali untuk bisa menyeberang. Bila dipaksakan, dikhawatirkan membahayakan penumpang.

“Kami sadari anggaran di Disdik juga terbatas. Sehingga kami harapkan adanya partisipasi dari perusahaan di sekitar PT Pupuk Kaltim,” ujar Faisal, belum lama ini.

Pihaknya mendorong pihak terkait untuk membuat proposal ke perusahaan. Dirinya pun tak masalah jika kapal itu dihias dengan menampilkan logo perusahaan yang menyumbang. Tentunya, bantuan yang diberikan harapannnya adalah kapal dengan kapasitas cukup besar dan bisa menampung puluhan guru. Bukan seperti sekarang yang hanya berupa perahu ketinting.

“Jadi promosi CSR perusahaan dapat, guru juga senang bisa terbantu soal transportasinya,” tutup politisi NasDem itu. (mk)

Kodim Bontang Gelar Salat Id dan Sembelih 9 Hewan Kurban

0

BONTANG – Kodim 0908/BTG menggelar salat Iduladha 1443 Hijriah di lapangan Makodim Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Minggu (10/7/2022).

Salat id ini diikuti ratusan Jemaah, mulai dari anggota dan keluarga besar Kodim, serta masyarakat sekitar yang bermukim di wilayah Makodim. Bertindak sebagai khatib Ustaz Adam Suhaimi Harahap, serta Imam yakni Ustaz Abu Muhammad.

Dalam ceramahnya, Ustaz Adam Suhaimi Harahap meminta umat Islam untuk meneladani kisah Nabi Ibrahim dan Ismail, di antaranya bersatu dalam ibadah. Bersatu bukan untuk kepentingan sesat, tetapi bersatu dalam ikatan ajaran Allah SWT dan Rasulullah SAW.

“Ajaran Islam merupakan sebuah kenikmatan, sehingga kita ingin terus melaksanakannya. Lalu kita ceritakan atau dakwahkan Islam yang nikmat itu,” tuturnya.

Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban di Masjid Al Abror komplek asrama Kodim. Kali ini, hewan kurban yang disembelih sebanyak tiga ekor sapi dan enam ekor kambing. (pendim btg)

Sembelih 39 Sapi dan 5 Kambing, Masjid Fathul Khoir Bontang Salurkan Daging Kurban untuk 1.355 Mustahik

0

BONTANG – Ribuan jemaah mengikuti Salat Iduladha 1443 hijriah di Bundaran Perum Bukit Sekatup Damai (BSD), Minggu (10/7). Sejak pagi warga yang sebagian besar warga lingkungan BSD sudah mulai memadati lapangan di depan Masjid Fathul Khoir sejak pukul 06.00 Wita

Di lokasi ini, Sabtu (9/7), juga telah dilaksanakan Salat Id, bagi warga yang lebih dulu merayakan Iduladha, sesuai maklumat Pengurus Pusat Muhammadiyah bahwa hari Arafah jatuh pada Jumat (8/7/2022). Sehingga Iduladha jatuh pada Sabtu (9/7).

Ketua Takmir Masjid Fathul Khoir Sugeng Suedi mengaku bersyukur saat ini sudah bisa melaksanakan Salat Id dengan normal setelah adanya pandemi Covid 19.

“Kita gembira bisa berkumpul untuk melaksanakan Salat Id bersama di sini dan semoga bisa terus dipertahankan,” harapnya.

Dalam kesempatan ini, Sugeng menyampaikan bahwa tahun ini terjadi penurunan hewan kurban yang dikumpulkan sebanyak 11 persen. Total sebanyak 44 hewan kurban yang akan disembelih, terdiri dari 39 sapi dan 5 kambing. “Daging kurban ini akan disalurkan untuk para mustahik di Kelurahan Gunung Elai dan Loktuan sejumlah 1.355 mustahik,” katanya.

“Alhamdulillah, jumlah mustahik terjadi penurunan 9 persen dibanding tahun lalu. Ini membuktikan kondisi perekonomian warga di lingkungan Gunung Elai dan Loktuan semakin baik,” sambungan.

Pada pelaksanaan Salat Id di bundaran BSD ini bertindak sebagai imam Ustaz Tabiin Noor dan khotib ustaz Abdullah dari Kota Bontang. Dalam khotbahnya, Abdullah menyampaikan hikmah dari kisah Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail. (mk)

Babinsa 0908-02/Muara Badak Ikut Memeriksa Pembangunan Jembatan Muara Badak ilir

0

BONTANG– Babinsa 0908-02/Muara Badak Kodim 0908/Bontang Sertu Awaluddin, terlibat dalam pemeriksaan bangunan desa yang bersumber dari ADD (Anggaran Dana Desa) tahun 2022 tahap 1, Sabtu (9/7/2022).

