Beranda blog Halaman 1143

Baru Dua Bulan Bebas, Residivis Edarkan Sabu, Kembali Ditangkap Polisi

0
Busman dan barang bukti diamankan di Mapolsek Bontang Selatan (ist)

BONTANG – Baru dua bulan menghirup udara bebas, residivis kasus narkotika bernama Busman (46) kembali berulah. Dia ditangkap Unit Reskrim Polsek Bontang Selatan di kediamannya, Jalan sutan Syahrir RT 08, Kelurahan Tanjung Laut, Sabtu (22/1/2022) pukul 20.30 Wita, karena mengedarkan sabu-sabu.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi melalui Kasi Humas Kompol Suyono mengatakan, saat rumahnya digeledah, polisi menemukan 23 bungkus plastik berisi sabu-sabu dengan berat kotor 6,97 gram.

Selain itu juga ada barang bukti satu korek gas, satu alat hisap (bong), satu HP, empat plastik klip, dan uang tunai Rp 222.000. “Seluruh barang bukti itu diakui kepemilikannya oleh pelaku,” terang Suyono.

Menurut pengakuan pelaku kepada polisi, sabu-sabu tersebut didapat dari Samarinda. Dia memesan kepada seseorang, lalu barang haram itu dikirim lewat jalur darat. Alasan pelaku nekat menjalankan bisnis haram ini karena terhimpit ekonomi. Apalagi saat ini dia tidak memiliki pekerjaan alias menganggur.

Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 114 Ayat 1 Junto Pasal 112 Ayat 1, Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman empat tahun penjara. (bms)

Dua Rumah Terdampak Tanah Longsor, Babinsa Ikut Evakuasi

0
Babinsa bersama warga membantu membersihkan sisa longsoran yang menimpa rumah warga di RT 05 Tanjung Laut. (ist)

BONTANG – Musibah tanah longsor menimpa dua rumah warga di lingkungan RT 05, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Minggu (23/1/2022). Dua rumah tersebut rusak, terutama di bagian ruang tamu. Beruntung tidak ada korban jiwa.

Menurut keterangan Mujianti, ketua RT 05 Tanjung Laut, penyebab musibah longsor itu yaitu kontur tanah yang terlalu lunak. Apalagi tidak ada parit di sekeliling rumah, sehingga air sering tertahan dalam tanah di sekitar rumah. “Posisi rumah juga berada di turunan,” terangnya.

Usai kejadian itu, warga setempat dibantu aparat kelurahan dan Babinsa, langsung membantu mengevakuasi dan membersihkan sisa-sisa longsoran. “Usai dapat laporan, kami langsung tanggap membantu warga. Dalam kondisi seperti ini, kami tentu sangat dibutuhkan,” ucap Babinsa Tanjung Laut, Serka Dwi Siswanto. (bms)

Rusak Parah, Jalan Soekarno-Hatta Diperbaiki Baru Diperbaiki Februari

0
Beginilah konidis Jalan Soekarno-Hatta Bontang Lestari.

BONTANG – Kerusakan jalan di wilayah Bontang masih menjadi permasalahan. Kerusakan terjadi di jalan milik provinsi/kota, maupun di jalan nasional. Tingkat kerusakan mulai sedang hingga rusak parah.

Dari pantauan Media Kaltim, kerusakan yang parah terdapat di Kelurahan Bontang Lestari (Bonles), meliputi Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Moh Roem, dan Jalan Urip Sumuharjo, yang berbatasan dengan Desa Santan, Kecamatan Marangkayu Kutai Kartanegara (Kukar). Sementara jalan di dalam wilayah kota, terdapat kerusakan ringan di sepanjang Jalan KS Tubun. Untuk jalan nasional, yang mengalami kerusakan di Jalan R Suprapto.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (DPUPRK), Anwar Nurdin mengatakan, perbaikan Jalan Soekarno-Hatta dimulai Februari nanti. Perbaikan ini mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik reguler senilai Rp 4 miliar. Perbaikan menyasar titik-titik kerusakan dari simpang RSUD Taman Husada hingga Kantor Kelurahan Bonles sepanjang 9,6 kilometer.

