Beranda blog Halaman 1144

Puluhan Guru dan Siswa Dinyatakan Negatif, SMPN 1 Kembali PTM Senin Depan

0
Sekolah SMPN 1 Bontang.

BONTANG – Labkesda Bontang merilis data hasil tes PCR puluhan guru dan siswa SMP Negeri 1 Bontang, dinyatakan negatif dari paparan Covid-19. Tes ini merupakan hasil penelusuran kontak (tracing) salah satu siswa SMPN 1 yang terkonfirmasi positif terpapar Corona usai menjalani tes acak yang dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) belum lama ini. “Laporan yang saya terima semua negatif,” kata Riyanto, Kepala SMPN 1 Bontang.

Dia menyampaian, sebelum PTM 100% kembali digelar, sekolah dan ruang kelas harus disterilkan. Selanjutnya, Senin (24/1/2022), siswa dan guru sudah bisa menggelar Pembelajaran Tatap Muda (PTM) di sekolah. Atas kejadian ini, pihaknya mengimbau kepada wali murid, agar menjalani karantina sebelum masuk ke sekolah. “Kejadian ini jadi contoh ke depannya,” ujarnya.

Sebelumnya dari kejadian ini, Disdikbud Bontang membantah telah adanya klaster pendidikan. Sebab anak yang terkonfirmasi positif tersebut memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah. Sehingga dipastikan tidak terpapar saat proses belajar di sekolah. Dari pantaun mediakaltim.com di SMPN 1 pada Rabu (20/1/2022), tidak ada aktivitas di sekolah. (hms)

Diskop UMKP Minta Ritel Modern Jual Minyak Goreng Rp 14 Ribu

0
Minyak goreng kemasan di salah satu minimarket di Bontang. (ist)

BONTANG – Pemkot Bontang melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop UKMP) menindaklanjuti instruksi Menteri Perdagangan RI terkait penyesuaian harga minyak goreng.

Aturan tersebut meminta jajaran di daerah, mulai Rabu (19/1/2022) untuk memantau stok dan harga minyak goreng kemasan di ritel modern yang tergabung dalam APRINDO (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia) seperti, Ramayana, Alfamidi, dan Indomaret.

Selain itu, pihaknya juga diminta memastikan harga jual minyak goreng kemasan sebesar Rp 14 ribu per liter. Instruksi ini tertuang dalam surat edaran nomor 66/PDN.4/SD/01/2022. “Kami sudah imbau ritel modern untuk menyesuaikan harga sesuai instruksi pusat mulai hari ini,” kata Kabid Perdagangan Diskop-UKMP, Nurhidayah saat dikonfirmasi.

Nurhidayah menambahkan, kebijakan ini dilakukan salah satunya untuk mengantisipasi masyarakat tidak memborong dalam jumlah besar alias panic buying. Kendati demikian, diakui Nurhidayah belum semua ritel modern di Kota Taman menerapkan standar harga tersebut.

Sebab beberapa dari mereka masih menunggu pasokan minyak goreng dengan harga baru. “Kami kasih waktu sepekan. Namun pada dasarnya mereka sudah bersedia menurunkan harga minyak goreng,” tandasnya. (bms)

Makanan Sehari-hari, Sambal Gammi Kini Jadi Pintu Rezeki

0
Asna, (kanan) Pencetus Gammi Bawis dan Pemilik Rumah Makan Si Bolang, Saat Podcast MejaTamu, Rabu (19/01/2022).

Bermula dari kebiasaan orang tua terdahulu, yang memasak sambal gammi untuk makanan sehari-hari, bahkan kadang menjadi bekal untuk anak-anaknya saat pergi melaut. Kata Gammi sendiri berarti sesuatu yang dimasak di atas cobek.

Oleh karena itu hingga saat ini, gammi dikenal dengan penyajiannya yang dilakukan di atas cobek yang mendidih.

