Beranda blog Halaman 1118

Tiga Film Karya Pelajar Kota Bontang Banjir Apresiasi, Penonton Dibuat Merinding

0
Poster Film karya MTT Production

BONTANG – Karya film pendek pelajar Bontang patut diacungi jempol. Karya mereka bahkan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Padahal pelajar yang rata-rata masih duduk di kelas X ini baru pertama kali membuat film.

Meski film pendek, namun cerita yang ditampilkan sudah dapat menyampaikan pesan moral. Dengan genre horor, penonton diharapkan bisa lebih memahami maksud dari pesan yang disampaikan melalui film pendek ini.

Ada 3 judul film produksi pelajar Kota Bontang, yaitu dua bergenre horor dengan judul Takabur dan Who, serta satu film yang menceritakan kehidupan dengan judul Tears.

Semua kru film mulai dari pemain, wardrobe, sutradara, asisten sutradara, kameramen, makeup artist, hingga penyunting merupakan pelajar. Mereka tergabung dari beberapa sekolah yang didominasi pelajar SMA 2 Bontang dan SMK 1 Bontang.

Saat launching Minggu (16/5/2022) di Amphitheater Lembah Permai itu, dua trailer film horor ditayangkan. Penonton yang hadir merupakan tamu undangan, yakni para orang tua pemain, Wali Kota Bontang Basri Rase, perusahaan, perwakilan Kapolres Bontang, hingga pemilik Lembah Permai Bontang Sonny Lesmana.

Antusias penonton terlihat kala film ditayangkan. Ketegangan juga terasa jelas di wajah para penonton. Film yang diproduseri oleh Saharuddin sebagai Direktur Utama Media Tama Trending (MTT) Production, berhasil menarik perhatian penonton.

Bahkan, beberapa testimoni penonton film mampu menyaingi film berjudul KKN di Desa Penari yang viral dan sedang tayang di bioskop-bioskop.

“Kalau di bioskop lagi viral film KKN di Desa Penari, di Bontang juga tak kalah, karena punya film Takabur dan Who Yang cukup menegangkan, dan ini wajib ditonton serta didukung semua masyarakat Bontang,” ujar salah satu keluarga pemain.

Kepala SMA 2 Bontang Suyanik mengucapkan rasa bangga kepada anak-anak yang bisa berkarya dan film-film ini merupakan karya perdana pelajar Kota Taman.

“Saya lihat akting anak-anak bagus, natural, dengan durasi yang cukup pendek, pesannya sudah tersampaikan dengan baik. Ini sangat bagus, dan perlu diproduksi lebih banyak lagi,” katanya.

Menurutnya, para orang tua bisa menyampaikan pesan dengan lebih cepat melalui film pendek seperti ini. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada tim yang sudah mendidik dan membimbing anak-anak Bontang menjadi lebih produktif.

Wali Kota Bontang Basri Rase mengapresiasi siswa-siswi yang terlibat dalam pembuatan film ini.  “Kalian semua hebat, saya bangga bahwa pelajar di Kota Bontang bisa berprestasi di semua bidang manapun termasuk bidang akting film ini, sekali lagi saya bangga,”jelasnya.

Terpisah, para kru film pendek menceritakan sedikit tentang pengalaman mereka. Salah satu kru bernama Rama mengatakan ini pertama kalinya ia turun ke dunia seni peran.

“Ini pengalaman pertama saya untuk main film. Meskipun ini film pendek ini bisa memotivasi saya untuk terus berkembang dalam dunia perfilman di Kota Bontang,” ucapnya kepada mediakaltim.com, Senin (16/5/2022).

Menurut Rama, ketiga Film tersebut mempunyai pesan khusus masing-masing. “Film yang pertama dengan judul Takabur menceritakan ketika kita berada di luar atau di tempat orang, kita harus menjaga sikap dan menghargai penghuni yang berada di situ,” ujarnya.

Film kedua Who katanya, menceritakan tentang pamali memotong kuku di malam hari. Film ketiga berjudul Tears menceritakan tentang kehidupan seorang anak yang kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya.

Film ini dapat ditonton di Amphitheater Lembah Permai dengan tiket seharga Rp 25.000 sampai Rp 30.000 yang dijual di area Amphitheater. (ahr)

Siapkan SDM Unggul, KAMMI Gelar Talkshow Kehidupan Pasca Kampus

0
Talkshow Pasca Kampus yang diadakan KAMMI Bontang Minggu (15/5/2022).

BONTANG – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pengurus Wilayah Kaltimtara Periode 2021-2023 bersama dengan Pengurus Komisariat KAMMI Bontang menggelar Talkshow Pasca Kampus, Ahad (15/5/2022) di Gedung Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Bontang.