“Perbaikan sebagian besar pengecoran di titik-titik yang rusak. Untuk pengaspalan hanya di titik yang kondisi betonnya retak,” kata Anwar, belum lama ini.

Terkait Jalan Moh Roem dan Urip Sumuharjo dia mengatakan, akhir 2021 perbaikan sudah dilaksanakan. Meskipun tidak menyasar keseluruhan badan jalan. Melainkan hanya di lokasi-lokasi yang kondisinya parah. Untuk perbaikan Jalan Moh Roem sepanjang 3 km dan Urip Sumuharjo sepanjang 4,9 km. Anggaran senilai Rp 400 juta melalui APBD Perubahan.

Kerusakan ketiga jalan di Bonles ini sangat berpengaruh pada perekonomian Kota Taman. Karena jalan ini menjadi salah satu akses penghubung antara Bontang dengan Kukar. Ditambah adanya kantor pusat pemerintahan dan sejumlah industri, menjadikan jalanan ini selalu dilalui ratusan pegawai pemkot, pegawai DPRD Bontang, hingga ratusan karyawan industri.

Sementara perbaikan kerusakan Jalan KS Tubun juga sangat mendesak. kawasan yang menghubungkan Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) dengan Bontang Kuala itu banyak ditemukan lubang di sepanjang badan jalan. Ditambah kondisi jalan yang sempit, membuat sering terjadi kemacetan.

Kondisi terburuk terjadi di kawasan dekat bangunan pasar lama. Di kawasan itu kanan-kiri badan jalan dipenuhi pedagang. Ditambah kondisi jalanan yang berlumpur dan tergenang jika hujan tiba. Anggota Komisi III DPRD Bontang, Abdul Samad, menjadi salah satu yang mendesak perbaikan segera dilakukan dan dimasukkan dalam skala prioritas pemkot.

Sementara untuk jalan nasional yang membentang dari Tugu Selamat Datang Bontang hingga Kawasan Bontang Kuala, tahun ini mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat untuk memperbaiki Jalan R Supapto. Tepatnya di lajur kanan dekat RS Amalia. Adapun lajur kiri, dipusatkan di depan Hotel Grand Raodah. Nilainya mencapai Rp 35,4 miliar.

“Tetapi pagu itu tidak hanya di dalam lingkup dalam Kota Bontang. Tetapi juga jalan Santan-Bontang,” terang Anwar. (bms)

IWAPI Bontang Dilantik, Nurhasanah Berharap Sinergi dengan Pemkot

0

BONTANG – Dewan Pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Cabang Bontang Periode 2022-2027 dikukuhkan oleh Wali Kota Bontang sebagai pembina, di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Kamis (20/1/2022) lalu. Pada pengukuhan ini juga dilakukan pelantikan pengurus IWAPI Cabang Bontang oleh Pengurus IWAPI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Wali Kota Bontang Basri Rase menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas partisipasi dan kontribusi IWAPI Bontang dalam perekonomian daerah selama ini. Karena IWAPI merupakan mitra strategis pemerintah juga sebagai wadah pelaku usaha kaum wanita yang memiliki peranan penting dalam upaya meningkatkan UMKM di Bontang.

“Bontang ini PDRB nya melesat tinggi dari non migas di masa pandemi ini dibandingkan dengan kabupaten kota lainnya,” ujar Basri.

Basri juga meminta IWAPI Bontang untuk melakukan penandatanganan MoU dengan Disnaker Bontang dalam hal pelatihan-pelatihan. “IWAPI hadir disini untuk menjadi pengusaha-pengusaha yang bergerak dibidangnya,” ungkap Basri.

Salah satu visi misi Pemerintah Kota Bontang yakni membangun sentra UMKM. Sehingga kalau membuat event, Basri menganjurkan agar berskala regional, nasional, bahkan kalau perlu internasional. Supaya terjadi perputaran dan pergerakan ekonomi di Bontang.

Dalam sambutannya, Ketua IWAPI Bontang periode 2022-2027 Nurhasanah Syarif mengatakan, akan menjalankan tugasnya sebagai ketua dengan sebaik mungkin sehingga IWAPI dapat ikut memajukan perekonomian di Kota Bontang. Dikatakannya, IWAPI akan memberdayakan pengusaha-pengusaha wanita yang ada di Kota Bontang untuk dapat mandiri dan selalu berinovasi. “Saya berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kota Bontang kepada IWAPI agar kami dapat bersinergi dengan pemerintah mewujudkan visi dan misi Kota Bontang,” ucapnya.