Memulai usaha berjualan gammi, sudah dilakukan Asna sejak 14 tahun yang lalu. Dirinya juga pemilik Rumah Makan Si Bolang, tak menyangka bahwa gammi saat ini menjadi makanan yang dicari oleh para wisatawan, apalagi gammi bawis.

“Alhamdulillah, saya benar-benar bersyukur hingga saat ini, banyak orang yang menyukai gammi bawis, dan Rumah Makan Si Bolang menjadi salah satu pilihan untuk bisa menikmati gammi,” ucapnya saat menjadi tamu di Podcast “Meja Tamu” alias Media Kaltim-Praja Tatap Muka dengan tema “Asal Usul Gammi Bawis Khas Kota Bontang”.

Program tersebut tayang di kanal Youtube Praja TV Bontang, Rabu (19/01/2022), kerjasama antara mediakaltim.com bersama Radio Praja TV, serta didukung Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang.

Asna, Pencetus Gammi Bawis dan Pemilik Rumah Makan Si Bolang, Saat Podcast MejaTamu, Rabu(19/01/2022). Sebelum memutuskan berjualan gammi, Asna sempat berjualan sayuran matang yang selalu ia jual berkeliling dari rumah ke rumah.

Sampai pada akhirnya, ia memiliki ide untuk membuat gammi bawis, dan dengan respon sekitar yang positif, akhirnya ia memutuskan untuk berjualan gammi.

“Saya itu iseng masak gammi, kebetulan suami nelayan, jadi saya coba hasil ikan bawis tangkapannya dicampur sambal gammi. Keluarga pun mendukung, dan menyebar dari mulut ke mulut, alhamdulillah bisa sampai seperti sekarang,” katanya.

Nama ‘Si Bolang’ juga terinspirasi dari salah satu program acara televisi yang saat itu sedang populer.

Akhirnya sampai sekarang nama ‘Bolang’ pun melekat dengan Asna dan juga sambal gammi buatannya.

“Adik saya waktu itu yang usulkan namanya, saya sempat gak mau, karena aneh namanya. Tapi sekarang malah melekat dengan saya, orang-orang gak manggil saya Asna lagi, tapi Bu Bolang,” katanya.

Soal omset, Asna mengatakan perharinya ia bisa mendapatkan omset sebesar 8 juta rupiah. Kendati demikian, pengaruh pandemi Covid-19 sempat membuat omset melesat turun, dan akhirnya omset bisa kembali stabil dan naik saat menjelang akhir tahun 2021 lalu.

“Pas pandemi kemarin benar-benar turun drastis, jauh dari angka sebelumnya. Tapi alhamdulillah setelah pandemi dan jelang akhir tahun kemarin sudah stabil kembali,” ucapnya.

Asna juga mengungkapkan rasa syukurnya karena saat ini Rumah Makan Si Bolang menjadi salah satu destinasi pilihan bagi masyarakat Bontang untuk menikmati kelezatan gammi. Bahkan banyak yang datang dari luar kota dan pulau hanya untuk sekedar menikmati citarasa gammi yang khas.

Soal pesaing, ia mengungkapkan bahwa tak masalah soal itu. Bahkan ia dengan sangat terbuka bagi siapapun yang ingin mengetahui dan juga belajar tentang resep sambal gammi yang ia buat.

“Rezeki sudah ada yang atur, bahkan siapapun yang mau belajar cara buat gammi, saya persilahkan. Kemarin ada orang yang datang ke saya untuk belajar buat gammi untuk membuka usahanya di Kota Malang,” katanya.

Salah satu hal yang sering dilakukan Asna sebagai bentuk rasa syukurnya atas nikmat yang telah diberikan yaitu dengan mengadakan Jum’at Berkah.

Dimana ia menyediakan 100 paket makanan tiap Jum’at bagi orang-orang sekitar.

“Alhamdulillah, saya rutinkan Jum’at berkah buat orang-orang sekitar. Jadi mereka selepas pulang sholat Jum’at pasti lewat depan Bolang,” katanya.