Bangunan yang dicek berlokasi di RT 13 Desa Muara Badak ilir Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara itu,  berupa pembuatan jembatan kayu. Kegiatan ini merupakan aspek yang penting dalam menjaga akuntabilitas penggunaan Dana Desa.

Di sela-sela kegiatan, Babinsa Sertu Awaluddin mengatakan, kegiatan yang dia lakukan bertujuan untuk mengetahui secara langsung sejauh mana pelaksanaan program di desa, sekaligus memantau apakah dalam pelaksanaannya sesuai dengan RAP atau tidak. “Tujuan (pengecekan) untuk mengetahui secara langsung sejauh mana pelaksanaan program di desa”, ucap Babinsa.(Pendim Btg)

Muhammadiyah Gelar Salat Iduladha, Sofyan Hasdam Isi Khutbah di Stadion Bessai Berinta

0
Sofyan Hasdam saat memberikan khutbah di Stadion Bessai Berinta. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

Suasana Salat Iduladha di Stadion Bessai Berita, Sabtu (9/7/2022). (Yahya Yabo/ Media Kaltim)
Suasana pelaksanaan Salat Id di Lapangan Sepak Bola Bundaran BSD, Sabtu (9/7).

BONTANG – Pimpinan wilayah Muhammadiyah Kota Bontang menggelar Salat Iduladha (Id) 1443 Hijriah di beberapa lokasi Sabtu, (9/7/2022). Jemaah Muhammadiyah ini menunaikan Salat Iduladha sesuai maklumat Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah yang menetapkan hari Arafah jatuh pada Jumat (8/7/2022). Sehingga Iduladha jatuh pada Sabtu hari ini atau lebih awal dari Hari Idul Adha yang telah ditetapkan pemerintah pada Minggu (10/7).

“Ada beberapa titik Salat Id yang dilaksanakan, seperti di Masjid Al-Ikhlas Muahmmadiyah, halaman sekolah kreatif Muhammadiyah Bontang Barat, Masjid Fastabiqul Khoirat Tanjung Laut dan Stadion Bessai Berinta (Langlang) ini,” ungkap Ketua Pimpinan Muhammadiyah Kota Bontang Mardi Raharjo yang mengikuti Salat Iduladha di Stadion Bessai Berinta Kota Bontang.

Salat Id di tempat ini diimami Jumhari, sementara khutbah disampaikan mantan Wali Kota Bontang, Sofyan Hasdam. Menurut Mardi, pada Idul Adha tahun ini, Muhammadiyah mengeluarkan hewan kurban sebanyak 19 sapi dan 6 kambing serta mendapat bantuan dari Pemkot Bontang sebanyak 1 ekor sapi.

Sementara itu, Ahmad Asnem, mewakili Pemkot Bontang mengatakan Iduladha menjadi keteladanan Nabi Ibrahim yang dapat dimaknai pesan simbolik keagamaan yang menunjukkan ketakwaan, keikhlasan dan kepasrahan pada pencipta. “Ada dua makna dalam Iduladha atau kurban yakni makna perintah ketakwaan dan makna sosial bagi sesama,” kata Asnem.

Dalam isi khutbahnya, Sofyan Hasdam menjelaskan mengenai keteladanan Nabi Ibrahim AS. Di mana Allah menyuruh Nabi Ibrahim untuk mengurbankan anaknya kesayangannya Ismail setelah bertahun-tahun lamanya meminta anak kepada Allah.

“Mari teladani Nabi Ibrahim, dengan Nabi Ibrahim telah meminta anak selama 86 tahun lamanya, dan rela mengurbankanya,” jelas Sofyan saat Khutbah Sabtu, (9/7/2022).

Selain itu, makna berkurban yang disampaikan dalam isi Khutbah yakni dapat mengurbankan semua, baik untuk kepentingan bangsa dan negara, pengorbanan anak kepada orang tua, serta rela berkorban untuk sesama.

Terlihat pada Salat Iduladha di Stadion Bessai Berinta ini diikuti ketua DPRD Andi Faisal Sofyan Hasdam, anggota DPRD Nusalam dan beberapa tokoh agama lainnya.

FATHUL KHOIR GELAR DUA KALI

Sementara itu, ratusan jemaah juga mengikuti Salat Iduladha di lapangan sepak bola Bundaran Perum Bukit Sekatup Damai (BSD) depan masjid Fathul Khoir, Sabtu (9/7). Sejak pagi ratusan jemaah sudah berdatangan. Bukan saja warga dari lingkungan BSD, tapi berbagai wilayah di Kota Bontang.