Sementara, Ketua DPD IWAPI Kaltim Ernawaty Gafar, menyebutkan bahwa IWAPI sendiri merupakan organisasi yang tediri dari pengusaha wanita, di mana anggota IWAPI sebagian besar merupakan pelaku UMKM yang tersebar dari berbagai kota di Indonesia.

“Saya berharap kedepannya IWAPI Bontang dapat lebih baik dalam menjalankan 3 program utamanya, yaitu peningkatan SDM bagi pengusaha wanita, pasar digitalisasi usaha, dan akses permodalan,” harapnya. (rls)

Suamiku, Sopir Truk Tragedi Rapak

0
Oleh: Muthi Masfu’ah, A.Md, CN NLP
Embun masih mengayun-ayun di bawah ranting pohon.. Masih dingin pagi itu…

“Ummi, Abi terlambat pagi ini.” Tangan kekar lelaki usia 48 tahun bergegas memakai sepatu dan menghabiskan segelas kopi.

Segera ia berpamitan, mencium kening istrinya. Istrinya mencium tangannya. Sebaik doa terukir dalam hati sang istri menatap sendu suami yang akan segera bekerja. Menjadi sopir yang sudah belasan tahun ia tekuni.

“Abi aku belum salim,” gadis cantik lincah berusia 12 tahun berlari memeluk sang ayah dan mencium tangannya.

“Baik-baik di rumah ya,” pesan lelaki bertubuh tinggi ini. Tak lama.. Subuhpun segera berlalu.

Seraya berselawat Nabi, pak Ali demikian nama panggilan akrabnya, menyetir truk dengan was-was karena terlambat pagi ini. Kali ini truk tronton yang ia kemudikan, bermuatan kontainer 20 fit berisikan kapur pembersih air dengan berat 20 ton bergerak menuju Kampung Baru.

Truk tronton dikendarai oleh pak Ali dan bertolak dari lokasi parkir di Jalan Pulau Balang Km 13 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. Masih suasana pagi yang dingin walau agak terburu ia mengendarainya.

Sesampainya di depan Rajawali Foto, lelaki yang juga memiliki kesibukan mengaji ini, mulai mengurangi persneling dari empat ke tiga. Namun, saat sampainya di depan Bank Mandiri, persisnya di turunan jalan simpang Muara Rapak, rem truk tiba-tiba mendadak blong alias tidak berfungsi. Pak Ali panik… sementara jalanan menurun tajam… dan di depannya, dari kejauhan kendaraan lain sudah ramai. Saat jam kerja pagi segera dimulai.

Pak Ali makin panik… Secepat kilat hitungan detik… Truk yang dikendarainya meluncur dengan tidak terkendali dan …

Prakkkkk… Prakkkkk… Prakkkkk…

“Allahuakbarrrr, ya Allahhh…” Suara lelaki itu serak campur panik yang menjadi-jadi…

Allahu Akbarrr… Allahu Akbarr… Suara dari luar kendaraannya…. bercampur erangan kesakitan…

Pak Ali menatap nanar… ia tak menyangka apa yang terjadi pagi imi…

Truk yang ia kendarai, menabrak siapa saja pengendara yang ada didepannya. Yang saat itu sedang menunggu pergantian traffic light di Muara Rapak.

Mata dan hatinya beku… truknya benar-benar telah memakan korban. Kendaraan yang ditabrak tidak tanggung-tanggung yakni 6 mobil roda empat dan 14 kendaraan bermotor.

Dari enam mobil tersebut, dua di antaranya adalah angkutan kota (angkot), dua kendaraan pribadi, dan dua pickup.

Di antaranya ada 4 pengendara yang dinyatakan tewas di lokasi kejadian dan beberapa orang yang mengalami luka berat…

Allah… Pak Ali tak menyangka pagi ini begitu tragis… matanya datar, hatinya gerimis…

“Turun Pak, turun Pak…” teriak lelaki kekar, memakai seragam coklat.

