Beranda blog Halaman 1106

BPJS Ketenagakerjaan Pasang Protese Tangan Robotik Korban Kecelakaan Kerja

0

BONTANG – Risiko kecelakaan kerja dapat menimpa siapa saja dan kapan saja. Seorang pekerja bernama Eko Suryanto yang bekerja sebagai operator maintenance di PT Sinar Agung Selalu Sukses yang sedang membersihkan mesin conveyor, mengalami kecelakaan yang mengakibatkan tangannya tergilas roda conveyor. Akibat kejadian itu tangan Eko Suryanto harus diamputasi.

Eko Suryanto yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) mendapatkan perawatan kecelakaan kerja sampai dirinya sembuh, sekaligus mendapat bantuan protese tangan robotik, atau biasa disebut filly hand tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) bersama Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo dan Direktur Utama Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Sutopo Patria Jati, melihat langsung pemasangan protese tangan robotik tersebut di rumah sakit RSND, Jumat (3/6/2022).

Anggoro Eko Cahyo dalam keterangannya mengatakan, kehadirannya di Semarang untuk menyaksikan langsung bagaimana proses pemasangan hingga penggunaan filly hand yang merupakan hasil inovasi dan karya terbaik anak-anak bangsa.

“Kita perlu mengapresiasi Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND), yang telah banyak membuat protese untuk membantu masyarakat yang membutuhkan alat-alat bantu. Ini akan menambah semangat dan motivasi pasien kecelakaan kerja dalam menjalani kehidupannya ke depan,” jelas Anggoro.

Filly hand ialah inovasi yang dikembangan para ahli di Universitas Diponegoro. Tangan palsu jenis ini memiliki sejumlah keunggulan yakni mudah dioperasikan, harganya jauh lebih murah dan 90% suku cadangnya tersedia di dalam negeri. RSND sendiri merupakan salah satu rumah sakit kerja sama BPJS Ketenagakerjaan yang menangani kecelakaan kerja atau biasa dikenal Pusat Pelayanan Kecelakaan Kerja (PLKK).

“Ini merupakan salah satu fokus kami untuk memberikan fasilitas terbaik bagi peserta, sehingga jika risiko terjadi, pekerja akan langsung tertangani dengan optimal,” ungkap Anggoro.

Selanjutnya, Eko Suryanto yang terlihat semangat dan antusias saat mendapatkan filly hand menyampaikan, bahwa dirinya tetap mensyukuri apapun yang terjadi di dalam hidupnya walaupun itu merupakan sebuah cobaan.

“Saya sangat berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang sejak awal sangat membantu. Saya berterima kasih dan bersyukur banget walaupun kehilangan tangan satu tapi masih diberi kesempatan untuk hidup,” ucap Eko.

Sementara itu Wagub Gus Yasin kembali mengingatkan akan pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi setiap profesi pekerjaan. Dirinya siap bersinergi untuk menyosialisasikan manfaat dari semua program BPJAMSOSTEK.

“Kami berharap masyarakat juga aware terhadap ini, masih banyak loh seperti nelayan, juga ada petani, juga memiliki risiko yang sampai saat ini masih minim mereka ini benar-benar memikirkan bagaimana nanti bila mengalami kecelakaan kerja dan seterusnya. Dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan atas nama pribadi, ayo bareng-bareng kita sosialisasikan ini, yuk kita jaga diri kita masing-masing ikut ke BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Senada dengan Gus Yasin, Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Bontang Ramdani berharap seluruh kalangan pekerja/mata pencaharian di Wilayah Kota Bontang bisa terlindungi dari risiko pekerjaan.