Ketua Panitia Pelaksana Rahmana Mufti mengatakan, agenda yang digelar itu salah satu bagian dari upaya KAMMI dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mempersiapkan kader KAMMI menuju jenjang kehidupan pasca kampus.

“Sebagai kader, kita perlu membekali diri untuk menghadapi kehidupan pasca kampus,” ujarnya.

Dalam talkshow itu, KAMMI Kota Bontang juga mengundang sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi di Kota Bontang, yakni STIT Syamsul Ma’arif Bontang dan Sekolah Tinggi Teknologi (STITEK) Bontang.

“Talkshow ini juga memfasilitasi teman-teman mahasiswa untuk menggali ilmu dan menemukan potensi mereka sebagai bekal untuk menghadapi kehidupan pasca kampus,” tutur Ketua PW KAMMI Kaltimtara, Imam Syamsudin.

Talkshow bertema Lejitkan Potensimu, Siapkan Masa Depanmu itu, menghadirkan narasumber dr Suhardi Sp.JP FIHA (direktur RSUD Taman Husada), Harun Al Rasyid, SH., Al Hafidz (anggota DPRD Kaltim) dan Isro Umarghani, S.IP., M.M (Direktur Yayasan Asy-Syaamil). Sementara moderator Efan Alfarizy

Talkshow diisi materi motivasi terkait potensi dan tips menghadapi dunia pasca kampus serta tanya jawab dari para peserta. Sekitar 60 peserta berdiskusi dan berbagi kecemasan yang dihadapi menuju kehidupan pasca kampus. (ahr)

Berhasil Tangani Bencana, Bontang Bakal Dapat Penghargaan dari PBB

0
Wawali Najirah saat meninjau lokasi banjir di Kelurahan Telihan.

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang akan menerima penghargaan atas keberhasilan menangani bencana, baik banjir maupun pandemi Covid-19 dari Pemerintah Pusat yang berkolaborasi dengan PBB, di Bali, 23 Mei 2022.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Basri Rase saat memberi sambutan dalam halal bihalal bersama kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Rumah Besar PKB, di Perumahan Halal Square, Bontang Utara, Minggu (15/5/2022).

Menurutnya, penghargaan itu adalah pengakuan negara untuk Bontang karena sudah berhasil menangani bencana.  “Tapi kritik adalah penyemangat dan kita tidak boleh alergi terhadap kritikan, walaupun ada tendensi secara pribadi,” kata Basri.

Basri mengaku heran, sejak ia menjabat Wali Kota, banjir tak pernah terjadi jika dirinya ada dalam kota.  “Aku juga heran setiap keluar kota, banjir Bontang. Jadi saya juga nggak tahu, apakah banjirnya nggak berani atau saya yang nggak berani,” candanya.

Menurutnya, setiap banjir datang Wakil Wali Kota Najirah saja yang selalu ada. Karena itu, Basri menyampaikan terima kasih kepada Wakil Wali Kota yang selalu ada di lapangan saat banjir. “Ketika saya tidak ada, beliau yang melaksanakan tugas secara baik,” tandasnya.

BANTAH CUTI, BASRI SILATURAHMI KEPADA ORANG TUA

Wali Kota Bontang Basri Rase membantah dirinya cuti setelah  Idul Fitri 1443 Hijriah lalu. Dikatakannya, dirinya berangkat ke Sulawesi Selatan (Sulsel) bersilaturahmi kepada orang tua dan mertua selama 8 hari.

Karena selama pandemi Covid 19 dua tahun terakhir, belum bisa mudik untuk mengunjungi orangtua. “Cuti itu diajukan saat Pilkada. Saya tidak cuti pribadi. Saya pergi mendatangi keluarga di Sulsel. Mulai dari tanggal (5/5) kemarin. Nah, kalau pulang kampung tidak cukup lima hari karena jarak yang harus ditempuh jauh dan banyak keluarga yang harus didatangin,” ungkap Basri saat sambutan di Silaturahmi di DPC PKB, Minggu (15/5/2022).