Salah satu Takmir Masjid Fathul Khoir Yosse Yasman, mengatakan pihaknya melaksanakan Salat Id dua kali, untuk memfasilitasi jemaah atau warga karena tahun ini ada perbedaan waktu hari raya.

Bertindak sebagai imam pada Salat Id, Sabtu (9/7) pagi tadi adalah Ustaz Umar Rasid Hasan dari Bekasi. Sedangkan pada tanggal 10 Juli 2022, yang bertindak sebagai khatib adalah Ustaz Abdullah dari BSD Bontang dan bertindak sebagai imam Ustad Tabi’in Noor.

Sementara itu, ditambahkan Ketua Kurban Perumahan BSD Achmad Akbar, untuk menyemarakkan pelaksanaan Iduladha 1443 Hijriah, di lingkungan BSD juga akan menggelar takbiran antar-RT Perumahan BSD yang akan dilaksanakan Sabtu, 9 Juli 2022 pukul 20.00 Wita (Ba’da Isya). “Start dan finish di depan Masjid Fathul Khoir BSD,” katanya. Sedangkan untuk penyembelihan hewan kurban akan serentak dilaksanakan pada 10 Juli 2022. (ya/mk)

Komisi III Siap Kawal Pembuatan Sumur PDAM di Loktuan

0
Rapat Komisi III bersama PDAM Bontang. (ist)

BONTANG – Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang, Abdul Malik mengatakan, bakal mengawal usulan PDAM Bontang tahun ini untuk melanjutkan pekerjaan pembuatan sumur dalam (deep well) di wilayah Jalan Kapal Layar 1, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara.

“Kami menilai ini mendesak untuk kebutuhan air bersih masyarakat,” ujar Malik saat rapat bersama jajaran direksi PDAM belum lama ini.

Direktur PDAM Bontang Suramin menyampaikan, akhir 2021 lalu pekerjaan sumur dalam tersebut tidak selesai karena ada pemutusan kontrak kerja. Pihaknya mendorong proyek ini bisa segera diselesaikan agar bisa segera dioperasikan.

“Kami juga sudah mengirimkan TS (Telaahan Staf, Red.) ke Wali Kota. Saat itu Pak Wali sudah memerintahkan Bu Sekda untuk menindaklanjuti dan dirapatkan bersama pihak terkait,” kata Suramin.

Diketahui, sebagian material sudah terpasang dalam proyek tersebut. Selain itu, PDAM juga telah berinvestasi pemasangan travo PLN kapasitas 131 KVA senilai Rp 132,5 juta. Sementara pihaknya juga harus membayar beban listrik hingga Rp 15 juta per bulan. Sehingga wajar, PDAM mendesak agar proyek itu bisa diteruskan tahun ini. (mk)

Faisal: Bendungan Marangkayu Jauh dari Harapan

0
Faisal (ist)

BONTANG – Anggota Komisi III DPRD Bontang Faisal menyebut, pemanfaatan Bendungan Marangkayu sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan air bersih di Kota Taman, masih jauh dari harapan.

Sebab kata dia, sejumlah permasalahan masih harus diselesaikan di salah satu proyek strategi nasional tersebut. Mulai dari usia bendungan yang tidak layak, penetapan lokasi yang belum jelas, investasi yang mahal, jarak yang jauh, hingga soal pembebasan lahan.

“Butuh waktu yang tidak sebentar. Sementara krisis air baku Bontang sudah mendesak,” kata Faisal belum lama ini.

Alternatif air bekas galian tambang (eks void), menurutnya, menjadi pilhan yang paling memungkinkan untuk segera direalisasikan. Di daerah lain, sambung Faisal, sudah banyak yang memanfaatkan air eks void. Apalagi juga sudah keluar kajian air eks void aman.

“Tambang yang dimanfaatkan juga sudah yang berumur puluhan tahun. Jadi tidak ada masalah,” ucap politisi Nasdem itu.

Direktur PDAM Bontang Suramin menuturkan, proses pipanisasi dari lokasi lubang tambang menuju depan RSUD Taman Husada Bontang, hanya berjarak 43 killometer. Berbeda dengan Bendungan Marangkayu yang mencapai 70 kilometer. Dengan demikian air eks tambang dinilai lebih efektif dan efisien.

“Kalau di Bendungan Marangkayu nilai investasinya mahal. Jualan airnya ke masyarakat dampaknya juga akan mahal,” ucapnya. (mk)