“Kami di sini selalu menyampaikan pentingnya keikutsertaan dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Tidak hanya tenaga kerja di perusahaan-perusahaan, tetapi pekerja informal seperti nelayan, pedagang hingga penyedia jasa kurir/ojek yang jumlahnya tidak sedikit di Kota Bontang ini. Karena risiko pekerjaan itu bisa terjadi kepada siapa saja,” katanya.(adv/rls/ahr)

Hapus Honorer karena Gaji Jauh di Bawah UMR

0

BONTANG – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menjelaskan, penataan tenaga non-Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintah pusat maupun daerah adalah bagian dari langkah strategis untuk membangun SDM yang lebih profesional.

Hal ini juga sekaligus memperjelas aturan dalam rekrutmen. Kebijakan tersebut merupakan amanat Undang-Undang (UU) No. 5/2014 tentang ASN yang disepakati bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menurut Tjahjo, tidak jelasnya sistem rekrutmen tenaga honorer berdampak pada pengupahan yang kerap kali di bawah upah minimum regional (UMR).

“Tenaga honorer sekarang kesejahteraannya jauh di bawah UMR. Pemerintah dan DPR mencari jalan agar kompensasi tenaga honorer bisa setara dengan UMR,” katanya dikutip melalui laman resmi Kementerian PANRB, Selasa (7/6/2022).

Lebih lanjut kata Tjahjo Kumolo, sejak tahunan lalu, rekrutmen tenaga honorer diangkat secara mandiri oleh masing-masing instansi. Mantan Menteri Dalam Negeri ini bilang, agar ada standarisasi rekrutmen dan upah, kini tenaga non-ASN diharapkan dapat ditata.

Untuk mengatur bahwa honorer harus sesuai kebutuhan dan penghasilan layak sesuai UMR, maka model pengangkatannya melalui outsourcing.

Pemerintah juga mendorong tenaga honorer kategori II (THK II) untuk ikut seleksi calon ASN. Seleksi ini bisa diikuti oleh tenaga honorer melalui jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sesuai dengan pemenuhan syarat masing-masing individu. “Yang saat ini statusnya honorer tidak langsung diberhentikan tahun 2023. Tenaga non-ASN tetap dibutuhkan, hanya saja pola rekrutmennya kedepan harus sesuai kebutuhan mendapat penghasilan layak, setidaknya sesuai UMR,” kata Tjahjo Kumolo.

Sementara itu, Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Alex Denni mengatakan, secara kebijakan kesepakatan penanganan tenaga honorer oleh pemerintah diatur melalui PP No. 48/2005 juncto PP No. 43/2007 dan terakhir diubah dalam PP No. 56/2012 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS. “Bagi tenaga non-ASN yang memenuhi syarat menjadi CPNS atau PPPK, pemerintah mendorong agar mengikuti seleksi yang dibuka pada tahun ini,” ujarnya.

Sebagai informasi, pemerintah mulai menata reformasi birokrasi termasuk dari sisi tenaga honorer yang akan diminimalisir paling lambat 28 November 2023. Terlebih Menteri PANRB telah menerbitkan surat No. B/185/M.SM.02.03/2022 perihal Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Instansi pemerintah yang membutuhkan tenaga lain seperti pengemudi, tenaga kebersihan, dan satuan pengamanan dapat dilakukan melalui tenaga alih daya (outsourcing) oleh pihak ketiga.

Menanggapi kebijakan Pemerintah Pusat ini, Walikota Bontang Basri Rase, menegaskan Pemkot bakal membahas bersama dengan OPD Kota Bontang soal nasib tenaga honorer sebanyak 2.368 pegawai. “Saya belum bisa memberikan kepastian terhadap nasib para tenaga kerja honorer,”katanya. “Penghapusan tenaga honorer ini harus banyak pertimbangan, yang jelas ini belum berlaku untuk sekarang,” tambahnya.

Namun demikian, Basri mengatakan, Pemerintah pasti akan mengambil langkah yang tepat agar tenaga honorer bisa tetap bekerja.