Menurutnya, kritik yang dilayangkan kepada dirinya dianggap Basri hal yang biasa. “Kritik hal yang biasa. Yang terpenting kita buktikan dengan kerja-kerja nyata,” tegasnya. (ahr)

Menuju Usaha Mandiri, Peserta Pelatihan Barbershop Binaan PKT Cukur Gratis Puluhan Anak Panti Asuhan

0

BONTANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) gelar bakti sosial pemotongan rambut gratis bagi 50 anak Rumah Yatim Fauzan Fauzi Kelurahan Berbas Pantai Bontang Selatan, sebagai bentuk pembinaan para peserta pelatihan penyiapan tenaga kerja di bidang barbershop di Kota Bontang. Kegiatan yang diiringi dengan pembagian bingkisan bagi anak yatim ini bekerjasama dengan LPK SUVI Training, Jumat (13/5/2022).

VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PKT Anggono Wijaya, mengungkapkan bakti sosial ini wujud kesinambungan langkah PKT dalam memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus memfasilitasi pengaplikasian ilmu para peserta pelatihan barbershop yang sebelumnya digelar. Dari kegiatan ini peserta dapat mengasah kemampuan hasil pelatihan, sehingga kedepan mampu mendukung penciptaan lapangan kerja mandiri di bidang barbershop.

“Melalui bakti sosial ini, kemampuan peserta pasca pelatihan bisa lebih terasah sebagai bekal menciptakan lapangan kerja sesuai minat dan kemampuan di bidang barbershop. Sehingga manfaat tak hanya bagi peserta, tapi juga masyarakat secara umum,” ujar Anggono.

Menurut Anggono, PKT senantiasa mendukung seluruh upaya dalam mendorong terciptanya kesejahteraan dan kemandirian masyarakat, sebagai bentuk manfaat perusahaan sesuai amanah Kementerian BUMN terkait implementasi TJSL sekaligus agen pembangunan, dengan berperan aktif di masyarakat melalui berbagai program.

“PKT akan terus memaksimalkan program dalam mendorong kemandirian masyarakat sebagai pilar penting pembangunan ekonomi secara berkesinambungan, sehingga imlementasi TJSL perusahaan makin berdampak luas dan signifikan,” tambah Anggono.

Pimpinan Suvi Training Eviwanti, mengatakan program pelatihan diikuti 10 peserta, masing-masing lima peserta untuk peningkatan kompetensi menuju usaha barbershop serta lima lainnya pada pelatihan dasar penyiapan tenaga kerja, dengan materi berupa manajemen usaha dan keahlian.

Pelatihan ini sengaja disasar karena barbershop dinilai memiliki potensi sebagai usaha kekinian yang banyak dilirik generasi muda, sehingga berpeluang dikembangkan untuk lapangan kerja baru.

“Maka dengan bekal pelatihan ini, para pemuda Bontang dapat menekuni usaha barbershop agar mampu mandiri kedepannya,” kata Eviwanti.

Hendra Susilo, salah satu peserta pelatihan mengungkapkan seluruh materi dan kemampuan yang dia dapatkan sangat bermanfaat, sebagai bekal keahlian baginya dalam menciptakan peluang usaha mandiri di bidang barbershop. Hendra mengaku tak hanya dibekali keahlian potong rambut mulai tingkat dasar, tapi juga penguatan manajemen dan tata kelola usaha rintisan.

Saat ini, Hendra bersama empat rekan lainnya yang juga mengikuti pelatihan ini telah berencana membuka usaha barbershop di Kota Bontang, dengan harapan ada kesinambungan pembinaan dari PKT agar sektor usaha mandiri masyarakat bisa tumbuh dan berkembang sesuai harapan. “Kami ucapkan terima kasih kepada PKT yang telah memfasilitasi pelatihan sesuai minat peserta di bidang barbershop, yang kedepan kami harap turut dibina saat usaha ini terealisasi,” harap Hendra.

Pembina Rumah Yatim Fauzan Fauzi Kasmawati, pun mengapresiasi kepedulian PKT yang berbagi melalui program potong rambut gratis bagi anak asuhnya, sebagai bentuk manfaat perusahaan bagi masyarakat.

