Beranda blog Halaman 1145

PDAM Bontang Lakukan Perawatan IPA

0
Proses pembersihan IPA PDAM.

BONTANG – PDAM Kota Bontang, hari ini kembali melakukan kegiatan shutdown atau perawatan dan pembersihan instalasi pengolahan air (IPA).

Direktur PDAM Bontang Suramin menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk membersihkan sekaligus memperbaiki electrical dan mechanical.

Ketika kegiatan ini dilaksanakan menyebabkan gangguan distribusi air bersih kepada pelanggan.

Daerah yang terdampak pada shutdown kali ini adalah Jalan Brigjen Katamso, Jalan S Parman, Jalan Balikpapan, Jalan Seokarno Hatta dan sekitarnya, serta 23 wilayah lain di Bontang.

Dalam proses pemulihan pasca pembersihan, aliran air akan sedikit mengalami gangguan seperti kecilnya volume air yang mengalir serta masalah kualitas air atau keruh.

“Air keruh pasca pembersihan hanya akan berlangsung beberapa hari saja, selain itu air keruh setelah shutdown menandakan bahwa larutan kimia dalam air sudah tidak ada,” kata Suramin.

Ia juga menyampaikan bahwa selain shutdown, air keruh atau masalah pada kualitas air juga sering diakibatkan oleh beberapa hal. Penampung air atau tandon yang dimiliki masyarakat ketika jarang dibersihkan juga menyebabkan air keruh.

Selain itu, air keruh juga dapat disebabkan oleh adanya perbaikan pipa. PDAM mengimbau kepada masyarakat untuk sering melakukan pembersihan tandon di rumah masing-masing dalam rangka mengurangi kemungkinan air keruh ketika kegiatan shutdown dilakukan.

Jika masyarakat Kota Bontang mengalami masalah atau keluhan pada kualitas air seperti air keruh, masayarakat dapat menghubungi 23555 dari jam 8 pagi – 9 malam setiap hari dengan melampirkan alamat lengkapnya. (sc)

 

 

 

Gubernur Saksikan Penarikan Data WP dan Penyegelan Laptop Undian Gabyar Pajak 2022

0

SAMARINDA –  Gubernur Kaltim Gubernur Dr H Isran menyaksikan penarikan data wajib pajak yang taat membayar pajak kendaraan bermotor (PKB), sekaligus penyegelan laptop berisi data wajib pajak untuk pengundian dalam sistem database pada Gebyar Pajak Tahun 2022.

“Alhamdulillah dokumen undian sudah resmi disegel. Tinggal menunggu dibuka pada saat pengumuman undian pada Gebyar Pajak Tahun 2022 nanti. Terima kasih untuk semua pihak yang terlibat dalam undian ini, terutama kepada masyarakat yang selalu taat membayar pajak,” ucap Isran Noor, Sabtu (1/10/2022).

Kepala Bapenda Ismiati menyampaikan kegiatan ini merupakan rangkaian acara Gebyar Pajak Tahun 2022 yang akan diundi pada 5 Oktober 2022.

Ismiati menjelaskan sekitar Rp3 miliar telah dianggarkan pada 2022 ini yang akan dibagikan kepada masyarakat atau sekitar 750 orang wajib pajak yang taat menbayar PKB melalui pengundian dalam sistem database.

“Ini merupakan reward dari Pak Gubernur di tahun keempat kepemimpinannya bagi masyarakat Kaltim, khususnya wajib pajak yang taat membayar pajak kendaraan bermotor di Kaltim,” jelas Ismiati.

Penarikan data dan penyegelan laptop untuk undian Gebyar Pajak Tahun 2022 disaksikan perwakilan Polda Kaltim, Dinas Sosial Provinsi Kaltim dan notaris. (adv/diskominfokaltim)

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Diddy: Pancasila Adalah Pondasi Dasar Kehidupan dan Tata Pemerintahan

0

SAMARINDA – Mewakili Gubernur Kaltim, Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Diddy Rusdiansyah Anan Dani memimpin upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda, Sabtu 1 Oktober 2022.

Upacara peringatan tahun ini bertema Bangkit Bergerak Bersama Pancasila digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kaltim diikuti pasukan apel dari kesatuan TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara, organisasi kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan.

Upacara berlangsung 15 menit dimulai tepat pukul 08.00 Wita, diawali mengheningkan cipta dipimpin inspektur upacara, dlanjutkan pembacaan teks Pancasila dan diikuti seluruh peserta upacara, pembacaan naskah pembukaan UUD 1945, pembacaan ikrar oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim HM Samsun dan apel diakhiri pembacaan doa.