Menariknya keluar truk dan menggiringnya ke sebuah mobil.

Matanya tak sanggup melihat yang terjadi disekelilingnya. Andai ia bisa menggantikan korban itu, ia yang akan di sana… Tapi… hatinya tak kuat, matanya kosong menatap langit…

Suara masih ramai di jalan, suara takbir, kepanikan yang membuncah bumi… Erangan panjang para korban… Allah… ucapnya berkali-kali..

*

Sementara istrinya bergetar, berurai air mata membaca status sahabatnya seorang penulis…

PAK SOPIR TABRAKAN BERUNTUN PAGI INI… (Jika engkau ayahku/suamiku/kakak atau adikku bahkan jika anakku…)

Pak aku tatap wajahmu dalam-dalam…

Yang begitu viral hari ini…

Dadaku sesak seketika…

Tatapan matamu kosong…

Berjuta pilu ada disana

Meski tertutup sebagian oleh masker…

Pak…

Tak perlu Bapak ceritakan bagaimana pilu itu…

Sedih yang sangat mendalam dari goresan wajahmu…

Mungkin pagi ini tak seperti yang engkau bayangkan..

Seumur hidupmu…

Aku masih memandang wajah gundahmu…

Tak terbersit dalam pikiranku, bila itu faktor kesengajaanmu…

Menyalahmu, apalagi…

Tak ada dalam pikiranku…

Mungkin saat ini nanar datar tatapanmu kosong

Memikirkan bagaimana beratnya beban amanah tanggungjawab keluargamu… Anak-anakmu…

Apalagi korban yang wafat dan terluka yang tidak sedikit…

Atau ganti rugi yang tak masuk dalam nalar sederhanamu…

Aku tak akan menyalahkanmu Pak..

Andai engkau Ayahku atau suamiku atau kakakku atau adikku bahkan jika engkau anakku..

Aku pasti memelukku, menguatkanmu…

Meyakinkan bahwa apapun yang terjadi di dunia ini, bahkan dalam kacamata kita manusia sederhana… Karena kelalaian, karena kepanikan hingga keliru mengambil langkah…

Yakinlah…

Pasti ini adalah juga takdir Allah…

Meski pula harus dipertanggungjawabkan…

Tapi aku tidak semata menyalahkanmu…

Pak sopir, kuat pak…

Dan hatiku gerimis…

Goresan Muthi’ Masfu’ah

Rapak, Balikpapan Utara, 21 Jumat 2021

Istrinya berkaca-kaca, tak terbendung lagi… menguatkan doa yang panjang… Untuk suami yang sudah dua puluhan tahun bersamanya…

Matahari mulai meninggi… menyengat wajah dan hati… Tapi doa terbaik akan terus dipanjatkan untuknya, dari ketulusan sang istri untuk pejuang pencari nafkah yang tengah mempertanggungjawabkan lembar terburuk yang tak terduga… sepanjang usianya… (**)

MTQ Tingkat Kecamatan Digelar Februari 2022

0
Pelaksanaan MTQ ke-42 tingkat Provinsi Kaltim di Bontang pada Juni 2021. (dok)

BONTANG – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) 2022 siap digelar maraton dalam waktu dekat. Mulai pekan kedua Februari hingga akhir Maret, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Bontang harus menyiapkan sejumlah agenda MTQ mulai tingkat kecamatan, kota, hingga provinsi.

“Tentu harapannnya selain bisa sukses pelaksanaan, juga suskses syiar kepada masyarakat,” kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Bontang, Muh Izzat Solihin belum lama ini.

Pria yang juga pengurus LPTQ Bontang itu menjabarkan, pelaksanaan MTQ di Kecamatan Bontang Barat dijadwalkan pekan kedua Februari, disusul pekan ketiga di Kecamatan Bontang Utara, dan pekan keempat di Kecamatan Bontang Selatan.

Pada awal atau pertengahan Maret, dilanjutkan pelaksanaan MTQ tingkat kota. Akhir Maret, pelaksanaan MTQ tingkat provinsi di Samarinda yang merupakan tuan rumah tahun ini. “Tentu venue lomba bakal terus disiapkan, pembinaan kita tingkatkan, dan pelaksanaannya bisa berjalan sesuai prokes (protokol kesehatan),” pintanya.