Dirinya berharap langkah baik ini dapat terus berkesinambungan, karena pembinaan anak di rumah yatim Fauzi Fauzan sangat terbuka bagi seluruh pihak yang ingin berpartisipasi. “Semoga bakti sosial ini menjadi berkah bagi PKT dan seluruh karyawan, dengan kepedulian yang kami harap dapat semakin ditingkatkan kedepannya,” kata Kasmawati. (adv)

PW KAMMI Kaltimtara Periode 2021-2023 Dilantik, Walikota Basri Berharap Sumbangsih Pemikiran untuk Pemerintah

0

BONTANG – Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kaltimtara Periode 2021 – 2023 resmi dilantik, Sabtu (14/5/2022) di Auditorium Taman 3 Dmensi Bontang.

Hadir Walikota Bontang Basri Rase, Ketua DPRD Kota Bontang, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Bontang, Perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kapolres Bontang, Kodim 0908/Bontang yang diwakilkan perwira operasional, dan Ketua Pengurus Pusat KAMMI yang diwakilkan oleh Sekretaris Jenderal.

Hadir juga perwakilan Pengurus Daerah Samarinda, Pengurus Daerah Balikpapan, Pengurus Komisariat Universitas Mulawarman, Pengurus Komisariat Samarinda Seberang, Pengurus Komisariat khusus Bontang, dan Komisariat khusus Berau.

Adapun tema yang diangkat pada pelantikan tersebut yakni Bangkit Bersama Merawat Kaltimtara. “Momentum pelantikan KAMMI ini mengangkat tema “Bangkit Membangun” sebagai bentuk semangat bangkit pasca pandemi, bersama dengan seluruh elemen masyarakat, terkhusus bersama pemerintah sebagai mitra kerja dan mitra kritis,” ungkap Ketua PW KAMMI Kaltimtara 2021-2023, Ahmad Imam Syamsudin.

Walikota Bontang memberikan ucapan selamat kepada pengurus yang telah dilantik. Basri berharap kepada PW KAMMI Kaltimtara untuk memberikan sumbangsih pemikiran sebagai mitra kritis pemerintah khususnya di Kota Bontang.

“Pemimpin yang besar itu mereka saling menghargai, saling mendorong, bukan saling mencaci dan menghina,” sebutnya. (mk)

Pameran dan Kelas Berbagi Calon Guru Penggerak Kota Bontang di Festival Panen Hasil Belajar

0

BONTANG – Semua calon guru penggerak telah melalui proses seleksi awal yang cukup ketat. Mulai dari menulis esai, wawancara sampai simulasi mengajar. Di Kota Bontang, Pendidikan Guru Penggerak diawali pada angkatan 3 yang merupakan satu-satunya  angkatan yang mewakili Provinsi Kalimantan Timur.

Tercatat ada 24 calon guru penggerak dan 5 pengajar praktik Kota Bontang. Kegiatan Pendidikan Guru Penggerak ini akan berlangsung selama 9 bulan. Calon Guru Penggerak Kota Bontang telah menempuh pendidikannya selama kurang lebih 7 bulan.

Rangkaian kegiatan pendidikan guru penggerak salah satunya dikemas dalam lokakarya yang dilaksanakan sebulan sekali setelah proses pendampingan individu. Lokakarya 7 menjadi lokakarya yang ditunggu dan dipersiapkan secara maksimal oleh para Calon Guru Penggerak (CGP).

Bila lokakarya lain berlangsung sehari, maka lokakarya 7 ini berlangsung selama 2 hari. Di hari kedua merupakan puncak kegiatan untuk mengaktualisasikan aksi nyata yang telah dilakukan selama proses pendidikan berlangsung.

Berangkat dari motto, Tergerak, Bergerak dan Menggerakkan, 24 CGP berkolaborasi dalam kegiatan Festival Panen Hasil Belajar. Para CGP meyakini bahwa kunci keberhasilan sebuah program adalah terjalinnya komunikasi yang baik  dalam sebuah kolaborasi yang harmonis.

Baik dengan rekan sesama guru penggerak, rekan guru di tempat kerja, rekan guru di sekolah lain maupun dengan pengajar praktik yang memposisikan diri sebagai coach dalam setiap pendampingan individu.

Festival Panen Hasil Belajar Pendidikan Guru penggerak Kota Bontang angkatan 3 berlangsung di Hotel Bintang Sintuk, Sabtu, 14 Mei 2022.

Para tamu yang hadir disambut dengan penayangkan video aktivitas pendampingan individu dan lokakarya mulai dari lokakarya 1 sampai dengan lokakarya 6. Acara Inti dibuka  dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Guru Penggerak, selanjutnya acara sambutan, doa, kelas berbagi  dan puncak acara adalah pameran panen hasil belajar.