Usai memimpin upacara, Diddy Rusdiansyah menegaskan Pancasila wajib dijaga, dipertahankan, dipahami dan diimplementasikan oleh segenap anak bangsa Indonesia, terutama generasi muda penerus bangsa.

“Idiologi Pancasila yang dimiliki bangsa kita, jauh lebih baik dibandingkan idiologi-idiologi bangsa lain di dunia,” ucapnya.

Pancasila sebagai idiologi dan falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menurut dia, dijabarkan dalam butir-butirnya sangat jelas mengandung inti sari kehidupan dan tata laksana pemerintahan bangsa.

Karenanya, lanjut mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kaltim ini, idiologi Pancasila telah mengakomodir seluruh agama, suku dan kepentingan rakyat Indonesia wajib dijaga hingga sampai kapan pun.

“Pancasila sebagai pondasi dasar bangsa tidak lepas dari degradasi dan rongrongan idiologi bangsa lain. Maka, Pancasila wajib kita jaga dan dihayati segenap bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Ditegaskannya, ancaman terhadap Pancasila tidak saja dalam bentuk fisik, tapi kemajuan teknologi dan kekuatan ekonomi luar yang jelas tidak terlihat secara kasat mata.

“Inilah kenapa Pancasila mengandung lima sila dan diuraikan kedalam butir-butirnya harus dipahami dan dihayati segenap warga Indonesia, terlebih generasi muda penerus perjuangan dan pembangunan bangsa,” harapnya.

Upacara dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim dan pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga di Kaltim. (adv/diskominfokaltim)

Puluhan Insan Pers Adu Ketangkasan dalam POIS 2022

0

BONTANG – Pertandingan olahraga dan seni para wartawan di Bontang bertajuk Pekan Olahraga Insan Pers (POIS) Bontang 2022 resmi dibuka, Jumat (30/9/2022) sore di Gedung Olahraga (GOR) Bangun Setia Graha (BSG).  Selain menjadi acara rutin tahunan para kuli tinta, ajang ini sekaligus untuk memeriahkan HUT ke-23 Pemkot Bontang.

Puluhan pekerja media cetak, penyiaran, hingga daring (online), mulai dari pimpinan media, wartawan, hingga staf, tampak berkumpul dan beradu ketangkasan untuk memperebutkan juara.

Dalam laporannya, Ketua Panitia POIS 2022, Kusnadi Said menyampaikan, ajang tahun ini merupakan yang kedua. Sebelumnya diselenggarakan pada September 2021. Tahun ini, kata dia, ada tiga cabang lomba yang dipertandingkan. Ketiganya hasil aspirasi para wartawan Bontang.

Pertama, pertandingan bulutangkis pada 30 September-2 Oktober di GOR BSG Jalan S Parman, Kelurahan Telihan. Pertandingan terdiri dari kategori ganda putra dan ganda putri.  Kedua, lomba Play Station (PS) winning eleven yang dilaksanakan 1-2 Oktober di halaman parkir Kantor kitamudamedia.com (KMM), Perumahan Halal Square, Kelurahan Api-Api. Terakhir, lomba karaoke yang dilaksanakan 6 Oktober di Lamin Kodim 0908/BTG Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru.

“Setelah lomba karaoke selesai sore harinya, kemudian malamnya di lokasi yang sama, dilanjutkan acara penutupan sekaligus pembagian hadiah,” ucap Kusnadi, saat acara pembukaan POIS di GOR BSG.

Dirinya mewakili seluruh panitia pelaksana, mengucapkan terima kasih atas dukungan para  sponsor serta pihak-pihak yang telah terlibat membantu sehingga POIS 2022 bisa terselenggara dengan lancar.

“Kami pastikan hadiah POIS tahun ini akan lebih besar dibandingkan tahun lalu,” ucap Kusnadi disambut gemuruh tepuk tangan dari para peserta yang hadir.

Sementara itu mewakili Wali Kota Bontang, Lukman selaku Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota, menyambut baik perhelatan POIS 2022. Kata dia, ajang ini dapat dijadikan momentum untuk mengembangkan budaya hidup sehat dan gemar berolahraga.

Selain itu, sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antar sesama insan pers, agar mampu bekerja sama membangun Kota Taman lewat sajian berita yang akurat dan berimbang, demi terwujudnya Bontang Hebat dan Beradab.

“Mari kita tingkatkan rasa kebersamaan, sportivitas, kekompakan, dan menjunjung tinggi solidaritas,” pesan Lukman yang dilanjutkan dengan membuka acara POIS 2022 secara resmi.

