Beranda blog Halaman 1112

Curi Motor Teman, ABG Masuk Sel Polsek Marang Kayu

0

BONTANG – Karena mencuri sepeda motor temannya, anak baru gede (ABG) berinisial MAS (15) terpaksa meringkuk di sel Polsek Marang Kayu. Dia mencuri sepeda motor temannya di BRI Link Desa Sebuntal Kecamatan Marang Kayu Kabupaten Kutai Kertanegara, Selasa (23/5/2022) sekitar pukul 01.00 Wita.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi melalui Kapolsek Marang Kayu AKP Slamet Riyadi menjelaskan, korban dan pelaku sebenarnya saling kenal dan berteman. Sebelum kejadian Selasa (23/5/2022) sekitar pukul 14.00 Wita, MAS sempat diantar temannya ke rumah nenek MAS yang berjarak 1 kilometer.

Sekitar pukul 22.00 Wita, pelaku dan korban nongkrong di depan Kantor Badan Usaha Milik Desa (BUMDES ) Desa Sebuntal. Selanjutnya MAS diantar pulang oleh korban ke rumah neneknya. Namun sekitar pukul 00.00 Wita, MAS berjalan kaki untuk mengambil sepeda motor milik korban dengan menggunakan kunci T.

”Jadi pelaku memang sudah mempunyai niat untuk mengambil sepeda motor milik korban karena melihat sepeda motor korban bisa menggunakan kunci T,” kata AKP Slamet Riyadi. Sepeda motor yang dicuri pelaku tambahnya, merek Honda Beat dengan nopol KT-6835-CZ.

Saat korban ingin mengambil sepeda motornya, ternya sudah hilang. Korban dibantu adiknya berusaha mencari, namun tidak ditemukan. Selanjutnya koban melaporkan kejadian itu ke Polsek Marang Kayu Berdasarkan laporan tersebut anggota Reskrim Polsek Marang  Kayu melakukan penyelidikan.

Berselang 3 hari, anggota Reskrim berhasil menangkap MAS di rumah orang tuanya, di Toko Lima Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (26/5/2022) sekira pukul 11.30 Wita. “Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan di Polsek Marang Kayu. Untuk pelaku kita sangkakan Pasal 363 KUHP,”  ujar AKP Slamet Riyadi.  (hms)

Nasib Jalan Pendekat Jembatan Pulau Balang Tunggu Putusan Bappenas

0
Veridiana Huraq Wang Ketua Komisi III DPRD Kaltim

SAMARINDA – Komisi III DPRD Kaltim menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas PUPR Kaltim, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim dan sejumlah stakeholder terkait pembangunan jalan pendekat Jembatan Pulau Balang, Rabu (25/5/2022).

Dari rapat itu diketahui, kepastian pembangunan jalan pendekat jembatan penghubung Balikpapan-Penajam Paser Utara tersebut masih menunggu keputusan Bappenas.

Menurut Ketua Komisi III DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang, pemerintah pusat berencana mengambil alih pengerjaan jalan pendekat untuk mendukung infrastruktur menuju Ibu Kota Negara (IKN), namun belum jelas apa saja pengerjaan yang diambil alih.

“Kita akan konsultasi ke Bappenas meminta penjelasan. Apakah nanti dia akan mengambil semua (proyek) termasuk pembebasan lahan. Karena sebelumnya tanggung jawab itu kan kita (Pemprov Kaltim) dan mereka fisiknya,” jelasnya.

Ia membeberkan, anggaran pembebasan lahan diperkirakan lebih dari Rp 300 miliar. Jumlah ini dipastikan tidak akan mampu dialokasikan di APBD Kaltim. Sehingga ia berharap Bappenas akan mengambil alih semua pengerjaan proyek, dan ditargetkan terealisasi tahun 2024 .

“Kita nggak punya duit, kalau dianggarkan per APBD itu Rp 10 miliar artinya harus menunggu mungkin 10 tahun. Itu juga yang menjadi beban pemprov tidak terlalu agresif. Kita akan dorong Bappenas ambil alih semua pengerjaan,” terangnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, untuk tahun 2022, Pemprov Kaltim sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk proyek jalan pendekat Pulau Balang. Sembari menunggu Rincian Rancang Bangun atau Detail Engineering Design (DED yang kabarnya akan dikeluarkan Bappenas pada September 2022.