Pada kegiatan tersebut hadir P4TK IPA yang diwakilkan oleh Dewi Anggani Kusuma,S.Si. Dalam sambutannya, Dewi Anggani Kusuma menyampaikan, bahwa pada Lokakarya tujuh ini para Calon Guru Penggerak telah menyelesaikan semua modul yang harus dipahami dan dilakukan aksi nyatanya. “Modul 1 sebagai bekal untuk tergerak, modul 2 untuk menumbuhkan semangat bergerak dan modul 3 untuk mulai mencoba menggerakkan,” ucapnya.

Selain P4Tk hadir pula Ketua Balai Besar Guru Penggerak Kaltim Yuli Setiawati, M.Pd., Walikota Bontang yang diwakilkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dan perwakilan Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim.

Selain itu, acara tersebut juga  dihadiri perwakilan pimpinan perusahaan di Kota Bontang, perwakilan organisasi penulis Kota Bontang, Pengawas Sekolah Kota Bontang, kepala sekolah dan perwakilan guru-guru dari jenjang SD sampai SMA.

Di kelas berbagi tampil lima calon guru penggerak yaitu Hermi Syafruddin, S.Pd. (guru SMP N 1 Kota Bontang),  Yuliawati Ningsih,S.Pd (guru SDN 009 Bontang Selatan)., Sri Roma Yuliarta,S.Si. (guru SMP IT DHBS) , Ni Made Adnyani,S.Ag. (guru SMA N 1 Bontang) dan Fudanti Anggani, S.Th.I,MA (guru SD YPVDP) untuk memaparkan program yang telah dan akan ditindaklanjuti.

Setelah pemaparan program dari lima Calon Guru Penggerak dilanjutkan dengan termin tanya jawab. Para tamu undangan cukup antusias menanggapi presentasi  dari lima calon guru penggerak tersebut. Ada yang bertanya, memberi saran dan ada juga yang mengapresiasi.

Acara berikutnya adalah berkunjung ke stan pameran. Terdapat lima stan pameran. Setiap stan pameran dipersiapkan oleh lima calon guru penggerak secara kolaborasi. Para CGP memiliki visi yang sama untuk belajar, bergerak dan berbagi untuk negeri demi bakti pada ibu pertiwi dengan menjalin kolaborasi.

Selain lima stan pameran, para tamu undangan juga dapat mengetahui informasi dari kertas plano yang berisi informasi terkait sharing hasil program lokakarya 6, evaluasi program guru penggerak dampak positif  yang di tempel di pilar-pilar tempat pelaksanaan pameran panen hasil karya.

Setiap stan memiliki keunikan masing-masing dan rata-rata mengangkat kearifan lokal dalam bentuk kain batik dengan berbagai motif dan corak. Para Calon Guru Penggerak secara bergantian menjelaskan kepada pengunjung terkait produk yang telah mereka hasilkan dalam aksi nyata.

Ada buku yang merupakan buah dari perenungan, pengalaman, dan penerapan modul yang telah dipelajari, media pembelajaran berbasis teknologi yang mengintegrasikan nilai-nilai profil pelajar pancasila, metode pembelajaran dan program lain yang mudah untuk diadaptasi oleh guru-guru yang belum mengikuti program guru penggerak. (rls/mk)

Panji Beber Halal Bihalal di Lamin Kodim 0908 Bontang

0

BONTANG – Paguyuban Pelestari Tosan Aji Bessai Berinta (Panji Beber) Kota Bontang menggelar halal bihalal di Lamin Makodim Bontang, Jumat malam. Dalam acara itu hadir Wali Kota Bontang Basri Rase, tokoh-tokoh adat, pengurus paguyuban etnis, dan seluruh pengurus Panji Beber.

Acara halal bihalal yang dipandu Catur Ramadan Monamas Saputra, berlangsung sederhana dengan menggelar karpet merah untuk lesehan. “Kue-kue Lebaran yang di rumah belum dikonsumsi dapat dibawa ke Lamin Kodim, untuk dihidangkan kepada tamu-tamu maupun dinikmati pengurus Panji Beber,” terangnya.