Turut hadir dalam acara tersebut Pasi Intel Kodim 0908/BTG Kapten Inf Mangiring dan KBO Satreskrim Polres Bontang Ipda Samuri. Selain itu juga ada perwakilan dari sejumlah organisasi media dan wartawan yang ada di Bontang.

Ajang POIS 2022 ini terselenggara berkat dukungan dari Pemkot Bontang, DPRD Bontang, PT Pupuk Kaltim, Badak LNG, PT Kaltim Nitrate Estate (KNE), PT Energi Unggul Persada (EUP), Perumda Tirta Taman Bontang, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB), PT Graha Power Kaltim (GPK), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (DPUPRK), PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI), PT Laut Bontang Bersinar (LBB), serta PT Bangun Setia Graha (BSG). (rls)

Proyeksi APBD Kaltim 2023 Sebesar Rp 13,54 Triliun

0
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, M Syirajudin mewakili Gubernur Kaltim

SAMARINDA – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, M Syirajudin mewakili Gubernur Kaltim, menyerahkan dokumen Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Jumat (30/9/2022). Dokumen nota keuangan diterima Wakil Ketua DPRD Kaltim M Samsun yang sekaligus memimpin sidang.

Syirajudin mengatakan, RAPBD merupakan rancangan rencana keuangan tahunan daerah yang dibahas dan disetujui bersama antara Pemprov dan DPRD Kaltim yang nantinya akan ditetapkan dengan peraturan daerah.

Sebagai rencana keuangan tahunan, lanjut Syirajudin, dalam RAPBD tergambar kerangka kebijakan publik yang memuat hak dan kewajiban pemerintah daerah yang tercermin dalam pendapatan, belanja dan pembiayaan. “RAPBD Kaltim TA 2023 diperkirakan sebesar Rp 13,54 triliun,” sebut Syirajudin.

Anggaran itu meliputi, pendapatan asli daerah sebesar Rp7,60 triliun, pendapatan transfer sebesar Rp5,93 triliun dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp13,80 miliar.

Beberapa hal yang menjadi perhatian dan pertimbangan dalam penetapan target RAPBD 2023 diantaranya hasil penghitungan potensi objek pajak dan restribusi daerah serta dana perimbangan, juga hasil realisasi penerimaan tahun sebelumnya dan tahun berjalan.

Pria yang sebelumnya pernah menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa itu membeberkan, APBD disusun berdasarkan pada beberapa prinsip, yakni tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi, berpedoman pada RKPD dan KUA-PPAS. “Serta dilakukan tepat waktu dan tahapan yang telah diatur UU,” ucap Syirajudin.

Selain penyampaian dokumen Nota Keuangan Ranperda APBD TA 2023, juga dibahas penyampaian Laporan Hasil Pansus Pembahas Ranperda Pelayanan Kepemudaan Provinsi Kaltim. (adv/diskominfokaltim)

Kedapatan Sembunyikan Sabu di Pinggir Jalan, Pria Asal Berebas Tengah Ditangkap Polisi

0
Barang bukti (BB) dan pelaku saat diamankan. (Istimewa/Yahya/Media Kaltim)

BONTANG – Unit Reskrim Polsek Bontang Selatan bersama Satuan Resnarkoba Polres Bontang menangkap satu warga Berebas Tengah berinisial I atas kepemilikan sabu seberat 0,6 gram pada Kamis (29/9/2022) malam.

Pria berumur 26 tahun itu ditangkap di Jl KH Dewantara Rawa Indah Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, setelah polisi menerima laporan adanya transaksi narkotika di wilayah Kelurahan Tanjung Laut Indah.

“Anggota mendapati seorang pria sedang berdiri di pinggir jalan. Saat digeledah didapati narkotika jenis sabu tersimpan di dalam bungkus rokok Marlboro merah putih. Ketika tim datang barang bukti langsung dilempar di bawah kaki terduga pelaku,” jelas Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Plt Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono, Jumat (30/9/2022).

Saat ditanya petugas, lanjut Mandiyono, I langsung mengakui barang bukti yang ditemukan di bawah kaki memang miliknya.

Atas temuan itu, I dibawa polisi berikut barang bukti 1 buah  bungkus rokok marlboro merah putih, 1 buah plastik klip berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu seberat 0,6 gram, 3 buah plastik klip kecil, dan 1 buah HP merek Xiomi warna hitam.

Atas kepemilikan sabu tersebut, I dijerat sangkaan Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 114 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara di atas 5 tahun. (yah)

Beberapa Pedagang di Loktuan Tinggalkan Pasar Baru

0

BONTANG – Pembangunan pasar baru di Loktuan ternyata tidak begitu memberikan kesan baik bagi beberapa pedagang. Beberapa pedagang yang telah menempati pasar baru sejak Agustus lalu memutuskan kembali ke kawasan pasar lama karena merasa kurang beruntung berjualan di pasar baru.