“Nasib tenaga honorer setelah penghapusan ini, pastinya berharap agar bisa tetap bekerja. Jadi kita akan bahas dulu ini biar bisa mengambil langkah yang tepat,” sebutnya. (mk)

Babinsa Koramil 0908-02/Muara Badak Laksanakan Pendampingan Pendistribusian BLT- DD

0

BONTANG–  Babinsa Santan Ulu Koramil 02/Muara Badak kodim 0908/Bontang Serda Sani melaksanakan pendampingan pendistribusian Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) bulan ke-6 tahun 2022.

Penyerahan bantuan yang berlangsung di gedung BPU Desa Santan Ulu,  Senin (06/06/2022), ditujukan bagi keluarga miskin atau yang berhak menerimanya.

”Kami bersama dengan Babinsa bersinergi dengan pemerintah setempat, siap mengawal dan mengamankan penyaluran BLT-DD. Agar benar benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” kata Serda Sani.

Penyaluran bantuan dihadiri aparat Kecamatan Marangkayu  dan aparat Desa Santan Ulu, serta  masyarakat penerima sebanyak 157 Kepala Keluarga (KK). Disebutkan, tiap KK menerima bantuan Rp 300 ribu/ bulan.

”Semoga dengan adanya bantuan BLT-DD tahun ini dapat membantu perekonomian warga Desa Santan Ulu,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Serda Sani juga berpesan kepada warga penerima BLT-DD agar menggunakan uang bantuan  sebaik baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Pendim Btg)

Kapolres Bontang Berikan Bingkisan kepada 34 Personel yang Berulang Tahun

0

BONTANG – Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi memberikan bingkisan hadiah ulang tahun (ultah) bagi 34 personel Polres Bontang yang lahir pada bulan Juni. Momen tersebut berlangsung setelah selesai apel pagi di Lapangan Apel Mako Polres Bontang, Senin (6/6/2022).

Dalam acara sederhana tersebut, Kapolres Bontang menyerahkan hadiah kepada 34 personel didampingi Wakapolres dan Pejabat Utama Polres Bontang. Kapolres lalu menyampaikan ucapan selamat ultah dengan diikuti seluruh personel Polres Bontang yang ikut apel pagi.

Kapolres mengatakan, kegiatan perayaan ultah ini bertujuan mengingatkan bahwa umur kita telah bertambah.“Selamat ulang tahun kepada anggota yang berulang tahun, mari kota doakan bersama kepada rekan kita yang berulang tahun agar selalu diberikan kesehatan, lancar dalam karier dan semua yang terbaik,” kata Kapolres.

Terpisah, Plt Kasi Humas Iptu Mandiyono S.Sos menambahkan, sejak menjabat sebagai Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi memiliki tradisi merayakan ulang tahun anggota dengan memberikan bingkisan sebagai tanda mempererat hubungan antar pimpinan dan anggota. (hms)

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sinergi Laksanakan Pendampingan Penyaluran BLT-DD di Desa Gas Alam

0

BONTANG – Bhabinkamtibmas Desa Gas Alam Polsek Muara Badak  Brigpol Andi Marsyaldi bersama Babinsa melaksanakan monitoring penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) anggaran 2022 tahap I bulan ke-6 kepada keluarga miskin di kantor Desa Gas Alam, Senin (6/6/2022).

”Kami bersama dengan Babinsa bersinergi siap mengawal dan mengamankan penyaluran BLT-DD agar benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” kata Brigpol Andi Marsyaldi.

Acara penyaluran BLT-DD anggaran 2022 tahap I bulan ke-6 tersebut dihadiri aparat Pemerintahan Kecamatan Muara Badak dan kepala Desa Gas Alam serta masyarakat penerima sebanyak 137 Kepala Keluarga (KK). Masing masing KK mendapatkan bantuan Rp 300.000 per bulan.

”Semoga bantuan BLT-DD tahun ini dapat membantu perekonomian warga Desa Gas Alam,” ucapnya.

Brigpol Andi Marsyaldi juga berpesan kepada warga penerima BLT-DD agar menggunakan uang bantuan tersebut sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan di tengah situasi pandemi Covid-19.