Rangkaian halal bihalal dimulai dengan menikmati hidangan makan malam secara prasmanan, dengan menu nasi pecel sambel tumpang buatan Mbah Parni Guntung. Para tamu dilayani dengan ramah dan kekeluargaan oleh srikandi-srikandi Panji Beber. Kemudian ada tausiah dan lantunan doa oleh Gus Zain, dilanjutkan laporan ketua panitua Ahmad Arief Hidayat, serta sambutan-sambutan.

Sambutan pertama disampaikan Kyai Munib yang merupakan ketua Panji Beber. Kyai Munib mengatakan ide halal bihalal Panji Beber ini bermula saat silaturahmi di rumah Mbak Ayu Febri. Seketika disetujui oleh Pembina Panji Beber dengan cara patungan.

Sambutan berikutnya oleh Letkol Arh Choirul Huda, komandan Kodim 0908 Bontang melalui pemutaran video. Karena mendadak Choirul Huda harus mendampingi Walikota Bontang menyambut tamu di Rumah Makan Fajar (seberang Makodim).

“TNI dan Lamin Kodim adalah milik rakyat, sehingga siapapun yang akan mempergunakan Lamin ini kami persilahkan. Khusus Panji Beber, merupakan sebuah organisasi kemasyarakatan berbentuk paguyuban untuk melestarikan pusaka dan budaya Nusantara, sehingga keberlangsungannya merupakan pengamalam Pancasila dan UUD-45 serta memperkuat NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika” paparnya.

Puncak halal bihalal Panji Beber adalah orasi budaya dan diskusi tosan aji yang dipandu Begawan Ciptaning Mintaraga dibantu Dimas Mada. “Budaya berasal dari Bahasa Sansekerta yaitu Buddhaya yang artinya adalah Budi dan Daya atau budi pekerti. Budaya membawa Cipta, Rasa dan Karsa yang diturunkan dan diwariskan dari generasi ke generasi,” jelasnya.

“Budaya juga membentuk identitas, stabilitas, komitmen serta membentuk sikap dan perilaku. Dalam prosesnya ada beberapa factor yang membentuk budaya meliputi kepercayaan, rasa aman, pola perilaku serta asmilasi dan akulturasi,” terangnya.

Sementara Dimas Mada memaparkan pusaka dapur Tilam Upih dengan pamor Sodo Lanang Tangguh Mataram. “Ciri dapur tilam upih adalah lurus, ada tikel alis dan gandiknya lugas. Sedangkan pamor sodo lanang disebut juga pamor sodo sak ler yang gambarnya berupa guratan putih di tengah bilah dari gandik hingga ujung keris,” jelasnya.

Halal bihalal ditutup dengan hiburan Orkes Subur Makmur sumbangan dari sesepuh Panji Beber, yaitu Sumardi Syawal. Dengan 3 penyanyi yang juga merupakan anggota Panji Beber, ada Lia, Winda dan Susan serta Frenky pada keyboard dan Budi pada ketipung. Suasana malam itu menjadi sangat meriah. (rls)

DPRD Kaltim Gelar Rapat Paripurna Ke-13, Penyampaikan Rekomendasi Pansus LKPj Gubernur

0
Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun, Seno Aji dan Sigit Wibowo serta Wakil Gubernur Hadi Mulyadi. Rabu (11/5)

SAMARINDA – DPRD Kaltim menggelar Rapat Paripurna Ke – 13 masa sidang 2022, yang dilaksanakan secara langsung maupun virtual, dengan agenda yaitu penyampaian rekomendasi Pansus Pembahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Tahun 2021 dan sambutan Gubernur Kaltim yang diwakili Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, diruang rapat gedung D lantai 6, Rabu (11/5).

Memimpin rapat Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun, Seno Aji dan Sigit Wibowo serta Wakil Gubernur Hadi Mulyadi.

Makmur mengatakan, sesuai dengan peraturan DPRD Kaltim tentang tata tertib DPRD Kaltim nomor 1 tahun 2020 pasal 5 ayat 10 pembahasan LKPj dilakukan dengan tahapan berikut yaitu LKPj disampaikan oleh Gubernur dalam rapat paripurna paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir, kemudian pembentukan pansus pembahas LKPj, lalu pansus membahas dan menyusun rekomendasi sesuai ketentuan perundang-undangan, dan pansus menyampaikan laporan akhir dan rekomendasi dalam rapat paripurna.

“Oleh karena itu sekarang saatnya pansus DPRD Kaltim menyampaikan laporan akhir sebagai rekomendasi laporan keterangan pertanggungnjawaban Gubernur tahun 2021,” ujar Makmur.