Salah satu pedagang yang memutuskan untuk kembali berjualan di dekat pasar lama adalah Usliani. Dia merupakan pedagang sayur mayur. Usliani mengatakan, setelah sekitar sebulan berjualan di pasar baru dirinya malah mengalami kerugian.

“Kadang cuma dapat berapa puluh ribu sehari. Karena ngga ada yang beli, kadang sayur dibuang. Lombok juga dibuang terus. Makanya saya turun ke sini. Kalau ngga turun, saya bisa gulung tikar,” ujarnya.

Menurutnya, alasan utama kenapa pelanggan di daerah pasar baru kurang banyak dikarenakan jaraknya yang lumayan jauh dari permukiman. Sehingga untuk pergi ke pasar terkadang masyarakat harus mengeluarkan uang puluhan ribu rupiah untuk transportasi.

Selain itu, tempat parkir pasar baru dirasa kurang. “Jauh dari permukiman. Kadang orang dari pelabuhan bisa sampai Rp 20 ribu naik ojek ke sana (pasar baru). Belum baliknya, makanya orang jadi malas. Kalau di sini orang lewat-lewat atau jalan kaki liat-liat kadang berhenti  beli,” ujar Usliani.

Usliani mengatakan, semenjak kembali berjualan di dekat pasar lama keuntungan mulai perlahan-lahan kembali meningkat. Selain Usliani, ada juga penjual ikan dan beberapa pedagang lain yang memutuskan kembali ke daerah pasar lama. Usliani mengharapkan adanya solusi dari pemerintah kota, apabila nantinya ada larangan untuk berjualan di daerah pasar lama.

Nuruhia selaku pedagang makanan yang masih memilih untuk tetap berjualan di pasar baru juga mengeluhkan sedikitnya pembeli yang datang. Walaupun dengan lengkapnya fasilitas yang jauh lebih bagus dari pasar yang lama, Nuruhia tetap merasakan kurangnya pendapatan semenjak berjualan di pasar baru.

Pembagian lapak penjualan juga dianggap menjadi faktor kurangnya pendapatan yang dirasakan. Di mana para penjual sayur dan ikan ditempatkan di gedung atas, sedangkan gedung satunya untuk pedagang makanan.

“Sedikit di sini pembelinya karena jauh orang ke sini. Apalagi kita ini yang jualan makanan ditempatkan di gedung bawah. Kadang orang ke sini mau beli sayur atau ikan yah mereka ke gedung atas saja kalau sudah beli ikan sama sayur pulang,” ujarnya.

Harapannya pemindahan sebagian lapak penjual ikan ke gedung bagian bawah segera dilakukan, agar pembeli yang datang dapat terbagi. (sc)

Temu Raya Alumni Kartu Prakerja Meriah

0

BONTANG – Acara mini temu raya alumni kartu prakerja dilakasanakan, Jumat, 30 september 2022 di GOR Pupuk Kaltim, Bontang. Acara ini dimulai pukul 14.00 hingga menjelang magrib.

Sebelum ke acara utama, temu raya mini mengajak para pengunjung untuk bersenang-senang dengan ikut berpartisipasi dalam game, serta memberikan kuis-kuis dengan hadiah yang diberikan oleh LPK Global, Suvi Training dan Devi Course. Seperti, voucer kursus mengemudi, uang tunai, hingga telepon genggam.

Acara ini diistirahatkan saat memasuki waktu salat Ashar. Sebelum masuk ke GOR, pengunjung diberikan snack agar dapat duduk nyaman ketika acara berlangsung sembari menunggu tamu utama acara ini, Endank Soekamti.

Para pengungjung berkumpul di tengah, tepat di depan panggung dan bernyanyi bersama. Para penggemar  Endank Soekamti (Kamtis Family) turut meramaikan suasana. Walaupun sempat ada sedikit kerusakan, tidak menghalangi para musisi ini untuk menghibur para pengunjung. (sya)

Tangkal Ideologi Berbahaya, Dandim Selalu Tanamkan Wawasan Kebangsaan

0
Pengibaran bendera setengah tiang di Kodim 0908/ Bontang. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG  – Dandim 0908/ Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo mengungkapkan, TNI turut berperan dalam menghalau paham yang bertentangan dengan ideologi negara Pancasila. TNI katanya, berusaha menjaga stabilitas politik dan stabilitas keamanan, khususnya di Kota Bontang agar masyarakat tidak termakan isu yang menyesatkan.