“Sambil menunggu itu, Pemprov akan menggunakan Rp 5 miliar ini untuk operasional. Kalau kami mendorong mendingan untuk sertifikat tanah supaya tidak ada ganggu gugat lagi,” usulnya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda menjelaskan, telah ada 1,5 km lahan yang telah dibebaskan yang merupakan hibah salah satu perusahaan. Masih ada 3,9 km lahan milik perusahaan yang belum dibebaskan.

Adapun lahan masyarakat kurang lebih 8,6 km masih belum dibebaskan. Terkait alokasi Rp 5 miliar yang bersumber dari APBD Kaltim tahun 2022, Fitra mengatakan akan digunakan untuk proses sertifikasi lahan yang telah dibebaskan. “2022 ini yang ada anggarannya untuk sertifikasi yang sudah dibebaskan. Belum ada untuk warga. Sambil menunggu kepastian dari Bappenas,” pungkasnya. (eky)

Wujudkan Pesisir Bebas Sampah, PT KPI Bikin Kampung Minim Sampah

0

BONTANG – PT Kaltim Parna Industri (KPI) bekerja sama dengan Bank Sampah Pesisir, menggagas Kampung Minim Sampah di kawasan pesisir yaitu di Kelurahan Tanjung Laut Indah.

Beberapa daerah yang berada di wilayah pesisir diantaranya RT 7, RT 8, RT 9, dan RT 31 menjadi perwakilan dalam sosialisasi Kampung Minim Sampah yang diadakan di ruang pertemuan Kelurahan Tanjung Laut Indah, Selasa(24/5/2022).

Tujuannya, untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya membuang sampah sembarangan, apalagi jika sampai membuang sampah ke laut.

General Affairs Superintendent PT KPI Aguspar, mengatakan bahwa PT KPI sudah beberapa kali mengikuti gerakan peduli sampah yang digagas oleh Bank Sampah Pesisir, dan menurutnya hal ini merupakan hal yang sangat baik jika terus dilakukan.

“Ini adalah gerakan yang sangat baik, menyadarkan masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan dapat memilahnya, ” jelas Aguspar dalam sambutannya.

Nantinya, tujuan yang dicapai tidak hanya pemahaman semata, namun aksi masyarakat dalam memilah sampah dan juga mendaur ulang sampah menjadi barang yang bernilai jual.

“Kita perlu membudayakan hidup sehat dari tertib membuang sampah, dan sampah yang ada juga bisa didaur ulang menjadi barang yang punya nilai jual dan bermanfaat, ” lanjutnya.

Kali ini, PT KPI memberanikan langkahnya dalam mewujudkan pesisir bebas sampah diluar area bufferzone. Dirinya meyakini, bahwa masyarakat Kelurahan Tanjung Laut Indah dapat menjadi role model dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan bisa mendapatkan penghasilan dari mendaur ulang sampah.

“Saya sangat senang, peserta sosialisasi ini mayoritas ibu-ibu. Saya yakin ibu-ibu disini bisa lebih paham terkait pemilahan sampah, bagaimana mengolahnua, dan bagaimana caranya sampah daur ulang menjadi penambah pendapatan, ” ucapnya.

Tak lupa Aguspar menegaskan, bahwa sampah yang ada di laut itu adalah ulah dari kita sendiri yang tidak tertib dalam mengolah sampah, maka dari itu kepedulian harus dibangun dari sekarang agar sampah di laut bisa berkurang.

Lurah Tanjung Laut Indah Nurfaidah, sangat mengapresiasi hadirnya PT KPI dalam mewujudkan Kampung Minim Sampah, dirinya berharap program ini akan menjadi program berkelanjutan yang dapat terus dilaksanakan.