Kelezatan dan citarasanya yang khas, ternyata tak terlepas dari campuran terasi yang juga hasil produksi dari Bontang Kuala. Dan tak hanya gammi bawis yang menjadi favorit para pengunjung.

Rumah Makan Si Bolang menyediakan beberapa menu gammi lainnya seperti, gammi ayam, gammi telur, gammi kerang, gammi cumi, gammi udang, gammi ikan putih, gammi ikan kakap, dan gammi ikan baronang. (ahr)

Optimalkan Pendapatan, Wawali Minta Transaksi Non-Tunai Ditingkatkan

0

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang Najirah berharap transaksi non-tunai dapat terus ditingkatkan. Digitalisasi dalam transaksi katanya, dapat mengurangi risiko penyalahgunaan yang bisa terjadi, utamanya dalam transaksi perpajakan. Ia meminta Badan Pendapatan Daerah (Bappeda) Bontang bisa segera mengimplementasikan transaksi digital.

“Saya harapkan Bapenda ini nanti konsolidasi kepada para pembayar pajak yang ada di Kota Bontang untuk segera melaksanakan transaksi digital. Saya juga mohon nanti Bankaltimtara untuk dapat mendampingi,” ujar Najirah, saat memberi sambutan dalam sosialisasi Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) dan Digitalisasi Menuju Smart City yang dilakukan Bankaltimtara, Selasa (18/1/22) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Kegiatan sosialisasi kali ini dalam rangka mempercepat implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah, sesuai Keputusan Presiden Nomor 3 tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah. Turut hadir dalam acara itu Sekretaris Daerah Aji Erlynawati, Manajemen Bankaltimtara dan perwakilan OPD Kota Bontang.

Jika program ini sudah terealisasi dengan tepat dan benar katanya, maka dapat meningkatkan transparansi transaksi keuangan daerah, mendukung tata kelola dan mengintegrasikan sistem pengelolaan keuangan daerah untuk mengoptimalkan pendapatan daerah, serta mendukung pengembangan transaksi pembayaran digital di masyarakat, khususnya pada masa pandemi. Kegiatan transaksi digital mendorong masyarakat tetap bertransaksi tanpa melakukan kontak langsung. Hal tersebut juga dapat meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan digital nasional. (kmf/rose)

Wali Kota Basri Dukung Bontang Jadi Tuan Rumah Porda Perpamsi

0
Wali Kota Bontang Basri Rase dan Wakil Wali Kota Bontang Najirah, menggelar rapat koordinasi bersama PDAM Tirta Taman, Senin (17/1/2022) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang

BONTANG – Untuk menindaklanjuti rencana Pekan Olahraga Daerah (Porda) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) V Tahun 2022, Wali Kota Bontang Basri Rase dan Wakil Wali Kota Bontang Najirah, menggelar rapat koordinasi bersama PDAM Tirta Taman, Senin (17/1/2022) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Direktur PDAM Bontang Suramin menyampaikan, tahun ini Bontang menjadi tuan rumah Porda Perpamsi V. “Berdasarkan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pengurus daerah Perpamsi Kaltim pada 23 Juni 2019 di Hotel Q Sangatta , memutuskan Porda kelima dilaksanakan di Kota Bontang,” ucapnya.

Ia mengatakan, Porda rencananya dimulai 21 Maret 2022 dan berjalan selama seminggu. Ada 7 cabang olahraga yang akan dipertandingkan, di antaranya tenis lapangan, badminton, tenis meja, catur, futsal bola volly dan song festival. Sebanyak 600 peserta dan ofisial diperkirakan hadir dalam acara ini.

Basri Rase dan Najirah memberikan tanggapan positif dan menyambut baik Porda di Kota Bontang. Keduanya mendukung kegiatan tersebut. “Pemerintah kota Bontang menyambut baik kegiatan Porda ini. Semakin baik dan sukses terselenggaranya kegiatan ini makin baik citra pemerintah,” ujar Basri.