Sementara Kapolsek Muara Badak Iptu Yoshimata J.S Manggala S.T.K.,S.I.K mengatakan, pihaknya akan memberikan pendampingan dan pengamanan dalam penyaluran BLT -DD di wilayah Kecamatan Muara Badak.

”Kami selalu bersinergi dengan semua kalangan dalam memberikan pendampingan dan pengamanan dengan melibatkan peran serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa maupun perangkat agar penyaluran BLT-DD dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Selain menjaga keamanan, Bhabinkamtibmas juga menghimbau kepada masyarakat yang mendapatkan bantuan untuk melaksanakan vaksinasi  Covid-19, baik dosis 1, 2, maupun dosis ke 3 (booster ). (hms)

Bontang Borong Juara Dalam Pekan Kebudayaan Daerah 2022

0

BONTANG – Siswa-siswi Kota Bontang kembali meraih prestasi dalam Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2022 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, di Dome Balikpapan, 29 Mei – 4 Juni 2022.

PKD diadakan dalam rangka menyongsong Ibukota Negara (IKN) dan memperkuat identitas keragaman budaya Nusantara yang dirangkaikan dengan workshop seni rupa dan berbagai macam lomba, seperti permainan tradisional, fotografi, dan seni lukis.

Bontang mengirim perwakilan terbaiknya dalam ajang ini berdasarkan hasil seleksi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), mulai seleksi tingkat sekolah hingga tingkat kota.

“Bontang diwakili SMKN 1 dan SMKN 3 untuk permainan rakyatnya dan SMKN 1, SMKN 2 dan SMKN 3 untuk lomba fotografi dan lukis. Untuk cabang film pendek kita tidak ikut tahun ini. Insya Allah tahun depan akan dipersiapkan semua cabang lomba,” ungkap Guru Seni SMKN 1 Apris Triatmiko kepada mediakaltim.com, Senin (6/6/2022).

Total ada 12 siswa-siswi mewakili Bontang dalam PKD 2022. Di antaranya SMK Negeri 1 sebanyak 6 orang untuk cabang lomba permainan tradisional dan fotografi, SMK Negeri  3 sebanyak 3 orang untuk lomba permainan tradisional, SMK Negeri 2 ada 1 orang untuk lomba fotografi, dan SMA Negeri 1 sebanyak 2 orang untuk lomba lukis.

Hasilnya, Bontang kembali meraih beberapa juara di antaranya juara 1 lomba sumpit putra atas nama Ivan Havids dari SMKN 1 Bontang, Juara Harapan 1 lomba ketapel putra atas nama Rafiiul Akram dari SMKN 1 Bontang, Juara 3 lomba fotografi atas nama Nur Haliza Mid dari SMKN 1 Bontang, dan terakhir Juara 3 Lomba Lukis atas nama Bella Oktavianggi dan Nur Athiya dari SMAN 1 Bontang.

“Alhamdulillah tahun lalu Bontang juara umum, tahun ini hanya bisa pertahankan juara 1 di cabang sumpit putra dan juara harapan 1 untuk ketapel putra,” ujarnya.

Bagi Apris, yang menjadi penting adalah mengasah mental para siswa agar berani dalam mengambil tantangan, dan selalu punya strategi dalam menyelesaikannya.  “Semangat mengambil kesempatan yang ada, terus berlatih dan tentunya juga jaga stamina,” jelasnya.

Dia berharap, dengan adanya PKD ini dapat menumbuhkan kecintaan para pelajar terhadap permainan tradisional yang kini hampir punah. Dan wadah seperti ini bisa terus menjadi tempat bagi siswa dalam mengembangkan potensinya.