“Apresiasi setinggi-tingginya untuk PT KPI, semoga ibu-ibu dan bapak-bapak semua disini bisa mengikuti sosialisasi program ini dengan baik, dan kita bisa mewujudkan lingkungan yang bersih dan kampung yang minim akan sampah, ” tandasnya. (adv/ahr)

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Santan Ulu Dampingi Penyaluran BLT-DD

0

BONTANG – Bhabinkamtibmas Desa Santan Ulu Polsek Marang Kayu Aipda Yudi Hariyanto bersama Babinsa memonitoring sekaligus mengawal penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bulan 4 dan 5 tahun 2022 untuk masyarakat Desa Santan Ulu Kecamatan Marang Kayu di Balai Desa Santan Ulu, Selasa (24/5/2022).

”Kami bersama Babinsa bersinergi siap mengawal dan mengamankan kegiatan penyaluran BLT-DD ini agar benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” kata Aipda Wahyudi Hariyanto.

Penyaluran BLT-DD tersebut dihadiri aparat Pemerintahan Kecamatan Marang kayu  dan Kepala Desa Santan Ulu. Penerima bantuan sebanyak 157 Kepala Keluarga (KK). Masing-masing mendapat bantuan Rp 300.000 per bulan, sehingga total yang diterima untuk 2 bulan sebesar Rp 600.000.

”Semoga bantuan BLT-DD tahun ini dapat membantu perekonomian warga Desa Santan Ulul Kecamatan Marang Kayu,” ucap Wahyudi Hariyanto.

Ia juga berpesan kepada warga penerima BLT-DD agar menggunakan uang bantuan tersebut sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan di tengah situasi pandemi Covid-19.

Terpisah, Kapolsek Marang Kayu AKP Slamet Riyadi mengatakan pihaknya selalu siap memberikan pendampingan dan pengamanan dalam penyaluran BLT-DD di wilayah Kecamatan Marang Kayu.

”Kami akan memberikan pendampingan dan pengamanan dengan melibatkan peran serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa agar dalam pelaksanaan penyaluran BLT-DD berjalan aman, tertib lancar dan tepat sasaran,” kata AKP Slamet Riyadi. (hms)

Jadi Pembicara di Forum Internasional, Wali Kota Basri Ungkap Ancaman Bencana Beragam di Bontang

0
Wali Kota Bontang Basri Rase menjadi pembicara di acara Local Leaders Forum Towards Inclusive, Safe, Resilient dan Sustainable Cities Global Platform for Disaster Risk Reduction yang digelar di Bali. Foto: rizkhyadisastro/prokopim

BONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase menjadi pembicara di acara Local Leaders Forum Towards Inclusive, Safe, Resilient dan Sustainable Cities Global Platform for Disaster Risk Reduction yang digelar di Bali Internasional Convention Center Auditorium, Nusa Dua Bali, Senin (23/5/2022).

Dalam kesempatan itu, Basri menjelaskan Kota Bontang memiliki ancaman bencana yang beragam. Berdasarkan dokumen kajian risiko bencana 2016, Kota Bontang memiliki beberapa ancaman utama di antaranya kebakaran hutan dan lahan, banjir, serta kegagalan industri.

Berdasarkan statistik, bencana kebakaran hutan dan lahan menjadi bencana yang paling
banyak terjadi selama periode tahun 2017 hingga 2020 dengan total 136 kejadian diikuti
dengan banjir sebanyak 11 kejadian.

“Bencana banjir merupakan ancaman yang tidak terhindarkan bagi Kota Bontang karena tingkat curah hujan yang relatif tinggi akibat tepat berada di garis equator, luapan air kiriman dari daerah hulu sungai, dan pasang air laut yang semakin meninggi akibat perubahan iklim,” bebernya.

Di samping kedua ancaman tersebut, lanjut Basri Kota Bontang juga memiliki potensi risiko bencana kegagalan teknologi yang cukup tinggi dikarenakan adanya 2 industri besar di Kota Bontang yang memiliki jaringan pipa gas alam yang sangat panjang, yakni pengolahan gas (PT. Badak NGL), pengolahan pupuk dan petrokimia (PT. Pupuk
Kaltim), serta industri bahan peledak (ammonium nitrat). (hms/mk)

Gelar Sosialisasi, Bawaslu Bontang Ajak Penyandang Disabilitas Terlibat Jadi Pengawas Partisipatif di Pemilu 2024

0

BONTANG – Menjelang tahapan pemilu tahun 2024 yang akan dilaksanakan secara serentak tahun 2024, Bawaslu Kota Bontang menjadikan para penyandang disabilitas sebagai mitra partisipatif untuk turut serta mengawal pelaksanaan pesta demokrasi.