Senada dengan Basri, Najirah berharap kegiatan yang dilaksanakan akan berdampak pada perekonomian khususnya UMKM di Kota Taman. Dalam rakor tersebut juga ditetapkan acara akan dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat. (kmf/rose)

Pemkot Bontang Mengikuti Upacara HUT Kaltim Ke-65 Secara Virtual

0

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mengikuti Upacara Peringatan HUT Ke-65 Provinsi Kalimantan Timur, pada Senin (10/01/22) secara virtual.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang, dengan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Aji Erlynawati, jajaran asisten Pemkot Bontang, perwakilan Kepala OPD, unsur Forkopimda serta Wakil Ketua I dan II DPRD Bontang.

Upacara yang dipimpin langsung Gubernur Kaltim Isran Noor di Halaman Kantor Gubernur Kaltim ini diawali dengan live report pelaksanaan HUT yang mana dirangkai dengan Penyerahan 55 Panji-Panji Keberhasilan Pembangunan Kabupaten/Kota, Penyerahan Top Digital Government Collaboration Elektronifikasi Transaksi dari Bank Kaltim 3 kabupaten/kota, Penyerahan Mobil Keliling Adminduk 5 kabupaten/kota dan penyerahan penghargaan camat berprestasi.

Keseluruhan penyerahan tersebut diberikan Gubernur Kaltim didampingi Wakil Gubernur Kaltim dan Ketua DPRD Kaltim yang diterima langsung masing-masing kepala daerah tanpa diwakili.

Dengan mengangkat tema Kaltim Kuat Kaltim Berdaulat diharapkan menjadi doa dan harapan bagi masyarakat Kalimantan Timur untuk terus maju, tangguh, tumbuh menatap masa depan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (kmf/red)

Pupuk Kaltim Gaspol 10.000 Vaksin Gelar Vaksinasi Tahap Dua di Samarinda

0

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) menggelar vaksinasi tahap kedua program PKT Gaspol 10.000 Vaksin di Kota Samarinda, guna mendorong percepatan realisasi target herd imunity masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Islamic Center Samarinda, pada Kamis (13/1/2022), bekerjasama dengan RS PKT sebagai pelaksana teknis vaksinasi.

VP CSR PKT Anggono Wijaya mengungkapkan, vaksinasi kali ini merupakan kelanjutan pemberian dosis tahap pertama yang berlangsung pada Desember 2021, dengan realisasi penerima 586 orang. Sedangkan untuk dosis tahap kedua, terealisasi sebanyak 408 penerima dengan total hampir mencapai 1.000 dosis untuk dua tahap vaksinasi.

“Sama dengan tahap pertama, vaksinasi tahap kedua menggunakan jenis Sinopharm dengan realisasi mencapai 50% cakupan dari total target 2.000 vaksin untuk Kota Samarinda,” kata Anggono.

Sesuai dengan realisasi vaksinasi tahap pertama, program PKT Gaspol 10.000 vaksin tahap kedua juga akan dilaksanakan dalam waktu dekat bagi masyarakat di Kutai Kartanegara dan Kutai Timur, sehingga cakupan dua dosis vaksinasi untuk tiga daerah di Kaltim ini terlaksana optimal sesuai target penerima dan sasaran program. “Setelah Samarinda, vaksinasi tahap kedua juga akan digelar di Kutim dan Kukar sesuai dengan sasaran penerima pada vaksinasi dosis tahap pertama,” tambah Anggono.

PKT Gaspol 10.000 Vaksin merupakan kesinambungan kontribusi PKT melalui program PKT Proaktif, dalam mendukung tercapainya target herd imunity 100% di Kaltim. Program ini juga merupakan wujud implementasi peran BUMN sebagai agen pembangunan, untuk berkontribusi dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat.