Ungkapan tersebut dia sampaikan terkait peringatan Gerakan 30 September PKI (G30S PKI) yaitu peristiwa percobaan kudeta yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan menyebabkan 6 jenderal serta satu perwira pertama militer gugur. Setiap 30 September, bangsa Indonesia mengibarkan bendera setengah tiang.

“Pengalaman secara hukum menjadi catatan kita semua. Kita tidak bisa melupakan sejarah dengan begitu saja. Dengan begitu mari kita sikapi dengan saling menjaga antargolongan, suku, agama dan ras di Kota Bontang,” ungkap Priyo Handoyo, Jumat (30/9/2022).

Dalam menghadapi ancaman ideologi terhadap anggota TNI, lanjut Priyo, pihaknya secara internal selalu memberikan wawasan mengenai sejarah, hukum Hak Asasi Manusia (HAM) dan hukum militer dan tentunya pengalaman sejarah masa lalu. “Karena memang saat itu, dimana G30 S PKI, peranan TNI ada terlibat di dalamnya,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan kepada anggota TNI bahwa NKRI harga mati. “Kami dari awal dididik jadi tentara sampai saat ini berkomitmen dengan undang-undang bahwa negara menyatakan PKI organisasi terlarang dan kami sepakat akan menjaga amanah undang-undang tersebut,” jelas Priyo.

Dandim 0908/ Bontang, Letkol Inf Priyo Handoyo. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

Untuk menangkal ancaman paham dari luar terhadap masyarakat, Priyo mengatakan, dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan wawasan kebangsaan dan bela negara yang memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa paham komunis memang bertentangan terhadap ideologi Pancasila.

“Itu yang sering kita berikan. Mulai dari Babinsa, sampai dengan bertatap muka dengan organisasi masyarakat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat yang kita sampaikan bahwa komunis tidak sesuai dengan Pancasila dan budaya Indonesia,” ujar Dandim.

Ditambahkan Priyo, paham komunis memang tidak sesuai dengan ideologi bangsa Indonesia dan Pancasila serta Indonesia sebagai bangsa yang berbudaya dan demokrasi. (yah)

Wagub Hadi Minta Menpora Galakan Kembali Senam Kesegaran Jasmani

0
Wagub Kaltim Hadi Mulyadi

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengatakan penanganan preventif tentu menjadi lebih utama dari pada penanganan kuratif, dengan mengajarkan kepada anak-anak sejak dini untuk melaksanakan pola hidup sehat, dengan rajin berolahraga seperti menggalakkan kembali Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang pernah popular di era tahun 1980. Karena SKJ gerakannya sederhana tapi manfaatnya luar biasa.

“Pada saat bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali pada puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39 tahun 2022 di Stadion Batakan Balikpapan, saya meminta untuk bisa menggalakan kembali SKJ, dan dijawab Mempora siap melaksanakan kembali,” kata Hadi Mulyadi kepada Tim Publikasi Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Kaltim, beberapa hari lalu.

Hadi Mulyadi menambahkan, saat ini pada usianya diatas 50 tahun, banyak penyakit yang muncul karena masalah sepele, diantaranya malas gerak (mager) karena kesibukannya, belum lagi dengan pola makan B2SA (Bergizi, Beragam, Seimbang dan Aman) tidak dipahami oleh masyarakat, seperti empat sehat lima sempurna.

“Dulu waktu kita masih di sekolah dasar, yang namanya program empat sehat lima sempurna hafal dan mengerti semua maksudnya, termasuk gerakan-gerakan SKJ hafal semua, tapi sekarang B2SA tidak mengerti, bagaimana makanan bergizi, beragam, seimbang dan aman seperti apa, artinya bagaimana kita semua untuk menyosialisasikan cara hidup sehat belum maksimal kepada masyarakat,” kata Hadi Mulyadi.

Terkait penanganan preventif, Wagub Hadi mengajak masyarakat Kaltim untuk melaksanakan gerakan masyarakat hidup sehat (germas) yang bertujuan menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kematian maupun kecacatan, serta menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas.

“Marilah kita laksanakan Germas menjadi sebuah pilihan dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik,” pinta Hadi Mulyadi.

Germas, lanjut Hadi Mulyadi perlu digaungkan oleh seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kaltim dari unsur pemerintah, swasta serta seluruh lapisan masyarakat.

“Mari kita tingkatkan kesadaran untuk berperilaku hidup bersih dan sehat dengan melaksanakan Germas,” pesan Hadi Mulyadi. (adv/diskominfokaltim)