Bertempat di Hotel Bintang Sintuk, Senin (23/05), Bawaslu Bontang mengundang disabilitas yang ada di Kota Bontang pada kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pemahaman Kepemiluan Bagi Disabilitas.

Kegiatan ini mengundang Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Bontang dan Inbis Permata Bunda.  Hadir Ketua Bawaslu Bontangn Aldy Artrian dan anggota Agus Susanto, serta  anggota KPU Bontang Musdalifah Machmud sebagai narasumber.

Aldy Artrian mengatakan, Bawaslu sebagai pengawas pemilu mengajak, penyandang disabilitas sebagai mitra dalam pengawasan pemilu secara partisipatif. “Semua orang memiliki hak yang sama bagi Bawaslu, pemilu bukan hanya milik satu atau dua orang saja, melainkan milik kita semua tanpa membeda bedakan RAS, etnis, hingga kondisi fisik sekalipun”, ungkapnya Aldy sekaligus membuka kegiatan.

Bawaslu Bontang tentunya mengajak semua pihak untuk berperan serta dalam menciptakan Pemilu Serentak 2024 yang ramah terhadap pemilih disabilitas. Negara telah mengatur setiap warga negara memiliki hak yang sama di mata hukum, termasuk disabilitas yang harus mendapatkan pelayanan yang sama.

Agus Susanto pada kegiatan tersebut menambahkan, partisipasi penyandang disabilitas dalam menggunakan hak pilihnya mengalami tren kenaikan. Namun, acapkali masih ditemukan layanan pemilu yang tidak ramah atau akses bagi penyandang disabilitas.

“Pemilih disabilitas sering mengalami keterbatasan dalam mengakses informasi pemilu. Terkadang pemilih disabilitas juga tidak mendapatkan sejumlah instrumen teknis pemilu yang dapat menjangkau pemilih disabilitas, namun Bawaslu tetap akan mengawal teman-teman disabilitas agar mendapatkan hak yang sama tentunya di Pemilu 2024 nanti”, papar Agus.

Para penyandang disabilitas di Kota Bontang merupakan bagian dari warga negara yang berhak untuk berperan dan terlibat aktif dalam berkehidupan politik. Dengan keikutsertaa disabilitas dalam pelaksanaan pemilu, dapat menjadikan pelaksanaan pemilu di tahun 2024 dapat berjalan dengan baik, aman, dan adil bagi semua pihak. (rls/MR)

Kerjasama dengan Pemkot Bontang, BPJS Gelar Update Data Kepesertaan

0

BONTANG – BPJS Kesehatan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bontang menggelar update data kepersertaan program jaminan kesehatan nasional bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah Non-Pegawai Negeri (PPNPN), Selasa (24/5/22) di Auditorium Taman Tiga Dimensi.

Acara tersebut dihadiri seluruh perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Bontang. Rofika selaku narasumber dari BPJS Kesehatan Kota Samarinda mengungkapkan, acara tersebut dirangkai dengan rekonsiliasi.

“Kota Bontang merupakan kota pertama di Kaltim yang dijadikan uji coba dalam berbagai program jaminan kesehatan dan itu berhasil sehingga Bontang menjadi acuan dan contoh bagi kota lain,” beber Rofika.

“Untuk skrining kesehatan, di Bontang telah mencapai angka 75%. Hal ini membuktikan Kota Bontang peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan orang lain ataupun pegawainya,” sambungnya.