“Untuk permainan rakyat tradisional bisa makin dikenal dan dicintai para pelajar. Selain itu juga lebih memotivasi kami untuk terus semangat berbuat yang terbaik untuk anak anak kita, sekolah, Bontang, dan Kaltim tentunya,” tandasnya. (ahr)

Youtv, Aplikasi Multifungsi Untuk Menunjang Bontang Menuju Smart City

0

BONTANG -. Walikota Bontang Basri Rase didampingi Wakil Walikota Bontang Najirah, memimpin jalannya kegiatan Penandatanganan MoU antara pemerintah kota dan PT. Insan Mitra Teknologi, pada Senin (06/06/2022) pagi.

Acara yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang ini, bergendakan kerja sama dalam pengembangan kota cerdas di Kota Taman, melalui fitur Youtv bagi masyarakat Bontang yang di fasilitasi oleh PT. Insan Mitra Teknologi.

Youtv merupakan aplikasi berbasis web dan android yang memiliki berbagai fungsi dan fitur. Diantaranya berfungsi sebagai media informasi, dimana masyarakat dapat langsung mengakses berbagai informasi pelayanan dan lainnya dari Pemerintah Kota Bontang. Hal ini tentunya menjadi salah satu upaya dalam mewujudkan era keterbukaan informasi publik.

Selain itu Youtv juga mempunyai fungsi edukasi. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur ruang kelas yang dapat dipakai oleh siswa mampu tenaga pendidik untuk sarana kegiatan belajar mengajar.

Para pelaku UMKM juga dapat menggunakan Youtv sebagai media promosi, karena platform tersebut menyediakan ruang promosi untuk kegiatan ekonomi maupun pariwisata suatu daerah.

Tak ketinggalan, Youtv juga menyediakan layanan video streaming sebagai media entertainment. Semua fungsi fitur tersebut dapat diakses dalam satu aplikasi, yakni Youtv itu sendiri

Basri Rase dalam arahannya menyambut baik dan mendukung adanya kerjasama tersebut. Ia menilai, hal itu sejalan dengan program pemerintah yang ada saat ini.

“Kami menyambut baik, ini sejalan dengan program kami. Di era globalisasi saat ini memang dibutuhkan pelayanan informasi yang cepat dan tepat,” ucapnya.

Untuk program smart city sendiri, Basri menyampaikan bahwa Pemkot Bontang saat ini juga telah didukung dengan adanya layanan wifi gratis. Oleh karena itu, ia meminta agar semua pihak dapat berkolaborasi untuk memaksimalkan fasilitas yang ada.

“Kita suda ada Wifi gratis untuk bontang menuju bebas kuota. Mungkin nanti bisa berkolaborasi agar nantinya bisa lebih berdayaguna,” ucapnya.

Dikesempatan terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bontang Dasuki mengatakan, diperkirakan masyarakat Bontang bisa menikmati aplikasi Youtv tersebut pada tahun ini. “Tahun ini insyaallah sudah terlaksana,” terangnya.

Nantinya, layanan aplikasi Youtv ini dapat diakses gratis oleh masyarakat di seluruh Kota Bontang. (Kmf_rose)

Bontang Youth Spirit Buat Gerakan Edukasi dan Pungut Sampah Bersama

0
Clean Act oleh Bontang Youth Spirit merupakan kegiatan edukasi dan gerakan pungut sampah dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

BONTANG – Bontang Youth Spirit (BYS) membuat gerakan ‘Clean Act’ yaitu edukasi dan gerakan pungut sampah dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati tiap 5 Juni. Gerakan itu dilaksanakan Minggu (5/6/2022) dengan menyasar ke lokasi keramaian yakni di Lapangan Bola Hop 1.

Bekerjasama dengan Kelurahan Satimpo, Karang Taruna Cahaya Patra, Bank Sampah Ceria, warga sekitar serta didukung oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang, gerakan ini dimulai sejak pukul 16.00 Wita sampai 17.30 Wita.