Program vaksinasi menargetkan 5.000 penerima untuk 2 kali penyuntikan dengan total 10.000 dosis, yang terbagi di 3 wilayah, dengan rincian untuk Samarinda dialokasikan sebanyak 4.000 dosis, Kukar 3.000 dosis dan Kutim 3.000 dosis dengan total anggaran senilai Rp3,5 Miliar.

“Melalui PKT Gaspol 10.000 vaksin, realisasi target herd immunity sesuai program Pemerintah diharap segera tercapai, sehingga langkah penanggulangan Covid-19 semakin optimal yang dibarengi tingkat kesehatan dan pemulihan ekonomi masyarakat secara perlahan,” tutur Anggono.

Sebelumnya, Gubernur Kaltim Isran Noor mengapresiasi kontribusi PKT dalam melaksanakan vaksinasi massal bagi masyarakat, agar potensi penyebaran Covid-19 dapat ditekan maksimal. Pandemi selama 2 tahun terakhir diakui Isran sangat berdampak terhadap berbagai sektor, sehingga butuh langkah penanggulangan dan kerjasama intensif dengan seluruh pihak.

“Atas nama Pemprov Kaltim, kami ucapkan terima kasih kepada PKT yang melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan dukungan Perusahaan terhadap program pencegahan Covid-19 yang terus digencarkan Pemerintah,” ujar Isran.

Dirinya mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengikuti program vaksinasi, agar target herd imunity 100% segera tercapai di Kaltim, sehingga pemulihan ekonomi masyarakat maupun sektor lainnya dapat kembali tumbuh dan berjalan dengan normal. “Tetap utamakan protokol kesehatan, agar kita terhindar dari penyebaran virus dengan tingkat kekebalan tubuh yang semakin baik,” pungkas Isran. (*/rez)

HUT ke-65 Pemprov, Pemkot Bawa Pulang Panji Pencegahan Korupsi

0
Panji Keberhasilan Pembangunan diberikan Gubernur Kaltim Isran Noor kepada Wakil Walikota Bontang Najirah. Foto: Adi Praja/Dokpim Pemerintah Kota Bontang

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang kembali berhasil membawa pulang 6 Panji Keberhasilan Pembangunan pada HUT Kaltim Ke-65, Senin (10/01/22). Panji Keberhasilan Pembangunan tersebut diberikan secara langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor kepada Wakil Walikota Bontang Najirah, saat penyelenggaraan Upacara HUT Kaltim di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur.

Keenam panji yang berhasil diterima Kota Taman kali ini meliputi Bidang Pencegahan Korupsi, Bidang Smart City, Bidang Kepemudaan, Bidang Kesehatan, Bidang Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, serta Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Penyelenggaraan Pemerintahan Kelurahan.

“Alhamdulillah, tahun ini Pemerintah Kota Bontang kembali berhasil meraih 6 panji keberhasilan pembangunan. Penghargaan ini tentu akan menjadi motivasi agar terus meningkatkan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Bontang,” ucap Najirah.

Selain 6 panji yang didapat. Bontang juga mendapatkan penghargaan terbaik 2 dalam Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Bidang Keterbukaan Informasi Publik, Bidang Tata Kelola Kearsipan, Bidang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Bidang Pengembangan SDM Terintegrasi, Bidang Pengelolaan Keuangan, Bidang Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana), serta Bidang TP PKK Berprestasi.

Selanjutnya, Kota Taman juga menyabet predikat terbaik 3 dalam Bidang Hukum dan HAM, Bidang Kepariwisataan, Bidang Kesejahteraan Sosial, Bidang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Bidang Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan, Bidang Pelayanan Publik serta Bidang Trantibum dan Linmas.