Selanjutnya Makmur mengatakan, setelah laporan akhir kerja Pansus pembahas laporan LKPj Gubernur tahun 2021 usai dibacakan dan telah selesai melaksanakan tugas dengan menghasilkan beberapa rekomendasi.

“Untuk mengukuhkan hasil rekomendasi tersebut melalui forum rapat dewan ini, maka saya tawarkan kepada seluruh anggota dewan yang terhormat, apakah rekomendasi DPRD Kaltim terhadap LKPj Gubernur tahun anggaran 2021, dapat disetujui ?,” tanya Makmur. “Setuju,” dijawab serempak oleh anggota yang hadir.

Melalui sambutannya Hadi Mulyadi mengatakan, hasil rekomendasi segera ditindaklanjuti Pemprov Kaltim melalui seluruh OPD.

“Kita sudah menerima hasil rekomendasi itu. Banyak yang menjadi kritik dewan. Tentu wajib ditindaklanjuti. Kita tidak mau basa basi terhadap rekomendasi ini,” tegas Hadi Mulayadi.

Menurutnya, memang banyak pengelolaan aset dan pelaksanaan proyek terkendala di tahun 2021. Semua itu,dikarenakan kondisi Covid-19 juga meningkat tajam. Untuk itu, pada 2022 ini segera dilaksanakan melalui APBD Perubahan. Selanjutnya, Hadi segera mengevaluasi pekerjaan tersebut di masing-masing OPD. (adv)

Kapal Angkutan Guru Bocor, Disdikbud: Lebih Baik Sewa Dibanding Pengadaan

0
Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Bontang, Bambang Cipto Mulyono

BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Disdikbud) Bontang akhirnya angkat bicara terkait  bocornya kapal, yang biasa digunakan tenaga pendidik untuk menyeberangi laut menuju Pulau Gusung.

Kepala Disdikbud Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengatakan, kebocoran kapal tersebut sama sekali tidak mengganggu proses belajar mengajar.

Dia mengatakan, status kapal yang digunakan merupakan kapal sewa. Kondisinya memang cukup memprihatinkan, namun ia menegaskan pihak sekolah bisa langsung mengalihkan ke kapal lain karena statusnya hanya sewa.

“Tidak benar, proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa kok. Dana Bosda juga dapat langsung digunakan sekolah untuk mengganti biaya sewa kapal,” ujarnya, Jumat (13/5/2022).

Terkait permintaan pengadaan kapal untuk operasional sekolah. Bambang menegaskan pihaknya hingga kini memandang lebih ekonomis jika sekolah menyewa kapal.

Sebab, tidak akan ada beban biaya perawatan, dan saat terjadi kerusakan bisa langsung dialihkan ke kapal lain. Di sisi lain, Bambang Cipto menilai, sewa kapal juga dapat dilihat sebagai bentuk pemberdayaan warga sekitar.

“Kalau pengadaan kapal itu prosesnya panjang, biaya operasionalnya juga banyak. Di Perwali kita juga dicantumkan dana Bosda dapat digunakan, flaksibel aja di situ. Jadi tidak ada kendala sebenarnya,” tandasnya.(ahr)

Trafo Rusak Bikin Sebagian Bontang Gelap

0
Kondisi Simpang 3 Jalan Ahmad Yani saat pemadaman listrik.

BONTANG – Kerusakan trafo gardu induk di Teluk Pandan menyebabkan mati listrik di sebagian wilayah Kota Bontang.

“Informasi sementara ada gangguan pada incoming trafo di GI Teluk Pandan. Sebagian wilayah Bontang sedang kami normalkan bertahap,” kata Manajer Unit Pelaksanaan, Pelayanan dan Pelanggan (UP3) PLN Bontang, Donna Sinatra, saat di konfirmasi, Jumat(13/5/2022).

Untuk proses perbaikan, Donna mengaku belum bisa memastikan sampai berapa lama. Ia menjelaskan proses yang sekarang dilakukan pihaknya kembali mengaktifkan PLTMG Kanaan.

“Kami upayakan secepatnya, sedang mengupayakan running PLTMG Kanaan untuk percepatan penormalan,” jelasnya.

Akibat kerusakan trafo, beberapa wilayah mati listrik secara bergantian, wilayah tersebut meliputi, Loktuan, Bontang Baru, Bontang Permai, Gunung Sari, Pisangan, dan Perumahan HOP. (ahr)