Founder BYS Yoga, Pratama Khatulistiwa mengungkapkan kegiatan ini salah satu bentuk nyata kepedulian yang dilakukan anak-anak muda terhadap kebersihan lingkungan, apalagi lingkungan salah satu fokus pergerakan BYS selain kepemudaan dan pendidikan.

“Ini aksi nyata yang bisa kami lakukan, mengingat tingkat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan apalagi membuang sampah pada tempatnya masih minim,” ungkapnya kepada mediakaltim.com, Senin(6/6/2022).

Tak hanya gerakan pungut sampah, namun BYS juga membuat poster-poster edukasi unik untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

“Kita juga di lapangan sambil memberi edukasi ke masyarakat yang ada maupun melintas, dengan poster-poster buatan kami yang instagramable,” jelasnya.

Gerakan tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 75 kilogram sampah. Sampah tersebut meliputi botol plastik, sampah campuran, sedotan, kardus, dan botol kaca.

“Kita berhasil mengumpulkan 75 kilogram sampah, padahal daerah yang kita sisir hanya di bagian tribun lapangan. Belum ada setengah lapangan,” ujarnya.

Ketua Karang Taruna Cahaya Patra Eddyanto, mengapresiasi gerakan yang diinisiasi oleh BYS dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dirinya berharap, hal seperti ini dapat terus dilakukan dan tak hanya dilakukan di satu titik tapi di titik lain yang berpotensi banyak penumpukan sampah.

“Baru kali ini ada komunitas yang mengajak kami untuk bekerjasama membersihkan lingkungan. Semoga bisa terus konsisten, dan kami dari kelurahan tentu sangat mendukung kegiatan positif seperti ini hingga bisa menjadi contoh untuk masyarakat sekitar,” tandasnya.  (ahr)

Rapat Paripurna, Pemkot Ajukan 4 Raperda dan DPRD 7 Raperda

0

BONTANG – DPRD Kota Bontang menggelar Rapat Paripurna Ke-7 Masa Sidang III bersama Pemkot Bontang, Senin (6/6/2022) di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Bontang. Dalam rapat ini Wali Kota Bontang Basri Rase menyampaikan 4 rancangan peraturan daerah (raperda) yang diusulkan Pemkot Bontang.

Rapat paripurna tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faisal beserta seluruh jajaran fraksi, Wali Kota Basri Rase, Wawali Najirah serta seluruh jajaran perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perusahaan, dan tamu undangan.

Basri menjabarkan 4 raperda yang diusulkan yaitu raperda tentang pengelolaan keuangan daerah, raperda pembentukan kelurahan, raperda fasilitasi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta raperda inovasi daerah.

Basri membeberkan bahwa terkait raperda pembentukan kelurahan, dirinya akan melakukan pemekaran yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“Nantinya kita akan membentuk 8 kelurahan baru di Kota Bontang sehingga yang tadinya 15 kelurahan menjadi 23 kelurahan, yaitu; Kelurahan Loktuan Raya, Bukit Sekatup Damai, Tanjung Limau, Nyerakat Lestari, Berbas Ulu, Pesisir Lestari, Bukit Sintuk, dan Telihan Indah,” bebernya.

“Selain itu, untuk membasmi peredaran narkoba pemerintah perlu membuat perda sebagai preventif dan memfasilitasi berbagai upaya seperti deteksi dini, pemetaan wilayah rawan narkotika, sosialisasi, hingga layanan rehabilitasi,” sambungnya.

Sedangkan DPRD Kota Bontang akan mengajukan 7 raperda inisiatif, yaitu; raperda tanggung jawab sosial perusahaan, raperda pengelolaan perikanan, raperda ruang terbuka hijau, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, pengelolaan dan penyerahan sarana dan prasarana utilitas umum, penanggulangan kemiskinan, dan pembangunan ketahanan keluarga.

Ketujuh raperda usulan DPRD dan 5 raperda usulan Pemkot tersebut diharapkan dapat menjadi fasilitas yang baik dan mampu mensejahterakan masyarakat. (kmf)