Dalam pemaparannya ia juga menjelaskan pentingnya keaktifan setiap anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar program dapat terus dirasakan. “Seiring berjalan waktu, tentu kita perlu update data kepersertaan, nanti Bapak Ibu bisa unduh Mobile JKN agar mendapatkan pelayanan daftar baru, tambah anggota keluarga, daftar bayi baru lahir, ubah jenis kepesertaan, ubah data identitas, ubah data golongan dan gaji, ubah Faskes Tingkat Pertama, penonaktifan peserta meninggal, perbaikan data ganda, dan pengaktifan kembali kartu,” terangnya.

Diakhir pemaparannya Rofika berharap update data dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu agar seluruh PNS maupun PPNPN dapat menikmati manfaat BPJS Kesehatan dengan optimal. (kmf_lusy)

Curi Handphone di Warung, Pria Ini Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

0

BONTANG –  Memanfaatkan kelengahan penjaga warung, pria berinisial JIT (32) mencuri handphone di sebuah warung di Jalan Gajah Mada RT 40 Kelurahan Berbas Tengah Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Selasa (5/4/2022). Namun akibat perbuatan itu, JIT sekarang meringkuk di sel Polres Bontang.

Tim Rajawali Satuan Reskrim Polres Bontang menangkap JIT di Jalan Jenderal Sudirman Gang Selat Makasar, Kelurahan Tanjung Laut Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (24/5/2022) pukul 10.00 Wita. Kepada polisi, warga Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan itu mengakui perbuatannya.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi melalui Kasat Reskrim Iptu Bonar Hutapea menerangkan pencurian terjadi Selasa (5/4/2022) sekira pukul 10.30 Wita. Ketika itu korban  yang merupakan penjaga  warung di Jalan Gajah Mada meletakkan handphone miliknya merek OPPO A53 warna Hijau Mint di atas meja.

“Kemudian korban sibuk melayani pembeli. Setelah melayani pembeli, korban mencari handphonenya di atas meja, tapi sudah tidak ada. Handphone sudah hilang. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Bontang,” terang Bonar Hutapea. Atas kejadian tersebut tambahnya, korban mengalami kerugian Rp 2,6 juta.

Setelah diselidiki, identitas pelaku akhirnya dapat dikantongi dan pelaku dapat berhasil ditangkap beserta barang buktinya. ”Untuk pelaku kami jerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun,” pungkas Bonar Hutapea. (hms)

Babinsa Koramil 0908-03/Anggana Terus Monitoring Vaksinasi

0

BONTANG – Babinsa Koramil 03/Anggana terus memonitoring dan mengawal vaksinasi di wilayah binaan. Seperti dilakukan Babinsa Koramil 03/Anggana Sertu Heri Krisdianto yang terus mendampingi tenaga kesehatan melaksanakan vaksinasi di Puskesmas Anggana Desa Sungai Mariam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (24/5/2022).

Untuk menjaga keamanan dan kelancaran vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat di desa binaannya, Babinsa aktif mendampingi tim medis dari puskesmas setempat. Juga memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa vaksinasi tersebut aman dan halal untuk digunakan.

“Program vaksinasi ini salah satu upaya pemerintah menghentikan pandemi Covid-19. Kita sebagai warga Indonesia harus mendukung vaksinasi. Tidak usah khawatir, vaksinasi ini telah kita laksanakan sebelumnya. Jangan mudah percaya berita hoaks yang banyak beredar, mari kita bangkit dan dukung pemerintah dengan mensukseskan program vaksinasi ini,” ujar Heri Krisdianto.

Terpisah Komandan Koramil 03/Anggana Kapten Inf Leonardo menjelaskan, warga yang akan menerima vaksin harus melalui beberapa tahapan. Mulai dari mengisi pendaftaran, cek tensi dan suhu badan serta skrining oleh petugas kesehatan. Bila memenuhi syarat dan dinyatakan sehat baru dilaksanakan vaksin. Setelah divaksin peserta harus menunggu beberapa menit untuk melihat reaksi vaksin.

“Kami juga menyampaikan kepada masyarakat yang telah menerima vaksin, untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah. Paa masa pandemi sangat diharapkan peran serta dan kesadaran seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghentikan penyebaran virus mematikan ini, agar kita dapat kembali bangkit dan memulihkan keadaan,” pungkasnya. (Pendim Btg)