Sementara, Ketua Harian LPTQ Bontang, Aji Erlynawati menambahkan, Pemkot siap mendukung pelaksanaan MTQ bisa sukses tahun ini. Bahkan pihaknya menargetkan Bontang bisa meraih juara umum tingkat provinsi. “Sebenarnya bertahan di posisi dua saja sudah bagus. Tetapi tentu kita (Bontang) ingin bisa meraih yang terbaik,” paparnya.

Dengan sejumlah pengalaman dan pembinaan intens yang dilakukan, pihaknya optimistis bisa merebut gelar juara umum itu dari Kutai Kartanegara (Kukar). Salah satu strategi yang bakal dilakukan untuk menjaring bakat-bakat terbaik, yakni dengan menyelenggarakan MTQ di tingkat pelajar Bontang.

Namun program itu baru bisa terlaksana dengan APBD perubahan mendatang. “Ini sejalan dengan program Pak Wali Kota menjadikan Bontang sebagai Kota Tahfiz,” pungkasnya. (bms)

Mulai Pasang Wifi Gratis Tahap Kedua untuk 200 Lokasi, Akhir Januari Ditarget Selesai

0
Pemasangan WiFi gratis tahap kedua di Kawasan Poskamling RT 13, Kelurahan Berebas Tengah. (ist)

BONTANG – Program pemasangan WiFi gratis Pemkot Bontang tahap kedua sudah mulai dikerjakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Sebanyak 200 lokasi baru menjadi sasaran dalam program prioritas pasangan Basri-Najirah ini. Ditargetkan akhir Januari 2022, program itu sudah bisa dinikmati masyarakat.

“Sebenarnya kami (Diskominfo) juga masih menjajaki lewat program CSR (Corporate Social Responsibility, Red.). Harapannya bisa lebih dari 200 titik. Tetapi sementara targetnya 200 titik itu dulu,” kata Kabid Penyelenggaraan e-Government Diskominfo Bontang, Taufiqurrahman belum lama ini.

Sejumlah evaluasi dari pemasangan pada tahap satu juga sudah dilakukan. Harapannya pada saat pemasangan kedua, permasalahan yang terjadi sebelumnya tidak terulang kembali. Seperti penempatan titik, hingga mekanisme ketersediaan listrik di lokasi tersebut agar program WiFi gratis ini bisa berjalan selama 24 jam nonstop.

“Kami juga sudah minimalisasi dengan turun langsung untuk survei ke lokasi pemasangan,” sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, 2021 lalu tercatat sudah 251 lokasi terjangkau internet gratis milik Pemkot Bontang yang tersebar di seluruh kelurahan. Rinciannya, 27 lokasi untuk sektor pelayanan publik dengan kapasitas 20 Mbps, sementara 200 lokasi di fasilitas kesehatan, pendidikan, keagamaan dan keamanan dengan kapasitas 50 Mbps. Ditambah 16 lokasi di pusat keramaian, dan 8 lokasi di wilayah pesisir Bontang dengan kapasitas 7 Mbps.

Layanan ini merupakan implementasi program unggulan dan janji politik Basri Rase-Najirah sebagai pasangan wali kota dan wali kota Bontang. Akses WiFi gratis ini bisa dimanfaatkan masyarakat hingga 30 perangkat sekaligus, dengan jangkauan radius maksimal 30 meter. Layanan WiFi gratis ini memblokir akses game online, judi online, hingga pornografi. Sehingga aman bagi seluruh kalangan, khususnya anak-anak di bawah umur. (bms)

Tabrakan Maut di Balikpapan, Satu Warga Bontang Jadi Korban, Kaki Kanan Patah

0
Kondisi kaki kanan Rahman yang patah dan sedang dirawat di rumah sakit. (ist)

BONTANG – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di simpang Muara Rapak, Balikpapan Utara yang terjadi Jumat (21/1/2022) pagi, tidak hanya menimpa warga Kota Beriman.