Najirah dalam kesempatan yang sama juga turut mengucapkan dirgahayu untuk Provinsi Kalimantan Timur. “Atas nama Pemerintah Kota Bontang saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Kaltim yang ke-65. Semoga Kaltim ke depan semakin lebih baik dan lebih hebat tentunya,” ujar Najirah. (kmf/rose/red)

RSUD Berencana Tambah 8 Mobil Operasional, Komisi II Tak Setuju

0
RSUD Taman Husada Bontang. (Bams/Media Kaltim)

BONTANG – Tahun ini, Direksi RSUD Taman Husada Bontang berencana menambah 8 unit mobil dinas untuk operasional 8 dokter spesialis. Plt Direktur RSUD Taman Husada, dr Suhardi menyampaikan, kebutuhan mobil tersebut untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.

Dia mengatakan, dari 34 dokter spesialis yang ada, 8 dokter di antaranya belum mendapakan fasilitas mobil operasional. “Pembeliannya tidak menggunakan APBD. Tetapi dari dana BLUD (Badan Layanan Usaha Daerah, Red.),” ujarnya, Senin (10/1/2021).

Soal besaran anggaran yang akan digunakan untuk pembelian mobil, Suhardi belum bisa memberikan rincian detail. Namun spesifikasi mobilnya yakni Toyota Veloz. Jika merujuk harga pasaran, satu unit Toyota Veloz dibanderol Rp 280-an juta. Artinya jika ada 8 unit yang dibutuhkan, maka anggaran yang digelontorkan sekitar Rp 1,6 miliar.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam meminta sebaiknya pengadaan mobil tersebut tidak dilakukan RSUD Bontang. Meskipun pengadaannya melalui dana BLUD. Sebab pendapatan yang dihasilkan dari BLUD sendiri dinilai belum maksimal. “Dari anggaran Rp 107 miliar baru menghasilkan Rp 25 miliar. Itu kan belum sehat,” jelasnya. (bms)

Sudah Tak Bisa Dibina, Jadi Alasan RSUD Tak Perpanjang Kontrak Kerja 10 Honorer

0
Plt Direktur RSUD Taman Husada, dr Suhardi

BONTANG – Direksi RSUD Taman Husada Bontang bersikukuh tetap tak memperpanjang kontrak 10 tenaga honorer yang bekerja di rumah sakit plat merah tersebut. Alasannya, 10 honorer itu sudah tidak dapat dibina, sehingga tidak ada alasan untuk terus dipertahankan.

Kesalahan mereka mulai dari masalah indisipliner, sikap atau attitude, hingga terlibat dalam politik praktis. Indisipliner seperti sering bermain HP saat pelayanan. Sementara soal sikap, seperti tidak berbusana sopan, terbuka, dan diunggah di media sosial. “Sudah diperingatkan tetapi tidak ada perubahan,” kata Plt Direktur RSUD Taman Husada, dr Suhardi saat rapat bersama Komisi II di Kantor DPRD Bontang, Senin (10/1/2022).

Ditambahkan Wadir RSUD Taman Husada, dr Toetoek Pribadi Ekowati, untuk membayar gaji tenaga honorer, dalam sebulan pihaknya mengeluarkan biaya sekitar Rp 800 juta atau Rp 10 miliar lebih dalam setahun. “Namun pembayaran melaui dana BLUD (Badan Layanan Umum Daerah). Bukan APBD seperti SKPD (OPD) lain,” terangnya.

Sebelumnya, sebanyak 50 tenaga honorer yang tidak dilanjutkan kontrak kerjanya per 31 Desember 2021 lalu. Namun angka tersebut mengerucut hingga tersisa 10 orang. Dalam proses evaluasi kinerja puluhan itu, RSUD mengklaim juga melibatkan rekan kerja mereka, hingga masyarakat.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam tetap meminta agar RSUD Taman Husada mempekerjakan kembali 10 tenaga honorer yang tak diperpanjang kontraknya tersebut. Namun di sisi lain, pihaknya tak bisa berbuat banyak, sebab hal itu merupakan keputusan dan hak dari manajemen RSUD. “Kalau yang lain menganggap tidak setuju itu kami kembalikan lagi nanti ke pimpinan (DPRD) seperti apa,” tandasnya. (bms)