Dari penelusuran mediakaltim.com, satu dari puluhan korban itu ada warga Bontang. Pria itu bernama Rahman, warga Kelurahan Berebas Tengah. Saat diwawancarai, Rahman tak bisa banyak memberikan keterangan sebab kondisinya masih trauma dan dalam perawatan di rumah sakit. “Saya juga tidak tahu ini lagi di rumah sakit mana,” ujarnya saat dihubungi via seluler pada Jumat (21/1/2022) sore.

Rahman mengaku, sudah tiga bulan berada di Balikpapan. Dia bekerja di salah satu proyek milik PT Pertamina. Pagi itu, dirinya hendak berangkat kerja menggunakan sepeda motor. Namun nahas saat di simpang Muara Rapak, dia diseruduk truk tronton dari belakang. Akibat kejadian itu, kaki kanannya patah dan mengalami luka berat. “Patah di bagian tulang kecil di betis,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kini pihak keluarga sudah mendampingi Rahman di rumah sakit. (bms)

Dibangun Dua Lantai, Lokasi Uji Kir Ditetapkan di Bonles

0
Lokasi pembangunan gedung uji kir di Bontang Lestari samping TK Negeri 2 Bontang. (Bams/Radar Bontang)

BONTANG – Pemkot Bontang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah menetapkan lokasi pembangunan gedung uji kendaraan bermotor (uji kir). Lokasi tersebut terletak di Jalan Moh Roem Kelurahan Bontang Lestari (Bonles), di samping TK Negeri 2 Bontang atau tak jauh dari Posko Damkar Bonles. Dalam rancangan, gedung akan dibangun dua lantai.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Umum Dishub Bontang, Ikhwan Agus menyebut, lokasi itu telah final dan mendapat restu dari wali kota Bontang. Lahan seluas 12.030 meter persegi itu dinilai cocok, strategis, dan telah memiliki feasibility study (FS) atau studi kelayakan.
“Nilainya Rp 11,5 miliar untuk bangunan fisik dan Rp 800 juta untuk pengawasan,” ujarnya, Kamis (20/1/2022).

Sebelumnya, sejumlah opsi lokasi pernah menjadi kandidat pembangunan gedung uji kir. Seperti di Kelurahan Loktuan samping Koramil 0908-01, Stadion Taman Prestasi Bonles, hingga lapangan terbang Bonles. Namun terpilih di lahan ini karena lokasi yang strategis dan biaya pembangunan lebih efisien.

“Kalau tidak ada halangan target sudah bisa lelang bulan ini. Pembangunannya selama delapan bulan. Akhir 2022 ini sudah selesai,” jelasnya. (bms)

Mendesak dan Dibutuhkan Warga, Faisal Minta Pembangunan Gedung Uji Kir Diprioritaskan

0
Anggota DPRD Bontang, Faisal (ist)

BONTANG – Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal meminta pembangunan gedung uji kendaraan bermotor (uji kir) di Jalan Moh Roem Kelurahan Bontang Lestari (Bonles), samping TK Negeri 2 Bontang, menjadi skala prioritas yang harus direalisasikan tahun ini.

Sebab pelayanan uji kir sangat diperlukan masyarakat saat ini. Mereka mengeluh jika harus menjalani uji kir di luar kota karena jarak yang jauh dan biaya yang membengkak.
“Minimal kalau tidak bisa bangunan fisiknya, anggaran pengawasan jangan sampai hilang,” tuturnya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Untuk itu, pihaknya bakal mengawal pembangunan gedung uji kir dan meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk melaporkan apabila terjadi permasalahan anggaran. Apalagi belum lama ini dikabarkan, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun anggaran 2021 meleset dari prediksi. Sehingga kas daerah saat ini hanya menyisakan Rp 33 miliar. “Semoga pembangunan (gedung uji kir) ini tidak ikut terganggung. Sebab ini urgen,” beber politisi Nasdem itu.

Dia mengatakan, pemilihan lokasi uji kir dinilai strategis dan tak perlu ditimbun. Cukup dirapikan. Di sisi lain dirinya meminta, agar pelayanan di Gedung uji kir sementara yang ada di Loktuan bisa segera difungsikan. Jam operasionalnya pun diatur agar tidak berbenturan dengan aktivitas di Masjid Terapung yang sebentar lagi akan diresmikan. “Misal Ketika jam-jam salat, kendaraan jangan lalu Lalang di sana,” tandas Faisal. (bms)